Details
- Title: 밤이면 밤마다 / When It's At Night
- Also known as: Everyday Night / When Night Comes / Night After Night
- Genre: Romance, comedy
- Episodes: 17
- Broadcast network: MBC
- Broadcast period: 2008-Jun-23 to 2008-Aug-19
- Air time: Monday & Tuesday 21:55
Cast
- Kim Sun Ah as Heo Cho Hwi
- Lee Dong Gun as Kim Bum Sang
- Kim Jung Hwa as Wang Joo Hyun
- Lee Joo Hyun as Kang Shi Wan
Extended Cast
- Jo Hee Bong as Jo Sang Chul
- Kim Jun Ho as Lee Sang Ho
- Kim Yong Min as Oh Jong Kyu
- Ki Joo Bong as Noh Jung Pil
- Park Ki Woong as Heo Kyoon (Cho Hwi's little brother)
- Kim Gab Soo as Heo Tae Soo (Cho Hwi's father)
- Kim Hyang Gi as Kang Ji Yoon (Shi Wan's daughter)
- Kim Hyung Bum as Park Jin Kook
- Choi Joo Bong as Hwang Man Chul (Tae Soo's friend)
- Kim Byung Ok as Kim Sang / Kim Hyuk Joong
- Park Young Ji as Director
- Kim Yong Gun as Jang Oh Sung
- Kim Seung Wook as Na Dae Kil
- Lee Young Hoo as Kim In Taek (Bum Sang's grandfather)
- Jun Won Joo as Park Mal Soon (Bum Sang's grandmother)
- Im Jae Ho (임재호) as Gong Yong Chul
- Lee Young Yoo as young Cho Hwi
- Park Hye Won as Lee Sun Jung
Synopsis
Drama ini menceritakan tentang seorang wanita pegawai Museum negara Korea Heo Cho Hwi yang sangat mencintai pekerjaannya dan berusaha keras menjaga keutuhan dan mengumpulkan barang-barang seni bersejarah Negaranya yang masih banyak beredar di pasar gelap. Saat bertugas ke Jepang, Cho Hwi bertemu dengan Kim Bum Sang, seorang dosen ahli seni bersejarah yang dia sangka sebagai penjual barang-barang bersejarah di pasar gelap (karena kesamaan nama mereka- orang yang diincar Cho Hwi bernama Kim Sang).
Kim Bum Sang sebenarnya orang yang sangat berbakat dalam bidang seni bersejarah, karena didikan kakeknya yang seorang pembuat tembikar, dia bisa membedakan dengan mudah, mana benda seni bersejarah yang asli dan mana yang palsu. Namun sayangnya karena sifatnya yang gila kepopuleran, gila harta, gila kedudukan, gila prestise dan gila wanita dia terkadang menyalahgunakan bakatnya itu. Salah satunya adalah kepergiannya ke Jepangpun dia lakukan demi mendapat dukungan dari seorang Chaebol benama Direktur Jang agar dia bisa menjadi Profesor di kampus tempat dia mengajar.
Pertemuannya dengan Cho Hwi di Jepang, memberikan Cho Hwi pandangan buruk terhadapnya, karena saat mereka berdua menemukan barang seni bersejarah, Bum Sang menolak untuk memberikannya untuk negara. Namun dengan suatu trik, Cho Hwi bisa membuat Bum Sang menyerahkan benda tersebut dengan sukarela (atau sebenarnya terpaksa sukarela ya?). Hal tersebut membuat Bum Sang membenci Cho Hwi setengah mati.
Rasa benci keduanya pun semakin besar saat akhirnya Bum Sang bekerja sebagai kurator di Museum negara dengan kedudukan yang lebih tinggi dari Cho Hwi dan lebih dipercaya oleh petinggi Museum. Cho Hwi yang tahu benar sifat asli Bum Sang selalu mengawasi gerak-gerik Bum Sang, agar dia tidak berbuat curang selama bekerja di Museum. Bum Sang yang kesal melihat tingkah Cho Hwi yang kadang menjebak dan mempermalukannya di depan banyak orang (padahal Bum Sang sangat menjaga prestisenya, bahkan cenderung munafik di hadapan banyak orang dan pandai memutar balikan fakta), menyebarkan gossip tentang Cho Hwi yang membenci dirinya karena sempat di tolak Bum Sang saat di Jepang (Ah,, aku lupa,, Bum Sang juga raja Narsis sedunia,, dia berpikir semua orang pasti suka padanya,, emang ia sih,, tapi kecuali Cho Hwi yang tau sifat asli Bum Sang). Cho Hwi pun tak terima atas gossip yag disebarkan Bum Sang, mulai merusak imej lelaki itu dihadapan para wanita yang memujanya. Semakin hari rasa benci keduanya pun semakin bertambah.
Ternyata alasan Cho Hwi bekerja di Museum adalah untuk menemukan kembali barang-barang bersejarah yang pernah di curi oleh Heo Tae Soo seorang pencuri legendaris yang dikenal oleh seluruh pegawai museum, namun tidak banyak yang tahu, bahwa Heo Tae Soo adalah ayah Cho Hwi. Demi mencari salah satu barang yang pernah dicuri ayahnya, Cho Hwi terpaksa meminta bantuan Bum Sang. Lelaki itupun menyetujui membantunya karena Cho Hwi memegang suatu rahasia yang dapat menghancurkan reputasinya. Proses pencarian barang itu akhirnya membuat mereka lebih mengenal satu sama lain. Bum Sang bisa melihat sisi lain Cho Hwi yang begitu serius mencari barang bersejarah dan Cho Hwi pun mulai mengakui kecerdasan Bum Sang sebagai kurator seni. Hingga akhirnya Bum Sang mengetahui alasan Cho Hwi yang sebenarnya bekerja sepenuh hati selama ini, ya,, karena ingin menemukan ayahnya sang pencuri legendaris itu.
Kim Bum Sang menaruh simpati pada Cho Hwi, dan berusaha menarik perhatian wanita itu. Namun Cho Hwi selama ini tak pernah menganggap Bum Sang sebagai lelaki, dan hatinya sudah milik orang lain, yaitu Inspektur Kang Shi Wan. Seorang Polisi Korea yang selalu bekerja sama dengannya dalam menangkap para pencuri barang-barang seni bersejarah. Tapi karena sebuah rekaman di TV, antara Cho Hwi dan Bum Sang yang terlihat seperti sedang berkencan, Bum Sang malah mengumumkan bahwa Cho Hwi dan Bum Sang adalah sepasang kekasih,,, padahal beberapa hari sebelumnya Cho Hwi sempat menyatakan perasaannya pada Inspektur Kang. Meski saat itu Inspertur Kang menolak Cho Hwi, namun saat mendengar pengakuan Bum Sang ia terlihat kecewa.
Cho Hwi pun akhirnya malah terjebak dalam permainan Bum Sang yang mengusulkan untuk pura-pura pacaran, kemudian putus setelah beberapa bulan, apalagi setelah insiden Cho Hwi menyelamatkan Inspektur Kang. Cho Hwi yang tidak ingin membebani Inspektur Kang yang telah menolaknya akhirnya malah memanfaatkan Bum Sang sebagai kekasih pura-puranya.
Suatu hari, ada seseorang yang mengembalikan suatu buku bersejarah ke museum Negara, kebetulan benda itu adalah benda yang pernah dicuri Ayah Cho Hwi. Kemunculan orang yang dijuluki Hong Gil Dong oleh masyarakat itu malah memojokan karir Bum Sang sebagai Dosen dan Pembawa acara di TV, karena ternyata barang yang dikembalikan Hong Gil Dong adalah benda ilegal milik Direktur Jang yang sedang diselidiki Bum Sang. Tak hanya itu Bum Sang malah dicurigai sebagai Hong Gil Dong oleh Inspektur Kang. Hong Gil Dong, semakin sering mengembalikan barang bersejarah yang pernah dicuri Heo Tae Soo ke Museum, hal tersebut membuat Cho Hwi berpikir bahwa Hong Gil Dong adalah ayahnya dan mengakui hal tersebut untuk membebaskan Bum Sang dari kecurigaan Inspektur Kang.
Inspektur Kang pun mulai fokus mencari jejak Heo Tae Soo yang diindikasi masih hidup, hingga akhirnya ditemukan sesosok mayat yang ternyata mayat Heo Tae Soo yang telah terkubur 7 tahun lalu di tempat ditemukannya salah satu barang curian yang pernah dicurinya. Ternyata, Ayah Cho Hwi telah meninggal,,, jadi siapakah sebenarnya Hong Gil Dong??
Saat Cho Hwi berkabung atas kematian ayahnya, Cho Hwi pun mulai bimbang dengan perasaannya sendiri terhadap Inspektur Kang yang akhirnya malah menyatakan perasaanya pada Cho Hwi. Sementara dia mulai merasa gila karena selalu teringat pada perhatian Bum Sang selama ini terhadapnya.
Review
Meski ini drama lama,,, Aku suka banget sama drama ini,, Sampe-sampe aku ga bosen Rerun drama ini berkali-kali. Pertama nonton aku terbius abis sama pesona tengil Kim Bum Sang. Lee Dong Gun keren banget memerankan karakter Kim Bum Sang Seonsang-nim. Aku juga seneng sama perkembangan karakter Kim Bum Sang dan Cho Hwi di drama ini. Bum Sang yang tadinya playboy kelas kakap,,, sampe dalam sekali jalan bisa nelpon 3 cewek berbeda, akhirnya malah ga bawa cewek manapun ke acara reuniannya saat Cho Hwi menolak ajakannya karena harus mencari ayahnya bersama Inspektur Kang. Cho Hwi pun yang tadinya Inovert dan tidak disukai rekan-rekan kerjanya karena terlalu tertutup dan tidak ramah mulai membuka dirinya hingga rekan-rekan kerjanya mulai bersimpati dan menyukainya. Penilaiannya pada Bum Sang pun mulai berubah, sejak dia mengenal Bum Sang lebih banyak dan mengetahui alasan mengapa Bum Sang menjadi sangat Narsis dan gila prestise.
Menurutku Chemistry Lee Dong Gun dan KIm Sun Ah kuat banget, terutama bila sedang menghabiskan waktu berdua, entah itu saat mereka bersitegang, bertengkar, saling mengejek, bekerja sama mengejar penjahat, ataupun saat makan bersama. Kalo pas lagi scene romantis-romantisannya mah,, jangan ditanya deh,,, Lee Dong Gun gitu,,, tatapan mata dan senyumannya bisa melelehkan hati wanita,,, tak terkecuali Cho Hwi tentunya,, hehehe,,,
Aku berniat bikin sinopsis When It's At Night ini,,, tapi nunggu mood dulu,, soalnya sinopsis Buzzer Beat pun ga beres-beres,, heu,, yang susah dalam membuat sinopsis itu,, ternyata menunggu Mood untuk mulai menulisnya yah,,,
Ada yang penasaran dengan drama ini?