JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 18




Cerita fanfiction ini hanya fiksi belaka jika ada kesamaan tempat dan cerita itu adalah sebuah ketidak sengajaan. Sementara kesamaan nama dan profesi para tokohnya adalah disengaja. Untuk para fans para seleb yang aku jadikan cast di FF ini,, mian ya,,, karakter mereka bukanlah karakter yang sebenarnya, semua ini hanya karena imajinasi liarku saja^^ 

Sebelumnya di Love is Not Obsession:

Love is Not Obsession ~Six Month Later~

Cast:
Lee Jin Wook as himself
Jo Yoon Hee as herself
Choi Ji Woo as herself 
Kim Ji Suk as himself
Park Se Ra (OC) as Obsession Woman


Lee Jin Wook sedang sibuk menyiapkan masakan specialnya untuk Yoon Hee saat ponselnya berdering. Dia menghentikan acara memasaknya dan mematikan kompor untuk mengangkat panggilan yang sejak tadi masuk ke ponselnya.

Nama Kim Ji Suk terpampang di layar ponselnya. Ada apa? Apakah ada sesuatu yang gawat dan harus mereka diskusikan? Rasanya baru tadi siang dia bertemu dengan sahabatnya itu untuk makan siang bersama.

“Yobseo…”

“Jin Wook-ah, kau ada dimana?”

“Di Apartemen, Wae?”

“Cepat nyalakan TV!” Kim Ji Suk terdengar panik.

“Ada apa Kim Ji Suk?”

“Jangan banyak tanya, cepat nyalakan saja TV, dan liat siaran CBM. Sekarang!”

Meski merasa bingung, Jin Wook akhirnya menurut juga pada sahabatnya itu. Dia menatap layar televisi yang baru saja dinyalakannya dan memilih chanel CBM. Ada apa? Sebuah Breaking News tentang kecelakaan?

“Kau sudah melihatnya?” Kim Ji Suk bertanya dengan panik.

“Nde,, sebuah mobil mengalami kecelakaan saat berkendara menuju Daegu. Lalu apa hubungannya denganku?”

“Kau tidak mengenali mobil itu?” Kim Ji Suk semakin panik dan cemas.

Lee Jin Wook mengerutkan keningnya, apa maksudnya itu? Jin Wook pun menyimak baik-baik berita itu dan memperhatikan mobil yang penyok karena menabrak pagar pembatas.

Tunggu,,,, bukan kah itu Mobil Yoon Hee?? Jin Wook langsung merasa panik.

“Kim Ji Suk, apa maksudnya ini?”

“Kau sudah mengenalinya?”

“Nde,, itu mobil Yoon Hee, tapi,,, untuk apa mobil itu pergi menuju Daegu?”

“Itulah yang aku bingungkan, karena itu aku ingin memastikannya padamu. Itu memang benar mobil Yoon Hee kan?”

Jin Wook tak bisa berkata-kata,, pikirannya terlalu kalut. Lalu apa yang terjadi pada istrinya?

“Apakah ada korban jiwa?”

“Seorang wanita. Sekarang sudah dilarikan ke RS, mereka belum menyebutkan identitasnya”

Seorang wanita? Apakah itu Yoon Hee? Dia menatap jam dindingnya, pukul 7 malam, untuk apa Yoon Hee pergi menuju Daegu malam-malam seperti ini?

“RS mana?” Jin Wook bertanya dengan panik, dia harus memastikan dengan mata kepalanya sendiri.

Kim Ji Suk menyebutkan nama salah satu RS di kota Seoul. Tanpa pikir panjang, Jin Wook segera mendatangi RS tersebut setelah mengenakan penyamaran Tuan Kim seadanya.

***

Jin Wook duduk di ruang tunggu operasi. Pasien korban kecelakaan di jalan Tol menuju Daegu itu sedang di operasi di ruangan itu. Pikirannya kosong, dia tidak bisa berpikir jernih untuk saat ini.

“Tuan Kim, apa yang terjadi?” Jin Wook mendongkakan wajahnya dan melihat Kim Ji Suk dengan kostum penyamarannya juga.

Jin Wook hanya menggeleng kecil. Dia bahkan tidak tahu harus berkata apa. JI Suk duduk di sebelah Jin Wook, dan terlihat sangat cemas.

“Apakah Yoon Hee sedang di operasi?”

Jin Wook menggeleng kecil. Dia benar-benar tidak tahu apa yang harus di lakukannya.

“Jin Wook-ah ada apa?” Ji Suk bertanya sambil berbisik.

“Yang di operasi di dalam,,,, adalah Park Se Ra?”

“Mwo? Apa maksudmu?”

“Korban kecelakaan di jalan tol menuju Daegu itu,,, adalah Park Se Ra. Dia adalah satu-satunya korban dalam kecelakaan itu”

“Tapi mobil Yoon Hee?”

“Aku,,, sudah menelpon Hye Sung Noona dan mertuaku. Hye Sung bilang, Yoon Hee sudah pergi ke rumah orang tuanya untuk menukarkan mobilnya sejak tadi sore, tapi,, dia tidak pernah tiba disana”

Ji Suk merasa bingung? Apa yang terjadi sebenarnya, jika memang Yoon Hee masih memakai mobil itu, mengapa malah Park Se Ra yang menjadi korban.

“Saat ini, aku benar-benar tidak tahu dimana Yoon Hee…”

“Apakah kau memberitahu Hye Sung Noona dan Mertuamu tentang kecelakaan itu?”

Jin Wook mengeleng pelan dan terlihat lesu.

“Aku tidak bisa memastikan apapun, dan mengapa Park Se Ra yang menjadi korban?”

Ji Suk jadi ikut pusing juga, apa yang sebenarnya terjadi. Tunggu,,,,

“Bodyguard yang kau sewa untuk melindungi Yoon Hee? Apakah dia mengatakan sesuatu?”

“Dia tidak mengangkat teleponnya sejak tadi. Sepertinya aku salah memilih bodyguard” Jin Wook terlihat sangat frustasi dengan keadaan ini.

Lalu ponselnya berdering. Jin Wook bahkan tidak mengangkatnya, dia seolah tak mendengar dering ponsel itu. Kim Ji Suk yang melihatnya jadi merasa miris.

“Jin Wook-ah ponselmu”

“Hah?” Jin Wook akhirnya sadar jika ponselnya berdering. Dia mengangkatnya tanpa tahu siapa yang menelponnya.

“Lee Seobang,,, ini Omma,,, Yoon Hee,, Yoon Hee,, mengalami kecelakaan,,, tapi hingga saat ini tubuhnya belum ditemukan”

“Apa yang anda katakan Ommo-nim? Yoon Hee… apa?” Kabar dari mertuanya itu bagai petir di siang bolong bagi Jin Wook, bagaimana bisa Yoon Hee mengalami kecelakaan, tapi tubuhnya tidak ditemukan?

***

“Aktris cantik Jo Yoon Hee menghilang secara misterius dalam sebuah kecelakaan di Jalan Tol menuju Daegu. Korban lain dalam kecelakaan itu, Penyiar berita Park Se Ra masih mengalami Koma paska operasi. Bagaimanakah nasib Jo Yoon Hee-ssi? Polisi masih akan menyelidiki kasus ini, juga penyebab kecelakan tersebut terjadi.”

Lee Jin Wook menatap layar televisi yang masih memperbincangkan menghilangnya sang istri dalam kecelakaan yang terjadi 3 hari yang lalu.

Tas dan darah Yoon Hee ditemukan di dalam mobil yang dikendarainya bersama Park Se Ra. Tetapi tubuh Yoon Hee menghilang secara misterius. Polisi tidak bisa menyatakan apakah Yoon Hee sudah meninggal atau belum tanpa bukti, karena itu sampai saat ini mereka masih menyelidiki menghilangnya tubuh Yoon Hee.

Pertama kalinya sejak dia menikahi Jo Yoon Hee, dia menyesali keputusan itu. Jika saja dia tidak nekat menikahinya, Yoon Hee pastinya tidak akan mengalami hal buruk ini.

Di hari kecelakaan itu, setelah lewat tengah malam, Lee Jin Wook dihubungi oleh bodyguard yang disewanya. Bodyguard itu mengatakan dia merasa mengantuk, setelah meminum kopi yang dia beli dari restoran yang didatangi Jo Yoon Hee.

Secara tak tertahankan, dia pun tertidur setelah sebelumnya melihat seorang wanita yang bukan Jo Yoon Hee, masuk secara diam-diam ke dalam mobilnya. Dia menduga sebuah obat tidur dicampurkan ke dalam kopinya. Tidak tahu bagaimana caranya,dia merasa wanita itu lah yang bertanggung jawab atas menghilangnya Yoon Hee.

Wanita itu pasti Park Se Ra, tapi masalahnya Park Se Ra masih koma, tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mengorek keterangan dari orang yang tidak sadarkan diri.

Fantiago sangat rusuh karena kabar menghilangnya Yoon Hee, mereka pun bingung saat media menanyakan apa hubungan Yoon Hee dengan penyiar Park Se Ra? Jin Wook dan HB sepakat memberitahu pihak Fantiago tentang siapa sebenarnya Park Se Ra dan kemungkinan mengapa dia bsia berada di mobil Yoon Hee.

Pihak Fantiago, terutama Kim Hye Sung, awalnya marah dan kecewa atas kenyataan itu. Namun mereka pun sadar, yang paling kehilangan dalam masalah ini adalah Lee Jin Wook, jadi mereka tidak bisa mengatakan  yang sebenarnya pada wartawan dan tetap memilih diam.

Jin Wook menghela nafas panjang, ini sudah tiga hari dan tidak ada kabar apapun. Polisi menduga, tubuh Yoon Hee menjadi korban trafficking, tapi entah mengapa Jin Wook yakin istrinya itu masih hidup entah dimana. Mungkin ada dermawan baik hati yang membawanya lebih dulu ke RS dan menyelamatkan nyawanya. Namun karena tidak tahu identitasnya, mereka tidak bisa menghubungi pihak keluarga Yoon Hee.

Betapa malang nasib istrinya itu. Jin Wook tidak mengerti bagaimana akhirnya Park Se Ra mengetahui tentang identitas Yoon Hee sebagai wanitanya. Apakah Park Se Ra menyadap telepon mereka? Tapi… jika saling menelpon pun Jin Wook dan Yoon Hee selalu menggunakan nomor lain. Bukan nomor yang terdaftar dengan nama mereka secara resmi.  Lalu bagaimana?

Jin Wook tidak ingin memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Fokusnya saat ini adalah menemukan Yoon Hee. Dia bahkan sudah mempekerjakan seorang detektif swasta untuk menemukan keberadaan istrinya itu. Saat ini hanya itu yang bisa dia lakukan,, selanjutnya dia akan mencari cara lain untuk menemukan Yoon Hee. Bagaimana pun caranya.

Jin Wook menatap foto Yoon Hee dan dirinya yang mereka ambil saat syuting Nine di ponselnya, dia kemudian bergunam.

“Yoon Hee-ya… mianne…”

Jin Wook benar-benar merasa bersalah pada Yoon Hee. Mungkin kah dia juga sebenarnya tak ada bedanya dengan Park Se Ra? Dia terlalu terobsesi pada Yoon Hee hingga menyebabkannya dalam bahaya seperti ini? Seandainya saja,,, saat itu dia hanya mengabaikan perasaannya pada Yoon Hee dan membiarkannya menghilang setelah syuting mereka berakhir mungkin Yoon Hee tidak akan mengalami peristiwa mengerikan ini. Jo Yoon Hee,, dimana kau berada sebenarnya?

***

6 Bulan Kemudian

Menghilangnya Yoon Hee masih menjadi misteri besar. HB dan Fantiago sepakat untuk menunda pengumuman pernikahan Jo Yoon Hee dan Lee Jin Wook hingga Yoon Hee ditemukan. Lee Jin Wook memilih tidak mengambil project drama atau film sambil menunggu dua film yang dibintanginya di rilis. HB lebih mengarahkan Jin Wook untuk melakukan beberapa pemotretan majalah yang tidak mengharuskannya untuk sering tampil di depan umum.

Mereka memberikan banyak waktu pada Lee Jin Wook untuk mencari Yoon Hee yang dia percaya masih hidup entah dimana. Selama jasad Yoon Hee belum ditemukan, polisi pun tidak bisa menyatakan tentang kematian Jo Yoon Hee. Meski kini mereka menghentikan pencarian tubuh Yoon Hee di sekitar tempat kecelakaan, Polisi masih menetapkan status Yoon Hee sebagai orang hilang.

Di sisi lain, media Korea lebih penarasan pada hubungan Jo Yoon Hee dan Park Se Ra, karena sebelumnya mereka tidak pernah terlihat bersama. Mereka melakukan berbagai wawancara pada orang-orang terdekat Yoon Hee dan Park Se Ra, namun tidak ada titik temu tentang koneksi keduanya.

Hingga detik ini, Park Se Ra masih tak sadarkan diri di RS, itu membuat Jin Wook frustasi, karena dia yakin, Park Se Ra bisa memberikan Informasi penting, tentang dimana kemungkinan Yoon Hee berada saat ini.

Jin Wook sudah melakukan berbagai cara untuk mencari Yoon Hee, tapi hasilnya nihil. Keberadaan istrinya sama sekali tanpa jejak. Keluarga Yoon Hee hampir menyerah, Omma bahkan berinisiatif untuk mengadakan upacara pemakaman Yoon Hee, tapi Jin Wook selalu melarangnya, dia yakin Istrinya itu masih hidup dan dia akan menemukannya.

Jin Wook mencari Yoon Hee ke semua tempat yang mungkin bisa didatangi Yoon Hee, dia mengecek semua RS dan kantor polisi yang ada di Korea untuk mencari keberadaan istrinya itu. Namun semua usahanya masih belum membuahkan hasil. Jin Wook merasa frustasi dengan hal itu, namun dia tak bisa menyerah dan berputus asa, dia yakin dia bisa menemukan Yoon Hee.

***

“Kau yakin untuk pergi ke sana sendiri? Kau bisa meminta detektif yang kau sewa untuk mengeceknya Jin Wook-ah”

Kim Ji Suk memastikan keputusan Lee Jin Wook. Tadi pagi, Ibu mertua memberitahunya, jika Ahjuma yang menjaga mansion keluarga Jo di Pulan In Ju bertanya tentang kadatangan Yoon Hee ke pulau itu. Ahjuma melihat orang yang sangat persis dengan Yoon Hee saat dia berbelanja di pasar.

Ibu Mertuanya sangat ingin memastikan hal itu dengan mata dan kepalanya sendiri, namun kesehatan Ayah Yoon Hee yang terus menurun, membuatnya tak bisa melakukan hal itu. Dia meminta bantuan Jin Wook untuk memastikannya sendiri. Apakah wanita yang dilihat Ahjuma di pulau itu Jo Yoon Hee atau bukan.

“Ini bukan pertama kalinya Jin Wook-ah. Banyak telepon ke Fantiago yang mengatakan mereka melihat Jo Yoon Hee, nyatanya? Semuanya hanya main-main” Kim Ji Suk mengingatkan sahabatnya. Jin Wook sudah berkali-kali terjebak oleh kabar itu. Namun dia tidak kapok, selama ada kemungkinan untuk menemukan Yoon Hee dia tidak akan menyia-nyiakannya.

“Kali ini berbeda Kim Ji Suk, Ahjuma itu,, menelpon Ommo-nim. Berapa banyak orang yang tahu tentang orang tua Jo Yoon Hee selain keluarga dekat mereka? Aku yakin kali ini bukan main-main, karena itu aku harus memastikannya sendiri” Lee Jin Wook sudah membulatkan tekadnya. Dia harus pergi ke In Ju.

***

Mansion keluarga Jo di In Ju ternyata terletak jauh dari pusat Kota In Ju. Suasana nya sepi dan menenangkan. Tempat yang tepat untuk menjadi tempat Liburan. Yoon Hee dan keluarganya sering berlibur di Mansion ini saat Nenek Yoon Hee memutuskan menghabiskan sisa hidupnya di Mansion tersebut setelah suaminya meninggal.

Ahjuma mengatakan jika dia melihat wanita yang mirip Nona mudanya itu saat dia berbelanja di pasar, siang nanti Ahjuma akan mengantar Jin Wook untuk berjalan-jalan di pasar dengan harapan bisa bertemu wanita itu lagi. Karena pagi ini Jin Wook harus pergi dulu ke Bukit yang ada di belakang hutan Mansion Keluarga Jo, dia kesana untuk menjiarahi makam Nenek dan Kakek Yoon Hee atas permintaan mertuanya.

Diantar Ahjuma, Jin Wook pergi ke bukit itu, jalannya cukup berliku, dan Jin Wook harus mengingat jalan itu dengan baik-baik karena Ahjuma tidak bisa menungguinya hingga selesai. Jadi Jin Wok harus bejalan pulang sendirian.

***

Jin Wook berjalan pulang menyusuri hutan untuk kembali ke Mansion keluarga Jo, tanpa dia sadari dia salah mengambil jalan pulang, dan akhirnya mulai tersesat. Jin Wook kebingungan karena dia terus berputar-putar di tempat yang sama.

Saat mencoba menggunakan ponselnya untuk menghubungi Ahjuma, malah tidak ada signal di tempat itu. Jin Wook bingung bagaimana caranya dia harus kembali ke Mansion keluarga Jo. Setelah berpikir sejenak, Jin Woo mencoba mengikuti jalanan setapak di bukit itu, dia memutuskan mencari rumah penduduk lain yang bisa memeberitahunya cara kembali ke Mansion keluarga Jo.

Setelah berjalan cukup lama Jin Wook melihat sebuah rumah kecil dengan pekarangan yang luas. Tidak ada rumah lain di sekitarnya. Jin Wook tak yakin apakah rumah ini berpenghuni? Jin Wook mendekat ke rumah tersebut, melihat beberapa pakaian tergantung di jemuran barulah dia yakin jika rumah itu berpenghuni.

“Permisi,,, apakah ada orang disini?” Jin Wook mencoba mencari penghuni rumah itu, namun tidak ada sahutan apapun. Apakah pemilik rumahnya sedang pergi? Atau sedang tidur?

Jin Wook mengecek ponselnya, berharap ada signal di tempat itu. Tapi hasilnya nihil. Sama sekali tidak ada signal. Bagaimana bisa ada manusia yang tinggal di tempat yang tidak ada signal telepon. Jin Wook benar-benar tak habis pikir.

“Permisi,,,, apakah ada orang disini?” Sekali lagi Jin Wook mencoba memanggil penghuni rumah itu, dan hasilnya tetap sama. Apakah dia harus mencari rumah lain? Jin Wook mulai merasa putus asa dia pun pergi untuk pergi dari rumah itu.

“Apakah Tuan orang yang tersesat?” Suara wanita yang di dengar Jin Wook membuatnya kegirangan. Tanpa pikir panjang Jin Wook berbalik dan tiba-tiba dia kaget dengan apa yang dilihatnya.

Wajah itu adalah wajah yang paling di rindukannya selama 6 bulan ini.

Jin Wook tertegun melihat wanita itu,,”Yoon Hee-ya?”

***

Maaf untuk time jumping yang tiba-tiba,,, sejak awal cerita ini sudah aku plot seperti ini, tidak ada niat untuk terburu-buru menyelesaikannya, cuman ide koma nya Park Se Ra aja yang berubah,, tadinya pengen langsung jeblosin dia ke penjara,, tapi sapa tau aja dia tobat setelah bangun dari Koma dan mau memberi informasi pada Jin Wook tentang apa yang terjadi di hari kecelakaan nya bersama Yoon Hee.

Dan,,, maaf juga ceritanya jadi absurd ye,, hahaha,,, beneran deh,, pas memulai ide Fanfic JinHee couple ini,, aku lagi teracuni banget-banget sama kisah-kisah absurd yang aku baca di Wattpad,,, walhasil jadi kepengen aja bikin cerita Absurd tentang JinHee Couple,, hehehe,,,

 *written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com
3 Komentar untuk "JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 18"

Akhirnya keluar juga nih part 18 ... nya... part ini aga menegangkan dikit... pas Jin Wook tersesat ... saya udah ngira.. tuh yg dirumah itu Jo Yoon Hee

Yoon He sepertinya amnesia nih.. apa cuma pura2 aja..

Ga sabar nunggu part selanjutnya :)

Waaah mba,,kok bru kluar..tpi ngga pa2..
Duh,,kok aku jdi tgang yah..?
Ad 2 kmungkinan YH ngga blik ke soul, prtma:dya amnesi,,ke-2 : dya mw zmbnyi u/ mnenangkn dri agr tak ingin di ta'y2 tntang hubngn'y zma park se ra,,krena itu akn mlibtkn JW,,dn zprti'y wktu hri kclkaan kntrak'y zma iklan diet itu blum zlezai,,klw dya bka mlut ztlah kclaka'n zblum kntrak zlezai kn bza gwat..!
Tpi,ziapa yg mmbwa YH ke in ju?? :/
ma'f mba irfa komn'y kpnjangn?? :D

irfaaaa... akhirnya keluar juga...
mungkin amnesia tuh si YH.. karena gak mengenali punggung suaminya..

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top