Sabtu, 27 Oktober 2012

[Mini Recap] The Great Seer Episode 1-2



Huah,,, akhirnya aku memutuskan menonton juga drama ini,, penasaran sama akting Ji Jin Hee, Ji Sung, Song Chang Ui dan Kim So Yeon.

Di episode 1-2 Ji Sung, Song Chang Ui dan Kim So Yeon sama sekali belum muncul di cerita. Baru Ji Jin Hee saja yang muncul, itu pun baru sedikit, hanya menjelang akhir episode 1 dan awal episode 2. Tapi aktingnya sudh mencuri hatiku. Karakternya sama sekali berbeda dengan karakter nya di dua drama saeguknya sebelumnya. Tetapi Wajah Ji Sung sudah muncul di Prolog episode 1.

Episode 1, masih pengenalan tentang pencarian Ja Mi Won, tempat yang dipercaya akan menjadi tempat terbaik memajukan kerjaan Guryeo yang saat itu berada dalam tekanan Dinasti Yuan. Kisahnya bermula sejak jaman pemerintahan Raja Chung Seon, dimana pendeta wanita Istana mendapat Wahyu bahwa di Kerajaan Guryeo telah muncul Ja Mi Won, sebuah tempat yang akan membuat penguasa daerah tersebut Berjaya dalam masa pemerintahannya. Pendeta wanita memutuskan untuk mengutus seorang The Great Seer untuk mencari tempat tersebut, yang diutus adalah Dong Ryoon, seorang The Great Seer dari kasta rakyat bias yang memiliki kemampuan yang cukup tajam.

Dong Ryoon pergi mencari Ja Mi Won dan akhirnya menemukannya setelah menempuh perjalanan berliku, namun dia bermimpi bertemu seorang biksu kecil yang berkata bahwa Dong Yoon terlalu cepat menemukannya, saat terbangun Dong Yoon pun menemukan tempat tersebut, namun disana terdapat sebuah catatan bahwa tempat itu dipersiapkan untuk Raja yang akan hadir 50 tahun yang akan datang.

Setelah kembali ke istana, Dong Yoon memilih bungkam, karena teringat catatan yang ada di Ja Mi Won, dia disiksa, hingga sebelah matanya dibuat buta, namun dia tetap bungkam.

Sepuluh tahun kemudian, masa pemerintahan Raja Gong Min dan Ratu No Guk (Kyaaa,,,, King dan Queen Couple favoriteku di drama Faith). Guryeo berada dalam kekuasaan Dinasti Yuan di Yuan. Bangsawan Yuan yang ada di Guryeo sering bertindak semaunya di kerajaan dan ini membuat Raja Gong Mi n kesal, namun dia tak bisa berbuat apa-apa. Raja Gong Min menginginkan kekuatan untuk terlepas dari dinasti Yuan, maka dia meminta Young Ji, yang merupakan salah satu Putri Goryeo yang memiliki kemampuan Seer untuk mencari Ja Mi Won untuknya, agar Guryeo bisa lepas dari Yuan.

Young Ji diberitahu pendeta wanita, bahwa Young Ji bisa menemukan Ja Mi Won, asalkan dia bisa membujuk Dong Ryoon yang telah dipenjara selama 10 tahun memberitahu keberadaan Ja Mi Won.

Young Ji dan Dong Ryoon punya hubungan baik dimasa lalu, maka Dong Ryoon pun setuju membantu Young Ji juga demi menyelamatkan nyawanya. Namun ternyata itu hanya siasat Dong Yoon agar bisa melarikan diri.

Dalam perjalanan mencari Ja Mi Won, Dong Yoon berhasil melarikan diri, namun Young Ji mengejarnya, dia bisa menebak tujuan Dong Yoon yang akan melarikan diri dengan perahu. Young Ji mengejar Dong Yoon dengan kudanya, namun kudanya terjatuh di Air dan Young Ji tenggelam. Dong Yoon akhirnya menyelamatkan Young Ji dan akhirnya pergi bersama-sama melarikan diri dengan Young Ji dari kejaran tentara Guryeo.

Di perjalanan, mereka banyak berbagi kisah. Dong Yoon menceritakan bahwa dia tidak bisa memberikan Ja Mi Won pada Raja Gong Min, karena memang belum waktunya, mereka harus menunggu 40 tahun kemunculan Penguasa yang berhak atas Ja Mi Won. Dong Yoon dan Young Ji berkelana untuk kembali ke kampung halaman Dong Yoon, karena Dong Yoon ingin menemui adiknya, namun apa yang yang mereka dapatkan? Desa yang porak poranda bagai ditinggalkan oleh para penduduknya, yang tersisa hanyalah seorang gadis kecil yang berkata para penduduk desa di ambil oleh Monster yang ada di gunung sebrang desa. 

Demi menemukan Adiknya, Dong Yoon dan Young Ji pergi ke hutang yang ada di gunung tersebut, namun sialnya mereka malah tertangkap oleh sebuah suku primitive penghuni hutan. Mereka dicurigai sebagai mata-mata musuh suku tersebut, maka diputuskanlah mereka akan dibunuh. Young Ji berontak dan berkata dia bisa menunjukkan lokasi tempat musuh mereka berada, awalnya petinggi suku tak percaya, namun Kepala Suku tersebut terbangun,, Ommo ya,,, dia adalah Ji Jin Hee.

Kepala suku yang menyebut dirinya jenderal bertanya bagaimana mereka bisa menemukan lokasi musuh mereka? Dong Ryoon berkata, mereka memiliki kemampuan Seer, menerawang sesuatu yang tak bisa dilihat oleh orang awam dengan kasat mata. Jenderal memberikan mereka satu kesempatan untuk menemukan markas musuh mereka.

Viola, tempat yang ditunjukkan Dong Ryoon tepat sasaran. Jenderal berkata dialah yang akan masuk duluan ke markas mereka, bawahannya mencegah, tapi Jenderal bersikeras,,, apa yang dilakukan jenderal nekat tersebut? Huah,,, dia langsung membunuh Ketua dari Musuh mereka tersebut dengan satu tombak dan dengan mudah menundukan musuh mereka. Namun ada seorang anggota musuh yang berniat membunuh Jenderal, dengan pisau yang dimilikinya Dong Ryoon membunuh orang tersebut.

Jenderal pun merasa berhutang budi dan membalasnya dengan melepaskan para penduduk desa yang disanderanya agar Dong Ryoon bisa bertemu adiknya. Namun nihil sang adik tidak ada diantara para penduduk desa. Malam itu Young Ji dan Dong Ryoon bermalam di markas Suku sang Jenderal.

Esok harinya, Young Ji dan Dong Ryoon berniat pergi mencari Dong Jin, mereka sedang pamit pada jenderal. kemudian berbunyi alarm peringatan bahwa ada yang datang ke markas suku mereka. Ternyata yang datang adalah Lee In Im, Jenderal dari kerajaan Guryeo.

Jendral In Im meminta kepala suku untuk menyerahkan Dong Ryoon, karena dia adalah narapidana yang melarikan diri. Kepala Suku memastikan pada Dong Ryoon apakah itu benar? Dong Ryoon membenarkan. Kepala suku bertanya apakah Dong Ryoon mau ikut dengan mereka? Dong Ryoon menolak. Maka kepala suku pun berkata pada Jenderal Lee, bahwa dia tidak akan menyerahkan Dong Ryoon. Lalu Lee In Im pun meminta Putri Young Ji ikut bersama mereka. Kepala suku kaget mendengar Young Ji adalah seorang putri, namun dia tahu bahwa Young Ji pun tidak ingin ikuti dengan mereka.

Kepala suku malah memberikan kuda pada Dong Yoon dan Young Ji untuk pergi. Dong Ryoon berterimakasih dan bertanya siapa nama Kepala Suku. Kepala Suku berkata namanya adalah Lee Sung Gye (Kelak akan menjadi Pendiri dinasti Jo Seon). Dong Ryoon mengulang namnaya dan berterima kasih pada Lee Sung Gye. Dong Ryoon dan Young Ji pun pergi, sementara Suku yang dikepalai Lee Sung Gye menghalangi Lee In Im dan prajurit Guryeo untuk mengejar mereka.

Young Ji dan Dong Ryoon bermalam di suatu tempat, Young Ji memohon Dong Ryoon memberikan peta Ja Mi Won padanya, Dong Ryoon bilang dia tak bisa melakukan itu karena waktunya belum tepat. Young Ji berkata, sebenarnya dia ikut kabur bersama Dong Ryoon bukan semata-mata karena Ja Mi Won, tapi karena perasaannya selama ini pada Dong Ryoon. Selama 10 tahun ini, Young Ji tak pernah berhenti merindukan Dong Ryoon. Melihat ketulusan Young Ji, Dong Ryoon pun terharu, dia meminta maaf karena semala ini tak membalas perasaan Young Ji. Mereka kemudian mencurahkan perasaan mereka masing-masing dibawah pohon Sakura yang berguguran.

Pagi harinya Jenderal Lee In Im, sudah mengepung tempat yang dipakai Young Ji dan Dong Ryoon menghabiskan malam bersama. Young Ji keluar sendirian dari tempat itu dan berkata dia telah mendapatkan peta Ja Mi Won dari Dong Ryoon, namun Dong Ryoon telah pergi. Lee In Im menyuruh prajurit menggeledah tempat itu, dan Dong Ryoon memang sudah tidak ada. Lee In Im pun mengantar Young Ji kembali ke istana.

Di perjalanan, Lee In Im memerintahakan prajurit kembali ke tempat tadi dan memerintahkan untuk memastikan kematian Dong Ryoon, apapun yang terjadi. Young Ji sebenarnya cemas, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Prajurit berhasil menemukan Dong Ryoon dan membuat dia terluka, namun untuknya tubuh Doong Yoon terluka dan ditemukan oleh seorang tabib dan seorang biksu.

Sementara itu, Jenderal Lee In Im, mencoba mengambil peta Ja Mi Won dari Young Ji secara diam-diam, saat Young Ji tertidur. Namun sebenarnya Young Ji tahu kelakuan Jenderal Lee tersebut, sehingga saat Raja menemui mereka dan menanyakan keberadaan peta Ja Mi Won, dengan penuh percaya diri Young Ji berkata bahwa peta itu ada pada Jenderal Lee In Im, karena itu adalah barang yang berharga, maka Young Ji menitipkan barang tersebut pada sang jenderal. Mau tak mau akhirnya Lee In Im pun memberikan peta Ja Mi Won tersebut, padahal awalnya dia ingin memberikannya pada seorang Bangsawan Yuan yang berpengaruh di kerajaan Guryeo.

Setelah memiliki peta Ja Mi Won, Raja Gong Min menjadi lebih percaya diri untuk melepaskan diri dari Yuan dan memindahkan kegiatan kerajaan ke tempat yang ada pada peta tersebut. Raja Gong Min mulai mengubah caranya berpakaian sesuai budaya Guryeo dan tidak mengikuti lagi cara bangsa Yuan berpakaian. Tidak hanya Sang Raja dan para anggota kerajaan yang merubah pakaiannya, para Pejabat dan Rakyat pun mulai mengubah cara mereka berpakaian.

Shaman Agung kerajaan Guryeo sejak 10 tahun lalu mendapatkan petunjuk tentang Ja Mi Won lagi. Dia diperlihatkan bahwa Ja Mi Won yang dimiliki Guryeo adalah Ja Mi Won palsu karena peta yang diberikan pada sang raja adalah peta palsu. Belum sempat Shaman Agung memberitahukan Raja, dia terlanjur dicelakai oleh salah satu bawahannya. Dia adalah Soo Ryun Gae, salah satu Shaman yang memiliki Affair dengan jenderal Lee In Im dan memprovokasi sang jenderal untuk menggalkan rencana Raja Gong Min membesarkan Guryeo tanpa bantuan Yuan. Ryun Gae lah yang mempertemukan Lee In Im untuk dengan bansawan Yuan yang menjadikan kedudukan tinggi pada Lee In Im sehingga dia tidak terus menjadi budak raja.

Pengawal shaman melihat hal itu, dia mencoba membunuh Ryun Gae, tapi sang pengawal ditusuk orang lain yang ternyata Lee In Im. Ryun Gae senang dan memperkenalkan Lee In Im pada dua orang yang sekarat itu, bahwa Lee In Im adalah Ayah dari Anak yang dikandungnya. Hal ini membuat In Im kaget.

Kebenaran bahwa Ja Mi Won adalah palsu hanya diketahui Ryun Gae, bangsawan China dan Lee In Im. baik Ryun Gae maupun Lee In Im sama sekali tak berniat memberitahukan hal ini pada raja. Namun Lee In Im menggunakan hal ini untuk menekan Young Ji.

Demi menyelamatkan nyawanya, Young Ji akhirnya membuat kesepakatan dengan Le In Im, dia bersedia menikah dengan Lee In Im sehingga Lee In Im menjadi salah satu anggota kerajaan namun dia meminta Lee In Im menyelamatkan 3 Nyawa. Dirinya, Dong Ryoon dan anak yang ada di dalam kandungannya.

Lee In Im akhirnya setuju menikah dengan Young Ji demi mendapatkan gelar anggota kerajaan, namun dia tak sudi menyelamatkan nyawa anak yang bukan anaknya. Ryung Gae menyarankan untuk membunuh anak itu ketika lahir dan membiarkan Young Ji mengurus anak Lee In Im bersama Ryung Gae. Sepertinya Lee In Im berpendapat lain, dia memilih untuk membunuh anak itu saat masih di dalam kandungan dengan memberikan minuman yang sudah dicampur obat penggugur kandungan pada Young Ji di hari pernikahan mereka. Untungnya Ryung Gae datang untuk menyelamatkannya, sehingga Young Ji merasa berterimakasih pada Ryung Gae, meski dia kaget saat tahu Ryung Gae yang seorang Shaman sedang mengandung anak dari calon suaminya Jenderal Lee In Im.

Sebelum pernikahannya, Young Ji bertemu Dong Ryoon yang mencarinya. Dong Ryoon tak rela melihat Young Ji menikah dengan Lee In Im, namun Young Ji menjelaskan dia punya alasan melakukan pernikahan tersebut. Karena kedatangan Lee In Im, pembicaraan mereka terputus, Dong Ryoon harus melarikan diri dari kejaran Lee In Im.

Pernikahan pun berlangsung lancar meski sempat ada gangguan kedatangan pria bertopeng yang diduga adalah Dong Ryoon. Tapi saat dikejar, pria itu bukan Dong Yoon melainkan tabib yang membantu Dong Ryoon.

Di malam pernikahan, Lee In Im meminta haknya sebagai suami, Young Ji menolak dan berkata dia tidak akan menunaikan kewajibannya sebagai istri dengan memberikan hati dan tubuhnya pada Lee In Im, sebelum dia memastikan Nyawa anak dan Ayah dari anaknya selamat. Sebelum anaknya lahir Young Ji tak ingin In Im menyentuhnya. Lee In Im pun pergi meninggalkan Young Ji sendirian di kamar di malam pernikahannya.

Dong Ryoon datang menemui Young Ji, dan akhirnya tahu alasan Young Ji menikah dengan Lee In Im adalah untuk menyelamatkan nyawa anak nya. Young Ji berkata, sekarang ini dia hanya memikirkan anak yang ada di dalam kandungannya. Dia memang  mencintai Dong Ryoon, tetapi jika dia tidak menikah dengan Lee In Im dia tidak bisa menyelamatkan nyawa anak mereka juga Dong Ryoon. Young Ji menyuruh Dong Ryoon pergi demi anaknya dan juga dirinya. Young Ji berharap Dong Ryoon selamat dan bisa melihat anaknya tumbuh.

Ryung Gae berkata pada Lee In Im bahwa Dong Yoon pasti akan datang saat anakanya lahir, maka Lee In Im harus menunggu sampai hari itu untuk membunuh Dong Ryoon dan anaknya.

7 bulan kemudian, Young Ji dan Ryung Gae sama-sama melahirkan. Keduanya sama-sama melahirkan anak laki-laki. Saat mendengar Young Ji melahirkan Lee In Im segera pulang ke kediaman Young Ji dia yakin Dong Ryoon pasti datang. Namun Young Ji telah siap siaga, dia tahu suaminya tidak akan membiarkan anaknya hidup, maka dia menyuruh pelayannya untuk membawa bayi itu dan memberikannya pada Dong Ryoon.

Saat Lee In Im datang, Young Ji yang baru saja melahirkan sedang berpura-pura menyulam dan bertingkah seolah dia belum melahirkan. 

Komentar:
Ini pertama kalinya aku nonton drama Saeguk yang masih Airing di Koreanya dan itu bikin stress,, Arghh penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya, aku udah DL sampe episode 6,, semoga mood ku bikin mini-recap nya tetep baik ya,,, tergantung perkembangan ceritanya juga kali ya,,,

12 komentar:

  1. manaaaa episode selanjutnya??? hikz hikz PENASARAN. :( Buat lagi donk, PLEASEEEEEEE.........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditunggu saja, kalo sudah selese merekapnya pasti aku posting kok,,

      Hapus
  2. iyaaa Cha,,, ceritanya bagus nih,,, jadi teringat trilogi Jumong, King of the winds dan Princess Ja Myung Go. Entah kenapa suka aja sama drama Saeguk yang berlatar Guryeo apalagi pemainnya pada mantep gini...

    BalasHapus
  3. punya link subtitle indonya ga???

    BalasHapus
  4. alamat downloadnya dmn ya?

    BalasHapus
  5. duuuuhhhh,,,,,penasaran bgt nich,,,,

    BalasHapus
  6. ditunggu kelanjutannya...:) gomawo sinopsisnya

    BalasHapus
  7. irfaaaaa
    aku minta sembakonya yess

    BalasHapus
  8. Dan the faith : very manteps :D

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^