JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 7


 
Seperti biasa, cerita ini hanya fiksi belaka jika ada kesamaan tempat dan cerita itu adalah sebuah ketidak sengajaan. Sementara kesamaan nama dan profesi para tokohnya adalah disengaja.

Mohon maaf~~~ part ini nggak sempet nemu gambar yang sesuai,, jadi silahkan dibayangkan saja sesukanya^^

Sebelumnya di Love is Not Obsession:

Love is Not Obsession ~Special Day~

Cast:
Lee Jin Wook as himself
Jo Yoon Hee as herself
Kim Hye Sung (OC) as Jo Yoon Hee Manager 

“Aku… aku… ingin kau menari dengan gerakan lagu anak-anak Gom Se Ma Ri”

“MWO???”

Jin Wook terbelalak mendengar permintaan Yoon Hee.

“Aku tidak mau melakukannya”

“Tapi kau sudah janji  kan Oppa… ”


“TIDAK. Aku tidak mau melakukannya”

Jin Wook  bersikap tegas untuk menolak permintaan Yoon Hee. Dia tidak ingin mempermalukan diri di depan istrinya.

“Aku pikir… kau adalah pria yang selalu menepati janji”  Yoon Hee terdengar sedih saat mengatakannya. Jin Wook jadi agak goyah,,, tapi…. TIDAK. Dia tidak akan menuruti keinginan konyol istrinya itu.

“Yoon Hee-ya,, kenapa kau tidak minta hal lain saja sih? Kenapa harus hal sekonyol itu”

Yoon Hee tampak berpikir. Jin Wook berdoa dalam hati, semoga permintaan lainnya tidak lebih aneh dari yang pertama.

“Humm baiklah,,, aku ingin melihatmu melakukan tarian yang kau lakukan di CF Bachuss-F, Otte? Kau mau kan?”

Lee Jin Wook hanya bisa bengong… apa yang salah dengan istrinya malam ini. Tarian itu sangat memalukan, bahkan dia tidak ingin mengingatnya lagi. Mengapa Yoon Hee malah memintanya melakukan tarian itu, dia bahkan sudah lupa gerakan tariannya.

“Aniya,,, aku tidak mau melakukan keduanya!”

“Wae Oppa? Padahal aku sangat ingin melihatmu menari”

“Aku tidak bisa menari Yoon Hee-ya,, itu sangat memalukan!”

Yoon Hee malah cemberut mendengarnya, “Tapi kau tidak terlihat malu saat menari bersama Hyo Rin di Strong Heart tahun lalu”

“Yak… aku tidak menari disana,, Boom yang menggerakan tanganku!”

“Oppa… jebal… menarilah untuk ku hari ini,,, satu kali saja… nde? setelah itu aku tak akan pernah memintamu menari lagi”

Melihat tampang memelas Yoon Hee… Jin Wook jadi tidak tega… Kenapa harus menari sih?? Dia paling tidak suka jika disuruh menari karena tubuhnya selalu kaku jika mengikuti irama musik, karena itu dia paling benci pergi ke clubbing jika hanya untuk menari-nari saja.

“Oppa… Ayolah… Tarian Gom Se Ma Ri atau tarian CF Bachuss-F? terserah yang mana saja… Anggap saja ini adalah hadiah pernikahanmu untukku.. ya ya ya….”

Yoon Hee memelas dengan memamerkan puppy eyes nya, Akh… kadang Lee Jin Wook tak bisa berkutik jika Yoon Hee sudah memelas seperti itu.

***

“hahaha… hahaha… Ini sangat lucu Yoon Hee-ya” Hye Sung masih tertawa melihat video yang sedang di tontonnya. Itu adalah Video Lee Jin Wook yang sedang menarikan gerakan Gom Se Ma Ri sambil menyanyikan lagunya dengan suara fals khas Lee Jin Wook.

“Aku tak percaya kau benar-benar bisa membuatnya menari, aku pikir kau akan gagal Yoon Hee-ya” Hye Sung masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya namun dia tak bisa berhenti tertawa, gerakan Lee Jin Wook sangat lucu, bahkan lebih lucu dari Rain ataupun Song Hye Kyo yang menari dengan gerakan lagu Gom Se Ma Ri di drama Full House.

“Eonnie,,, kau tidak tahu betapa susahnya aku memaksanya untuk mau menari… Suamiku itu sepertinya sangat benci menari”

“Aku tahu”

“Tahu apa?”

“Tahu bahwa Lee Jin Wook tidak suka menari. Karena itulah aku memberi mu tantangan seperti itu”

“Mwo? Kau tahu? Eonnie-ya… kau kejam sekali,, pantas saja dia sangat keras kepala, aku bahkan memohon-mohon agar dia mau menari bahkan menjanjikannya bersedia melakukan apapun agar dia mau menari. Ternyata kau membodohiku.”

“Jangan berlebihan Jo Yoon Hee, kau kan sudah berhasil membuatnya menari, dan kaulah yang menang kali ini. Aku akan menepati janjiku, mengosongkan jadwalmu di awal bulan nanti”

Yoon Hee yang awalnya sedikit tersulut amarah, jadi kembali tenang mendengar Hye Sung berkata akan memenuhi janjinya. Ya… inilah alasannya mengapa dia begitu ngotot ingin melihat suaminya menari di malam pertama mereka. Itu adalah tantangang dari Hye Sung yang menjanjikannya akan mengosongkan jadwal Yoon Hee di awal bulan ini. Hari itu adalah hari istimewa. Jadi Yoon Hee ingin memasak sebuah makanan special untuk suaminya.

“Yoon Hee-ya,,, ngomong-ngomgong… apa yang akhirnya kau lakukan untuk Lee Jin Wook sebagai imbalan karena dia mau melakukan permintaan konyol mu itu”

Blush… Yoon Hee jadi malu sendiri mendengar pertanyaan Hye Sung. Dia tak berani menjawab apapun.

“Mengapa wajahmu malah memerah…?” Hye Sung heran dengan sikap Yoon Hee.

“Akh~~~ kalian melakukannya… iya kan?” Hye Sung menggoda Yoon Hee.

“Eonnie-ya! Sudahlah,,, jangan menggodaku seperti itu. Mari bicarakan hal lain”

“Tidak mau,,, ayo ceritakan padaku,, bagaimana awalnya”

Wajah Yoon Hee semakin merah padam, dia terlalu malu bahkan untuk sekedar mengingatnya, bagaimana bisa dia menceritakannya.

“TIDAK. Aku tidak ingin mengumbar urusan kamarku dengan pihak lain”

Hye Sung tertawa mendengar jawaban diplomatis Artisnya itu.

***

Cara Hye Sung mengosongkan jadwal Yoon Hee di awal bulan, ternyata membuat Yoon Hee sedikit kepayahan, Yoon Hee tak mengerti bagaimana bisa dia jadi sesibuk itu hanya karena mengosongkan satu hari jadwalnya. Bahkan sejak pernikahannya dengan Lee Jin Wook dua minggu yang lalu, dia hanya 4 kali menginap di Apartemen mereka saat weekend saja. Dia dan Jin Wook memang sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan mereka.

Yoon Hee senang karena akhirnya semua beban pekerjaannya bisa diselesaikan dengan baik. Kehidupan pernikahannya dengan Lee Jin Wook juga sangat indah baginya. Meski mereka jarang bertemu karena sama-sama sibuk.

Jika Yoon Hee mendapatkan libur sementara Jin Wook masih ada syuting hingga larut malam, dia memilih untuk tidur di apartemennya sendiri dibanding pulang ke Apartemen yang khusus mereka sewa untuk membina hubungan mereka sejak awal.

Hari ini adalah harinya, hari istimewa bagi Yoon Hee yang berniat menyajikan masakannya untuk sang suami tercinta. Yoon Hee sudah mempersiapkannya. Dia sudah meminta Hye Sung untuk membelikan semua bahan pangan yang dibutuhkannya untuk membuat masakan itu dan dia sudah memastikan Jin Wook bisa pulang cepat hari ini.

Hari apakah ini? Tentu saja bukan hari ulang tahun Jin Wook, juga bukan hari ulang tahun Yoon Hee. Hari ini adalah jadi mereka ke 200 hari sejak mereka memutuskan menjadi sepasang kekasih. Katakanlah Yoon Hee sok romantis, tapi dia memang sudah berjanji pada dirinya sendiri akan membuatkan masakan khusus untuk Jin Wook di hari jadi mereka yang ke 200 hari. Dia ingin memberikan kejutan pada suaminya, seperti saat pria itu memberikan kejutan istimewa padanya di hari jadi mereka yang ke 100 hari.

Kini Yoon Hee sibuk berkutat di dapur kecil yang ada di apartemen itu. Dapur ini jarang sekali ia gunakan, karena setiap kali pulang ke Apartemen ini dia dan Jin Wook lebih sering membeli makanan di luar. Yoon Hee hanya menggunakan dapur itu di saat weekend saja, itu pun hanya dia gunakan untuk membuatkan sarapan untuk suaminya.

Saat sedang asyik memasak, ponsel Yoon Hee yang disimpan di meja makan berdering cukup nyaring. Yoon Hee mematikan kompornya dan beranjak menuju meja makan.

Nama Jin Wook telihat sebagai orang yang melakukan panggilannya padanya. Yoon Hee tersenyum melihat nama suaminya itu. “Yobseo,,, ada apa Oppa?”

“Ehm,,, Yoon Hee-ya… kau sedang dimana?”

“Aku? Di Apartement kita, wae?” Yoon Hee merasa sangat aneh, karena suara Jin Wook tak seperti biasanya.

“Hmm… Yoon Hee-ya,,, mianne… aku tidak bisa pulang hari ini”

Yoon Hee diam. Dia tidak tahu apa yang dirasakannya saat ini, Suaminya tidak bisa pulang? Setelah dia mengosongkan jadwalnya hari ini dan mempersiapkan segalanya? Haruskah dia marah?

“Nde? Ada apa Oppa? bukankah kau bilang kau bisa pulang cepat hari ini?”

“Tadinya begitu,,, tapi kau tahu kan kadang kala jadwal syuting bisa berubah mendadak. Ada beberapa scene yang harus di ulang hari ini. Sepertinya hari ini aku harus menginap di lokasi syuting” Jin Wook memberikan penjelasan.

Yoon Hee menghela nafas. Dia bingung harus bagaimana, dia ingin marah, sangat ingin marah. Tapi berhak kah? Dia yang tidak memberi tahukan Jin Wook tentang rencananya hari ini, tapi.. tidak kah suaminya itu mengingat hari istimewa mereka?

“Yoon Hee-ya,,,, apakah kau marah?”

Yoon Hee tidak tahu. Apakah dia marah atau tidak, yang jelas ada sesuatu yang mengganjal di hatinya, yang membuatnya tidak bisa menganggapi petanyaan Lee Jin Wook seperti biasanya. Apakah dia marah? Yoon Hee benar-benar bingung dengan perasaannya.

Namun dia teringat… dia pun melupakan hari jadi mereka yang ke 100 saat Jin Wook memberikan kejutan manis padanya 100 hari yang lalu. Jadi apakah dia berhak marah jika Jin Wook melupakan hari istimewa ini?

“Yoon Hee-ya??” Jin Wook kembali memanggilnya dengan harap-harap cemas.

“Aniya Oppa… Tidak apa-apa jika kau tidak bisa pulang. Aku…” Yoon Hee menatap bahan masakan yang sedang dibuatnya dan persiapan kejutan yang akan dilakukannya.

“Aku… akan pulang ke apartemenku saja kalau begitu” ujar Yoon Hee pada akhirnya. Dia berusaha mengontol nada suaranya agar tidak terdengar kecewa.

“Syukurlah… Rasanya lega sekali. Aku benar-benar minta maaf Yoon Hee-ya” Yoon Hee bisa mendengar rasa penyesalan Jin Wook karena tidak bisa pulang malam ini. Yoon Hee sedang berusaha memaklumi suaminya.

“Tidak apa-apa Oppa” Tapi sebenernya di hatinya Yoon Hee merasa sangat kecewa namun berusaha untuk tidak menunjukkannya dengan cepat-cepat mengakhiri pembiraan mereka di telepon.

***

Yoon Hee menatap sisi yang kosong di tempat tidur yang biasa ditempati sang suami.  Ini pertama kalinya Yoon Hee tidur di kamar itu sendirian karena Yoon Hee memutuskan untuk tidak kembali ke apartemen. Yoon Hee merenung memikirkan rasa kecewa berlebihannya karena malam ini Jin Wook tak pulang ke apartemen mereka.

Yoon Hee tahu benar dia seharusnya bisa memahami Jin Wook dalam kondisi ini. Mereka satu profesi dan beberapa kali mengalami kondisi yang sama dalam hal perubahan jadwal mendadak. Tapi sebagai seorang istri, Yoon Hee merasa tidak bisa menerimanya. Entah mengapa ia merasa sangat dikecewakan, apakah dia berubah menjadi egois dalam hal ini?

Tentu saja,,, ini bukan pertama kalinya dia dikecewakan oleh Lee Jin Wook, sebelum pada akhirnya mereka memutuskan untuk bersama,,, Lee Jin Wook beberapa kali mengecewakannya karena sikap tak terduganya. Jika mengingat masa itu, Yoon Hee kembali jadi terkenang pada pertemuan pertama mereka secara langsung saat acara reading script Nine.

***

Hari dimana Yoon Hee dan Jin Wook melakukan reading script Nine bukanlah pertemuan mereka yang pertama, karena mereka sempat beberapa kali bertemu di beberapa event Offscreen yang mengundang mereka sebagai guestnya. Namun mereka hanya bertemu sambil lalu karena tak saling mengenal.

Saat reading script untuk pertama kalinya Yoon Hee mengobrol dengan Jin Wook, membangun chemistry mereka untuk menjadi dua orang yang saling mencintai di dalam drama.

Lee Jin Wook adalah pria yang baik, dia baik pada hampir semua staf perempuan dan para aktris pendukung di drama Nine. Melihat hal itu, Yoon Hee pun menekankan pada dirinya untuk tidak terjatuh pada pesona yang ditebarkan seorang Lee Jin Wook.

Namun semua adegan manis mereka, cara Jin Wook membangun  Chemistry bersamanya agar mereka tampak seperti sepasang kekasih yang sesungguhnya, tak jarang membuatnya berdebar. Lambat laun tanpa disadarinya Lee Jin Wook menjadi satu-satunya pria yang sangat ingin dia temui saat pergi ke lokasi syuting.

Itu sangat tidak professional bukan? memupuk perasaan pribadi pada rekan kerja. Tapi Yoon Hee tak bisa menghindari hal itu. Rasa itu datang begitu saja, bahkan tanpa dia sadari.

Yoon Hee tidak ingin bermimpi muluk-muluk, berharap Jin Wook pun memiliki perasaan yang sama dengannya. Apalagi dia tahu siapa wanita yang pernah dicintai Lee Jin Wook, dan itu membuatnya tidak percaya diri untuk mengutarakan perasaannya pada pria itu.

Yoon Hee bermaksud untuk menyimpannya saja dan berharap rasa itu segera memudar seiring ketidak bersamaan dirinya bersama Jin Wook jika syuting Nine telah berakhir. Bukan kah cinta itu seperti reaksi kimia yang akan habis jika bahan yang direaksikannya telah habis bereaksi. Yoon Hee hanya cukup menunggu bahan reaksi itu habis, dan dia yakin dirinya akan baik-baik saja. Dia tak akan terluka lagi seperti yang terjadi di masa lalu.

Tapi~~ pertemuannya dengan Kim Ji Suk mengubah segalanya.

***

Ada apa dengan Kim Ji Suk???

Sebenernya aku nggak bisa bayangin Lee Jin Wook nari Gom Se Ma Ri, Oh My,,, gimana lucu nya ya itu,,, tapi mending dia nari Gom Se Ma Ri deh dari pada menarikan tarian di CF Minuman Kesehatan Bacchus-F yang bikin Hyo Rin Sistar terpesona sama dia di jaman dahulu kala, wkwkwkw. Penasaran sama CFnya Jin Wook di minuman kesehatan itu? Ini link videonya: klik disini

Jangan sampe pada ilfeel ya sama Urri Jinwook-ssi, wkwkwkwkwk

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

0 Komentar untuk "JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 7"

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top