Tampilkan postingan dengan label Ye Ji Won. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ye Ji Won. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

[Recaps] Old Miss Diary part-6



Shy Guy Ji Hyun Woo: Conffesion

Hyun Woo menelpon Mi Ja,  Hyun Woo ingin bertanya apa bungan kesukaan Mi Ja, tapi pada akhirnya dia malah mengingatkan Mi Ja untuk  tidak perlu datang ke kantor karena hari ini tidak ada siaran. Hyun Woo hanya ingin mengingatkan, karena Mi Ja sering datang ke kantor karena lupa bahwa hari itu tidak ada siaran.  Hyun Woo sedikit menjauhkan teleponnya, sepertinya Mi Ja mulai memakinya. Hyun Woo pun mengakhiri pangilannya.

Sementara itu di rumahnya Mi Ja pun menutup teleponnya sambil berkata: “Heuh,, Dasar Uptight git” (aku nggak tau apa artinya,, Uptight artinya tegang, mungkin maksudnya orang yang selalu tegang atau gugup)

Sementara itu Kim Jong Min mengambil bunga di pinggir jalan untuk diberikan pada Mi Ja. Saat Jong Min mengantar Mi Ja pulang, dia memberikan bunga itu pada Mi Ja. Bunga yang ada ditangkai itu hanya tinggal beberapa helai saja.


Jong Min beralasan, karena ini musim gugur, bunga mereka pun sudah berguguran. Bunga itu adalah hadiah nya untuk Mi Ja, bunga itu bernama: “Crazy Forsythia”. Mi Ja hanya bengong mendapat hadiah tangkai bunga yang gundul. Namun akhirnya di menerimanya juga dengan wajah bahagia. 

Sementara itu, sepertinya Hyun Woo melihat Mi Ja yang terlihat bahagia mendapat bunga dari Jong Min.
 
Di hari berikutnya, Hyun Woo pun mendatangi Jong Min dan berkata: “Apa kau sedang dekat dekat  Mi Ja-ssi?” Jong Min hanya diam tak menjawab. 

Hyun Woo pun pergi meninggalkan Jong Min, namun kembali berbalik.

Hyun Woo berkata: “Kau harus memberikan aku waktu.” Jong Min menatap Hyun Woo bingung. Hyun Woo melanjutkan: “Aku belum menunjukkan diriku yang sebenarnya juga perasaanku kepada Mi Ja. Jadi Tolong beri aku waktu untuk membuatnya mengetahui perasaanku pada nya”

Setelah mengatakan hal itu, Hyun Woo pun pergi membuat Jong Min sedikit gugup dan bingung. 

Thanks to: Merteuilx5815 for English Translate and Video. 

Komentar:
Part ini sebenernya gak terlalu bikin ngakak ya,,, tapi ekspresi Ji Hyun Woo always lah bikin aku tertawa. Aigoo,,, aku sebenernya pengen banget nonton Sitcom ini secara keseluruhan,, sayang aja Engsubnya hanya terbatas pada beberapa potongan episode saja.

Hyun Woo mulai Confess tentang perasaannya pada Mi Ja, tapi kenapa malah ke Jong Min?? kenapa gak langsung ke Mi Ja nya aja,,, ckckckck,, Hyun Woo di Old Miss Diary bener-bener Shy Guy ya…

Kamis, 19 Juli 2012

[Recaps] Old Miss Diary Part-5


Udah lama nih gak Update Recaps nya Old Miss Diary. Beberapa hari lalu aku sempet sembuh dari fangirl-ing ku ke Ji Hyun Woo, tapi pas liat video ini dan liat kelakuannya Hyun Woo di Old Miss Diary,, ampun deh,, ekspresi wajahnya bikin aku nggak bisa berenti ngakak,, haduh,, adakah di dunia ini pasangan sekonyol Hyun Woo dan Mi Ja. Btw,, aku juga nggak ngeh nih,, ini video, potongan dari episode berapa dan ga tau juga apakah Mi Ja dan Hyun Woo udah jadian ato belum , tapi menurut prediksiku yah belum deh kayaknya soalnya Mi Ja masih biasa aja sama Hyun Woo dan aku suka banget liat ekspresinya Hyun Woo di video ini.

Shy Guy Ji Hyun Woo: “3 kids? It’s OK!”

Di ruang rapat, Mi Ja menceritakan tentang temannya Yun Ah yang terkena penyakit  “Urinarial Calculus” yaitu tumpukan batu garam yang ada di saluran Urin. Mi Ja heboh pada Hyun Woo dan berkata bahwa Itu sangat menyakitkan sama seperti melahirkan seorang anak. 

Hyun Woo langsung kaget saat mendengar kata melahirkan seorang anak. Apalagi saat Mi Ja bertanya bawa Mi Ja mendengar lelaki mudah mendapatkan penyakit itu, Urinarial Calculus. Hyun Woo langsung salting mendengar pertanyaan itu. Kenapa? karena itu berkaitan erat dengan sesuatu yang vital, jadi dia hanya berdehem. 

Young Jin mengingatkan Mi Ja untuk menghilangkan kata Urinary nya,, Mi Ja bingung dan merasa tak ada yang salah dengan kata itu. Sementara Hyun Woo masih terlihat gugup.

Hyun Woo, Mi Ja dan Young Jin pun menengok Yun Ah di rumah sakit. Yun Ah penyakitnya ini sangat menyakitkan. Jika melahirkan seorang anak begini menyakitkannya, hingga rasanya mau mati, Yun Ah rasa dirinya cukup punya satu anak saja. Yun Ah bertanya pada yang lain, bagaimana dengan mereka?

Hyun Woo yang duluan menjawab dan berkata, “Aku berharap tidak punya”. Lalu giliran Mi Ja yang menjawab, “Aku ingin punya 3 anak, karena aku merasa sangat kesepian menjadi anak tunggal. Jadi jika bisa, aku akan melahirkan 3 anak” Hyum Woo langsung gugup dan berkata, “3 anak? itu tidak masalah”

Mi Ja bingung apa maksud Hyun Woo berkata seperti itu, “Apa?” Hyun Woo makin gugup dan berkata bahwa dia sedang mendo’akan harapan Mi Ja.

Yun Ah kembali meringis, Mi Ja dan Young Jin mengkhawatirkan keadaannya. Hyun Woo menghela nafas merasa lega, karena Mi ja tak bertanya lebih lanjut. (Wkwkwkwk,,,, meskipun Hyun Woo tidak ingin punya anak, tapi kalo Mi Ja mau tiga orang, tak masalah bagi Hyun Woo,, dia sih seneng-seneng aja kayaknya, tapi yah,,, mana Mi Ja ngerti, orang dia belum tahu kalo Hyun Woo cinta mati sama Mi Ja)

Mi Ja, Young Jin dan Hyun Woo sedang berada di ruang rapat. Hyun Woo sedang membaca script sementara Mi Ja dan Young Jin sedang mengobrol. Mi Ja bilang pada Young Jin, “Tak peduli berapa tahunpun kau berpacaran dengannya, Kau tidak akan mengenal pria sebelum kau tidur satu ranjang dengannya”.

Hyun Woo yang mendengar hal itu langsung membayangkan dirinya dan Mi Ja tidur satu ranjang. Wajah Hyun Woo seketika merah padam membayangkan hal itu. (Hahaha,,, Hyun Woo mesum nih pikirannya,,).


Mi Ja melihat wajah Hyun Woo yang merah padam. Mi Ja langsung bertanya ada apa dengan Hyun Woo? Apa Hyun Woo sakit? Mi Ja mencoba meraba wajah Hyun Woo dengan panik dan merasa Hyun Woo mendapatkan demam, dia panik sendiri. Young Jin ikut panik dan berkata meskipun Hyun Woo harus bekerja keras sebaiknya Hyun Woo menjaga kesehatannya.

Sementara itu Hyun Woo hanya bisa memalingkan wajahnya karena malu. Masalahnya wajahnya panas dan memerah bukan karena demam tapi karena dia sedang memikirkan hal lain. (Hyun Woo jadi mesum efek Mi Ja ngomong pengen punya tiga anak nih,, ampun deh,,,)

Thanks to: Merteuilx5815 for English Translate and Video
Komentar:
Wkwkwkwk,, Aigo Hyun Woo-ssi,, cepet-cepet deh bilang ke Mi Ja tentang perasaanmu,, gregetan jadinya,, ngakak deh liat ekspresi Hyun Woo disini,, apalagi pas dia mikirin tidur seranjang sama Mi Ja,, konyol banget. Dan Mi Ja yang nggak ngerti apa-apa dengan lancang berniat memegang wajah Hyun Woo yang sudah merah padam, terang saja Hyun Woo langsung menghindar, merasa terlalu malu karena kepergok berwajah merah.

Kamis, 05 Juli 2012

[Recaps] Old Miss Diary Part 4


Shy Guy Ji Hyun Woo: Don’t You Like Youngest Guy?

Mi Ja dan Young Jin sedang mengobrol. Young Jin membicarakan salah satu teman mereka yang berciuman dengan pria yang lebih muda. Mi Ja iri pada temannya itu dan berkata Young Jin bahwa temannya itu beruntung dan itu adalah sesuatu yang baik.

Hyun Woo masuk ke ruang rapat. Young Jin langsung keluar, sementara Mi Ja masih terbuai. Hyun Woo duduk, dan Mi Ja jadi malu karena ternyata Hyun Woo datang. Sambil membuka-buka script Hyun Woo bertanya pada Mi Ja
Hyun Woo: “Siapa yang berciuman dengan Pria yang lebih muda?”
Mi Ja: “Hanya temanku”
Hyun Woo: “Apa kau iri?”
Mi Ja: “Apa? Siapa yang iri padanya?”

Tapi sikap Mi Ja berlebihan dan menunjukkan sepertinya dia iri. Hyun Woo pun berkata bukankah Mi Ja berkata bahwa itu sesuatu yang baik. Mi Ja kaget dan malu, karena Hyun Woo telah mendengar kata-katanya. Mi Ja bingung dan mencari alasan, Mi Ja akhirnya berkata, dia mengatakan itu baik hanya untuk menyindir.
Dengan to the point, Hyun Woopun langsung bertanya pada Mi Ja. “Mi Ja-ssi, apakah kau tidak suka pada pria yang lebih muda?”. Mi Ja menjawab, “Aku? Hmm,, Bukan berarti aku membenci mereka. Tapi,, pria yang lebih muda itu sedikit… kau tau lah,,,” Karena Hyun Woo pun lebih muda maksudnya?? hahahhah

Hyun Woo pun langsung nyolot, “Ada apa memangnya? Apa yang salah dengan Pria yang lebih muda?”. Mi Ja jadi bingung dan bertanya dalam hati “ Ada apa dengan nya tiba-tiba melakuka serangan? Apa dia mengajakku bertengkar?” Mi Ja memilih diam, dia tidak suka dengan nada bicara Hyun Woo.

Hyun Woo berkata, “Sekarang ini banyak wanita yang lebih tua berpasangan dengan pria yang lebih muda”. Mi Ja tak mengerti apa maksud Hyun Woo dia pun bertanya, “Lalu?”

Hyun Woo kaget karena Mi Ja bertanya seperti itu, Hyun Woo langsung berkata, “Aku hanya mengatakan fakta saja” sambil kembali membuka-buka scriptnya dengan gerakan penuh amarah dan kegugupan.

Mi Ja bingung dengan sikap Hyun Woo dan bertanya lagi dalam hatinya, “Apa sih yang dia katakan? Dia benar-benar Layak di Analisis” Sambil melihat Hyun Woo dari balik jempol yang dilingkarkan dengan telunjuknya, seolah Mi Ja sedang mengamati Hyun Woo dari kejauhan.

Minggu, 01 Juli 2012

[Recaps] Old Miss Diary Part 3

Episode 53: Edisi Spesial Rain

Hyun Woo memberitahu Mi Ja dan Young Jin jika mereka akan mengundang Rain sebagai Bintang Tamu pada acara Old Miss Diary edisi khusus Valentine. Mi Ja dan Young Jin langsung berteriak kegirangan, membuat Hyun Woo heran dengan tingkah mereka.

Mi Ja, Young Jin dan Yun Ah sedang berkumpul di sebuah bar. Mi Ja rajin memakai body lotionnya. Yun Ah bertanya mengapa Mi Ja rajin sekali memakai body lotion. Mi Ja berkata dia sedang mempersiapkan dirinya untuk menyentuh Rain. Yun Ah dan Young Jin bagaimana bisa itu terjadi? Mi Ja sudah merencanakan saat Rain jadi bintang tamu di acara Miss Old Diary, dia akan menyentuh lengan Rain, juga menyandarkan kepalanya di bahu Rain. Yun Ah dan Young Jin berkata Mi Ja sangat beruntung.

Mi Ja dan Young Jin gugup menunggu kedatangan Rain. Hyun Woo masuk ke ruang rapat dan tersenyum melihat bungkusan coklat di tas Mi Ja.

Rain datang, dia menyapa Hyun Woo dan memanggilnya ‘Hyung’. Hmm sepertinya hubungan Hyun Woo dan Rain dekat sehingga dia bisa mengundangnya ke acara Radio. Hyun Woo mengenalkan Mi Ja sebagai penyiar dari acara Old Miss Diary. 

Mi Ja langsung mengapit lengan Rain dan mengenalkan dirinya dan berkata, walaupun acara yang dibawakannya berjudul Old Miss Diary, tapi dia sebenarnya masih muda. Dia baru saja berumur 28 tahun. Rain terlihat risih dengan sikap Mi Ja yang memepetnya trus. Mi Ja dan Young Jin mengajak Rain maka di luar, tapi Hyun Woo mengingatkan acara nya akan dimulai sebentar lagi, jadi lebih baik tunggu saja di uang rapat. Hyun Woo menyuruh Rain menunggu bersama Mi Ja dan Young In, sementara dia keluar.

Mi Ja bertanya bagaimana wajah Rain begitu halus seperti bayi. Rain menjawab, tentu saja dia melakukan perawatan. Mi Ja terus bertanya begitu juga Young In, bahkan saat ada telepon masuk ke ponselnya, Mi Ja tak peduli dan mematikannya, dia terus memperhatikan Rain dan menanyakan hal-hal tak penting padanya. Itu juga yang dilakukan Young Jin saat dia menerima panggilan di ponselnya. Young Jin pun mematikannya.

Siaran dimulai. Di ruang siaran Mi Ja mulai memperkenalkan Rain pada para pendengar, saat menyapanya Mi Ja mengulurkan tangan untuk berjabat tangan, membuat Rain bingung mengapa mereka harus berjabat tangan padahal pendengar tak akan melihatnya, tapi Mi Ja memaksa, membuat Rain mau tak mau menjabat tangan Mi Ja. Tapi cepat-cepat melepaskannya saat Mi Ja terus-terusan menggenggam tangannya.

Siaran pun dimulai, mereka membahas tentang valentine. Mi ja bertanya apakah Rain sudah mendapatkan coklat valentinenya saat ini. Rain melihat coklat di tas Mi Ja yang dia bawa keruang siaran. Rain bertanya apakah coklat itu untuknya?

Di ruang rekam, Hyun Woo langsung bereaksi, sementara Mi Ja dengan gugup berkata Coklat itu untuk Rain, sambil melirik ke arah Hyun Woo.

Mi Ja meberikan coklat itu pada Rain dan bertanya apakah dia wanita yang memberinya coklat tahun ini? Rain membenarkan, Mi Ja jadi merasa terharu dan melupakan rasa bersalahnya pada Hyun Woo karena tidak jadi memberikan coklat itu padanya. Hyun Woo makin tak senang, dan menyuruh Mi Ja untuk memutar lagu.

Saat mereka memutar lagu, Mi Ja malah asyik bermanja-manja pada Rain dan menyuapinya coklat. Rain tampak senang memakan coklat. 

Hyun Woo makin kesal dan berkata pada Rain. “Jihoon-na, kau harus fokus pada acara jangan makan coklat saja” Rain tampak tak peduli dan berkata dia lapar, dia akan berkonsentrasi setelah memakan coklat. Mi Ja pun asyik menyuapinya coklat membuat Hyun Woo semakin kesal. 

Dia lalu memanggil manajer Rain dan bertanya mengapa Rain belum makan. Manajernya berkata Rain sangat sibuk, jadi kadang mereka tak sempat meluangkan waktu untuk makan. Hyun Woo berkata bagaimana bisa Manajernya tak bertanggung jawab seperti itu, mulia sekarang Manajernya harus mementingkan makanana Rain, karena itu akan membuat cemas para penggemarnya. Manajer Rain mengerti.

Siaran dimulai kembali, Rain masih sibuk menelan coklatnya. Mi Ja memulai acaranya dan berkata bahwa dia akan melakukan permainan YES or NO. Mi Ja akan memberikan Rain pertanyaan dan Rain harus menjawabnya Yes or No, tapi Rain menjawabnya bukan sebagai bintang namun sebagai lelaki.

Pertanyaan pertama. Hari ini adalah hari Valentine apakah Rain pernah tidak mendapatkan coklat di hari Valentine? Jawaban Rain adalah, Yes. Mi Ja kaget dan bertanya bagaimana para wanita membiarkan Rain tidak mendapatkan coklat.

Pertanyaan kedua, Apakah Rain pernah merencanakan agar dia bisa mendapatkan coklat dari gadis yang diasukai? Jawaban Rain, Yes. Mi Ja tertarik kapan itu terjadi? Rain menceritakannya tentang cinta pertamanya saat disekolah. Dia sengaja melakukan kerja sambilan mengantar Koran di sekitar lingkungan rumah gadis itu agar gadis itu melihatnya, Rain pun tersenyum padanya. Mi Ja penasaran apakah akhirnya Rain mendapatkan coklat dari gadis itu? Jawaban Rain adalah No. Mi Ja kaget mengapa bisa begitu? Rain menjelaskan, karena gadis itu sepertinya mengira dirinya adalah seorang stalker.

Mi Ja merasa sedih mendengar cerita itu dan menyandarkan kepalanya di bahu Rain, membuat Rain terkejut dan Hyun Woo kebakaran jenggot melihat itu dan langsung berkata “Cut” tapi itu adalah siaran langsung. Young Jin berkata mengapa Mi Ja bersikap aneh hari ini, apakah perlu dia menggantikan Mi Ja? Mi Ja kembali bersikap normal dan berkata mereka akan break Iklan dulu.

Dari balik ruang perekam Hyun Woo menatap marah ke ruang siaran menyaksikan Mi Ja yang memegang tubuh Rain. Mi ja berkata Rain pasti rajin latihan ke gym dan meminta ijin untuk memegang ototnya. Rain jadi sedikit ketakutan dengan sikap Mi Ja yang Agresif. Tapi dia juga tak bisa menolak, saat menyentuh ototnya, Mi Ja tampak kegirangan. Hyun Woo mengingatkan waktu siaran mereka sebentar lagi berakhir.

Hyun Woo kembali memanggil menajer Rain, dia lagi-lagi memarahi manajernya yang membiarkan Rain memiliki otot-otot itu. Hyun Woo memberi nasihat pada manajernya untuk menjaga kesehatan Rain dan tak menyuruhnya terlalu keras bekerja sehingga otot-otot itu muncul. Managernya minta maaf pada Hyun Woo (ckckckck,,, kecemburuan yang kekanak-kanakan dari seorang PD Ji). Di ruang siaran, Rain memperhatikan Hyun Woo memanrahi Manajernya, dia sadar ada yang salah dengan Hyun Woo.

Hyun Woo pergi keruang rapat untuk menenangkan diri sambil minum kopi. Rain masuk. Hyun Woo berkata bukankah Rain masih siaran? Rain berkata mereka sedang memutar CD.

Dengan to the point, Rain langsung bertanya apakah Hyun Woo menyukai penyiar nya, Choi Mi Ja? Hyun Woo yang sedang mnyesap kopinya langsung batuk-batuk. Dia ingin menyangkal, namun terlambat terlihat sudah diwajahnya bahwa dia memang menyukai Mi Ja.

Rain berkata, dia benarkan Hyun Woo menyukai Mi Ja, Rain mengerti kalau itu akan jadi rahasia. Hyun Woo pun senang Rain mengerti situasinya.

Siaran sesi terakhirpun dimulai. Mi Ja menanyakan schedule Rain ke depannya. Rain pun mengatakan jadwal konser yang akan digelarnya dan meminta dukungan dari semua penggemarnya. Mi ja kemudian meminta Rain untuk memberikan sepatah dua patah katanya pda para pendengar wanita yang single.

Rain bertanya pada Mi Ja, “Choi Mi Ja-ssi, bagaimana tipe lelaki idealmu?” Mi Ja bingung bagaimana menjawabnya karena itu tidak ada di script.

Dia menatap Hyun Woo, dan Hyun Woo menyuruhnya untuk berimprovisasi. (#modus ni Hyun Woo,, biar tahu tupe lelaki idaman Mi Ja).

Mi Ja pun mulai menjawab, dia tak berpikir muluk-muluk, dia hanya membutuhkan Seorang lelaki yang hanya melihatnya apapun yang terjadi, hanya memikirkan tentang dirinya, dan hanya mencintainya. Tapi sayangnya Lelaki seperti itu tidak pernah ditemuinya.

Rain pun berkomentar, mungkin saja sebenarnya Lelaki seperti itu sudah ada, dan dia ada disekitar Mi Ja hanya saja Mi ja belum menemukannya. (#Hyun Woo maksud Rain? wahaha,,, Rain bener bener berniat membantu Hyung nya nieh,,,).

Karena itu Mi Ja harus baik-baik melihat orang-orang disekitarnya untuk menemukan lelaki itu. Mi Ja kebingungan dengan perkataan Rain, tapi Rain langsung menimpali, dengan memberikan pesannya pada para pendengar siaran Old Miss Diary, “Jangan melihat cinta dari jarak jauh, Karena orang yang mencintaimu bisa saja sudah ada didekatmu saat ini”

Mendengat komentar Rain. Hyun Woo tentu saja tersenyum lebar. Hyun Woo tahu Rain mengatakan hal itu untuk menyadarkan Mi Ja atas perasaannya terhadap Mi Ja.

Di ruang rapat. Hyun Woo sedang merapikan coklat-coklat yang diberikan Mi Ja pada Rain, hmm,,, sepertinya Rain memberikan itu pada Hyun Woo, karena tahu bahwa Hyun Woo menginginkannya. Saat membereskan coklat itu, Hyun Woo teringat sesuatu.

Di sebuat bar, Rain sedang minum bersama Manajernya. Dia kemudian membuka sebuah bungkusan yang dibawa manajernya dari ruang rapat. Rain membukannya dan mendapati isinya adalah sebuah  pakaian wanita. Rain bertanya pada manajernya apaka bungkusan itu benar-benar dari fans nya? Mana mungkin Fansnya ingin dia memakai baju seperti ini. (wkwkwkwk,,, itu sebenarnya adalah hadiah yang disiapkan Hyun Woo untuk Mi Ja)

Thanks to: Merteuilx5815 for English Translate and Video.

Komentar
Jadi coklat itu milik siapa? Sempet dikasih dulu ke Rain sih,,, tapi akhirnya berada ditangan Hyun Wo,, tapi nasib dress nya tuh yang ga jelas dan ga ada kelanjutannya lagi deh kayaknya. Aku sedang membayangkan Rain memakai Dress itu,, wkwkwkwk,,, pasti aneh,,,
Nonton video episode ini, jadi inget lagunya Drive, bener kata Rain,, kita jarang memperhatikan keadaan sekitar kita dan mengabaikan orang yang tulus peduli pada kita hanya karena memimpikan sesuatu yang tidak pasti. Hyun Woo cocok ya sama Lagu Drive yang Judulnya "Akulah Dia"

Sesungguhnya dia ada didekatmu
Tapi kau tak pernah menyadari itu
Dia slalu menunggumu
untuk nyatakan cinta

Sesungguhnya dia adalah diriku
Lebih dari sekedar teman dekatmu
Berhentilah mencari
karena kau tlah menemukannya

Dia mungkin bukan manusia sempurna
Tapi dia selalu ada untukmu