Review Nine Times Travel Time by Novi



[K-Review] Nine – 30 minute can change the future

 Judul : Nine / Nine: 9 Times Time Travel / Nine: Nine Time Travels

Genre : Time travel, romance, thriller, mystery, melodrama

Episodes : 20

Tayang : TvN

Tanggal Tayang : 11 Maret-14 Mei 2013

Waktu Tayang : Senin-Selasa jam 23:00 KST

Sutradara : Kim Byung Soo

Penulis Skenario : Song Jae Jung, Kim Yoon Joo



Cast:

Lee Jin Wook sbg Park Sun Woo

Jo Yoon Hee sbg Joo Min Young

Jeon Noh Min sbg Park Jung Woo

Lee Seung Joon sbg Han Young Hoon

Jung Do Hwan sbg Choi Jin Chul

Park Hyun Shik sbg Park Sung Woo (remaja)

Jo Min Ah sbg Yoon Shi Ah/Joo Min Young (kecil)

Seo Woo Jin sbg Park Jung Woo (muda)

Lee Yi Kyung sbg Han Young Hoon (remaja)

Sinopsis :
Drama Nine dimulai dengan kisah Park Sung Woo seorang anchorman CBM yang pergi ke Nepal demi mengambil abu kakaknya Park Jung Woo dan juga melamar gadis yang dicintainya Joo Min Young. Sebenarnya setahun yang lalu, dia pernah melamar Joo Min Young tetapi ditolak. Bukan karena Min Young tidak mencintai Sung Woo tetapi karena permintaan Sung Woo yang kelewatan. Mana ada perempuan yang mau menikah hanya untuk 3 atau 6 bulan tetapi tidak di daftarkan di catatan sipil karena itulah Min Young menolaknya. Tetapi setahun kemudian yaitu sekarang. Sung Woo kembali mencoba melamar Min Young karena umunya yang tidak lama lagi. Dia menderita kanker. Dan satu hal yang dikhawatirkan Sung Woo yaitu dia takut tidak sempat balas dendam kepada Choi Jin Chul yang dia anggap telah membunuh ayah dan menghancurkan keluarganya.


Ditengah kemelut hati  Sung Woo itu, dia mengetahui kenyataan bahwa ternyata kakak nya meninggal karena berusaha mengambil sebuah dupa. Sung Woo yang penasaran dengan dupa itu pun mencoba menyalakannya dan tanpa di sadarinya, ia telah berada di padang salju dan saat dupa nya mati dia telah kembali dan mendapati salju ditubuhnya. Dia menganggap semua itu cuma mimpi.

Dan untuk kedua kalinya, Sung Woo kembali menyalakan dupa itu ketika dia berada dikamar. Hal aneh kembali terjadi. Dia tiba-tiba berada dikamar nya 20 tahun lalu. Dan ketika dupa itu mati dia kembali ke masa sekarang. Sung Woo mengganggap hal itu mimpi, tetapi ketika dia melihat luka di belakang lehernya yang dia peroleh ketika ke masa lalu dan ketika dia melihat sebuah pager yang seharusnya berada dimasa lalu, dia merasa aneh. Sung Woo pun menyelidiki perihal dupa itu dan mengetahui bahwa dupa itu dapat membawa seseorang kembali ke masa 20 tahun yang lalu dan dupa itu berjumlah 9 buah. Dia pun mulai mencari dan mengumpulkan dupa-dupa itu.

Dupa itu memiliki panjang 30 cm dan dapat membawa seseorang kembali ke masa lalu selama 30 menit. Dan dengan dupa-dupa yang dikumpulkannya, Sung Woo kembali ke masalalu. Dia pun mulai memperbaiki kesalahan-kesalahannya dimasa laud an menolong orang-orang yang terkasihinya. Namun, Sung Woo sepertinya tidak memperkirakan bahwa apa yang dilakukannya di masa lalu akan mengubah kehidupannya dan orang-orang di sekelilingnya. Contohnya, ketika dia menolong sang kakak –Jung Woo- untuk bersatu dengan kekasihnya di masa lalu, maka di masa sekarang dia harus kehilangan Min Young. Karena tanpa diketahuinya bahwa sang kekasih kakaknya itu adalah ibu dari Min Young, maka dia dengan Min Young pun menjadi paman dan keponakan. Begitu juga, ketika dia berusaha menolong ayahnya di masa lalu, dia harus menerima kenyataan bahwa kakaknya juga terlibat dalam pembunuhan ayahnya. Kini, haruskah Sung Woo, menghentikan aksinya kembali ke masa lalu dan menerima masa depannya yang telah berubah sekarang beserta penyakitnya? Atau haruskah Sung Woo mengembalikan semua ketempatnya?

Review :
Annyonghaseyo, chingudeul… 

Hari ini saya hadir untuk me-review sebuah drama yang baru saja selesai tayang di Korea Selatan sana yaitu Nine Times Time Travel (9TTT) atau yang lebih sering disebut dengan “Nine.” Kalian tahu, apa yang pertama kali terbesit di pikiran saya ketika membaca judul drama ini? Ya, Time Travel. Sebuah tema yang sering digunakan pada tahun 2012 dan kembali digunakan oleh drama ini di tahun 2013. Sempat saya merasa heran kenapa sutradara dan penulis drama Nine berani mengambil tema yang ‘pasaran’ dan tidak lagi ‘fresh’ tahun ini? Apa mereka tidak takut dengan rating yang akan jatuh? Apa mereka terlalu percaya diri bahwa drama ini akan meng-hits?

Dan setelah saya membaca synopsis drama Nine di blog Mbak Irfa, saya dapat mengambil kesimpulan. Drama Nine yang tampak biasa dan sederhana tetapi dirangkai sang penulis dengan penuh kejutan. Aku tidak menyangka bahwa cerita Nine akan seperti ini. Walaupun, rating drama ini tidak tinggi namun bagi saya sendiri drama Nine adalah sebuah drama yang ‘cerdas.’

Drama ini, memuat kisah dengan segala kelogisannya. Logis disini bukan berarti drama ini benar-benar terjadi. Maksud saya, drama ini membuat kisah Logis karena disini di ceritakan bahwa Sung Woo dapat pergi ke masa lalu (dalam jangka waktu 20 tahun) dengan sebuah dupa dan itu hanya sebentar (30 menit). Kenapa saya bilang bahwa hal itu logis? Ya… karena selama ini, drama Time Travel yang saya tonton atau saya baca sinop-nya, tidak dijelaskan secara jelas kenapa mereka dapat berpindah waktu. Contohnya saja Queen In Hyun’s Man yang berpindah waktu dengan sanggggggaaaaaatttt jauh hingga ratusan tahun hanya karena sebuah jimat dan dapat kembali sesukanya (tidak ada batasan waktu) begitu juga dengan Rooftop Prince yang berpindah dengan sangat jauh juga hanya karena mengungkap misteri kematian sang ratu. Tetapi dua contoh yang saya sebutkan itu QIM dan RP adalah sebuah drama menarik dan disukai orang-orang (termasuk saya). Ada kalanya, ketika kita menonton sebuah drama kita harus sedikit melupakan apa yang namanya “Logika.”

 Namun, Nine berbeda. Sang penulis sepertinya tidak ingin kita menelan mentah-mentah drama ini tanpa sebuah penjelasan yang masuk akal. Dia ingin kita melihat drama ini, seolah drama ini benar-benar terjadi (menurutku ). Dan batas waktu yang diberikan dupa itu yang hanya 30 menit. Jujur saja, ketika diberi waktu 30 menit saya sering merasa waktu itu sangat sebentar dan dapat habis begitu saja tanpa di sadari. Namun, Nine mengajarkan bahwa 30 menit yang kita lakukan sekarang dapat berarti banyak untuk masa depan kita.

Nine sendiri bukanlah sebuah drama yang dapat dikatakan romance karena Nine lebih sering menceritakan masa lalu dan pembalasan dendam. Namun, jangan khawatir karena sang sutradara serta penulis Nine telah menambahkan sedikit bumbu romance yang kuat dalam drama ini. walau hanya sedikit kisah romance yang diperlihatkan, namun dapat membuat kita penonton berdebar-debar menanti momen-momen kecil Sung Woo dan Min Young. Kita akan di bawa doki-doki (bahasa kerennya XD) walau hanya melihat Sung Woo dan Min Young pegangan tangan ataupun berpelukkan.

Saya tidak bisa mengatakan bahwa ide cerita drama Nine yang menarik yang membuat drama ini disukai dan membekas di hati para penontonnya. Karena menurut saya, drama Nine yang menarik ini tidak akan berarti banyak jika pemeran dan acting pemainnya tidak memukau. Akting Lee Jin Wook sebagai Sung Woo membuat drama ini mendekati sempurna. Kenapa saya mengatakan ‘mendekati sempurna’? Simple, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Drama Nine memiliki beberapa kekurangan yang tidak terlalu tampak. Terkadang, saya merasa beberapa episode Nine bergerak lambat. Tetapi tetap saja saya menyukai drama Nine. Karena kekurangan-kekurangan drama Nine tertutupi oleh jalan cerita dan acting pemainnya yang memukau. Apalagi chemistry antara Lee Jin Wook dan Jo Yoon Hee di tambah dengan persahabatan Sung Woo dengan Han Young Hoon membuat kita tersenyum.

Dan saya pribadi merasa drama Nine adalah sebuah drama kompleks nan sederhana

Nine sendiri sepertinya berusaha menjelaskan bahwa kembali ke masa lalu, mengubah masa lalu atau memperbaiki masa lalu akan mempengaruhi kehidupan kita sekarang dan malah tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Tuhan selalu mempunyai rencana indah dibalik kesalahan-kesalahan yang kita lakukan di masa lalu. Jika kita merasa menyesal dengan masa lalu kita, jangan pernah berusaha untuk kembali dan mengubahnya tetapi yang harus kita lakukan adalah mengubah kesalahan kita sekarang-di masa kini. Waktu itu berharga walau hanya sedetik.

Nine, mengajarkanku bahwa hidup harus bergerak maju

written by Novi/ Facebook/ Twitter

Jangan Lupa, Vote Nine di Seoul International Drama Award 2013


0 Komentar untuk "Review Nine Times Travel Time by Novi"

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top