JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 13


Cerita fanfiction ini hanya fiksi belaka jika ada kesamaan tempat dan cerita itu adalah sebuah ketidak sengajaan. Sementara kesamaan nama dan profesi para tokohnya adalah disengaja. Untuk para fans para seleb yang aku jadikan cast di FF ini,, mian ya,,, karakter mereka bukanlah karakter yang sebenarnya, semua ini hanya karena imajinasi liarku saja^^ 

Sekali lagi aku minta maaf, semua hal yang terjadi di Fanfiction ini, sama sekali bukan kenyataan, jadi jangan dianggap serius. Terutaman masalah skandal Choi Ji Woo dan Lee Jin Wook, itu benar-benar hanya hasil imajinasiku saja >.<

Sebelumnya di Love is Not Obsession:
The Wedding
For Couple Just Begun
Special Day 
Best Friend?
Misi Pertama
Misi Kedua 
Trouble 
Misi Ketiga

Love is Not Obsession ~Secret Planing~

Cast:
Lee Jin Wook as himself
Jo Yoon Hee as herself
Kim Hye Sung (OC) as Jo Yoon Hee's Manager
Kim Jae Won as himself
Istri Kim Jae Won as herself






Seminggu pun berlalu sejak rumor kedekatan Lee Jin Wook dan Choi Ji Woo menjadi pemberitaan yang menghebohkan, entah itu di media cetak maupun elektronik. Kisah masa lalu mereka kembali di ulik dan praduga mereka akan kembali menjadi pasangan semakin menguat.

Yoon Hee sedang berada di apartemennya dan sibuk membaca berita di Internet tentang pemberitaan ketidak jelasan alasan putusnya Choi Ji Woo dan Lee Jin Wook dua tahun lalu, sepertinya itu malah menjadi pemicu yang kuat mengapa media sangat yakin jika mereka akan kembali bersama.

“Sekarang, ini tak akan menjadi masalah bagi kita Yoon Hee-ssi, tapi ini akan menjadi masalah saat kita mengumumkan masalah pernikahan mu dengan Lee Jin Wook, jika rumor ini tidak segera di klarifikasi. Kau harus membicarakan ini dengan Lee Jin Wook, dan bertanya mengapa belum ada bantahan atau klarifikasi dari pihak Jin Wook dan HB, juga dari pihak Choi Ji Woo dan Agensinya?”

Yoon Hee teringat kata-kata Tuan Lee padanya dua hari yang lalu, dan sejak itu dia belum sempat bertanya apapun pada Lee Jin Wook. Bukan Yoon Hee tak sempat menghubunginya, tapi sepertinya Lee Jin Wook sangat sibuk mengurus masalah ini, hingga ponselnya pun di pegang Dong Chun, managernya. Yoon Hee beberapa kali berbicara dengan Dong Chun dan memintanya untuk tidak memberitahu Lee Jin Wook jika dia menelpon, dia hanya tidak ingin menambah kesibukan Lee Jin Wook.

Yoon Hee tidak tahu mengapa pihak HB dan Agensi Choi Ji Woo tidak cepat tanggap dalam masalah ini, pemberitaannya semakin santer, tetapi mereka malah tidak mengklarifikasi apapun seolah  membenarkan rumor yang beredar. Jika bisa Yoon Hee ingin berbicara pada media dan membantah rumor itu dengan menunjukan foto pernikahannya dengan Jin Wook, tapi… tentu saja itu hal yang sangat mustahil, masih ada waktu 4 bulan hingga kontraknya berakhir dengan produk diet yang menjadikannya model iklan, jadi dia tak bisa bertindak sembarangan.

“Apakah dia belum juga menghubungimu?” Hye Sung bertanya saat melihat Yoon Hee begitu serius membaca pemberitaan di Internet. Yoon Hee menghela nafas, “Dia masih begitu sibuk mengurusi Ini itu Eonnie-ya,,,”

“Apa yang membuatnya sangat sibuk, hingga tak sempat menghubungi mu satu kali saja?” Yoon Hee mengigit bibir bawahnya. Sejujurnya,,, dia meminta Kim Ji Suk untuk mengatakan pada Jin Wook agar tak menghubunginya hingga masalah ini selesai. Kim Ji Suk bertanya apakah Yoon Hee masih marah pada Jin Wook? Tepatnya bukan seperti itu, tepatnya dia masih tidak bisa menghadapi Jin Wook.

Yoon Hee masih takut mendengar penjelasan Jin Wook dan berpikiran negatif, bahwa ada kemungkinan rumor yang tersebar di media ada benarnya. Sebutlah Yoon Hee tidak percaya diri, karena memang sejak awal, dia sudah tidak percaya diri harus bersaing dengan Choi Ji Woo yang berstatus mantan kekasih Lee Jin Wook. Meskipun Kim Ji Suk mengingatkannya, bahwa Yoon Hee sekarang adalah istrinya, seharusnya Yoon Hee lebih percaya diri dari wanita manapun yang ada dalam kehidupan Lee Jin Wook.

“Jangan-jangan rumor itu memang benar, karena itulah mereka tidak membantah” Yoon Hee mendelik ke arah Hye Sung. Bagaimana managernya itu sebegitu tidak percayanya pada Lee Jin Wook, hingga selalu berpikiran buruk tentang suaminya.

“Eonni-ya,, jangan berpikir yang tidak-tidak. Mengapa kau selalu berpikiran buruk tentang Jin Wook  Oppa!”

“Mianne, Yoon Hee-ya,,, aku hanya menduga-duga”

Yoon Hee tidak ingin memperpanjang masalah ini, “Eonnie-ya,, apa jadwalku hari ini?”

“Akh itu,, kau ada pemotretan High Cut bersama Kim Jae Won. Kalian sepertinya menjadi pasangan yang dicintai beberapa produser yang selalu tertarik memakai kalian berdua di produk mereka. Seandainya Kim Jae Won belum menikah, mungkin aku berniat menjodohkan mu dengannya”

“Eonnie!” Lama-lama Yoon Hee geram juga pada Hye Sung  yang masih saja meributkan masalah hubungannya dengan Jin Wook.

***

Yoon Hee memutuskan untuk datang ke studio High Cut lebih awal, dia tidak ingin terlambat dan ingin segera melepaskan diri dari ocehan Hye Sung yang meributkan masalah rumah tangganya dengan Jin Wook. Yoon Hee sudah selesai bermake up dan sedang menunggu panggilan untuk melakukan pemotretan di ruang tunggu.

“Yoon Hee-ya,,,” Yoon Hee menoleh saat mendengar sebuah suara memanggilnya.

“Jae won Oppa…”

Kim Jae Won mendekatinya dan duduk disampingnya di ruang tunggu.

“Bagaimana kabarmu?”

“Baik Oppa, baru beberapa hari tidak bertemu rasanya sudah begitu lama kita tidak bertemu?”

Kim Jae Won tersenyum kecil. Dia memang akrab dengan Yoon hee sejak menjadi lawan bermainnya di drama Scandal, dan keakraban mereka bertambah lagi karena Yoon Hee menikah dengan Lee Jin Wook yang menjadi teman baiknya karena mereka dekat setelah banyak menghabiskan waktu bersama di Camp wamil.

“Aku melihat rumor Lee Jin Wook dan Choi Ji Woo, itu pasti sangat mengganggu mu ya?”

Yoon Hee hanya meringis kecil, dia tidak tahu harus berkomentar apa.  Kim Jae Won pun sadar jika Yoon Hee sepertinya tidak ingin membicarakan masalah ini sekarang.

“Akh,, Yoon Hee-ya,,, kau sudah membaca konsep pemotretan kita hari ini?”

“Nde, seperti nya itu agak sedikit…. menantang…”

Kim Jae Won tertawa mendengarnya, istilah menantang yang dikatakan Yoon Hee terdengar sangat lucu, “Kau benar,,, ini,,, agak sedikit menantang… dan… istriku sudah protes saat membacanya…”

“Benarkah? Apa Eonnie keberatan kau melakukan pemotretan ini?”

“Awalnya,, ya,, lalu aku membujuknya, bagaimana pun aku sudah menyetujui pekerjaan ini, mana bisa aku meng-cancel nya begitu saja. Akhirnya dia meminta sesuatu padaku”

“Apakah Eonnie, masih mengidam di usia kehamilannya yang ke 7 bulan Oppa?”

“Hmm,, tepatnya mungkin bukan seperti itu, dia hanya was was saja,,, dia,, ingin bertemu dengan mu hari ini. Apakah kau bersedia datang ke rumahku untuk menemuinya Yoon Hee-ya…”

“akh,, itu,,, kupikir apa yang dia minta darimu. Tentu saja aku bersedia Oppa,, aku tak ingin membuatnya khawatir hanya karena masalah sepele seperti ini”

“Gomawo Yoon Hee-ya,, kau bisa mengatur ulang jadwal mu hari ini kan?”

“Tidak masalah Oppa, aku akan segera mengatakannya pada Hye Sung Eonnie”

***

Menjelang makan malam, Yoon Hee dan Kim Jae Won pun tiba di rumah kediaman Kim Jae Won dan istrinya. Sebuah rumah mewah dan asri. Yoon Hee menatap pekarangan rumah Kim Jae Won dengan mata takjub. Dia pun pernah memimpikan rumah seperti itu setelah menikah. Namun pernikahan diam-diam dan terburu-burunya tidak mengijinkannya untuk bisa tinggal di rumah seperti ini.

“Ayo kita masuk Yoon Hee-ya,, istriku pasti sudah tidak sabar ingin bertemu dengamu” suara Kim Jae Won mengalihkan pikirannya dari impian itu.

Tanpa banyak bicara, Yoon Hee pun mengikuti Kim Jae Won masuk ke dalam rumah, tanpa dia sadari di tempat parkir Kim Jae Won ada sebuah mobil yang seharusnya sangat di kenalnya.

Yoon Hee semakin takjub melihat saat memasuki rumah itu. Selera istri Kim Jae Won benar-benar menakjubkan. Jika dia bisa memiliki rumah seperti itu, mungkin dia tidak akan bisa mendesain rumah itu menjadi seindah ini.

“Jo Yoon Hee-ssi” lagi-lagi, lamunan Yoon Hee terusik, kini oleh suara istri Kim Jae Won.

Yoon Hee tersenyum pada perempuan cantik yang tengah hamil tua itu. “Eonnie” Yoon Hee membalas sapaan perempuan itu.

“Aku senang seklai bisa melihatmu hari ini. Pemotretan kalian benar-benar membuat hatiku cemas”

Yoon Hee tertawa kecil, “Tenang saja Eonnie,, kami tidak melakukan hal macam-macam kok,,”

“Lihatlah,,, istriku benar-benar penuh kecurigaan kan Yoon Hee-ya?” Kim Jae Won sudah berdiri di samping sang istri dan merangkul pundaknya dengan lembut.

“Kau memang pantas dicemburui Oppa” Balas sang istri dengan gemas.

Yoon Hee tiba-tiba merasa iri dengan kemesraan suami istri itu. Kapan dia bisa saling bercanda seperti itu dengan suaminya. Jangan kan bisa bersikap seperti itu, mereka bahkan hampir sebulan tidak saling bicara.

“Ayo kita ke ruang makan, Yoon Hee-ya, seseorang sudah menunggu kita disana”

Seseorang? Siapa? Yoon Hee bingung dengan siapa orang yang sedang menunggu mereka di ruang makan. Dibanding bertanya pada pasangan harmonis itu, Yoon Hee memilih mengikuti mereka ke ruanga makan.

Dan… dia ada disana…

Pria yang tak ditemuinya setelah hampir satu minggu. Lee Jin Wook. Suaminya.

“Yoon Hee-ya…” Lee Jin Wook menyebut namanya dengan bahagia. Apakah ini rencananya? Apakah dia sengaja meminta bantuan Kim Jae Won agar mereka bisa bertemu?

Yoon Hee menatap Kim Jae Won, seolah bertanya ada apa sebenarnya? Kim Jae Won meringis dan berusaha menjelaskan.

“Mianne Yoon Hee-ya,, tapi,, aku benar-benar ingin membantu kalian. Lagi pula,,, aku tidak berbohong,, istriku benar-benar sangat ingin bertemu dengan mu hari ini”

Yoon Hee tak berkata apapun, dia bahkan bingung harus bagaimana. Di satu sisi dia sangat bahagia karena bisa melihat suaminya yang tampak lebih kurus dibanding seminggu lalu. Apakah dia makan tepat waktu? Melihat kantung hitam di bawah matanya, Yoon Hee menebak Jin Wook tidak tidur cukup karena masalah rumor skandalnya dengan Choi Ji Woo.

Tapi disisi lain, dia masih enggan, masih canggung dan masih tak berani bertemu dengan Jin Wook. Dia sangat takut, jika kenyataan yang harus dia dengar tidak sesuai dengan harapannya.

“Kebetulan malam ini kami ada acara makan malam keluarga di rumah ibuku, jadi berbicaralah dengan leluasa untuk menyelesaikan masalah kalian. Tak ada masalah yang akan selesai jika kau terus menghindarinya” Kim Jae Won memberikan kesempatan pada Yoon Hee dan Jin Wook agar berbicara.

“Jangan cemas hyung, aku akan segera menyelesaikan semuanya, terima kasih untuk bantuanmu. Untuk mu juga Hyunso-nim*…” Jin Wook tersenyum pada pasangan itu, dia merasa beruntung karena memiliki teman sepeti mereka.

“Baiklah kami pergi dulu, bersantailah selama disini, anggap saja rumah kalian sendiri” Istri Kim Jae Won berpamitan pada Jin Wook dan Yoon Hee.

Kim Jae Won dan Istrinya pun pergi meninggalkan Yoon Hee dan Jin Wook di rumah mereka, agar mereka bisa berbicara berdua. Tentu saja ini ide Jin Wook, dia memutar otak, memikirkan bagaimana cara agar bisa bertemu dengan Yoon Hee, tanpa di curigai media dan Park Se Ra.

Dia pun teringat hari ini, Yoon Hee dan Kim Jae Won ada pemotretan tentang majalah High Cut, setelah sebelumnya dia mengkonfirmasikan jadwal Yoon Hee pada Dong Chun. Sebenarnya Jin Wook sempat meminta bantuan Hye Sung untuk mempertemukan dia dan Yoon Hee. Tapi Hye Sung menolak dengan alasan jadwal Yoon Hee sangat padat hingga minggu depan. Itulah mengapa akhirnya dia meminta bantuan Kim Jae Won untuk membawa Yoon He eke rumahnya.

***

“Kau sudah makan Yoon Hee-ya?” Jin Wook bertanya untuk memecahkan keheningan di antara mereka.

Yoon Hee terlonjak kaget mendengar pertanyaan itum karena dia sejak tadi sibuk dengan pikirannya sendiri. Yoon Hee menatap makanan di meja makan, itu adlaah menu makanan favoritenya, apakah Jin Wook sengaja menyiapkan semua itu untuknya? dan tentu saja dia tidak bisa membohongi lambungnya yang sejak tadi minta diisi.

Yoon Hee pun menatap Jin Wook dan menggeleng lemah. Jin Wook tersenyum dan mendekatinya. Jin Wook menarik Yoon Hee menuju meja makan.

“Kalau begitu, kita makan dulu sebelum aku menjelaskan segalanya. Karena kita butuh waktu yang panjang untuk membicarakan segalanya”

Jin Wook menarikan kursi di meja makan untuk Yoon Hee dan menuntunnya untuk duduk di hadapan berbagai makanan kesukaannya. Akh,,, Yoon Hee benar-benar merasa sangat lapar sekarang.

Jin Wook pun mengambil posisinya dengan duduk di hadpaan Yoon Hee, tanpa banyak bicara Jin Wook mengambilkan makanan untuk Yoon Hee karena Yoon Hee masih terlihat bingung dengan apa yang terjadi. Mereka benar-benar harus makan malam sebelum berbicara panjang lebar untuk menyelesaikan masalah mereka.

***

Yoon Hee dan Jin Wook kini duduk di ruang keluarga rumah Kim Jae Won. Mereka memutuskan untuk berbicara di sana karena udara di luar cukup dingin dan ruangan itu cukup hangat dan nyaman. Mereka duduk di sofa abu-abu di ruangan itu sambil menjaga jarak sekitar satu meter.

“Yoon Hee-ya…. mianne,, karena aku membohongimu”

Yoon Hee tiba-tiba merasa was-was, apa yang dimaksud Lee Jin Wook? Membohonginya?

“Mwoga?”

“Tentang alasanku terburu-buru melamarmu”

Yoon Hee kaget mendengar hal itu, apa maksdunya ini? Lee Jin Wook membohonginya tentang hal itu? Mengapa?

“Sebenarnya,,,, masalah kita berawal dari sana. Ku pikir,, aku bisa menjelasnya nanti, jika aku sudah yakin bisa melindungi mu dari segala ancaman dan terror itu. Tapi ternyata,,, masalah ini lebih cepat datang dibanding yang aku perkirakan”

Yoon Hee semakin bingung dengan penjelasan Jin Wook, apa maksudnya ini, yang dia tahu, dia kesal pada Jin Wook karena mengabaikannya selama tiga hari dan itu semua ternyata karena Jin Wook sibuk mengejar Choi Ji Woo.

Masalah mereka menjadi tambah ruwet karena meledaknya rumor antara Lee Jin Wook dan Choi Ji Woo di media. Lalu,,,, Park Se Ra… akh,… ini benar-benar di luar nalarnya, apa hubungannya masalah mereka dengan alasan Jin Wook terburu-buru melamarnya?

“Aku,,,, tidak mengerti Oppa,,,, bukan kah kau cepat-cepat menikahi ku karena ingin mewujudkan keinginan Ayahmu?”

“Ayah,,, tidak pernah secara langsung meminta hal itu padaku,,, mianne Yoon Hee-ya,,,, aku menggunakan Ayahku untuk membohongi mu”

Yoon Hee menatap Jin Wook dengan pandangan tak percaya,,, bagaimana bisa suaminya ini membohonginya dengan menggunakan Ayahnya yang sakit sebagai alasan. Ataukah…. jangan-jangan… dia juga berbohong tentang hal itu… Demi Apa???

“Wae Oppa? Kenapa kau harus berbohong?” Yoon Hee terdengar kecewa mengetahui kenyataan ini.

“Karena aku tak punya pilihan lain Yoon Hee-ya,,, aku… tidak tahu apa yang harus aku katakan padamu saat itu, agar kau bersedia menikah denganku”

Jadi ini karena dirinya? Dia yang membuat Jin Wook harus berbohong tentang kesehatan Ayahnya yang memburuk? Bukan kah itu sama saja dia mendoakan Ayahnya mendapatkan penyakit juga… Tidak,,, Tidak,,, Yoon Hee harus memastikan hal ini, tentang penyakit yang di derita Ayah Jin Wook, apakah itu juga suatu kebohongan?

“Apakah,,, kau juga berbohong tentang Ayahmu yang sakit?”

Jin Wook menatap Yoon Hee, pria itu tampak sangat frustasi.

“Kau pikir aku tega melakukannya Yoon Hee-ya? Tidak… aku tidak berbohong tentang hal itu, Ayah memang sakit, dan sering mengatakan pada Ibu, bahwa dia ingin segera melihatku menikah, tapi,,, dia tak pernah meminta apapun padaku,,,,”

Jin Wook mengehela nafas panjang, “Aku,,, hanya berbohong, tentang permintaan Ayahku yang ingin melihatku menikah tahun ini, dan tentang aku bisa menikahi gadis pilihan ibuku jika saat kau menolak”

“Mianne Yoon Hee-ya,, tapi,,, aku benar-benar harus melakukannya saat itu. Dan aku merasa tak punya cara lain lagi”

Yoon Hee mencoba mencerna kata-kata Jin Wook. OKE, jadi Jin Wook tidak membohonginya tentang penyakit ayahnya, dia hanya membohongi Yoon Hee tentang permintaan Ayahya dan tuntutannya harus menikah akhir tahun ini. Jin Wook harus membohonginya, karena tidak bisa mengatakan alasan yang sebenarnya mengapa dia sangat terburu-buru memutuskan menikahinya.

Pertanyaan nya,, apakah alasan yang sebenarnya itu?

“Jadi apa itu? Alasan sebenarnya mengapa kau sangat ingin menikahiku dengan terburu-buru”

Lee Jin Wook menatap Yoon Hee lama,,, dia mendekati Yoon Hee dan menggengam tangannya.

“Berjanjilah padaku… setelah kau mendengar alasanku, kau tak akan pergi dariku tanpa kata-kata.”

Apa sebenarnya alasan itu? Hingga Lee Jin Wook memintanya berjanji seperti itu, apakah itu begitu mengerikan hingga memungkinkan Yoon Hee untuk pergi darinya? Tapi,,, seburuk apapun alasan itu,pria di hadapannya ini adalah suaminya. Pria yang telah dia pilih untuk menjadi pendamping hidupnya. Baik dan buruknya telah Yoon Hee terima sejak awal dia memantapkan hatinya pada Jin Wook.

“Araso… katakanlah Oppa. Semua kebenarannya”

***
“Yoon Hee-ya,,, kau tahu apa alasanku berpisah dengan Ji Woo Noona  dua tahun yang lalu?”

Yoon Hee menatap Jin Wook bingung. Kenapa pria ini jadi berbelit-belit seperti ini? Bukan kah dia ingin menceritakan apa alasannya membohonginya, tapi sekarang dia mengungkit hubungannya dengan Choi Ji Woo. Apa… mungkin… Lee Jin Wook menikahinya demi Choi Ji Woo??? Aniya…. itu sama sekali tidak masuk akal…

“Yang aku dengar,,, karena kalian tidak tahan pada perhatian media dan nitizen yang terlalu besar pada hubungan kalian, apakah itu salah?”

“Ani,, itu sama sekali tidak salah, tapi,,,, itu hanyalah masalah kecil yang seharusnya bisa kami atasi. Agensi ku pernah bilang jika mereka tidak tahu apa alasan aku dan Ji Woo Noona mengakhiri hubungan kami demi menjaga privasi kami. Mereka berbohong,,, Mereka mengatakan itu karena tidak bisa mengatakan yang sebenarnya”

Jin Wook menatap Yoon Hee yang sejak tadi tidak berhenti memandanginya.

“Kau ingat, wanita yang datang bersamaku seminggu lalu?”

“Park Se Ra-ssi?” OKE sekarang Jin Wook membicarakan Park Se Ra, ini semakin membingungkan Yoon Hee.

“Nde,, Se Ra-ssi… Dialah penyebabnya… Dialah yang membuat aku dan Ji Woo Noona mengakhiri hubungan kami”

“Mwo???” Yoon Hee sangat kaget mendengarnya. Kejutan apalagi ini?

“Ottoke?? Apakah…. kau berselingkuh dengan Park Se Ra?”

Wajah Jin Wook berubah muram. Apakah itu benar? Tiba-tiba saja Yoon Hee teringat pada lukanya di masa lalu, dikhianati oleh orang yang dicintainya adalah luka yang sangat dalam dan sulit untuk disembuhkan.

Yoon Hee tiba-tiba menjadi ragu untuk memaafkan Lee Jin Wook, jika dia benar-benar pernah berselingkuh.

***

Who Is Park Se Ra? tunggu di part selanjutnya ya^^ lama-lama aku sebenarnya sebal sekaligus kasian sama pada Park Se Ra ini... Dia adalah korban dari Imaginasi gajel ku... akibat rasa sebal ku pada Yoon Se Ra di drama jadul Tomato

4 Komentar untuk "JinHee Couple Fanfiction: Love is Not Obsession part 13"

Aishhh masih di gantung aja ceritanya... >.< part 14 mana?? part 14?? gak sabar bacanya hhhhhaaaa

Huuufh..! Hikz mba irfaaa...!
Nanggung bnget trakhir'y..! Aiish..! Mbaa..! :(
ttap zmngat yah mba..! Hruz cpat part 14.. Wkwk :D
knpa ngga mzuk aj fto KJW zma JYH yg HC itu mba??

Haha ada KJW n istrinya diantara LJK n JYH hehhehe..... makin seru aja nih imajinasinya irfa.. penasaran LJW mau jelasin apa...

Part 14 mana... cepat...cepat... :-D

Part 14 jgn lama2 ya, Mba Irfa
Ga sabar nunggunya hehehehehehe

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top