[Review] Man From The Stars Episode 11


Min Joon menunjukan kemampuan teleportnya di depan Jae Kyung dan kembali berani  menampakan diri di depan Jae Kyung, saat Jae Kyung kembali menembak, Min Joon menghilang lagi. Jae Kyung stres sendiri dan akhirnya berteriak-teriak menyuruh Min Joon menampakan dirinya karena telah berani memerintahnya. 

Akhirnya Min Joon berakhir dengan memukul bagian belakang kepala Jae Kyung hingga pingsan.


Apa yang terjadi pada Song Yi? Sekre Jae Kyung bersiap mengeluarkan senjata untuk mencelakai Song Yi. Kemudian Song Yi berbicara di telepon dengan Yoon Jae, dia berbicara dengan tenang dan keluar dari Apartemen Min Joon, tapi setelah tiba di luar Song Yi menjadi gemetar.

Ternyata Song Yi melihat orang yang bersembunyi di perpus Min Joon, dia meminta Yoon Jae untuk menghubungi sekuriti dan mengatakan ada orang di rumah Min Joon. Yoon Jae malah curiga untuk apa Song Yi pergi ke sana. Song Yi tidak ingin menjawab, dan akhirnya Yoon Jae pun memanggil sekuriti.

Saat bel pintu berbunyi, Yoon Jae bertanya siapa yang datang? Orang itu berkata dia adalah sekuriti, tapi Song Yi mendengar suara orang itu, mirip sekali dengan dokter yang membawanya pergi dari RS dulu. Song Yi melarang Yoon Jae membuka pintu dan saat di hubungi ke kantor sekuriti, ternyata sekuriti nya memang tidak pergi.

Song Yi merasa aneh mengapa hal seperti ini terus terjadi?  Lalu Song Yi teringat pada Min Joon, dia menelpon Min Joon yang ternyata tekena tembakan obat biusnya Jae Kyung. Song Yi mengatakan bahwa sepertinya ada orang di rumah Min Joon, belum sempat Song Yi bercerita lebih lanjut, Min Joon keburu panic duluan dan langsung menggunakan kemampuan teleportnya untuk tiba di apartemen.

Min Joon datang ke Apartemen Song Yi, namun tak lama Song Yi membuka pintu dan merasa heran mengapa Min Joon ada disana, padahal dia baru menelponnya, Min Joon malah pingsan tak sadarkan diri.

Song Yi dan Yoon Jae membawa Min Joon ke kamar Song Yi. Song Yi meminta Yoon Jae membawakan thermometer. Ini membuat Yoon Jae semakin heran, apa hubungan Song Yi dengan Min Joon, Song Yi tahu password apartemen Min Joon, bahkan meminjamkan kasur padanya? Song Yi bilang dia juga pernah meminjam kasur Min Joon, Yoon Jae makin kaget, apakah mereka pacaran? Song Yi mengelak dan mencerca Min Joon, Akhh,, Yoon Jae mengerti, Cinta bertepuk sebelah tangan sepertinya.

Song Yi memeriksa suhu tubuh Min Joon, 28 derajat Celsius? Apakah itu masuk akal? Badan Min Joon sangat dingin, apakah dia sedang sakit parah. Song Yi merasa heran mengapa Min Joon sering sakit?

Ibu Se Mi sedih karena putranya yang terluka. Se Mi datang dan berkata ayahnya akan segera datang (Lha ku kira Ayah Se Mi dah meninggal, ternyata belum toh). Siapa yang tega melakukan itu pada putranya?

Polisi menyelidiki masalah pemukulan yang terjadi pada Jaksa Yoo, buktinya hanya sebuah pena edisi terbatas yang ada di TKP. Ternyata pena itu adalah pena pesanan khusus yang hanya di buat 3 buah saja di Korea. Polisi merasa ada harapan, dia meminta anak buahnya untuk menyelidiki siapa pemilik pena itu.

Hwi Kyung merasa curiga terhadap kakaknya, saat makan bersama orang tuanya dia bertanya tentang mantan kakak iparnya yang katanya belajar di Inggris, apakah mereka pernah berbicara dengan nya? Ayah tampak tak senang membicarakannya. Jae Kyung datang dengan pipi yang terluka, dia berkata dia terluka saat olah raga dan bertanya siapa yang mereka bicarakan.

Hwi Kyung bertanya, apakah Jae Kyung pernah bebicara dengan mantan istrinya? Kenapa dia harus berbicara lagi dengan orang yang sudah putus dengannya? Hwi Kyung tidak puas dan bertanya apakah panggilan waktu itu.. Ayah menyela, dia tidak suka jika Hwi Kyung membicarakan seseorang yang sudah bukan bagian keluarga mereka.

Di pagi hari, Song Yi membuatkan sarapan untuk Min Joon, sebuah telur dadar gulung gosong, Yoon Jae saja kaget melihat kelakuan kakaknya. Selesai  memasak Song Yi membangunkan Min Joon.

Saat Song Yi membangunkannya, Min Joon teringat saat di jaman Joseon, apa yang terjadi pada tubuhnya setelah di beri racun Arsenik oleh Ayah Yi Hwa, Dia terluka parah, namun diagnosis tabib jaman itu tidak ada yang tepat Sampai tabibnya merasa bingung.

Setelah Min Joon sadar, dia berbincang dengan tabib tentang Min Joon yang pulih dengan sangat cepat. Min Joon berkata tentu saja, karena dia datang dari bintang yang ada disana. Tabib merasa Min Joon belum sebuh sepenuhnya, tapi Min Joon mengulangi jika dia datang dari Bintang yang bersinar terang itu.

Song Yi kembali memanggil Min Joon, apakah dia baik-baik saja? Min Joon terbangun dan melihat wajah Song Yi. Dimanakah dia berada? Song Yi menjelaskan itu kamarnya, Min Joon tidur lebih dari 10 jam. Song Yi penasaran, apakah Min Joon punya penyakit kronis? Catatan di diarinya pun sepertinya menunjukkan itu. Min Joon menolak menjawab dan segera bangkit.

Song Yi mengajak Min Joon makan bersama, sementara Min Joon berjalan menuju pintu keluar. Min Joon berpikir dia lebih baik pulang saja, tapi Song Yi ingin membalas budi. Ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan itu. Tidak masalah jika Song Yi tidak membalas budi. Tapi Song Yi cemas, bagaimana jika di dalam rumah Min Joon masih ada orang? Min Joon akan mengurusnya, lebih baik Song Yi tidak ikut campur. Min Joon pun pulang.

Yoon Jae menebak lagi, Sepertinya memang Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Song Yi bilang bukan! Song Yi keluar dan malah melihat Se Mi dan Min Joon sedang berhdapan, itu sangat membuatnya sebal. Song Yi bertanya untuk apa Se Mi datang ke rumahnya? Tidak.. dia datang menemui Do Min Joon. Itu membuat Song Yi semakin sebal,

Se Mi berkata pada Min Joon dia ingin membicarakan apa yang telah dia katakana sebelumnya. Min Joon mengajak Se Mi masuk, ini membuat Song Yi makin kesal dan mencoba mencegah, tapi ujungnya dia berkata, Min Joon sedang tidak sehat, jadi jangan terlalu lama.

Saking penasarannya, Song Yi mencoba menguping di balik dinding yang menghubungkan apartemennya dengan apartemen Min Joon. Yoon Jae merasa heran dengan tingkah kakaknya itu.  Jika Min Joon bisa mendengarkan dia bernyanyi dak berteriak, dia yakin dia juga bisa mendengarkan apa yang sedang dibicarakan Se Mi dan Min Joon. Tapi mengapa tidak terdengar apapun.Bagaimana bisa Min Joon mendengarkan apa yang dia lalukan dengan system kedap suara seperti itu?

Se Mi bercerita bahwa Jaksa Yoo adalah kakaknya, Min Joon minta maaf karena dia tidak tahu. Bagaimana keadaannya sekarang? Semalam dia di operasi, karena pendarahan di dalam, tetapi hingga saat ini dia belum sadar. Se Mi bertanya apakah benar kakaknya datang ke sana untuk menemui Min Joon? Benar, Min Joon ingin menyerahkan sesuatu padanya.

Apakah ada orang yang tahu? Sepertinya insiden itu direncanakan, karena tidak ada rekaman CCTV,  buktinya hanya ada sebuah pena langka yang akan membuat polisi kesulitan untuk menemukan pelakukanya. Min Joon teringat pada Jae Kyung, namun dia tidak mengatakan apapun di depan Se Mi. Min Joon minta maaf, bagaimanapun Jaksa Yoo menjadi seperti itu adalah karena kesalahannya, dia berjanji akan menuntaskan kasus ini.

Song Yi masih penasaran, mengapa Se Mi dan Min Joon berbicara dengan sangat lama. Dan Mengapa mereka harus berbicara di dalam rumah, bukan di luar saja? Min Joon yang bisa mendengar apa yang membuat Song Yi penasaran, mau tak mau menjadi tersenyum kecil saat dia mengatar Se Mi keluar, Se Mi dibuat heran dengan senyum kecil itu.

Min Joon dan Se Mi keluar, Song Yi pun langsung ke luar dan bertanya apakah Se Mi akan pergi sekarang? Se Mi membenarkan. Song Yi melihat Min Joon pun akan pergi keluar juga, Song Yi bertanya mau kemana? Supermarket. Song Yi bilang kebetulan sekali, dia juga ingin pergi kesana, apakah Song Yi akan pergi seperti itu? Song Yi masih memakai pakaian santainya, Song Yi bilang dia akan mengambil mantel sebaiknya Min Joon menunggunya.

Song Yi masuk dan kebingungan dengan apa yang harus dia pakai. Saat keluar, Min Joon malah sudah tidak ada. 

Song Yi pergi ke supermarket dan berhasil menemukan Min Joon, dia berusaha dekat dengan Min Joon dengan mengajaknya berlanja patungan, seperti membeli barang yang dijual one plus one. Min Joon menolak, dan menentang segala yang dikatakan Song Yi tentang makanan. Song Yi tersenyum sepertinya mereka punya selera makanan yang bertentangan, Song Yi merasa mereka tidak akan pernah berebut makanan jika makan bersama. Min Joon bertanya, mengapa dia harus makan bersama Song Yi?

Min Joon memanggil taksi, memangnya dimana mobil Min Joon? Di tempat penyimpanan. Song Yi mengajak Min Joon pulang bareng, Min Joon menolak dan naik kedalam taksi begitu saja. Song Yi kecewa, mengapa Min Joon bersikap seperti itu padanya?

Rapat di kantor Hwi Kyung di batalkan karena Jae Kyung tidak enak badan. Kepala bagian bertanya pada Hwi Kyung, apa yang terjadi pada Jae Kyung. Hwi Kyung heran mengapa kepala bagian bertanya padanya, apakah kepala bagian sudah tahu? Kepala bagian merasa keceplosan, tapi membenarkan hal itu. Hwi Kyung pun mengerti mengapa selama ini kepala bagian baik padanya.

Hwi Kyung datang ke kantor Jae Kyung, sekertaris kantornya bilang, Jae Kyung sedang keluar. Hwi Kyung akan menunggu di dalam kantor. Hwi Kyung mencoba mencari hal yang mencurigakan, namun laci di kantor Jae Kyung semuanya terkunci, ini membuat Hwi Kyung semakin curiga.

Song Yi curhat pada In Hae dan dua orang pembaca di tempat penyewaan komik,  tentang sikap Min Joon padanya, dulunya dia sangat baik dan selalu muncul saat dia merasa kesulitan, namun setelah Song Yi mengungkapkan perasaanya, sikapnya berubah 180 derajat.

Si biru berkata pria itu pasti menyukai Song Yi. Si merah dan In Hae berpendapat lain, sepertinya pria itu tidak menyukai Song Yi, mungki kah dia menganggap Song Yi sebagai beban? Si biru berpendapat mungkin pria itu sok jual mahal, ayolah,, wanita yang menyatakan cintanya adah Chun Song Yi. Tidak sepertinya bukan seperti itu, In Hae berpikir, jika pria itu menyukainya, maka dia akan ikut campur seperti Hwi Kyung.

Mengapa dia malah menghindar setelah Song Yi menunjukkan segalanya. In Hae menyarankan agar Song Yi sedikit ngotot. Mungkin akan terasa sulit, tapi ingat,,, dia adalah Chun Song Yi.

Song Yi pun berniat mengikuti saran In Hae dan berdiri di depan rumah  Min Joon yang tiba-tiba keluar, terlihat akan pergi ke suatu tempat. Mau kemana? Min Joon akan pergi memancing. Song Yi pun minta ikut, dia berkata saat kecil dia juga suka memancing bersama ayahnya. Min Joon menolak permintaan Song Yi, namun Song Yi berkata dia ingin mengatakan sesuatu.

Di perjalanan Song Yi mengatakan tentang dirinya adalah wanita nomor 1 yang paling ingin dijadikan pacar oleh semua pria di pria. Memang sekarang tidak lagi, tapi dia pernah menduduki tempat itu dan akan kembali ke sana, jadi dia merasa heran dengan sikap Min Joon yang tidak merespon pada perasaan Song Yi, bahkan cenderung mengabaikannya. Min Joon malah bertanya apakah Song Yi ingin diturunkan? Baiklah.. Song Yi tidak akan bicara hingga mereka tiba di tempat tujuan.

Song Yi terlihat sangat bahagia ketika tiba di tempat tujuan. Dia berlari kesana kemari dan merasa itu sangat menyenangkan, dia senang karena disana tidak ada orang lain. Bagaimana Min Joon tahu tempat itu? Apakah dia sering kesana? Selama ini terkurung di rumah, Song Yi merasa sangat segar bisa berada di luar seperti itu.

Song Yi menikmati kebebasannya, dia bertanya dia jagi skating kan? Mungkin dia lebih jago dari Kim Yuna. Min Joon tidak merespon, lalu Song Yi bertanya apakah Min Joon akan membuat kopi, dia minta dibuatkan satu untuknya.

Min Joon bertanya, apakah Song Yi ikut dengannya hingga ke tempat ini untuk mendengarkan jawabannya? Tidak. Dia ingin bersama Min Joon. Tapi,,, dia juga ingin mengetahui jawaban Min Joon.
 
Min Joon pun memutuskan untuk memberitahu Song Yi agar semuanya menjadi jelas. Min Joon tidak menyukai Song Yi. Karena Song Yi bersikap seperti sekarang ini, dia semakin tidak menyukainya. Lalu kenapa Min Joon selalu membantunya? Menolongnya di saat Song Yi berada di dalam kesulitan?

"Karena kau terlihat menyedihkan. Dan juga... Karena kau adalah seorang artis, aku kagum padamu. Aku hanya penasaran, tapi kau malah menganggap aku menyukaimu? Maaf... Tapi karena kau adalah wanita yang punya harga diri, Aku tidak menyangka kau akan sejauh ini. Jika aku tahu, aku tidak akan melakukan hal ini."

Lalu apa yang harus Song Yi lakukan? Min Joon berharap Song Yi tidak muncul lagi di hadapannya. Song Yi sudah menangis sejak tadi dia mendengarkan ternyata Min Joon tidak menyukainya, namun…

“Tapi... Kenapa aku merasa. Kau sedang berbohong sekarang?”

Song Yi pun berbalik, dia pergi meninggalkan Min Joon, seperti yang diharapkan pria itu. Song Yi sudah ditolak dan ini cukup menyakitkan untuk terus berada bersama pria yang menolaknya.

Song Yi berjalan cukup jauh dari tempat itu sambil menangis, hingga akhirnya muncul sebuah mobil, itu adalah Hwi Kyung yang datang menjemputnya.

Song Yi menangis di depan Hwi Kyung, Song Yi minta maaf dia sudah mencoba memahami perasaannya, akhirnya,,, Song Yi merasakan ditolak juga. Dia benar-benar menyedihkan. Hwi Kyung berkata, awalnya memang terasa berat, tapi jika sudah melaluinya selama 15 tahun, semuanya akan terasa lebih mudah.

Song Yi dulu menolaknya di depan kelas. Pasti saat itu Hwi Kyung malu sekali ya, Song Yi saja merasa malu padahal tidak ada yang melihat. Tapi… Song Yi merasa lega setelah berbicara dengan Hwi Kyung.

Hwi Kyung mengingatkan mungkin Song Yi akan merasa stres di malam hari, terasa ingin menendang seuatu. Lalu… Mungkin Song Yi ingin meneriakan namanya, tapi jangan pernah lakukan itu. Ingatlah betapa Song Yi sangat membenci hal itu. Juga,,, jangan dengarkan lagu mellow juga. Jika Song Yi melakukannya, dia tidak akan bisa mengendalikan emosinya.

Song Yi jadi penasaran, apa yang dilakukan Hwi Kyung untuk mengendalikan emosinya?

Hwi Kyung mengenang nya, dia ternyata pergi ke karoke dan menyanyikan lagu sedih.

Song Yi berkata, seharusnya wanita itu menerimanya dulu. Tapi… jika Song Yi menerimanya, dan Hwi Kyung melihat betapa buruknya Song Yi, Hwi Kyung akan merasa muak. Lalu saat Hwi Kyung bertemu dengan wanita yang menyukainya, dia akan pergi.

Song Yi penasaran, bagaimana Hwi Kyung menemukannya? Apakah orang itu (Min Joon) yang memberitahunya? Hwi Kyung membenarkan. Mungkin Min Joon tidak ingin melihat Song Yi pulang sendirian. Hwi Kyung mengingatkan Song Yi, itu hanyalah salah satu bentuk kebaikannya, seperti yang selama ini Song Yi lakukan padanya.

Hwi Kyung tidak habis pikir, apa istimewanya Min Joon? Sesuatu yang mengalahkan usahanya selama 15 tahun, kenapa dia bisa berhasil meluluhkan hati Song Yi? Bahkan Song Yi belum lama mengenalnya.

Pengacara Jang datang ke tempat Min Joon memancing. Min Joon merasa lebih baik ditemani seperti itu. Pengacara Jang juga merasa senang, karena sebelum pergi istrinya mengomel.  Padahal saat muda dia tidak seperti itu,semakin tua dia semakin sering mengomel.

Min Joon lalu bertanya, bagaimana rasanya menjadi tua bersama? Min Joon juga ingin menjadi tua bersamanya.

Di kamarnya Song Yi sedang merasa gelisah luar biasa. Tepat seperti yang dikatakan Hwi Kyung, dia akan merasa stress di malam hari.

Pengacara Jang melihat kondisi Min Joon, sepertinya dia tampak tidak sehat. Lebih baik mereka pulang saja. Min Joon merasa kedinginan. Pengacara Jang heran, mengapa Min Joon akhir-akhir ini sering merasa kedinginanan? Min Joon bercerita, bahwa saat dia sekarat 400 tahun lalu, seorang ahli pengobatan menolongnya dan mengatakan sesuatu padanya.

Tabib itu akhirnya percaya bahwa Min Joon berasal dari tempat yang berbeda. Apakah dia bisa kembali ke tempat asalnya? Dia yakin bisa, hanya saja dia harus menunggu. Tabib mengatakan setelah dia merawat Min Joon selama 3 bulan, ada satu hal yang dia khawatirkan. Tubuh manusia terdiri dari yin, yang dan lima elemen alam semesta. Sementara tubuh Min Joon tidak memiliki itu, sampai kapan Min Joon bisa menjaga keseimbangannya selama hidup di bumi? Jika Min Joon tidak bisa lagi menjaga keseimbangan itu, dia bisa mati.

"Asal usul alam semesta tidak berbeda dari asal usul kehidupan. 'Tong Jok Bul Tong. Bul Tong Jok Tong' Jika energi mengalir dengan baik, kau tidak akan bisa akit. Jika tidak, kau akan sakit. Tapi dalam tubuhmu, energi langit dan bumi tidak mengalir. Jadi, Tuan, berapa lama kau bisa menjaga keseimbangan itu? Suatu hari, semua energimu akan habis. Aku berharap Kau bisa kembali ke tempatmu  Sebelum kau menjadi lemah"

Min Joon merasa, batas yang dimaksud tabib itu sudah semakin dekat. Jadi… Min Joon tidak bisa menetap meskipun dia ingin? Jika Min Joon melawan hukum alam dan tetap tinggal di Bumi, mungkin dia akan mati.

Song Yi akhirnya menghabiskan waktunya dengan minum soju, Yoon Jae bahkan kaget melihat kelakuan kakaknya.  Yoon Jae berkata pada Song Yi untuk minum semampunya saja, Song Yi bahkan tidak tahan minum, tapi dia masih suka minum.

Pagi harinya Yoon Jae akan berangkan ke sekolah dia bilang dia akan belajar dengan benar. Melihat Song Yi semalam, dia merasa belajar itu penting agar tidak hidup seperti sampah.  Song Yi tidak mengerti apa maksudnya itu. Semalam dia sepertinya mabuk berat dan terbangun dalam keadaan yang kacau balau.

Song Yi menatap ruangan tempat semalam dia mabuk. Dan dia pun teringat dia bernyanyi lagu mellow yang tak jelas liriknya karena mabuk berat sambil memanggil-manggil nama Min Joo. “DO MANAJER, DO MANAGER” hahahaha.

Song Yi masuk kamar dan langsung mengecek ponselnya, dia melakukan berpuluh-puluh panggilan pada Min Joon dan juga mengirimkan pesan LINE dengan kata-kata yang benar-benar membuang harga dirinya. Song Yi merasa tak punya muka lagi untuk bertemu dengan Min Joon.

Terakhir saat dia menggosok gigi, Song Yi teringat, dia bahkan keluar rumah dan menggedor pintu Min Joon sambil membawa sepatu peraknya. Dia berkata pada Min Joon, “Sepatu yang kau curi... Kau menyukainya, kan?  Sampai-sampai kau mencurinya dulu. Kau bisa mengambilnya.  Sepatu yang menyimpan kenangan kita”

Song Yi benar-benar merasa malu dengan semua itu. Hidupnya benar-benar memalukan saat sedang mabuk.

Hwi Kyung sengaja tak masuk kerja dengan alasan tidak enak badan, saat Jae Kyung sudah berangkat ke kantor, Hwi Kyung masuk ke kamarnya dan menemukan dua passport. Pasport Jae Kyung dan juga istrinya.

Hwi Kyung pun teringat pada perkataan Min Joon saat dia menemuinya setelah menjemput Song Yi setelah Min Joon menolaknya. Dia berterima kasih pada Min Joon karena telah menelponnya, tapi sepertinya Song Yi sangat menyukainya, bagaimana perasaan Min Joon?

Apa pentingnya perasaan Min Joon bagi Hwi Kyung? Jika Song Yi adalah wanita yang dia cintai, seharusnya dia melindungi Song Yi, terlebih lagi dari Lee Jae Kyung. Bagaimana Min Joon kenal dengan Hyung nya Hwi Kyung, ya,,, Hyungnya,,, Hwi Kyung harus melindungi Song Yi dari hyungnya itu. Min Joon tidak mengetahui bagaimana pribadi Hwi Kyung, jadi dia tidak bisa memberitahu lebih banyak.

Jae Kyung bertemu dengan Ibu Song Yi, dia menawarkan tentang rencana agensi untuk satu orang. Ibu Song Yi sangat bahagia karena hal itu, Hwi Kyung juga pernah membicarakan hal ini, dia tidak percaya bahwa keinginan itu bisa terwujud. Jae Kyung merasa Song Yi menyedihkan, jadi dia ingin mengurus Song Yi dengan tangannya sendiri *ambigu dah tujuan Jae Kyung*

Polisi menemukan tiga orang pemilik pena di TKP pemukulan jaksa Yoo, tapi ketiganya sama sekali tidak ada motif untuk melakukan pemukulan dan mereka punya alibi masing-masing. Jadi mereka tidak mendapatkan tersangka pemukulan itu.

Min Joon melihat rekaman CCTV saat Song Yi mencari nya di perpustakaan dan sekre Jae Kyung berniat mencelakakinya. Dia kesal melihatnya,belum lagi, dia mendapat pesan dari Jae Kyung. Foto Jae Kyung dan ibu Song Yi, dengan sebuah pesan, “Karena kau terus saja melindungi Chun Song Yi,  aku punya cara lain. Apa yang akan kau lakukan? Putuskanlah”

Se Mi baru saja selesai syuting, saat Beom bertanya apakah dia akan ke RS, Se Mi menolak, dia berkata dia akan pergi ke suatu tempat dengan menyetir sendiri.

Se Mi pergi menuju rumah Song Yi setelah sebelumnya Hwi Kyung menemuinya dan mengatakan dia sekarang melepaskan Se Mi, dia tahu bagaimana menderitanya saat dia harus berada di dekat orang yang tidak bisa mencintainya. Hwi Kyung sangat menderita saat ini, dia tidak ingin Se Mi mengalaminya juga.

Song Yi yang melihat Se Mi di depan pintu segera bergantui pakaian untuk menemui Se Mi. Mereka berbicara, Song Yi tidak sangka dia akan secanggung ini di hadapan Se Mi, saat Se Mi datang dia mengganti pakaiannya dulu. Se Mi  sering merasa canggung saat bersama Song Yi, tapi Song Yi tidak pernah menyadarinya.

Song Yi sebelumnya tidak pernah seperti ini, jadi apakah Song Yi ingin berterima kasih pada Se Mi? Apakah Se Mi gila? Itu baik jika mereka adalah teman, tapi sekarang mereka adalah mantan teman. Song Yi ingin memberi saran, “Hiduplah seperti biasa, dan jangan seperti ini karena aku”

Se Mi merasa hidupnya sudah hancur karena Song Yi. Bagaimana bisa? Song Yi selalu bilang dia sangat penarasan dengan pria yang menyelamatkan 12 tahun lalu. Dia menunggunya, dan selalu yakin jika dia akan mengenalinya saat mereka kembali bertemu.

Dengan alasan itu Song Yi terus menunggunya, dan dengan alasan Song Yi terus menunggu pria itu, Song Yi tidak membiarkan Hwi Kyung yang selalu melihat padanya untuk pergi darinya.  Tapi ternyata Song Yi bahkan tidak bisa mengenali pria 12 tahun lalu, bahkan disaat pria di dekatnya sekalipun.

Song Yi kaget mendengar perkataan Se Mi apa maksudnya itu?

Sementara itu, Min Joon berdiri di tepi jalan, dia menyadari sesuatu, situasi ini sama seperti yang dia lihat saat pertama kali menyentuh FD Han Yoo Ra yang dibawanya saat ini. Min Joon berjalan ke tengah jalan dan sebuah mobil yang dikendarai Sekre nya Jae Kyung datang menabraknya. Min Joon tidak bisa menghentikan waktu, dia tertabrak dan terjatuh ke jalanan dengan kepala bersimbah darah.

***

Epilog

Setelah menolak Song Yi dan memintanya untuk tidak muncul lagi di hadapannya, Min Joon mengehentikan waktu setelah Song Yi berjalan pergi meninggalkan dirinya. Setelah mengehentikan waktu, Min Joon berjalan menuju Song Yi dan menciumnya.

***

Eeeerrr,,, Min Joon nyebelin >.< Udah nolak Song Yi, tapinya dia malah melakukan itu tanpa sepengetahuan Song Yi. Pantesan itu Min Joon sakit setelahnya, hahaha…

Akh… Jinja,,, aku beneran di bikin jatuh cinta sama Chun Song Yi di drama ini, Keren abis >.<

Episode patah hatinya Chun Song Yi ini benar-benar menghiburku. Ngakak banget liat kelakuan Song Yi yang lagi patah hati, bener-bener gila-gilaan cara melepaskan stress nya. Dia benar-benar tidak bisa mengontrol emosinya saat dia mabuk ya? Kebayang deh akh,, kalo Song Yi dan Mun Joon mabuk bareng. Wkwkwkwk…

Jun Ji Hyun pokoknya Jjang banget, dia keren banget memerankan karakter Chun Song Yi. Sukaaaa >.<

Karakter Hwi Kyung semakin dewasa nih, dia tidak mengabaikan Song Yi begitu saja saat dia tahu Song Yi begitu mencintai Min Joon, tapi dia tidak mengabaikan peringatan Min Joon agar Hwi Kyung melindungi Chun Song Yi dari kakaknya. Tapi jadi cemas sama keselamatan Hwi Kyung, kira-kira,,, Jae Kyung bakal tega gak ya melenyapkan Hwi Kyung jika adiknya itu benar-benar berniat kebusukannya demi melindungi Song Yi?

Menonton episode 11 ini malah berasa nostalgiaan sama Nine. Mengapa? Bukan karena cerita drama ini jadi mirip Nine kok, bukan juga karena aku tiba-tiba jatuh hati pada Do Min Joon seperti aku jatuh cinta pada Park Sun Woo, tapi,,, ada dua Scene di episode 11 ini yang mengingatkan aku pad Scene di Nine.

Pertama, saat Min Joon melakukan teleport dari mobilnya menuju apartemen Song Yi. Akh,, Sun Woo kan selalu mengilang di dalam mobil setiap kali dia kembali ke masa 20 tahun lalu. Cara Min Joon menghilang dari dalam mobil, membuatku teringat pada Sun Woo, akh,,, tiba-tiba kangen sama Park Sun Woo >.<

Kedua, saat Min Joon menolak Song Yi kemudian Song Yi bilang, “Tapi... Kenapa aku merasa. Kau sedang berbohong sekarang?” Oh My,,, Scene itu benar-benar mengingatkan ku pada saat Sun Woo menceritakan fantasinya tentang Min Young di Nine episode 2. Min Young lebih percaya cerita yang kata Sun Woo hanya versi fantasi, tapi Sun Woo bilang itu semua bohong. Entah kenapa, saat melihat Song Yi berkata kenapa dia merasa Min Joon saat ini sedang berbohong, aku malah jadi keinget sama Min Young pas ngomong, “Mengapa versi Fantasi terdengar lebih nyata”

Aishh,, kata-katanya udah beda yah? Tapi Scene itu malah bikin aku mengen rerun Nine. Akh,,,, Jinja,, bahkan sekeras apapun aku berusaha untuk move on dari Nine, ada saja hal-hal yang membuatku kembali mengingat Nine, padahal sudah beberapa  minggu ini aku tidak punya hasrat untuk mererun Nine. Bahkan ku pikir aku akan berhasil move on dari Nine setelah nonton Man From The Stars, tapi sepertinya aku gagal lagi. Huft~~~

Udah nonton episode 12 nya sih,,, udah yakin Min Joon pasti selamet, jadi nya gak terlalu was-was. Ada yang Sweet di episode 12, akh Do Mi Joon, kadang mimpi Indah itu terasa menyakitkan saat kita terbangun dan menyadari bahwa itu semua hanyalah mimpi >.<

Review episode 12 nya, ntar ya kalo aku udah nonton pake sub indo, ada beberapa yang tidak aku mengerti soalnya~~

*review by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
6 Komentar untuk "[Review] Man From The Stars Episode 11 "

hihihi apa karena masih belum bisa move on, komen yang review ini jadi berkurang mbak? wkwkwk
sama kok mbak, mungkin soo hyun ga bisa ngasih impact yang seberapa buat drama ini...
kemampuannya yang sudah sering diperlihatkan gak nambah impact juga hehe
tapi tetep salut kok sama dia^^

ohya, gatau kenapa jae kyung ini memang sosiopat dari lahir ya? kalo ga, apa ada pemicu di masa lalu yang bikin dia kayak gitu? orang2 yang dipekerjakannya udah kayak pembunuh bayaran yang profesional ._.
aih, hwi kyung ah, apa benar dia kakakmu???(dibandingin ma hwi kyung yang polosnya kayak gitu)
makasih ya mbak, mian kalo baru nyadar ngasih spoiler di komen sebelumnya :P

Di tunggu review episode 12 ny,,

gomawoyo

Ohh,dua scene itu toh eonni,iya ya mirip sama NINE..
Hhahha..
Msh blm bisa move on eonni?Me too..
^^,
-desyyummy-

enggak jg sih dira,,, aku lagi ga mood komen aja kok,,,

sampe sekarang aku emang blm dapet Impact dari KSH, di drama manapun,, nggak tau kenapa hehehe...

penasarana juga itu,, menurut aku sih ada andil Ayahnya juga kayaknya, serem juga ya jadi pekerjanya Jae Kyung ~.~ itu Sekrenya Jae Kyung gak punya namanya ya? Kasian amat Lee Yi Kyung, jadi orang anonim di drama ini~~

he.em he.em dira juga sering ngerasain :P

di detail pemain ada mbak namanya? haha kok jadi lucu ya padahal miris mah kalo ga punya nama
tapi kenapa dira aneh nih, suka senyum tipisnya (bukan seringai) jae kyung LOL beneran deh mbak, dira ngeliatnya dia kayak mau ketawa aja (kalo di sinop tanpa backsong ^^")

Eonni .. Tau gk jdul lgu yg dinyanyiin hwi kyung pas d karaoke an ?

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top