JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 16


Cerita fanfiction ini hanya fiksi belaka jika ada kesamaan tempat dan cerita itu adalah sebuah ketidak sengajaan. Sementara kesamaan nama dan profesi para tokohnya adalah disengaja. Untuk para fans para seleb yang aku jadikan cast di FF ini,, mian ya,,, karakter mereka bukanlah karakter yang sebenarnya, semua ini hanya karena imajinasi liarku saja^^
Sebelumnya di Love is Not Obsession:
The Wedding
For Couple Just Begun
Special Day 
Best Friend?
Misi Pertama
Misi Kedua 
Trouble 
Misi Ketiga 
Secret Planing
Rekonsiliasi 
End of Rumor

Love is Not Obsession ~Misconception~

Cast:
Lee Jin Wook as himself
Jo Yoon Hee as herself
Kim Ji Suk as himself
Omma as Yoon Hee's Omma
Park Se Ra (OC) as Obsession Woman




Yoon Hee menatap semua hidangan yang ada di meja makan dengan puas. Semuanya adalah makanan kesukaan Lee Jin Wook. Selama dua minggu ini dia sengaja belajar memasak semua makanan ini pada Ibu mertuanya. Dia sangat berharap suaminya akan menyukai semua makanan yang dia masak.

“Aku pulang” suara Jin Wook membuat Yoon Hee senang luar biasa. Dia pun menyambut sang suami ke pintu masuk.

“Kau sudah datang Oppa?” Jin Wook tersenyum  dan melepaskan perlengkapan Tuan Kim nya.

“Apa makan malam spesialmu sudah siap?”

“Nde. Apakah kau ingin makan sekarang?”

Jin Wook mengangguk sambil tersenyum hangat. Yoon Hee pun mengajak Jin Wook ke ruang makan dengan antusias.

“Kau yang memasak semua ini?” Jin Wook takjub melihat semua makanan yang terhidang di meja makan.

“Tentu saja,, kau pikir siapa lagi yang akan masak disini”

“Araso,,, ayo kita coba masakanmu”


Jin Wook dan Yoon Hee pun duduk saling berhadapan untuk menyantap makan malam mereka. Yoon Hee mempersiapkan piring dan nasi untuk Jin Wook juga untuk dirinya. Dia menjadi sangat cemas saat Jin Wook merasakan makanan pertamanya.

“Otte?”

Jin Wook mengerutkan keningnya, membuat Yoon Hee semakin was-was, apakah masakannya tidak sesuai dengan selera Jin Wook? Dia sudah mencicipinya berkali-kali setelah selesai memasak, memastikan semuanya sempurna. Tak ada yang kurang di masakan itu, tapi mengapa ekspresi Jin Wook malah seperti itu.

“Apakah rasanya tidak enak?”

“Apakah Omma yang mengajari mu memasak makanan ini?”

“Nde… apakah ada yang salah, Oppa?”

Jin Wook malah tersenyum kecil.

“Tidak,,, tapi,,, Omma pasti bangga memiliki murid seperti mu”

“Wae?”

“Masakanmu,,,, bahkan lebih enak dari masakan Omma”

“Benarkah? Oppa tidak mengatakannya hanya untuk menyenangkan ku kan?”

Jin Wook malah tertawa mendengar reaksi Yoon Hee. “Bagaimana kau tahu jika aku hanya ingin menyenangkan mu?”

Yoon Hee merengut kesal, “Oppa!”

“Aniya,,, aku hanya bercanda Yoon Hee-ya,, masakan mu benar-benar lebih enak dari masakan Omma. Aku serius”

“Benarkah? Kalau begitu coba yang ini”

***

Jin Wook menghabiskan semua masakan Yoon Hee tanpa sisa, Yoon Hee merasa sangat puas karena suaminya sangat menyukai masakannya. Bahkan Jin Wook berharap bisa lebih sering memakan masakan Yoon Hee seperti itu. Tapi tentu saja itu tidak akan mudah. Pekerjaan mereka tidak bisa membuat mereka sering makan malam bersama seperti ini.

Selesai makan malam , Yoon Hee dan Jin Wook menonton tv bersama. Yoon Hee tampak serius menonton drama yang sedang dia tonton, sementara Jin Wook merasa bingung bagaimana harus memberi peringatan pada Yoon Hee untuk tidak mengatakan tentang pernikahan mereka kepada banyak orang.

“Yoon Hee-ya,,,”

“Nde?”

“Tadi sore, Ji Woo Noona menelpon ku”

Yoon Hee yang sejak tadi sibuk menatap televisi kini menoleh ke arah Jin Wook, “Benarkah? Apa yang Choi Ji Woo Sunbae-nim katakan?” Yoon Hee merasa sedikit heran mengapa suaminya tiba-tiba membicarakan Choi Ji Woo.

“Dia memintaku untuk menyampaikan terima kasihnya padamu”

“Akh,,, apakah Sunbae-nim mengatakan bahwa aku menemuinya?” Yoon Hee jadi sedikit cemas dengan reaksi Jin Wook setelah mengetahui bahwa dia pergi menemui Choi Ji Woo.

“Ya,, dia mengatakannya dan dia memberi selamat untuk pernikahan kita”

“Begitukah? Hmmm,,, Oppa,,, kau tidak marah karena aku mengatakan tentang pernikahan kita pada Choi Ji Woo kan?”

Jin Wook menatap Yoon Hee dengang serius. Apakah dia marah? Entahlah… Yang pasti saat ini dia harus memperingatkan Yoon Hee untuk tidak sembarangan mengatakan tentang pernikahannya pada orang lain. Itu sama saja dengan membahayakan dirinya.

“Yoon Hee-ya,,, aku harap... kau tidak pergi menemui Choi Ji Woo lagi setelah ini”

Yoon Hee menjadi bingung. Mengapa Jin Wook melarangnya bertemu dengan Choi Ji Woo?

“Wae?”

“Bagaimana pun,, Choi Ji Woo itu mantan kekasihku, jadi kupikir…”

“Begitu ya” Yoon Hee langsung memotong perkataan Jin Wook, jadi karena Choi Ji Woo adalah mantan kekasihnya, dia melarang Yoon Hee untuk menemuinya nya lagi. Apakah Choi Ji Woo mengatakan sesuatu pada Jin Wook?

“Karena dia mantan kekasihmu, aku dilarang menemui dia? Kenapa? Apakah kau berniat kembali padanya di belakang ku Oppa?” Tiba-tiba saja Yoon Hee menjadi kesal dan berpikiran buruk.

“Yoon Hee-ya,,, apa yang kau bicarakan?”

“Aku hanya ingin membantumu Oppa, jika Oppa marah karena hal ini, katakan saja, jangan malah melarangku menemui Choi Ji Woo hanya karena dia adalah mantan kekasihmu. Itu membuatku terluka”

“Yoon Hee-ya,, bukan itu maksudku,, aku tidak marah karena hal itu, hanya saja kau harus lebih berhati-hati,,, Park Se Ra...”

“Lalu sekarang Park Se Ra?” Yoon Hee lagi-lagi memotong perkataan Jin Wook. Entah apa yang terjadi pada dirinya malam ini. Yoon Hee merasa dirinya sangat sentimentil.

“Berapa banyak lagi nama wanita yang akan kau sebutkan di hadapanku malam ini?” Jin Wook terperangah mendengar pertanyaan Yoon Hee padanya, apa yang terjadi pada istrinya? Apakah dia sedang PMS hingga selalu berpikiran pendek?

“Apa maksudmu? Aku hanya ingin memberitahu mu jika mulai saat ini, kau harus hati-hati, mengapa kau malah mengatakan yang tidak-tidak?”

Yoon Hee sadar dirinya sedang dalam kondisi hati yang tidak baik, jika pembicaraan ini diteruskan, maka masalah  akan menjadi panjang.

“Sudahlah Oppa… Aku lelah, kupikir malam ini akan menjadi malam istimewa kita, Tapi kau merusaknya dengan membicarakan wanita lain di hadapan ku”

Yoon Hee lansung beranjak dari Sofa dan berjalan menuju kamar tidur. Yoon Hee berbalik sebentar, lalu berkata, “Aku lelah Oppa, aku tidur duluan”

“Yoon Hee-ya,, tapi kita belum selesai bicara”

Yoon Hee tampak tak peduli dan tetap masuk kamar, lalu menguncinya? Tunggu… menguncinya? Apa yang Yoon Hee pikirkan? Jin Wook bahkan tak habis pikir dengan sikap istrinya itu.

***

10 menit kemudian, tiba Yoon Hee sudah bersiap dengan kostum Miss Kim nya dan berlari menuju pintu Apartemen.

“Aku,,, tidak bisa menginap malam ini Oppa”

Hanya kalimat singkat itu yang digunakan Yoon hee untuk pamit ada suaminya.

“Yoon hee-ya,, kau mau kemana?”

“Bukan urusan Oppa” Yoon hee mengatakan itu sambil menutup pintu Apartemennya dengan ketus.

Jin Wook merasa frustasi dengan hal itu, ada apa dengan istrinya itu? “Yoon Hee-ya… tunggu..”

Tapi Yoon Hee tak mendengarkannya dan tetap pergi. Jin Wook bergegas memakai kostum Tuan Kim seadanya, dia merasa perlu untuk mengikuti Yoon Hee.

***

Ternyata Yoon Hee pergi ke sebuah RS, untuk apa dia datang kesana? Jin Wook bertanya-tanya dalam hati. Jin Wook tetap memantau Yoon Hee dari kejauhan dan melihatnya menemui Ibu mertunya di ruang tunggu. Siapa yang sakit? Apakah Ayah mertuanya?

Sebegitu marahkahnya Yoon Hee hingga tidak mengatakan apapun padanya tentang kondisi Ayah mertuanya?

***

“Omma,,,, apa yang terjadi?”

“Akh,, Yoon Hee-ya,,, Ayahmu terjatuh di kamar mandi”

“Ottoke?”

“Ibu juga tidak tahu, tapi tadi dia sama sekali tidak bisa berjalan. Sekarang Ayahmu sedang di periksa dokter.”

“Kau datang sendirian? Ibu dengar kau sedang bersama Lee-Seobang” Ibu nya menengok kanan kiri berharap bisa menemukan menantunya datang bersama putrinya.

“Akh,,, iya,, Oppa sedang sibuk Omma,, kau tahu kan? Lagi pula,, kami tidak mungkin datang bersama kesini. Itu hanya akan mengundang kecurigaan”

“Kau benar juga… rumor skandal nya baru saja di klarifikasi, kalian tidak boleh membuat masalah lagi hingga dua bulan ke depan”

Yoon Hee terdiam, dia tidak bisa mengatakan pada Ibunya jika dia baru saja bertengkar dengan Jin Wook hanya karena masalah sepele. Yoon Hee juga tidak mengerti pada dirinya, mengapa dia harus begitu marah hanya karena Lee Jin Wook mengungkit nama Choi Ji Woo diantara mereka. Tak biasanya dia seperti itu. Apa yang salah dengan dirinya?

***

“Yoon Hee memberitahu Choi Ji Woo jika dia adalah istrimu?” Kim Ji Suk kaget saat Jin Wook memberitahu nya tentang hal itu. Untungnya saat ini mereka sedang di rumah, jadi bisa dengan leluasa membicarakan semua itu.

“Nde”

“Mengapa kau membiarkan itu terjadi?”

“Aku juga tidak tahu jika dia pergi menemui Choi Ji Woo dan mengatakan hal itu. Padahal sebelumnya kami telah sepakat untuk tetap menyembunyikan identitas Yoon Hee hingga waktu nya untuk mempublikasikan pernikahan kami”

Kim Ji Suk sama cemasnya dengan Jin Wook, dia mencoba mencari solusi, tapi kecemasan membuntukan pikirannya.

“Lalu bagaimana sekarang? jika Choi Ji Woo sudah tahu,, aku yakin Park Se Ra pun akan dengan mudah mengetahuinya. Setelah kalian mengklarifikasi semua rumor itu,  Park Se Ra akan semakin ketat mengintai Choi Ji Woo, dia akan berpikir jika Ji Woo tahu siapa kekasih mu saat ini”

“Aku akan menyewa bodyguard untuk menjaga Yoon Hee”

Kim Ji Suk kaget mendengarnya, “Kau pikir kita sedang bermain drama? Kita hanya perlu memperingatkan Yoon Hee untuk berhati-hati”

“Aku sudah melakukannya, tapi dia tidak mendengarkan dan malah cemburu tanpa alasan yang jelas. Dia… bahkan tak memberitahuku, jika Ayah mertua masuk Rumah sakit. Yoon Hee benar-benar marah padaku”

“Memangnya apa yang kau katakan?”

“Aku hanya berkata agar Yoon Hee tidak menemui Ji Woo Noona dan berhati-hati pada Park Se Ra, dia malah kesal karena aku menyebutkan nama mereka. Aku bahkan tidak mengerti mengapa dia marah padaku”

Kim Ji Suk heran mendengarnya. Itu sama sekali tidak seperti Yoon Hee, ada apa dengannya?

“Lee Jin Wook,, jangan-jangan istrimu hamil…” Kim Ji Suk nyeletuk begitu saja.

“Mwo?”

“Kata orang, perubahan hormon pada wanita hamil akan membuatnya menjadi seperti orang lain. Dan Yoon Hee menunjukkan ciri-ciri itu saat ini”

“Tapi itu tidak masuk akal. Yoon Hee selama ini mengkonsumsi pil KB nya dengan teratur karena kami sepakat untuk menunda kehamilannya”

“Yah,,, siapa tahu pil nya tidak bekerja dengan baik” Kim Ji Suk menduga-duga.

“Ji Suk-ah,,, yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya melindungi Yoon Hee, bukan malah menduga macam-macam. Jika Yoon Hee memang hamil, dia pasti akan mengatakannya padaku kan?”

“Kau benar juga sih,,, Baiklah,, lupakan pradugaku yang tidak beralasan itu. Jadi,,, kau benar-benar akan menyewa bodyguard untuk Yoon Hee?”

“Nde,,, itu satu-satunya cara. Tapi tentu saja aku akan melakukannya secara diam-diam”

***

Pulang dari RS, Yoon Hee memutuskan pulang ke rumah orang tuanya. Dia tidak ingin Hye Sung tahu jika dia sedang bertengkar dengan Jin Wook. Yoon Hee yakin Hye Sung pasti akan mentertawakannya jika dia marah pada Jin Wook hanya karena cemburu tanpa alasan jelas.

Dia juga tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya. Mengapa dia menjadi sensitif seperti itu, sama sekali bukan seperti dirinya. Sebenarnya Yoon Hee merasa bersalah karena hal itu. Dia sadar jika tak ada satupun penjelasan Jin Wook yang harus membuatnya marah. Namun entah mengapa dia merasa kesal mendengar Jin Wook menyebutkan nama Choi Ji Woo dan Park Se Ra.

Yoon Hee menghela nafas panjang, dia merasa tidak tenang karena pertengkaran kecilnya dengan Jin Wook. Dia menatap ponselnya, berharap Jin Wook menelponnya, tapi tidak ada satu panggilan pun dari suaminya itu. Apakah Jin Wook berbalik marah padanya? Tapi pertengkaran tadi memang salahnya.

Yoon Hee pun mengirimkan sebuah pesan singkat pada Jin Wook, dia tidak ingin masalah mereka berlarut-larut seperti sebelumnya.

“Oppa,, mianne,,, karena aku terlalu sensitif. Tadi Omma memberitahu jika Appa masuk RS, jadi aku cepat-cepat pergi. Maafkan aku karena tidak memberitahumu tentang Appa. Aku harap kau tidak marah dengan sikap kekanak-kanakan ku. Selamat Tidur, Oppa^^”

Yoon Hee tersenyum setelah mengirimkan SMS itu, kini dia bisa tidur dengan nyenyak. Sebenarnya dia ingin menelpon, tapi dia takut Jin Wook sudah tidur, jadi pilihan terbaiknya adalah sms permintaan maaf itu.

***

Yoon Hee terbangun karena suara panggilan di ponselnya. Dia mencari ponselnya dengan setengah mengantuk dan melihat nama suaminya disana. Yoon Hee langsung tersenyum bahagia mengangkatnya.

“Yobseo,, Oppa”

“Yobseo,, istri cantik ku,,, apakah kau sudah bangun”

Kalimat itu saja bisa membuat Yoon Hee senang luar biasanya. Berarti sms nya semalam benar-benar ampuh membuat Jin Wook memaafkannya.

“Aku terbangun karena teleponmu”

“Akh,, mian,, apa kau ingin tidur lebih lama? Aku akan menutup teleponnya kalau begitu”

“Aniya,,, aku lebih senang berbicara dengan mu dibanding tidur lagi”

“Baiklah kalau begitu,,, Hmm,, bagaimana kabar Aboniem?”

“Appa baik-baik saja, dia hanya terkilir karena terjatuh di kamar mandi semalam. Tapi dia harus menginap beberapa hari di RS untuk memulihkan kakinya”

“Syukurlah kalau begitu,, besok aku akan mengatur jadwalku untuk menjenguk Aboniem di RS, ”

“Araso Oppa,,, Appa pasti senang bertemu dengan mu. Kalau begitu besok aku tidak akan ke RS agar tidak mencurigakan”

“Yoon Hee-ya,,,,”

“Nde?”

“Soal semalam…. aku melarang mu bertemu dengan Ji Woo Noona, karena aku takut Park Se Ra akan mengetahui tentang mu… Aku,, hanya mencemaskan mu”

“Araso Oppa,,, aku minta maaf karena semalam aku berpikiran pendek”

“Kau sudah tidak marah padaku kan?”

“Tentu saja, aku bahkan merasa malu pada mu. Semalam aku sedikit kekanak-kanakan. Kau mau memaafkan aku kan Oppa?”

“Tidak ada yang perlu dimaafkan Yoon Hee-ya,,, aku juga yang tidak pandai memilih bahasa dan membuatmu salah paham

“Ehm,,, Akhir pekan nanti, kita pulang ke Apartemen seperti biasa ya? Sekarang, Aku harus bersiap-siap untuk pergi ke tempat syuting”

“Nde Oppa,,, Sampai bertemu akhir pekan nanti”

***

“Annyeong haseong Jin Wook-ah”

Suara perempuan yang paling tidak ingin di dengarnya itu membuat Jin Wook mengalihkan pandangan dari makan siangnya. Dalam sekejap, selera makannya mendadak hilang saat melihat wajah wanita itu. Park Se Ra? Sedang apa dia ditempat ini?

“Apa yang kau lakukan disini?”

Tanpa di persilahkan Park Se Ra duduk di hadapan Lee Jin Wook, lalu tersenyum kecil.

“Kau bahkan tidak membalas sapaan ku, kau sangat to the point. Hmm,, aku juga mau makan siang disini dan kebetulan melihatmu”

“Jadi,,,, ku pikir tak ada salahnya jika kita makan siang bersama, kau tidak keberatan kan?”

Lee Jin Wook sama sekali tidak senang dengan pertemuan yang entah memang kebetulan ataukah disengaja itu.

“Aku sangat keberatan”

“Aigooo,, Jin Wook-ah,,, tidak bisakah kau bersikap ramah padaku sekali-kali, mengapa kau selalu memusuhiku seperti itu”

“Kau masih bertanya? Kau benar-benar tidak waras Park Se Ra-ssi” Jin Wook sangat geram pada wanita itu. Apa salah nya hari ini hingga dia bisa bertemu dengan orang yang paling tidak ingin dilihatnya itu?

“Aku penasaran siapa yang membujuk Choi Ji Woo menemuimu…”

Jin Wook langsung waspada mendengar hal itu. Apakah Park Se Ra sudah tahu tentang Yoon Hee?

“Wajah mu berubah Jin Wook-ah,,, jadi benar-benar wanita itu yang membujuk Choi Ji Woo,, siapa sebenarnya dia?”

“Aku tidak tahu siapa yang kau maksud” Jin Wook berusaha mengelak. Dari kata-kata nya sepertinya Se Ra hanya menduga-duga saja. Dia tidak benar-benar tahu tentang Yoon Hee.

“Kau boleh mengelak saat ini, Jin Wook-ah, tapi cepat atau lambat aku pasti akan mengetahuinya”

“Terserah kau saja”

Jin Wook mengabaikan Park Se Ra dan kembali menyantap makannya. Park Se Ra memanggil pelayan dan memesan makan siangnya. 

“Bukan kah itu Jo Yoon Hee?”

Jin Wook langsung mengentikan suapannya karena tegang mendengar kata-kata Park Se Ra. Apa maksudnya itu? Apakah Park Se Ra sudah tahu jika Yoon Hee adalah istrinya?

***

Jadi~~~ selama setelah sebulan Yoon Hee belum sempat mengatakan tentang masalah alerginya pada Jin Wook. Mereka benar-benar sibuk karena masalah rumor Jin Wook dan Chi Ji Woo hingga tidak sempat bertemu secara pribadi.

Apakah Park Se Ra mengetahui identitas Jo Yoon Hee yang sebenarnya? Ataukah dia hanya menduga-duga seperti sebelumnya.

Jin Wook-ssi,,, pleace call me In the morning too >.< #mulai ketularan Park Se Ra.

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com


3 Komentar untuk "JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 16"

Aaaahhkkk..!ap mkcud'y PSR mnybut nma JYH di resto itu?? Ap bnar PSR mlihat JYH di resto itu??atw dya mmang zdah mngetahui zipa JYH zbnar'y?? Aigooo..!mba irfa,,jdi tgang nih aku'y..? :D
zmngat yah mba..! :D

Gawat park se ta tau siapa istrinya jin wook.
Mudah2an couple kita bisa menghadapinya.
Lanjut mba irfa

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top