[Review] Cruel City Episode 4



Haaa…. ceritanya makin menarik aja nih. Jujur ya, aku jarang nonton film dengan genre seperti ini, bahkan saat ada film Hollywood dengan genre macam ini, aku pasti akan menghindarinya. Ternyata cerita seperti ini seru juga yah^^ Sebenarnya nonton drama ini mengingatkan aku pada salah satu drama Jung Kyung Hoo yang lainnya yaitu Time between Dog and Wolf, dimana dia jadi Second Lead di drama itu dengan karakter yang ceria, lah disini kelam banget pas jadi gangsternya~~

Cruel City Episode 4

Mengapa Kyung Mi mengenal Shi Hyun dan juga sebaliknya? Semuanya berasal dari 14 tahun yang lalu. Saat Shi Hyun remaja dia sempat dimasukan ke panti asuhan oleh seorang Ajussi. Di Panti itulah Shi Hyun bertemu Kyung Mi gadis yang memberi kalung kertas penyambutan padanya. Hubungan mereka menjadi dekat, namun Shi Hyun tetap memutuskan untuk pergi meninggalkan panti. Kyung Mi bertanya apakah Shi Hyun benar-benar ingin pergi? Shi Hyung telah memantapkan hati, bahkan dia mengajak Kyung Mi untuk ikut, namun Kyung Mi menolak.

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*


Shi Hyun menemui bibinya (Lee Jin Suk) dan mereka saling melepas rindu, di dalam mobil Shi Hyun menoleh ke belakang. Bibi bertanya apakah ada yang tertinggal? Shi Hyun mengatakan tidak, padahal hatinyalah yang tertinggal pada Kyung Mi. Di lain hari Shi Hyun mengirimkan hadiah untuk Kyung Mi lewat kotak surat panti, Kyung Mi sangat senang menerimanya, sejak itu Kyung Mi selalu mengecek kotak suratnya siapa tahu ada hadiah dari Shi Hyun.

Setelah beberapa tahun, Shi Hyun tak lagi mengiriminya hadiah. Saat itu Kyung Mi sudah masuk SMA. Kyung Mi merasa sedih, tapi bagaimana lagi, dia hanya bisa berharap. Namun saat Kyung Mi dibully oleh anak-anak panti yang lain, Shi Hyun datang dan memukuli anak tersebut dengan lidi, hingga mereka pun pergi. (Aih,,,, dari muda aja Shi Hyun dah kejam ung,,, tatapan matanya Errr,, dingin^^)

Kyung Mi menangis dan Shi Hyun bertanya apakah Kyung Mi taka pa-apa? Kyung Mi kesal dan tidak menjawab. Dia pergi meninggalkan Shi Hyun, namun di perjalanan dia terus menoleh ke belakang sangat berharap Shi Hyun mengikutinya. Melihat tingkah Kyung Mi, Shi Hyun hanya bisa tertawa dan mengikuti Kyung Mi dari belakang.

Kyung Mi duduk di sebuah kedai soju, dia terus melihat keluar berharap Shi Hyun datang, agak lama dan setelah Kyung Mi sedikit kesal, barulah Shi Hyun datang. Kyung Mi langsung pura-pura tak peduli dan mengambil soju nya, Shi Hyun mencegahnya minum, Kyung Mi tak peduli, dia mengambil tetap mengambil gelasnya. Shi Hyun memesan bird an meracik minuman untuk Kyung Mi dan memberikannya. Kyung Mi meminumnya dan tersedak karena terlalu kuat. Shi Hyun tertawa karena hal itu, ternyata Kyung Mi hanya sok kuat. 

Kyung Mi pun jadi kesal. Shi Hyun memberikan sebuah cek pada Kyung Mi dan berkata sudah waktunya Kyung Mi untuk hidup independen tidak lagi di panti. Kyung Mi mengeluh karena isinya hanya 200 ribu won, dia bahkan bisa mendapatkan lebih dari itu setiap bulannya dari pekerjaan sampingannya bertransaksi dengan pria tua. Shi Hyun tahu Kyung Mi berbohong, karena  selama ini Shi Hyun selalu memantau Kyung Mi.

Shi Hyun kemudian bertanya, apakah Kyung Mi tahu? Ibu Shi Hyun dulunya adalah seorang wanita penghibur yang terkenal. Suatu hari dia hamil oleh Shi Hyun dan semua orang menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya karena saat hamil dia tidak bisa bekerja selama 10 bulan. Namun dia tak pernah menyerah, dia tak pernah menyerah pada keberadaan Shi Hyun hingga dia melahirkan dan meninggal akibat Overdosis Obat terlarang.

Kyung Mi bertanya, apa maksudnya itu? Apakah Shi Hyun ingin membuat cerita sedih agar dia mengasihaninya?  Shi Hyun tiak menjawab dan menerukan ceritanya. Dulu ibunya sangat cantik, banyak pria menyukainya dan dia sangat terkenal hingga dia bahkan tidak tahu siapa ayahnya. Apakah menurut Kyung Mi, Shi Hyun tidak ingin balas dendam? Shi Hyun sangat ingin balas dendam, pada orang tua yang telah meninggalkannya. Pada Ayah nya yang telah membuat ibunya menjadi seperti itu. Kyung Mi pun bingung, tapi Shi Hyun tidak tahu siapa Ayahnya kan?

Shi Hyun berkata, ayahnya adalah dunia ini. Dunia yang sudah membuat ibunya menjadi seperti itu. Shi Hyun berpendapat, Dunia itu seperti cermin. Apa yang kita lakukan terhadapnya maka dia akan membalasnya. Jika kita menyalahkan dan mengutuknya dia juga akan membalas seperti itu. Tapi jika kita tersenyum kepadanya, maka dunia pun akan tersenyum pada kita. Karena itulah, Shi Hyun ingin Kyung Mi tersenyum pada dunia agar Dunia pun tersenyum padanya, jangan menyalahkan dan mengutuk lagi dunia ini. Kyung Mi malah menangis, Shi Hyun menyuruhnya untuk tertawa.

Di lain hari, Shi Hyun membawa Kyung Mi ke sebuah rumah yang dibelikan Shi Hyun untuk Kyung Mi. Melihat rumah itu Kyung Mi senang luar biasa, kemudian dia melihat lukisan yang ada di dinding, itu adalah gambar yang dia lukis saat dia masih kecil, ternyata Shi Hyun mengambilnya dan sekarang memasangnya di rumah itu. Kyung Mi berpura-pura marah dan Shi Hyun meminta maaf, namun bagaimanapun Kyung Mi sangat berterimakasih atas rumah ini. Shi Hyun berkata, Kyung Mi harus memulai segalanya dari rumah ini, kebebasannya sebagai seorang anak yatim piatu yang mandiri. 

Shi Hyun pamit pergi, sebelum Shi Hyun pergi, Kyung Mi memanggilnya dan berkata pada Shi Hyun bahwa dia ingin menjadi petugas polisi. Shi Hyun sangat kaget mendengar hal itu.

Kyung Mi telah berhasil menjadi seorang petugas polisi. Ibu panti dan adik-adiknya di panti sangat senang bisa melihat Kyung Mi berhasil memakai seragam polisinya, ada Soo Min disana, hmmm,, jadi Soo Min pun teman panti Kyung Mi, hanya saja usianya lebih muda darinya. 

Kyung Mi mencoba menelpon Shi Hyun karena dia ingin menunjukkan penampilannya pada Shi Hyun, namun Shi Hyun tidak mengangkat teleponnya. Soo Min bertanya siapa yang ditelepon Kyung Mi? Seseorang yang ingin dia perlihatkan seragam itu, Soo Min bertanya apakah itu pacarnya? Kyung Mi berpikir,,, hmmm bukan seperti itu, tapi Soo Min mendesak dan terus menggoda Kyung Mi

Dari kejauhan, Shi Hyun memperhatikan Kyung Mi dan Soo Min yang sedang bercanda, dia mengucapkan selamat pada Kyung Mi. Ponselnya terus berdering, namun Shi Hyun tidak mengangkatnya dan membuang ponsel itu. Shi Hyun pun pergi dari depan panti dengan mobilnya sementara ponsel yang dia buang terus berdering. Haaa… sepertinya Shi Hyun mengambil keputusan untuk meng-cut kontaknya dengan Kyung Mi. Wae? apakah karena dia seorang pengedar obat dan merasa dunianya dengan Kyung Mi berbeda?

Kembali ke masa kini, Kyung Mi tak percaya dengan penglihatannya, “Shi Hyun Oppa, mengapa kau ada disini? Apakah… kau… Doctor’s Son?” Shi Hyun jadi kebingungan, dia ingin menjelaskan namun tepat di depan matanya, kepala Kyung Mi ditembak seorang Sniper. 

Kyung Mi tewas seketika di depan Shi Hyun. Shi Hyun hanya bisa mematung, dia ingin meraih Kyung Mi, namun dia juga mulai ditembaki. Shi Hyun pun bersembunyi dan polisi mulai berdatangan. 

Hyung Min yang melihat Kyung Mi tergeletak bersimbah darah, segera meraih Kyung Mi dan memeluknya, memintanya untuk sadar, namun sniper itu pun menembak lengan Hyung Min, petugas polisi lain mengamankannya dan Hyung Min mulai tak sadarkan diri.

Di tempat persembunyiannya, Shi Hyun hanya bisa menangis melihat kematian Kyung Mi, dia sedih karena dia tak bisa berbuat apa-apa. Setelah sekian lama, mereka akhirnya bertemu kembali dan yang harus dia lihat adalah kematian Kyung Mi di depan matanya.

Petugas polisi lain, patner Kyung Mi, sangat kaget melihat mayat yang akan dibawa petugas medis, “Detektif Lee?” Dia meminta Kyung Mi bangun namun tentu saja Kyung Mi telah tewas. Dia tak percaya patnernya itu telah meninggal dalam misi penyamarannya.

Soo Min pulang kerja, di jemput oleh Joo Young, teman pantinya yang bekerja di Bar. Joo Young membawa mobil dan keduanya terlihat bahagia. Mereka berdua pulang ke rumah dan merayakan sesuatu. Joo Young mengatakan dia ingin berterimakasih pada Kyung Mi, tanpa Kyung Mi dia tak tahu hidupnya akan jadi seperti apa. Soo Min pun mengatakan hal yang sama, Joo Young berkata dia sangat rindu berkumpul dengan Kyung Mi Eonnie.

Pagi harinya, Soo Min terbangun dan mengecek sesuatu lewat telepon. Dia diterima sebagai salah satu siswa dari Akademi Polisi. Soo Min merasa sangat senang. Joo Young bangun dan menayakan apa yang terjadi, Joo Young pun sangat senang mengetahui bahwa Soo Min akan menjadi polisi. Mereka harus memberitahu Kyung Mi. Ponsel Soo Min berdering, mereka pikir itu pasti Kyung Mi. Soo Min segera mengangkatnya, ternyata itu adalah detektif Yang, salah satu rekan kerja Kyung Mi.

Wajah Soo Min yang tadinya ceria karena berhasil masuk ke akademi polisi, langsung bermuram durja setelah medapat kabar yang disampaikan Detektif Yang. Lee Kyung Mi, kakak angkatnya telah tewas dalam misi terakhirnya. Soo Min sangat bersedih mendengar hal itu.

Soo Min pergi ke RS di antar Joo Young, dia terlihat snagat depresi dan linglung. Dia masuk ke ruang mayat dan melihat wajah Kyung Mi untuk terakhir kalinya. Soo Min sangat terpukul karena hal ini.

Hari pemakaman Kyung Mi. Soo Min menangis tak henti-henti di depan makam Kyung Mi. seorang rekannya maju (klo nggak salah detektif Kim namanya), dia maju dan meminta Kyung Mi minum bersamanya, dia juga sepertinya sangat terpukul dengan kepergian Kyung Mi. Polisi lain mencoba menenangkannya.

Kepala Inspektur Min, hanya bisa menatap pemakaman itu dari jauh. Satu lagi, seorang petugas polisi yang melakukan misi undercover tewas dalam melaksanakan tugasnya. Komisaris Yang mendekatinya dan mengatakan padanya mengapa dia membiarkan seorang polisi wanita yang masih muda untuk melakukan misi undercover seperti ini. Sebaiknya Kepala Inspektur Min tidak perlu lagi mengkhawatirkan masalah yang terjadi di Tim Spesial Unit. Kepala Inspektur Min tidak bisa, karena dia ditunjuk langsung oleh Kepala Komisaris untuk misi ini.
 
Hyung Min terbangun di RS, dia langsung berpakaian dan ketika bertemu dengan Detektif Yang, dia meminta anak buahnya itu mempersiapkan rapat darurat, Detektif Yang berkata, mereka baru saja menghadiri pemakaman detektif Lee (Kyung Mi). Detektif Yang ingin mengatakan sesuatu pada Hyung Min.

Detektif Yang memberitahu jika Kyung Mi tewas dalam keadaan mengandung. Sepertinya Kyung Mi juga tidak tahu tentang hal itu, karena itulah dia secara sukarela melakukan misi ini. Detektif Yang merasa bersalah karena harus menyampaikan hal tersebut, tapi dia merasa Hyung Min harus tahu. Hyung Min sangat terpukul mendengarnya. Dia merasa sangat bersalah karena telah mengirim kekasih sekaligus calon anak mereka kedalam kematian.

Hyung Min duduk di depan Makam Kyung Mi dan mengenang saat Kyung Mi terakhir kali bicara padanya sebelum misi tersebut. Hyung Min sangat menyesali apa yang terjadi, dia menyimpan cincin yang dia siapkan untuk melamar Kyung Mi di depan makamnya. Hyung Min sangat kehilangan Kyung Mi, dia menyesal karena dia belum sempat melakukan apa yang seharusnya di lakukannya untuk Kyung Mi.

Soo Min sangat sedih karena kematian Kyung Mi, seseorang datang dan mengirimkan paket untuknya, isinya ponsel sebagai hadiah ultahnya. Soo Min langsung menangis melihatnya, dia mengingat saat dia bertengkar dengan anak-anak yang mengatainya, bahwa seorang yatim piatu tidak berhak memiliki ponsel. Kyung Mi memarahinya dan Soo Min merasa kesal karena Kyung Mi tak pernah mempercayainya. 

Kyung Mi  mengatakan pada Soo Min, bahwa seharusnya dia tidak membalas dendam pada dunia, juga pada orang tua yang meninggalkannya dengan terus membuat masalah. Kyung Mi berkata dunia itu seperti cermin, jika Soo Min menyalahkan dan mengutuknya maka dia akan melakukan hal yang sama pada Soo Min. Oleh karena itu, Soo Min harus tersenyum pada dunia maka dunia pun akan tersenyum padanya *kata-kata yang persis sama dengan yang dikatakan Shi Hyun pada Kyung Mi*


Soo Min membuka sebuah video di ponsel itu, video ucapan selamat ulang tahun yang dilakukan Kyung Mi untuknya. Kyung Mi bahkan menyanyikan lagi ulang tahun untuknya. Soo Min tidak sanggup lagi menahan air matanya.

Shi Hyun datang membawa bunga, dia juga ingin mengunjungi makam Kyung Mi, namun karena melihat Hyung Min, dia duduk di depan makam orang lain. Shi Hyun bergunam, “Karena ada dirimu aku merasa lega. Aku pikir kau akan melindungi dan membahagiakan Kyung Mi, tapi ternyata kau gagal. Kyung Mi maafkan aku, sekarang ini aku harus melawan seseorang yang kau cintai” Disisi lain Hyung Min berjanji di depan makam Kyung Mi, dia akan menangkap Doctor’s Son dan membunuhnya apapun yang terjadi.

Kepala Inspektur Min melihat Lee Jin Suk yang berada di ruang Interogasi dan mengingat masa lalu mereka. (Huaaahh,, ini pak Min kok bisa kenal sama bibinya Shi Hyun yah?) Lee Jin Suk bertanya pada dirinya, “Jadi,,, jika aku bisa melakukan apa yang minta, apa yang bisa kau lakukan untukku? Huh? Apa yang bisa kau lakukan untukku?” Kepala Inspektur Min hanya pergi begitu saja saat dia tak bisa menjawab pertanyaan Lee Jin Suk (apa yang diminta pak Min yah?)

Kepala Inspektur Min masuk ke ruang interogasi dan menyapa Lee Jin Suk yang kaget saat melihatnya. Belum sempat berbicara banyak, Detektif Yang datang untuk menginterogasi Lee Jin Suk. Detektif Yang bertanya sedang apa Kepala Inspekturnya disana, Kepala Inspektur Min pamit pergi dan berkata agar iterogasinya dilakukan dengan benar.

Soo Min sangat kehilangan Kyung Mi, dia memaai baju polisi Kyung Mi dan bercermin, dia merasa dirinya mirip dengan Kyung Mi. Hyung Min datang dan melihat Soo Min memakai baju Kyung Mi, dia tidak mengatakan apapun, tapi Soo Min yang merasa tidak enak. Hyung Min memberikan buku tabungan dan cap nama Kyung Mi. Meskipun Kyung Mi tak pernah bilang dia yakin Kyung Mi pasti ingin memberikan itu pada Soo Min. Itu cukup untuk biaya hidup Soo Min agar bisa hidup independen.

Soo Min berkata dia menyalahkan Hyung Min atas tewasnya Kyung Mi, karena Hyung Min gagal untuk melindunginya, tapi dia tahu Hyung Min pun lebih menderita dibanding dirinya setelah kehilangan Kyung Mi, jadi dia ingin Hyung Min mengabulkan permintaannya. Soo Min ingin menyelesaikan tugas yang tidak diselesaikan Kyung Mi, dia ingin menangkap Doctor’s Son orang yang telah membunuh kakaknya. Hyung Min kaget mendengarnya, dari mana Soo Min tahu? Detektif Yang memberitahu semuanya. Sekarang Soo Min juga siswa akademi polisi, maka dia ingin menjadi detektif seperti Kyung Mi. Hyung Min tidak bisa menjanjikan hal itu.

Hyung Min sedang menyusun rencana dengan Tim Special Unit, detektif Kim datang dalam keadaan mabuk. Dia menyalahkan Hyung Min yang membiarkan Kyung Mi melakukan misi ini. Dia menuduh Hyung Min lebih mementingkan promosi dari pada keselamatan Kyung Mi. Detektif Kim menodongkan pistolnya pada Hyung Min. 

Namun dengan mudah Hyung Min bisa melumpuhkannya karena detektif Kim sedang mabuk, mereka pun terlibat perkelahian, dan tanpa sadar seorang wartawa masuk mengambil foto dari kejadian itu.

Detektif Yang berbicara dengan wartawan itu, menceritakan tentang kasus terbaru yang sedang mereka tangani . Misi mereka adalah menangkap seseorang bernama Doctor’s yang muncul dan menghilang kemudian sebelum berhasil ditangkap. Apa yang dilihat wartawan  di kantor polisi itu adalah karena rasa kehilangan yang sangat besar dari keduanya. Wartawan mengerti itu pasti karena kematian detektif Lee Kyung Mi.

Pada akhirnya Lee Jin Suk dimasukan ke dalam penjara, karena semua bukti mengarahkan bahwa dia bersalah. Hyung Min menanyainya setelah dia dipenjara. Lee Jin Suk merasa ini tak adil, Hyung Min tahu karena penangkapan Lee Jin Suk seperti sebuah jebakan, karena itu Hyung Min ingin tahu siapa yanga ada dibalik semua ini? Lee Jin Suk tentu saja tidak tahu, lalu siapa yang berada di belakang Lee  Jin Suk? merasa tertarik Lee Jin Suk bertanya apakah jika dia mengatakannya Hyung Min akan membebaskannya? tergantung dari jawaban Lee Jin Suk.

Lee Jin Suk meminta kertas dan menuliskan sesuatu. Isinya “Ayah” Lee Jin suk tertawa dan berkata, bahwa Ayahnya lah yang berada di balik semua ini, lalu dia tertawa mengejek Hyung Min dan membuatnya kesal. Hyung Min akhirnya berkata jika dia boleh menebak orang yang ingin di lindungi Lee Jin Suk adalah Doctor’s Son kan? Hyung Min menegaskan dia akan menangkap nya.

Lee Jin Suk bertanya, dalam umurnya yang sekarang Hyung Min telah menjadi seorang Kepala tim, apakah yakin dia layak? Tidak dia sama seklai tidak layak. Bagaimanapun Hyung Min tidak akan bisa menangkap Doctor’s Son, karena cara menghadapi dunia tidak bisa dipelajari dengan membaca buku teks.

Hyung Min menyelidiki penyebab kematian Kyung Mi, dia sadar bukan Doctor’s Son yang membunuhnya, tapi seorang sniper profesional yang menembak Kyung Mi dari kejauhan. Dia memperagakan hal itu, dan menatap TKP tewasnya Kyung Mi, dia juga ditembak saat itu, tapi mengapa snipper itu membiarkannya hidup? Hyung Min mempertanyakan hal itu dan teringat pada kata-kata Lee Jin Suk.

Soo Min masih depresi dan tidak bersemangat dalam bekerja, hal ini dimanfaatkan oleh boss nya yang memberinya obat tidur dan berusaha me-rape nya tapi Soo Min keburu sadar dan akhirnya memukul kepala boss nya dengan botol. Dia keluar dari gudang dan mengambil uang dari kasir, itung-itung bayaran untuknya selama bekerja sambilan.

Tapi pada akhirnya Soo Min dilaporkan ke Polisi oleh bos nya dan ditahan karena tuduhan penyerangan dan pencurian. Hyung Min datang menemui Soo Min yang telah di tahan. Soo Min meminta Hyung Min melepaskannya karena dia tidak bersalah, jika tidak percaya lihat saja rekaman cctv. Hyung Min berkata tidak ada rekaman cctv, Soo Min jadi kesal dan tambah kesal saat Hyung Min berpikr bahwa dirinya bersalah.

Namun kemudian Hyung Min menceritakan tujuannya menjadikan Soo Min seorang narapidana, dia ingin membantu Soo Min untuk menuntaskan tugas Kyung Mi. Dia sedang mencari seorang agen yang bisa dijadikan spy agar mendekati Lee Jin Suk , orang yang sangat berkaitan erat dengan Doctor’s Son. Saat ini Lee Jin Suk sedang ada dipenjara. Lalu Soo Min muncul dengan kasus kriminalnya, maka Soo Min sangat cocok untuk ini. Soo Min tidak mungkin melanjutkan ke akademi polisi jika dirinya telah memiliki catatan kejahatan, tapi jika Soo Min berhasil dalam misi kali ini, dia akan menjanjikan Soo Min pasti jadi detektif. Tapi jika misi ini gagal, maka Soo Min akan menjadi narapidana seumur hidupnya.

Hyung Min memberikan pilihan pada Soo Min dan memintanya memikirkan hal itu di dalam sel penjara. Kyung Mi muncul dalam bayangan Hyung Min, dan melarangnya melibatkan Soo Min dalam masalah ini, tapi Hyung Min beralasan, inilah cara dia bisa membantu Soo Min, dan dia juga memberikan pilihan pada Soo Min, biar dia sendiri yang memutuskan.

Soo Min akhirnya memutuskan, dia bersedia melakukan hal itu. Hyung Min segera memproses ini pada Kepala Inspektur Min dan meminta bantuannya. Kepala Inspektur Min memikirkan hal ini, dan akhirnya menyetujuinya, dia meminta Hyung Min menceritakan tentang Yoon Soo Min, tapi Hyung Min menolak. Kepala Inspektur Min mengerti.

Hyung Min pun memberikan instruksinya pada  Soo Min dan bertanya sekali lagi, apakah Soo Min yakin dengan keputusannya? Soo Min gugup namun dia sudah menetapkan hatinya, dia ingin melakukannya.

Maka Soo Min pun dikirim ke penjara sebagai seorang narapidana dengan tuduhan pencurian dan pemukulan. Soo Min kemudian ditempatkan di sel yang sama dengan Lee Jin Suk.

Shi Hyun menghilang sejak insiden kematian Kyung Mi, Soo mencarinya kemana-mana tapi belum juga ditemukan. Kemana Shi Hyun sebenarnya? ternyata Shi Hyun duduk di depan gereja panti asuhannya dia sedang meratapi kepergian Kyung Mi. Saat ada mendengar suara, Shi Hyung mengacungkan pistolnya, ternyata itu adalah bayangan masa kecilnya. Masa kecilnya bertanya, “Apa yang sedang kau lakukan?” Shi Hyung menangis, dia tidak tahu apa yang sedang dilakukannya.

Kepala Inspektur Min ditelepon seseorang yang mengajaknya bertemu di taman bermain. Ternyata Shi Hyun yang ingin menemuinya, tapi dia sudah menyiapkan peralat Sniper untuk menembak Kepala Inspektur Min, mereka berkomunikasi lewat telepon. Shi Hyun bertanya mengapa Kepala Inspektur Min menugaskan Kyung Mi dalam tugas seperti itu? Kepala bagaian Min berkata bukan dia yang menugaskannya.

Shi Hyun kesal dan menembakinya, Kepala Inspektur Min ketakutan dan mengingatkan Shi Hyun, “Kau harus ingat satu hal, kau adalah Polisi yang sedang melakukan penyelidikan Undercover” Shi Hyun jadi meradang, karena merasa ini semakin membuatnya gila, Shi Hyun ingin mengakhiri segalanya dengan membunuh Kepala Inspektur Min, agar tidak ada lagi polisi yang mati di tugas undercover mereka seperti Kyung Mi.

Kepala Inspektur Min mengatakan pada Shi Hyun, “Kau adalah polisi, dan hanya aku yang tahu. Jika aku mati maka kau akan hidup dengan identitas sebagai criminal yang telah membunuh dua petugas polisi” Shi Hyun jadi galau. Dia hanya bisa menangisi keadaannya.

Mwooo??? Shi Hyun benaran polisi yah? Hwaaaahhh,,, kok dia kejam banget itu pas jadi gangsternya sangat meyakinkan. Dan naasnya hanya Pak Min yang tahu jika Shi Hyun adalah polisi. Kok nasib Soo Min sama Shi Hyun samaan sih? Yang tahu Soo Min sedang ditugaskan pada penyelidikan undercoverkan cuman Hyung Min, jika dia gagal menangkap Docto’s Son alias Shi Hyun dia juga akan menjadi criminal selamanya? Ottokee??? haduh,,, pengennya sih,, mereka berdua ntar kabur sajalah,, ndak usah jadi polisi lagi, apalagi kalo misinya gagal.

Ngenes emang yah, nasib polisi yang ditugaskan sebagai polisi undercover begini, mereka mempertaruhkan nyawa mereka, tapi jarang sekali ada yang berhasil, jika tidak berujung kematian, yah pastinya harus hidup dalam identitasnya sebagai criminal. Belum lagi, kalo mereka udah deket sama salah satu penjahat selama misi undercover mereka, nggak tega nangkep lah mereka… Akh,, jadi inget sama bapaknya Lee Jun Ki yang ditugaskan sebagai agen undercover dan akhirnya dibunuh sama atasannya sendiri, gilaaaakkk emang yah~~~

Hubungan Shi Hyun dan Kyung Mi sweet yah~~ mungkin nggak ada kata jadian diantara mereka, tapi bagi Kyung Mi, Shi Hyun itu bagai Daddy Long Leg yang dia ketahui identitasnya. Menjaganya, mencukupi kebutuhannya, memberikan penerangan hidup baginya. Shi Hyun bagi Kyung Mi, seperti Kyung Mi bagi Soo Min. Orang yang sangat disayanginya mungkin melebihi kekasihnya sendiri. Kyung Mi bagi Shi Hyun, jelas adalah wanita yang telah menyentuh hatinya namun harus dilepaskannya. Dia merelakan Kyung Mi untuk bahagia bersama Hyung Min, karena dia merasa tidak bisa membahagiakan Kyung Mi dengan posisinya saat ini. Aku suka banget tawa Shi Hyun saat bersama Kyung Mi~~ Semoga tawa itu kembali setelah dia bertemu Soo Min yah^^

Walo drama ini agak kejam dan sadis, ceritanya makin bikin penasaran. Aku pengen liat aksi Soo Min selama dia menjadi agen undercovernya dan bagaimana pada akhirnya dia jatuh cinta pada Shi Hyun. Pastinya nanti mereka bakal bergalau-galau ria deh akh,, apalagi ga pada tahu bahwa sebenarnya mereka berdua sama-sama agen undercover.

Pengen tahu juga apa alasan Shi Hyun terpilih jadi agen undercover dan kenapa dia bersedia mempertaruhkan nyawanya, selama bertahun-tahun. Hingga dia mengubur cintanya untuk Kyung Mi, karena merasa tidak bisa melindunginya karena dia sedang berada dalam tugas undercover sebagai pengedar narkoba.  Trussssss,,, apa hubungannya Pak Min sama bibinya Shi Hyun, apakah Lee Jin Suk juga agen?? Mesti sabar nunggu minggu depan~~”

Preview Cruel City Episode 5

Si ganteng maut kembali, suka banget liat tampilan Shi Hyun yang seperti ini^^

Shi Hyun dengan seragam polisinya, 
benarkah hanya Kepala Inspektur Min 
yang tahu bahwa Shi Hyun adalah polisi?

 *written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
4 Komentar untuk "[Review] Cruel City Episode 4"
rini masyitah hiramuki
delete

Benerrr tebakan aq kalo shi hyun tuh polisi heheeh......
Jadi ingat ma adek qu yg juga polisi.....hehhehehheh

aku pertama kenal Jung Jyung-Hoo di Time Between Dog and Wolf yang sampe hari ini blm selesai ku tonton..hehe. menurutku, wajahnya ni oppa ceria dan hangat, jadi pas liat dia di drama Cruel city, aku langsung whaaaa, terkejut banget, ternyata dia bisa berakting dingin kayak gitu..kereeeen!!

Mba irfa lanjutin dong review cruel citynyaa...penasaran bgt nih ama lanjutan oppa jyung ho >.<

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top