[Review] Man From The Star Episode 9

 
Ahli jiwa terkenal Amerika, Harry Harlow, mengadakan rangkaian penelitian. Dia memisahkan bayi monyet yang 95% DNA-nya  cocok dengan manusia, dari ibunya. Kemudian dikunci di ruangan dengan 2 boneka monyet. Boneka pertama dibuat dari kawat metal dengan dipasangi susu botol. Boneka lainnya terbungkus kain lembut. Tidak ada susu botol di boneka kedua. Manakah yang dipilih bayi Monyet?

Seorang mahasiswa memilih Yang dipasangi susu botol. Hipotesis juga mengatakan hal itu, tapi yang terjadi ternyata kebalikan dari hipotesisnya. Si bayi memilih mendekat ke boneka yang ditutup kain lembut. Percobaan ini membuktikan bahwa betapa pentingnya skinship.


Bertatapan mata bisa dianggap  sentuhan tidak langsung. Ketika manusia menatap mata yang mereka sayangi, otak mereka menghasilkan dopamine untuk menjaga ketahanan diri.

Min Joon sepertinya sudah membuktikan materi kuliahnya, saat Song Yi mengeluarkan pesonanya dia sangat menahan diri, detak jantungnya bahkan lebih rendah dari Song Yi, namun,,, semakin lama dia semakin tak bisa menahan diri lagi dan detak jantungnya meningkat hingga 140 dari yang asalnya 60an saja, hahaha.

Ketika berciuman, detak jantung meningkat 2 kali, nafas meningkat 20 kali, dan tekanan darah meninggi sesaat. Hasilnya, hati menjadi berdebar dan bernafas menjadi sulit, dan bisa mengalami kepusingan, yang sering kali disangka sebagai jatuh cinta. Tetapi, semua hanya permainan sentuhan, dan tipuan hormone. Kalian tak boleh tertipu.

Apakah Min Joon yakin dengan materi kuliahnya itu?

1 jam setelah ciuman.

Min Joon dan Song Yi sama-sama gelisah dan tidak bisa tidur. Song Yi menyadari satu hal, bukan dia yang memulainya dan itu biasa terjadi antara orang dewasa. Song Yi bisa mengatasi keadaan itu dan akhirnya tidak gelisah lagi.

3 jam setelah ciuman

Song Yi akhirnya bisa tertidur pulas, sementara Min Joon masih tidak bisa tidur dan merasa gelisah, dai bahkan pergi keluar cuaca dingin untuk mencoba menenangkan hatinya.

5 jam setelah ciuman

Min Joon akhirnya bisa tidur, namun dengan tubuh bersimbah keringat. Song Yi terbangun karena merasa ada yang aneh pada dirinya, mungkin dia pun tidak sepenuhnya bisa mengatasi perasaannya setelah ciuman itu.

Song Yi keluar kamar dan menemukan Min Joon yang berkeringat. Song Yi mendekat dan bertanya-tanya apakah Min Joon sakit? Saat Song Yi mendekat, detak jantung Min Joon bertambah cepat, apalagi saat Song Yi mencoba menyentuhnya. Min Joon langsung mencegah hal itu dan berkata, “Jangan Sentuh Aku!”

Song Yi bingung, Min Joon mempertegasnya, “Aku bilang jangan mendekat! Pergi sana!”

Kalian tak boleh tertipu. Kalian harus membedakan antara hati kalian berdebar dan jatuh cinta.

Sekre Jae Kyung melaporkan bahwa pria yang dia lihat di tebing sama dengan pria yang wajahnya tertangkap di camera tersembunyi di rumah Song Yi. Jae Kyung berpikir lalu bertanya, namanya adalah Do Min Joon? Jae Kyung langsung teringat saat polisi mencari Min Joon saat di parkiran Apartemen Song Yi. Jika USB itu tidak ada pada Song Yi, ada kemungkinan ada di tangan Min Joon.

Song Yi menatap wajahnya di cermin, dia tak habis pikir dengan reaksi Min Joon yang langsung sakit dan tidur setelah menciumnya, apakah Song Yi seperti sumber virus?

Song Yi kembali mengecek keadaan Min Joon yang semakin melemah. Bahkan tangan Min Joon tiba-tiba lunglai tanpa tenaga, Song Yi kaget, apakah Min Joon mati? Song Yi mengecek denyut jantung Min Joon yang sangat cepat. Apakah orang hidup, jantungnya bisa berdetak secepat itu? Min Joon terbangun dan bertanya apa yang Song Yi lakukan?

Song Yi jadi kaget sendiri dan berkata, dia pikir terjadi sesuartu pada Min Joon. Tapi Song Yi diusir Min Joon, Song Yi pantang menyerah dan mengajak Min Joon ke RS karena bandan Min Joon sangat panas. Karuan saja Min Joon menolak, dia malah berlari ke kamarnya, mencari tempat berbaring yang lebih nyaman.

Song Yi menelpon In Hae dan bertanya apa yang harus di lakukan untuk mengobati orang yang demam? Demamnya sangat tinggi, Song Yi pikir mencapai 50 derajat, In Hae tidak habis pikir bagaimana bisa ada orang hidup di suhu badan setinggi itu. Mereka hanya perlu yang masuk akal saja. Akhirnya Song Yi berkata, yang pasti badannya sangat panas dan dia tidak mau pergi ke RS.

Siapa sebenarnya dia? Apakah itu penting? Song Yi mendesak In Hae untuk memberitahu apa yang harus dilakukannya, In Hae pasti tahu kan karena dia punya 3 keponakan. Tentu saja dia tahu.

Ketika seseorang demamnya tinggi, Song Yi harus melepas pakaiannya. Haruskah? Telanjangi dia dan pijat badannya dengan kain hangat. Song Yi jadi gagap, memijat seluruh tubuhnya? Haruskah Song Yi melakukan itu? In Hae mengatakan itu adalah cara tercepat yang di lakukan  In Hae pada para keponakannya.

Song Yi mengeluh, tapi situasinya sedikit berbeda. In Hae penasaran siapa sebenarnya orang itu? Apakah dia sudah dewasa? Berapa umurnya? Kemudian  Min Joon mengigau dengan menggeram menahan sakit. In Hae curiga, Bukan kah itu suara pria dewasa? Merasa tertangkap basah, Song Yi langsung menutup telepon.

Song Yi memutuskan mengkompres Min Joon, bagaimana pun Min joon harus hidup. Song Yi mengkompres dahi Min Joon dan mulai membuka pakaian atasnya, dia mulai memijat-mijar dada Min Joon dengan kain hangat. Tapi kemudian Min Joon terbangun dan bertanya apa yang dilakukan Song Yi?

Dengan bingung Song Yi berkata, itu cara tercepat menurunkan panas Min Joon, jadi lebih baik Min Joon melepas pakaiannya. Min Joon melarangnya dan menyuruhnya keluar.

Song Yi malah berkata seharusnya Min Joon merasa beruntung, ambisi Song Yi sebenarnya adalan menjadi Helen Keller*, Min Joon tahu dia kan? Dia adalah malaikat berjubah putih (baca: perawat). Min Joon langsung meralat, itu Nightingale. Wkwkwkwk (*Helen Keller adalah seorang Penulis berbau Politik, jauh banget sama profesi perawat, dan yang perawat Legendaris memang Nightingale, hahaha)

Song Yi melarang Min Joon mendebatkan hal detail seperti itu, yang jelas mimpinya adalah menjadi seorang perawat. Jadi sekarang dia akan merawat Min Joon dengan memijat seluruh tubuhnya dengan kain hangat. Jika Min Joon tidak ingin Song Yi melakukannya, apakah dia perlu memanggil tukang pijat? Min Joon kesal dan meminta Song Yi keluar.

Song Yi jadi curiga, apakah itu karena kejadian semalam? Itu bukan salah Min Joon. Sebelumnya Song Yi sudah memperingatkan, bahwa dirinya penuh dengan hormone. Penuh dengan pesona. Song Yi mengerti, Min Joon hanyalah seorang pria, jadi dia bisa memakluminya, tapi,,, tidak juga harus menci.. Song Yi tidak jadi mengatakannya. Jika Min Joon melakukan ‘itu’ dan dia malah sakit, Lalu Song Yi itu apa?

Tunggu, apakah itu ciuman pertama Min Joon? Mata Min Joon yang tadinya terpejam langsung terbuka. Nampaknya benar tapi Min Joon menyangka;, Song Yi tak habis pikir bagaimana bisa ini pertama kalinya bagi Min Joon? Apa yang selama ini dilakukan Min Joon?

Min Joon akhirnya terlelap juga. Song Yi jadi bingung dan prihatin. Dia kemudian membuka jendela dan berkata Min Joon harus menahan diri meskipun dingin itu untuk menurunkan suhu tubuhnya. Song Yi benar-benar tidak mengerti, tadinya Min Joon sangat sehat, kenapa bisa tiba-tiba sakit?

Hwi Kyung tidak bisa tidur, dia teringat pertemuan terakhirnya dengan Se Mi, apakah itu berarti pria yang disukai Se Mi adalah dirinya? Hwi Kyung mengirim SMS pada Se Mi, bertanya apakah Se Mi sudah tidur? Jika belum Hwi Kyung meminta Se Mi menelponnya. Tapi Se Mi malah menonaktifkan ponselnya.

Se Mi pergi ke kamar Oppa nya (Jaksa Yoo Seok) dia bertanya tentang Do Min Joon, Jaksa Yoo kaget bagaimana Se Mi mengenalnya? Se Mi bertanya berapa umurnya? Apa pekerjaannya dulu? Apakah mereka bisa mencari keluarganya, seperti kembarannya?

Jaksa Yoo malah penasaran mengapa Se Mi sangat penasaran? Se Mi hanya ingin tahu apa hubungan Min Joon dengan Chun Song Yi, bukannya Se Mi adalah sahabat Song  Yi? Mengapa dia tidak menanyakan langsung? Bukan. Se Mi bukan teman Song Yi. Bukan kah itu menjadi semakin aneh, saat Se Mi bukan temannya, dia malah penasaran. Se Mi sebal karena oppa nya tidak mau memberitahu. Se Mi merasa Do Min Joon sedikit aneh. Tapi Se Mi tak menjawab apapu saat Jaksa Yoo bertanya apanya yang aneh.

Min Joon terbangun, dengan tubuh yang masih lemah. Min Joon sepertinya kedinginan dan berusaha menutup jendela dengan kekuatan tatapannya, tapi dia tidak bisa melakukannya bahkan setelah dicoba berkali-kali. Min Joon akhirnya bangun dari tempat tidur dan menutupnya langsung.

Min joon di kagetkan saat melihat buntalan sleeping Bag seperti ulat raksasa di dekat tempat tidurnya. Tentu saja itu Chun Song Yi, hahaha. Mengapa Song Yi ada disana? Song Yi ingin menjaga Min Joon, karena kedinginan dia memakai itu. Song Yi berusaha keluar, tapi sepertinya resletingnya macet dan dia tidak bisa keluar.  Song Yi meminta Min Joon membukakannya, tapi Min Joon menolak dan kembali tidur setelah menyuruh Song Yi untuk keluar.  Song Yi menjadi lebih kesal, saat dia merawat Min Joon semalaman, dia malah diusir? Bukan kah itu sangat kasar?

Song Yi terus mengomel dan berusaha keluar dari Sleeping bag nya. Min Joon memintanya diam. Song Yi sebal dan berkata Min Joon jadi kasar lagi setelah agak baikan. Song Yi sadar Resleting Sleeping bag nya rusak, dia meminta Min Joon membukannya dari luar. Tapi Min Joon mengabaikannya, dan pergi tertidur. Song Yi berdiri dengan sleeping bag nya, meloncat-loncat tak tentu arah sambil mengancam Min Joon jika dia akan melakukan sesuatu bila Min Joon tak mengeluarkannya. Song Yi mulai menghitung, “Cepat buka ini! Aku hitung sampai 3. Aku takkan sabaran lagi. Satu. Dua. Dua setengah. Seperempat! Setengah dari seperempat! Setengah, setengah! Setengah, setengah, setengah”

Min Joon yang tadinya mencoba tertidur tidak tahan mendengar ocehan Song Yi, dia bangun membuka tali Sleeping bag pada bagian kepala saja, tanpa membuka semuanya. Min Joon  mengangkat Song Yi dan Sleeping bag nya begitu saja. Dia membopong Song Yi di pundaknya dan menyimpannya di atas sofa. Min Joon merasa sakit kepala mendengar ocehan Song Yi sejak tadi.

Song Yi meminta Min Joon mengeluarkannya dan mengancam, Min Joon akan mati jika Song Yi keluar nanti, Song Yi itu menakutkan saat dia marah. Min Joon tidak peduli dan meninggalkan Song Yi, dia kembali ke kamarnya untuk tertidur.

Saat para dosen lain datang ke kantor, mereka tidak melihat Min Joon, ada apa ini? Tidak biasanya dia terlambat, bukannya dia ada kelas? Dosen pria berkata, dia mendengar Min Joon membatalkan kelasnya, katanya dia sakit. Dosen wanita mencibir, ternyata dia bisa sakit juga? Itu hal yang baru.

Pengacara Jang datang ke rumah Min Joon dan kaget melihat Sleeping bag yang seperti Ulat Hijau di atas Sofa yang bergerak-gerak. Siapa itu? Song Yi menampakan wajahnya dan memberi hormat serta mengucapkan tahun baru dari dalam Sleeping bag, hingga badannya melengkung-melengkung (hahaha,, lucu banget liatnya)

Pengacara Jang lebih kaget karena itu adalah Chun Song Yi, dia mendekat, dan Song Yi pun meminta bantuan Pengacara Jang untuk mengeluarkannya dari Sleeping bag nya.

Song Yi membantu pengacara Jang menyiapkan bubur yang dibawanya untuk Min Joon. Song Yi bertana mengapa dia tiba-tiba sakit, tapi tidak mau di bawa ke RS? Pengacara Jang hanya berkata dia tidak perlu ke RS. Song Yi makin bingung, tapi pengacara Jang tidak mengatakan apapun lagi.

Pencara Jang meminta Min Joon memaksakan diri untuk memakan bubur itu, tapi dia tidak bisa menelan karena tenggorakannya sakit, baru beberapa suap saja Min Joon sudah berhenti. Pengacara Jang heran apa yang terjadi? Hal ini tidak pernah terjadi selama 30 tahun, setelah Min Joon sakit saat mereka pertama kali bertemu. Saat itu Min Joon bekerja di BANK dan seorang pegawai yang tidak menyukainya meludahi kopinya, Min Joon sakit selama satu minggu. Sejak saat itulah Min Joon tidak mau makan bersama orang lain lagi.

Apakah karena Min Joon makan bersama Chun Song Yi? Tidak bukan karena itu pastinya sebelumnya dia juga makan bersama Pengacara Jang dan tidak apa-apa. Apa yang terjadi? Apakah….? Pengacara Jang menatap curiga pada Min Joon, sepertinya dia bisa menebak apa yang terjadi.

Min Joon yang melihat tatapan pengacara Jang yang sepertinta tau apa yang terjadi, jadi bersikap gugup. Dia mengalihkan topic dan berkata dia harus istirahat lagi. Min Joon pun kembali berbaring dan menciba memejamkan matanya. Pengacara Jang berkata, “Bertahanlah. Kenapa kamu membahayakan hidupmu?” 

Pencara Jang membiarkan Min Joon untuk beristirahat, kemudian dia bertanya, “Kenapa sekarang? Ketika kamu akan pergi? Aku gusar. Tidak bisakah kamu menetap disini? Jika kamu pergi, setelah kamumenyayangi seseorang, bukankah yang ditinggalkan akan lebih merasakan sakit dibanding dengan orang yang pergi?”

Jaksa Yoo dan Polisi mendatangi rumah si stalker yang mati. Ibu kosnya bahkan kaget saat melihat rumah itu penuh denga foto Han Yoo Ra. Dia benar-benar tergila-gila pada Han Yoo Ra. Jaksa Yoo menemukan sebuah foto di dinding, foto Han Yoo Ra di klinik bersaling sekitar satu bulan lalu, apakah Han Yoo Ra hamil? Tapi tidak ditemukan saat Autopsi? Karena masih hamil muda sepertinya akn sulit ditemukan, dan mereka juga tidak meminta tes kehamilan. Apakah Han Yoo Ra punya kekasih?

Polisi dan Jaksa Yoo mendatangi klinik tersebut dan menemukan bahwa Han Yoo Ra memang datang ke sana. Jadi Han Yoo Ra memiliki kekasih? Orang itu pasti yang datang bersamanya ke Pusat Pengalaman Hampir Mati. Polisi membuat Spekulasi, Mungkin kah pria itua adalah Do Min Joon?

Ada rumor begini, Han Yoo Ra dan Cheon Song Yi bertengkar di salon karena seorang pria. Tapi yang terlihat di CCTV salon tidak seperti itu. Memang tidak, Tapi benar kalau kedua wanita ini bertengkar dan seorang pria muncul. Ternyata Pria itu Do Min Joon.

Doo Min Joon dan Cheon Song Yi mulai suka karena tetanggaan. Tapi kemudian, Doo Min Joon selingkuh. Pria ini tampan dan kaya. Tapi dia ketahuan oleh Cheon Song Yi. Karena Cheon Song Yi orangnya begitu, jadi dia marah. Jadi dia memilih Cheon Song Yi, tapi... Han Yoo Ra hamil. Lalu Do Min Joon, memutuskan menyingkirkan Han Yoo Ra dan naik kapal.

Jaksa Yoo berpikir Polisi sedang mengarang sebuah Skenaruo, lagi pula Do Min Joon punya alibi hari itu. Itu lah yang aneh. Jaksa Yoo meminta Polisi jangan mengada, tidak ada bukti sama sekali tentang hal itu. Keyakinannya adalah sebuah bukti nyata *Mana ada* Polisi mencibir, Jaksa Yoo bersikap seperti itu karena dia masih pemula.

Pengacara Jang pamit pulang dan meminta Song Yi menjaga Min Joon dan memintanya untuk mengingatkan Min Joon agar menghangatkan bubur. Tapi,,, seberapa pun Min Joon kasar pada Song Yi, pengacara Jang berpesan agar Song Yi jangan meludahi buburnya. Akh,, padahal Song Yi sudah memikirkan untuk melakukan itu. Apa? Tentu saja Song Yi hanya bercanda.  Pengacara Jang mewanti-wanti agar Song Yi tidak melakukan itu, karena itu akan memperburuk keadaannya.

Song Yi pergi ke kamar Min Joon dan merawatnya, dia memikirkan catatan yang ada di buku Min Joon, “Catatan 3 bulan terakhir di Bumi..” Lalu Song yi bertanya apakah Min Joon akan pergi ke suatu tempat atau memiliki sebuah penyakit? Apakah mungkin Min Joon benar-benar punya penyakit? Akh,,, tapi tidak mungkin.

Jae Kyung mendapat laporan tentang kehamilan Yoo Ra. Kenapa tidak ditemukan di hasil Autopsi? Karena masih tahap awal kehamilan, jadi Autopsi Forensi Nasional tidak mendeteksi. Kehamilannya diketahui dari catatan pertemuan rumah sakit.

Jae Kyung teringat percakapannya dengan Yoo Ra saat di kapal tentang sesuatu yang akan dikatakan Yoo Ra dan membuatnya terkejut. Yoo Ra juga bilang dia sudah berhenti mengkonsumsi obat depresinya, apakah itu karena kehamilannya?

Jaksa dan Polisi pasti masih memikirkan bahwa kematian Han Yoo Ra adalah kasus pembunuhan, dan mereka sedang fokus mencari siapa kekasih Han Yoo Ra. Ada kemungkinan mereka memanggil Song Yi sebagai saksi. Jika Song Yi mengatakan pada Jaksa tentang hubungan Jae Kyung dan Han Yoo Ra, apa yang akan terjadi? Jae Kyung berkata dia ingin mampir ke suatu tempat.
 
Ibu Song Yi menelpon seseorang sepertinya dia ingin meminjam uang, tapi saat melihat orang yang akanditemuinya dis sebuah restoran, dia menutup telepponnya. Orang itu adalah orang dari sebuah agensi yang ingin mengontrak Song Yi.

Ibu membaca kontraknya dengan seksama, dia terkejut melihat harga bayaran yang fantastis, apakah benar Song Yi akan dibayar semahal itu. Tapi Song Yi memang layak mendapat harga tinggi. Tentu saja mereka akan membayar dengan harga tinggi, tapi dengan satu syarat, Song Yi harus mau memperluas bidang kerjanya. Dia bisa masuk ke arena "ilustrasi mobile" (Model produk menampilkan pose). Untuk Film, Song Yi bisa membintangi film dewasa. Meskipun itu tidak berarti mereka akan memfilm kan hal-hal yang aneh.

Ibu kesal dan menyiramkan air ke wajah orang itu. Perwakilan dari Agensi marah campur kaget. Ibu Song Yi kesal karena orang itu memanggilnya Ibu.
 
“Siapa Ibumu? Aku tak punya anak seburuk dirimu! Jika kamu mencari ibu, pulang, dan peluk ibumu lalu tanya, "Kenapa Aku hidup begini?"

Orang itu jadi kesal juga, padahal Ibu Song Yi hanya hidup dengan merampok uang putrinya, kenapa malah bersikap seperti ibunya sekarang ini? Apakah karena bayarannya kurang? Katakan saja jika kurang. Katakan saja jika harus ditambah, dan ibu tinggal memaksanya. Bukan kah Ibu adalah Ibunya Chun Song Yi yang hidup dengan menjual putrinya?

Ibu Syok mendengar hal itu. Orang itu bersiap pergi dan sebelumnya berkata, “Tidak ada tempat yang akan memberimu uang lagi. Hanya Aku yang bersedia memberinya kesempatan dengan melepas pakaiannya. Putrimu keluar dari industri ini. Menurutku tiketmu sudah habis. Bangunlah”

Song Yi ketiduran saat menjaga Min Joon, ketika terbangun Min Joon sudah tidak ada di tempat tidur, dia melihat Min Joon di ruang bersantainya, dan dia pun pergi kesana.

Song Yi mengatakan Ayahnya tadi tinggal dulu sebentar, sepertinya Min Joon lebih dekat dengan Ayahnya dibanding dengan Ibunya. Song Yi juga begitu. Dimana Ayah Song Yi sekarang? Song Yi tidak tahu, sudah 12 tahun dia tidak melihatnya.

“Aku merindukannya, tapi dia bahkan tidak pernah menemuiku. Mungkin karena aku sangat kurang ajar padanya dulu”

12 tahun lalu, Song Yi pulang ke rumah menemukan Yoon Jae yang merasa lapar dan orang tuanya yang bertengkar. Ayah dan Ibunya berencana berpisah dan Ayah ingin membawa Song Yi dan Yoon Jae. Ibu melarang, Ayah boleh membawa Yoon Jae, tapi tidak dengan Song Yi.

Ibu ingin membesarkan Song Yi yang bisa menghasilkan uang dan menyerahkan Yoon Jae yang tidak berguna pada Ayah? Iya,, ibu memang ingin membesarkan Song Yi karena dia bisa menghasilkan uang. Jika Ayah yang membesarkannya dia tidak akan jadi apa-apa. Ibu lah yang membuat Song Yi jadi artis cilik, mengantarnya syuting siang dan malam. Jadi Ibulah yang akan merawatnya karena ibu akan memastikan Song Yi berhasil.

"Aku akan melakukannya juga. Aku juga bisa mengantarnya pergi syuting, dan membuatnya berhasil. Kau bisa melakukannya jadi kenapa aku tidak bisa? Apakah aku gila? Kenapa aku harus menyerahkan penghasil uang yang berlimpah padamu!"

Semua perkataan Ayah di dengar Song Yi yang menjadi salah paham terhadapnya. Ayah mencoba menjelaskan pada Song Yi, namun Song Yi masih sangat emosi.

“Jangan sentuh aku. Jangan panggil namaku. Sekarang kau bukan lagi ayahku. Jangan pernah muncul lagi di hadapanku. Jika kau memanggil namaku sekali lagi, Aku benar-benar akan bunuh diri”

Ayah Song Yi pasti sudah tua, sekarang dia mengerti apa yang dikatakan Ayanya saat itu, Ayah tidak bermaksud mengatakan itu. Alasan yang membuat Song Yi merasa gila karena dia hanya menghabiskan waktu sebentar saja bersama Ayahnya. Saat itu Song Yi kabur dari rumah dan hampir mati. Dia hampir tertabrak truk tapi seorang Ahjussi menyelamatkannya. Saat itu dia merasa aneh, saat hampir tetabrak, Song Yi tiba-tiba sudah ada di sebrang jalan dan dipeluk Ahjussi itu.

"Siapa ajusshi itu? Apakah dia manusia atau hantu? Dia memakai pakaian yang gelap, terlihat seperti malaikat maut. Min Joon cerita Song Yi hanyalah omong kosong. Song Yi mengerti jika Song Yi jadi Min Joon pun dia akan berpikir seperti itu. Tapi itu adalah faktanya, bukan hanya Song Yi yang melihatnya, Hwi Kyung juga melihatnya."

Jae Kyung menelpon Song Yi. Mendengar nama Jae Kyung, Min Joon langsung waspada, dia malah menjatuhkan ponsel Song Yi sehingga Jae Kyung tidak bisa menelponnya lagi. Min Joon mendengar Jae Kyung memanggil Song Yi di rumahnya, dia mencari Song Yi, tapi tentu saja Song Yi tidak ada. Jae Kyung berguna, Song Yi adalah gadis yang beruntung *Maksudnya?*

Song Yi merasa aneh, karena Jae Kyung terus menelponnya, Song Yi merasa Jae Kyung menyukainya. Saat dulu datang ke rumahnya, dia berkata sangat mengkhawatirkannya, dia juga sering mengajaknya makan bersama. Bagaimana jika Jae Kyung dan Hwi Kyung bertengkar karena memperebutkan dirinya? Hubungan persaudaraan mereka bisa hancur.

Apakah Song Yi berpikir semua pria di dunia ini menyukainya? Tentu saja, Semuanya, kecuali Min Joon, Tapi,,, Sepertinya Min Joon termasuk ke dalam semua pria itu. Kejadian semalam agak membingungkan. Bagaimana tipe wanita kesukaan Min Joon? Tidak ada waktu bagi Min Joon memikirkan hal seperti itu. Song Yi punya. Tipe pria ideal.

Seseorang yang akan selalu ada di sisiku. Tidak seperti ayahku yang menghilang tiba-tiba, Seseorang yang benar- benar akan selalu ada di sisiku. Jika memikirkannya, Hui Kyung akan menjadi tipeku.

Min Joon langsung berdiri dan beralasan harus mempersiapkan materi kuliahnya. Padahal Min Joon pergi keluar, dia menemui Jae Kyung yang baru keluar dari rumah Song Yi. Jae Kyung bertanya siapa Min Joon? Min Joon pun balik bertanya, kenapa Jae Kyung keluar dari rumah Song Yi padahal tidak ada siapa-siapa di dalam sana?

Jae Kyung pikir Song Yi ada dirumahnya, Jae Kyung titip pesan jika Jae Kyung sangta ingin menemuinya. Jae Kyung jelas ingat bahwa Min Joon adalah pria yang terekam di kamera, namun Jae Kyung memilih pergi. Tapi Min Joon menahan pintu lift tertutup. Min Joon berkata agar Jae Kyung berhenti. Jae Kyung menatap kamera CCTV dan memilih keluar dari Lift untuk berbicara dengan Min Joon.

“USB. Ada padamu, kan? Lebih baik serahkan padaku. Untukmu dan juga Cheon Song Yi... Ada sesuatu yang tidak kalian ketahui. Aku bukan tipe orang yang bisa kau lawan. Alasan kenapa kau masih hidup adalah karena aku membiarkanmu tetap hidup Ini juga berlaku untuk Song Yi. Jadi Berterima kasihlah”

Jae Kyung membisikan hal itu pada Min Joon dengan nada dingin namun penuh ancaman.

Jae Kyung masuk lift dan turun ke lantai dasar, tapi saat dia membuka Lift, dia kaget karena Min Joon sudah ada di luar. Kini giliran Min Joon yang mengancam Jae Kyung.

Jika kau menganggu Cheon Song Yi, identitasmu yang sebenarnya akan terungkap. Aku akan melakukannya. Dan ada sesuatu yang kau tidak ketahui. Kau tidak akan pernah bisa membunuhku.

Min Joon kembali ke rumah dan melihat Song yi tertidur di ruang bersantainya, Min Joon memikirkan perkataan Song Yi tentang tipe pria idealnya, seseorang yang selalu ada disisinya dan tidak menghilang secara tiba-tiba. Kemudian dia mengingat perkataan Pengacara Jang, bahwa jika perasaan Min Joon semakin mendalam yang akan paling sedih adalah orang yang ditinggalkannya

Se Mi menemui Min Joon, dia memperkenalkan diri sebagai aktris Yoo Se Mi, Min Joon teringat saat dia dan Song Yi menonton drama. Mereka pun berbicara. Intinya Se Mi merasa sangat berterimakasih karena Min Joon mau membantu Song Yi, mereka berteman sejak SMP, namun karena sebuah kesalah pahaman, mereka tidak saling bertegur sapa saat ini.

Se Mi ingin menghibur dan mengetahui keadaan Song Yi, tapi pasti Song Yi tidak mau nemerimanya. Apakah boleh jika Se Mi ingin mengetahui tentang keadaan Song Yi, Se Mi menghubungi  Min Joon?  Min Joon mengijinkannya. Se Mi penasaran sejak kapan Min Joon mengenal Song Yi? Min Joon berpikir dan kemudian berkata, mereka saling mengenal sejak Song Yi pindah ke Apartemennya.

Min Ah memberikan snack pada Se Mi, tapi dia memanggilnya Song Yi. Min Ah minta maaf, dia melakukan itu karena kebiasaan. Se Mi tidak mempermasalahkannya, bahkan merasa tidak enak karena Min Ah dan Beom harus bekerja padanya setelah mereka terbiasa melayani aktris sekaliber Song Yi. Min Ah berkata dia lebih senang bekerja pada Se Mi, karena dia seperti malaikat. Benarkah? Se Mi merasa senang karena hal itu. Lalu bagaimana dengan Beom, dia juga mengatakan hal yang sama.

Tapi saat Se Mi syuting, Min Ah dan Beom mendiskusikan hal ini. Apanya yang seperti malaikat? Beom merasa Min Ah terlalu berlebihan, lalu bagaimana dengan Beom. Heeuu,,, rasanya seperti ditanya siapa yang kau sukai antara Ayah dan Ibu. Saat kecil, jika dia didepan Ayah dia selalu bilang suka pada Ayah, dan di depan Ibu dia selalu bilang suka pada Ibu. Padahal di dalam hatinya, dia lebih menyukai Neneknya. Kenapa? Karena Beom dibesarkan oleh neneknya, hahaha… Dan saat ini, di dalam hatinya adalah Chun Song Yi, tapi demi pekerjaan mulutnya harus berkata lain. Min Ah pun merasakan hal yang sama.

Hwi Kyung datang dan mencari Se Mi di lokasi syuting. Hwi Kyung melihat Se Mi sedang syuting Kiss Scene, tapi si Aktor terus melakukan NG. Hwi Kyung bertanya, kenapa itu? Beom dan Min Ah mengatakan, Aktor itu brengsek karena selalu melakukan NG di Scene Kiss, seperti disengaja.

Ternyata si Aktor memang sengaja melakukan itu, dia bahkan menelpon t emannya dan mengatakan jika Yoo Se Mi lebih menyenangkan. Dia lebih penurut dibanding Chun Song Yi. Hwi Kyung berpapasan dengan si aktor dan sengaja menabraknya hingga terjatuh. Si Aktor mengomel, tapi dia langsung diam saat Hwi Kyung menyapa Se Mi dan terlihat sangat akrab dengannya.

Min Joon mengatakan pada Song Yoi jika Se Mi menemuinya karena mengkhawatirkan Song Yi. Tentu saja Song Yi tidak percaya hal itu. Apa yang ingin diketahui Se Mi, apakah dia ingin tahu betapa menderitanya dirinya saat ini? Bukan kah Se Mi dan Song Yi dulunya teman dekat? Sepertinya Se Mi orang baik. Apakah Min Joon sekarang membela Yoo Se Mi? Ada alasan mengapa Song Yi tidak menyukai Yoo Se Mi.

Ya. Selalu ada alasan untuk semua hal. Pasti ada alasan kenapa orang-orang meninggalkan Chun Song Yi. Jadi itu semua salah Song Yi?

Sebelum membenci seseorang yang meninggalkanmu, berpikirlah kenapa kau belum mampu membuat mereka tetap ada di sisimu. Mungkin, itu yang membuatmu kesepian.

Song Yi merasa dia tidak kesepian, siapa yang bilang begitu? Jika tidak, lalu mengapa Song Yi tinggal di rumah Min Joon? Song Yi tidak bisa pergi ke rumah teman atau keluarganya. Kenapa dia malah pergi ke rumah pria asing? Kenapa Song Yi datang pada Min Joon? Karena dia merasa kesepian. Karena Song Yi tidak memiliki tempat atau seorang pun yang bisa di datangi.

Song Yi kesal dan mengusir Min Joon, “KELUAR” Min Joon mengingatkan itu adalah rumahnya. Song Yi semakin kesal dan kembali mengusir Min Joon, dia kemudian masuk ke dalam kamar sambil marah.

Hwi Kyung meminta maaf pada Se Mi, dia kaget karena pria itu adalah dirinya. Dia tahu bagaimana sakit hatinya Se Mi menahan perasaanya saat dia mengatakan tentang perasannya pada Song Yi, bahkan memintanya mengantarkan surat pada Song Yi. Tapi tak ada yang bisa dilakukan Hwi Kyung selain menolak Se Mi karena dia sudah mencinta orang lain. Hwi Kyung pergi sambil minta maaf dan meminta Se Mi menghubunginya setelah perasaannya kembali tertata. Hwi Kyung tidak ingin kehilangan teman seperti Se Mi.

Setelah Hwi Kyung pergi, Se Mi kembali memanggilnya dia bertanya, apakah Hwi Kyung pernah merasa melihat pria yang tinggal di sebelah rumah Song Yi sebelumnya? Hwi Kyung bingung, Se Mi memberikan foto Min Joon dan Song Yi 12 tahun lalu.

Hwi Kyung kaget melihatnya, dia pikir pria itu adalah Do Min Joon. Orang yang menolong Song Yi 12 tahun lalu, sama dengan pria yang tinggal di sebelar rumah Song Yi. Tapi bagaimana bisa, sudah 12 tahun berlalu, dia sama sekali tidak berubah? Bahkan mereka semua telah berubah. Se Mi juga bingung karena hal itu, tapi yang terpenting adalah, pria yang tampak seperti pria dari 12 tahun yang lalu datang kembali ke sisi Song Yi. Saat ini Song Yi belum tahu bahwa mereka adalah orang yang sama.

Hwi Kyung langsung pergi ke Apartemen Min Joon sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh. Dia mengingat kata-kata Song Yi tempo hari, bahwa dia sangat ingin mengucapkan terima kasih pada pria itu dan bertanya mengapa dia menyelamatkannya.

Song Yi keluar kamar dan menyadari Min Joon tidak ada di rumah, apakah dia benar-benar pergi setelah diusir? Kemana Min Joon sebenarnya, ternyata dia pergi membeli Ayam dan Bir.

Bel Apartemen Min Joon berbunyi, Song  Yi membuka kan pintu dan menemukan Hwi Kyung yang datang.

Hwi Kyung langsung bertanya sedang apa Song Yi di rumah Do Min Joon? Dimana Do Min Joon? Hwi Kyung kesal karena melihat Song Yi ada di rumah Min Joon. Hwi Kyung memaksa Song Yi keluar bersamanya, Song Yi kesakitan dan minta dilepaskan. Song Yi menjelaskan bahwa dia tidak punya tempat tujuan lain. Setelah tiba dari RS, rumahnya berantakan, Song Yi ketakutan.

Kenapa Song Yi tidak pulang ke rumah ibunya atau pergi ke Hotel? Song Yi tidak bisa melakukan hal itu, karena dia tidak bisa melakukan itu dalam konsdisi saat ini. Jika Song Yi tidak punya tempat tujuan lain, Song Yi bisa tinggal di rumah keluarga Hwi Kyung. Tidak, itu adalah hal mustahil.

Hwi Kyung merasa putus asa dan berkata akan membelikan Song Yi rumah, dimana saja, asal tidak di rumah Do Min Joon.  Song Yi meminta Hwi Kyung untuk tenang. Setelah mencoba menenangkan diri Hwi Kyung berkata dia punya vila di Cheong Pyeong. Ada Ahjuma yang bisa memasak untuk Song Yi dan Ada banyak Ahjussi yang akan menjaganya. Hwi Kyung memohon agar Song Yi pergi ke sana saja. Song yi tahu kecemasan Hwi Kyung dan dia meminta Hwi Kyung untuk menunggunya di bawah karena dia akan berkemas dulu.

Song Yi berkemas sambil mengomel, ini adalah keputusan terbaik, Min Joon akan merasakan kekosongan saat Song Yi tidak ada. Song Yi berinisiatif meninggalkan pesan dengan mengatakan dia akan pergi ke vila milik Hwi Kyung di Cheon Pyeong. Akh,, untuk apa Song Yi memberitahunya? Seperti memintanya untuk mencarinya saja.

Song Yi berniat membuang kertas itu ketempat sampah dan dia menemukan pecahan kaca lampu mobilnya dengan bercak darah di tempat sampah Min Joon.

Hwi kyung bertemu Min Joon di Lobi. Dia menatap Min Joon dengan seksama dan berusaha mengingat pria 12 tahun lalu. Saat Min Joon bertanya apa yang dilakukan Hwi Kyung?

Hwi Kyung pun bertanya pada Min Joon,  “Do Min Joon-ssi. Kau..  Siapa kau? Apakah kau, mungkinkah….  seseorang dari 12 tahun yang lalu, yang menyelamatkan Song Yi... Apakah itu kau?” Min Joon kaget mendengar pertanyaan Hwi Kyung.

Epilog

Dengan kemampuan yang aku miliki, tidak banyak orang yang sudah aku selamatkan. Mengungkap kekuatanku berarti mengungkapkan identitasku, tapi tidak banyak orang yang tidak mengucilkanku, atau yang mau menerimaku apa adanya.

Apa yang bisa aku lakukan dengan kemampuanku, Aku tidak yakin tentang hal itu. Teleport, selama aku mengetahui lokasinya, aku bisa berpindah tempat dalam radius 300 km. Aku juga bisa menghentikan waktu selama sekitar 1 menit. Yang penting adalah kondisi tubuhku. Saat aku pertama kali bertemu Pengacara Jang, karena kondisi tubuhku sangat buruk, Aku hampir membunuhnya.

Flashback 30 tahun lalu. Min Joon sedang bekerja di Bank, rekan kerjanya yang bernama Min Kyung Wook, memberinya kopi. Saat Min Joon meminumnya ternyata Min Kyung Wook tersenyum licik, ternyaa dia sudah meludahi Kopi itu.

Dari dalam kantor manager Min Joon mendengar pengacara Jang meminta pinjaman ke bank untuk operasi ibunya. Tapi Manager tidak mau memberikan, padahal dia sudah mengatakan jika ibunya meninggal, maka dia akan meninggal juga.

Pengacara Jang muda, benar-benar berniat bunuh diri dari atas atap  gedung. Min Joon datang dengan tubuh lemahnya, dia berusaha menghentikan waktu saat pengacara Jang telah melompat. Namun dia kehilangan kekuatan  dan pengacara Jang hampir terjatuh lagi. Min Joon kembali menghentikan waktu dan menarik kaki pengara Jang dengan susah payah.

Setelah terselamatkan, Pencara Jang merasa sangat kaget dan bertanya,  “Kau siapa? Apakah kau hantu?”

***

Chun Song Yi makin Jjang aja, haha,, adegan dia utek utekan kayak ulet hijau di dalam sleeping bag itu kocak banget. Makin koclak aja deh Song Yi. Dengan kepribadiannya, dia tidak akan terlalu histeris setelah Min Joon menciumnya, dia berpikir itu hal yang wajar jika Min Joon tergoda oleh pesonanya, tapi melihat Min Joon menjadi sakit itu yang membuatnya tak enak hari, memangnya dia itu virus? Hahaha..

Akh,, kenapa Min Joon jadi sakit saat bertukar saliva dengan manusia? Semoga nanti ada penjelasannya juga ya? Seperti penjelasan tentang mengapa Pengacara Jang selama ini berteman baik dengan Min Joon selama 30 tahun ini. Ternyata dia pernah di selamatkan oleh Min Joon juga toh. Dan  Min Joon benar, menunjukkan kekuatannya, artinya dia menunjukkan identitasnya.

Akh,,, sedih rasa nya pas Song Yi bilang tentang tipe pria idealnya, Seseorang yang selalu ada disisinya, bukan orang yang menghilang tiba-tiba seperti Ayahnya. Rasanya itu bukan Min Joon banget kan? Karena 3 bulan lagi Min Joon harus pergi, ataukah… Dia akan memutuskan untuk menetap di bumi?

Akh,,, Hwi Kyung,,, bahkan saat sedang meminta maaf pada Se Mi pun, hanya Song Yi yang dia pikirkan? Apa maksud Se Mi memberi tahu Hwi Kyung bahwa Min Joon adalah pria 12 tahun lalu, apakah dia ingin membantu Hwi Kyung menjauhkan Song Yi dari Min Joon, ataukah,,, dia punya niat terselubung. Saat Se Mi menemui Min Joon, beneran sebel sama Se Mi, miaaanne Yoo In Na, akh,, jadi kangen sama Choi Hee Jin di QIM, haruskan aku mererunnya?

Tentang meludahi minuman, OMG, kenapa orang-orang harus melakukan itu, itu kan jorok banget, gimana coba kalo di itu punya penyakit berbahaya yang bisa menular lewat air ludah, karena keisengannya itu, dia bisa saja mencelakakan seseorang kan? Tapi,,, saat Min Kyung Wook memberikan kopi yang sudah dia ludahi pada Min Joon, aku langsung keinget, Ji Hyun Woo juga melakukan itu di Movie Old Miss Diary,,  dan itu jorok banget  -____- tapi lucu sih, hahahaha…

Berharap Ibu Song Yi sadar, kalau yang dilakukannya selama ini hanya menjual putrinya untuk bisa hidup mewah, jadi dia tidak terus memanfaatkan Song Yi. Sedih juga itu pas Song Yi cerita tentang Ayahnya, Song Yi dengan pikiran dangkalnya, pasti saat itu berpikir bahwa Ayah benar-benar ingin memanfaatkannya seperti itu, padahal dia ingin menjauhkan Song Yi dari obsesi ibunya untuk terus menerus membuat Song Yi emnghasilkan uang. Poor Ayah,,, Poor Song Yi.

Jae Kyung,,, ups,, dia makin menyeramkan, penasaran sama cincin yang selalu di putar-putar tuh. Pas liat dengan seksama, tuh cincin kok kayak paku yang dililitkan dan kemudian dijadikan cincin yah? Jae Kyung Sosiopat banget yah? Sampe percaya diri gitu ngancem Min Joon, belum tahu dia Min Joon bisa ngancam balik juga.

Kasus kematian Han Yoo Ra mengingatkan aku pada kasus kematian Artis wanita di GHOST yang dibunuh kekasihnya sendiri. Miris memang, jika di Ghost pembunuhan itu terjadi karena adanya kesalah pahaman dan kesalahan persepsi, dan di ending sang kekasih menyesali perbuatannya dan memutuskan bunuh diri setelah tahu Kekasihnya itu sedang mengandung anaknya. Sementara Jae Kyung? OMG, dia bahkan sama sekali tidak merasa bersalah saat mendengar Yoo Ra hamil ketika dia membunuhnya. Benar-benar raja Tega >,<

 Mengapa kedua rumput ini sangat berbeda karena kondisi tubuh Min Joon?
Suka sama detail di drama ini^^





16 Komentar untuk "[Review] Man From The Star Episode 9"

Akhirnya keluar jg reviewnya...tenkyu mb irfa

Via

Makasih mba irfa atas reviewnya bisa mengobati rasa penasaranku,, sambil nunggu sinopsis dr mba fanny..

Hahaaa...ngakak liat adegan song yi di dlm sleeping bag tuh, kyk ulat bulu..lilit...lilit... :D :D
Mksih mbak review nya ^^
''Lucia''

Min joon keren bgt pas scene ngancem jae kyung .
Mantly bingiiits
Gomawo mba irfa

Suka sama drama ini... Makasih mbak irfa... Lanjut ya sinopnya...

Regards dian

ibu song yi gk jhat2 amat k'mbk irfa, dy bnr kyak memperalat song yi tpi msih tau batasan pkerjaan apa yg bleh diambil song yi, wkt ditawari byrn besar tpi pkerjaannya bisa mmbuat anknya trlht buruk dy gak segan2 nolak dan mrah sprti seorang ibu yg posesif sma anknya.
Yg meranin Jaekyung co2k bgt tampangnya jdi psikopat.
Btw..btw..btw.. Q jadi Tertarik sma ci2n Jaekyung unik aja gtu bentuknya *pngen punya juga*, besok2 pasti bnyk yg nyari tu ci2n. XDD

thnx u preview-nya mbk. ^^

¤amrelisha¤

makin suka deh sama drama yg satu ini, baru awal tahun dah da drama bagus !!!
dari awal mpe episode 9 semua gokil, keren deh poko'a !!!
jadi penasaran ama itu cincin, unik !!! pasti ntar ada hubungannya dgn min joon deh,,, soalnya scene cincin itu sering muncul....
scene sleepbag ulet ijo bikin ngakak guling guling......hahahaaa

makin suka deh sama drama yg satu ini, baru awal tahun dah da drama bagus !!!
dari awal mpe episode 9 semua gokil, keren deh poko'a !!!
jadi penasaran ama itu cincin, unik !!! pasti ntar ada hubungannya dgn min joon deh,,, soalnya scene cincin itu sering muncul....
scene sleepbag ulet ijo bikin ngakak guling guling......hahahaaa

Pas udah tau usb ny itu di min joon kyany sekarang min joon yg jd incaran ny jae kyung deh,,
Di tunggu episode 10 ny,
Gomawo 😊

Mba irfa hwaiting

Makasih mb \(•ˆ⌣ˆ•)/

di tunggu kelanjutannya ya mba irfa.....makasih sinopsis nya....

Akhirnya kesampean juga baca ep 9 walaupun cuma review gpp deh :D
Ep 10 ditunggu kelanjutanyaaaaa :))

saya sama dengan amrelisha suka sama perannya jae kyung
cocok banget deh sampe bisa bikin sebel abis sama karakternya
pingin liat dia kalo di bts gimana :D

dan di sini bisa komen panjang banget karena kesamaan pemikiran hehe
hwi kyung makin ke sini makin berbahaya
dia satu-satunya orang yang paling deket sama jae kyung dan malah terus terang memborbardir kakaknya, swnim bikin karakternya gak dipandang sebelah mata karena kepolosannya (jd berasa liat sang woo)
obsesinya sama song yi membuatnya terobsesi juga membongkar maksud min joon menyuruhnya melindungi song yi dari kakaknya sendiri ow...
semoga swnim punya sesuatu yang tidak bisa saya tebak :P
btw tentang in na, saya lebih suka liat dia di ending hahaha kalo di sini berasa gak bisa nebak sama sekali muka yang bener yang mana?(walau selalu positif thingking sih)

oya soal cincin, karena baru dapet videonya kemaren (biasanya baca sinop, spoiler, dan review), jadi baru ngeh itu paku
bener2 simbol kekejaman akut :P ngeri....

iyaaaaaaa mbak, detailnya keren ^^
ngeliat rumput itu, kita jadi tau min joon juga :)
thank you mbak irfa xD

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top