[Fanfiction] Nine: First Love Likes A Wind Part-3



Lagi semangat nulis fanfic nya,, sampe nggak sempet Recaps episode 13 dan seterusnya, Recaps nya aku lanjut kalo Fanfic yang seri After Ending ini udah kelar yah, biar inspirasinya nggak berhamburan kemana-mana. Menulis Fanfic ternyata lebih mudah dibanding merecaps dramanya,, hahahah,, karena konsep ceritanya udah ada di kepala kita,, nggak takut ada yang salah menyampaikan,, hehehehe

Jika Han So Ra ada di tahun 2012-2013, kira-kira siapa ya aktris yang pantas memerankannya? Kalo dilihat dari versi mudanya, aku ngerasa UEE cocok, karena mirip sama pemeran Han So Ra 1992, tapi,,, umurnya nggak pantes sih. Han So Ra seumuran dengan Park Sun Woo, adi umurnya sekitar 38 tahun juga yah? UEE kemudaan untuk memerankan wanita usia 38 tahun. Satu nama lagi terbersit di kepalaku, Han Chae Young,, hihihi,, seru juga bayangin Han Chae Young jadi Han So Ra... Atau,,, So Yi Hyun? hahahah,,, cocok juga itu,, biar So Yi Hyun dan Lee Jin Wook reunian untuk yang ketiga kalinya,, hehehe^^

Nah,, kalo menurut kalian siapa yang pantas memerankan karakter Han So Ra di tahun 2012-2013?


Tidak bosan aku meminta maaf ~~~>> jika aku pada akhirnya merusak karakter beberapa tokoh Nine karena imajinasi liarku. Cerita ini hanya imajinasiku semata, karakter tokoh dan Latar Cerita adalah asli milik penulis Nine Song Jae Jung dan Kim Yoon Joo.

Selamat Membaca^^

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

First Love Likes A Wind

Part-3

Takdir adalah sesuatu yang tak bisa kita elakan, tanpa diduga dan direncanakan, aku kembali lagi bertemu dengan Park Sun Woo, apakah ini berarti kami sudah ditakdirkan untuk bertemu kembali?

“Han So Ra? kau sedang belanja?” Park Sun Woo menyapaku saat aku sedang memberikan perlengkapan sehari-hariku di sebuah supermarket yang tak jauh dari butikku. “Sun Woo-ssi? kau sedang belanja juga?” Jujur saja aku kaget melihatnya, Sun Woo tidak seperti tipe pria yang akan berbelanja keperluan rumahnya sendiri. Aku yakin ada seorang pembantu yang dia perkerjakan di rumahnya.

“Nde,,, aku membutuhkan beberapa barang secara mendadak” Aku melihat belanjaannya, beberapa potong daging dan sayuran dalam jumlah besar. “Direktur memaksa untuk mengadakan pesta barbekyu di rumahku” lanjut Sun Woo seolah memberitahuku mengapa dia berbelanja daging dan sayuran itu. “Akh,, aku mengerti, pantas saja belanjaanmu sangat berbau barbeque” komentarku membuat kami berdua tertawa bersama.

“Sunbae-nimmmm” teriak seorang wanita dan dia adalah Joo Min Young. Lagi? “Aku menemukannya! Minuman kesukaanmu yang selalu dibeli Ajumma untukmu” katanya riang pada Sun Woo tanpa menghiraukan keberadaanku yang belum dia sadari. “Min Young-ah,, jaga kelakuanmu dan lihat sekeliligmu” Min Young mulai melihat kanan kiri dan menyadari kehadiranku. “Akh,,, So Ra Eonnie? Kau ada disini? Maaf aku pikir Sun Woo sunbae sedang berbicara dengan orang asing” Min Young yang sekarang aku temui entah mengapa sangat berbeda dengan Min Young yang aku temui malam itu. Hari ini dia begitu hangat. “Annyongaseong, Ming Young-ssi” sapaku menyapanya. Rasanya ini adalah tegur sapa kami yang pertama, tapi dia sudah mengakrabkan diri dengan memanggilku Eonnie? Benar-benar di luar kendali.

“Annyonghaseong Eonnie,, kau sedang belanja?” Min Young balas menyapaku, “Nde,,  apakah kalian belanja bersama?” tanyaku pada Sun Woo dan Min Young. “Ya,, aku terpaksa pergi berdua dengannya, sejak aku putuskan berhenti mengejarnya, direktur malah memaksa kami selalu bersama. Sepertinya dia tak rela aku mengakhiri penderitaanku” Ujar Min Young bergurau. “Min Young-ah bisakah kau tidak bicara macam-macam” Min Young merenggut dan tidak membantah, aku jadi geli melihat kelakuannya dan Sun Woo, mereka,,, terlihat seperti pengantin baru yang sedang belanja bersama,,,, *Aigooo,,, apa yang aku pikirkan*

“Akh,, baiklah,,, kau bisa melanjutkan belanjamu So Ra-ssi, aku akan membawa si pengganggu ini pergi. Sampai jumpa di lain waktu Han So Ra” Ujar Sun Woo kemudian menarik Min Young pergi, dia bahkan tidak memberikan kesempatan pada Min Young untuk berpamitan padaku. Akh,, mereka berdua benar-benar terlihat serasi. Jika aku tak tahu kisah mereka, aku pasti akan berpikir bahwa keduanya adalah pasangan kekasih yang hobi bertengkar.

***
Aku sedang memilih perlengkapan mandiku saat sebuah suara kembali menyapaku. “Han So Ra? Kau Han So Ra kan?” Aku menoleh ke arah suara itu. Kim Byung Soo? Mantan suamiku ketigaku yang menyebalkan. “Kau sedang berbelanja Han So Ra? Mengapa kau tidak menyuruh pembantumu melakukannya?” Aku mendiamkannya dan tak sama sekali tak ingin lagi berurusan dengannya. Byung Soo tak menyerah, dia terus memberikan berbagai pertanyaan dan mengikuti kemanapun aku pergi.

“Yak! Han So Ra! Apakah begini sikap mu pada mantan suami yang sudah memberikan banyak keuntungan padamu?” Keuntungan? yang benar saja, yang ada aku sudah menyia-nyiakan banyak waktuku saat bersamanya. “Apakah kau ingin aku menghancurkan bisnis Ayahmu karena sifatmu ini?” Lagi-lagi ancaman ini. Dulu aku bersedia menikah dengannya pun demi menyelamatkan bisnis Ayahku. Aku pikir pernikahan itu akan menjadi pernikahan terakhirku, aku pikir dia menikahiku karena mencintaiku dan kami bisa hidup bersama dengan bahagia hingga tua. Tapi apa yang terjadi, dia bahkan berselingkuh dengan sekretarisnya sendiri. Aku benar-benar dibuat muak dengan sikapnya itu.

“Anacamanmu tak mempan, jika bisnis Ayahku hancur karena ulahmu, aku pun tak segan untuk menuntutmu” Byung Soo terlihat geram. Dia mencengkram tanganku dan kembali mengintimidasiku seperti biasanya. “Kau,,, wanita Jalang, beraninya balik mengancamku, apa kau ingin aku benar-benar menghancurkan hidupmu. Kau tahu,, aku masih tak rela mnceraikanmu, karena aku belum puas untuk menyiksa hidupmu” Suaranya semakin serius mengancamku. Begitulah Byung Soo, setiap hari kerjanya selalu mengancam dan mengintimidasiku.

“Kim Byung Soo,, lepaskan aku! Aku tidak suka dengan tingkahmu” Byung Soo tak menggubris, dia malah terlihat puas melihat wajahku yang kesal dengan kelakuannya. “Melepaskanmu? Tidak akan! Bagaimana jika aku melakukan yang lebih buruk dari ini?” Ancamnya membuatku ketakutan karena kau tahu dia benar-benar bisa melakukan hal itu. “Kim Byung Soo,,, aku akan berteriak!” Byung Soo tetap tak menghiraukan peringatanku. “Wanita sepertimu tidak akan berani berteriak di tempat umum,,, itu,,, hanya akan merusak reputasi kita berdua istriku tersayang” Aku semakin kesal mendengar ocehannya. Aku berusaha keras melepaskan diriku. Tapi Byung Soo semakin keras mncengkramku… Aku ingin berteriak,, tapi seperti yang Byung Soo katakan aku tidak akan berani.

Byung Soo berniat menarikku pergi, namun sebuah suara menghalanginya. “So Ra-ssi, apa kau sudah selesai berbelanja?” Aku menoleh ke arah suara itu dan Park Sun Woo ada disana. Byung Soo menatap geram pada Sun Woo, “Siapa dia? Apakah dia kekasih baru mu?” Aku diam, bingung harus menjawab apa. “Aku Park Sun Woo, reporter CBM, teman baiknya Han So Ra,, dan Kau,,, Kim Byung Soo bukan? Putra sulung pemilik perusahan Mobil GM Automotif. Hmm,, aku dengar dari So Ra,, kalian bercerai karena kau berselingkuh,, namun,, kau memintanya untuk merahasiakan hal itu. Aku sedang berpikir apa yang akan terjadi pada saham GM jika masalah ini tersebar ke public”

“Mwo?? Dasar wanita jalang, bagaimana kau bisa membeberkan masalah itu pada orang lain?” Byung Soo bersiap menamparku. Namun Sun Woo refleks menyanggah tangannya. “Tuan Kim Byung Soo yang terhormat,, aku peringatkan untuk tidak bersikap kasar pada temanku. Atau,,, kau dan GM akan berada di dalam masalah. Ingat,, aku adalah reporter CBM” Byung Soo segera melepaskan cengkaramannya pada tanganku.

“Cih,, kali ini aku melepaskan mu Han So Ra, aku tidak suka berurusan dengan jurnalis. Lain kali,,,” Sun Woo segera memotong ucapan Byung Soo. “Tidak ada lain kali, jika kau berani menyentuh So Ra-ssi lagi, maka aku tidak akan segan-segan membeberkan semua skandalmu ke public” Byung Soo terlihat ketakutan dengan ancaman itu. Byung Soo sepertinya merasa dia tidak akan menang melawan Sun Woo, “Han So Ra, mengapa kau tidak pernah bilang punya leman lelaki seorang jurnalis,, jika aku tahu dari awal, mungkin aku sama sekali tak ada niat untuk berurusan dengan keluargamu”

Tanpa pamit Byung Soo pun pergi meninggalkan aku dan Sun Woo. Aku masih merasa gemetar karena Ancaman dan paksaan Byung Soo. Sun Woo bertanya, “Kau baik-baik saja So Ra-ssi?” Aku mencoba menenangkan diri dan menjawab, “Nde,, aku hanya masih sedikit kaget. Gomawo-yo Sun Woo-ssi, aku rasa mulai sekarang pria itu tak akan berani menemuiku lagi”

“Apakah dia sudah pergi?” Tanya Joo Min Young yang tiba-tiba datang menghampiri kami. Aku menatapnya, Akhh,, aku lupa,, Sun Woo datang ke sini bersama Joo Min Young. “Huah,, Eonnie,, kau sangat hebat menghadapi pria itu,, jika aku jadi kau aku pasti sudah berteriak,, kau sangat tenang” Aku tidak tahu apakah Joo Min Young memang memujiku atau sedang memukul telak padaku, mengapa aku tidak berteriak. “Kau,,, benar-benar wanita yang sejati. Sangat anggun dan Elegan. Kapan ya aku bisa menjadi seperti itu?” OK,, kali ini aku rasa dia benar-benar memujiku.

“Yak! Joo Min Young,, kau jangan harap bisa menyamakan dirimu dengan So Ra-ssi, kalian itu bagai bumi dan langit” komentar Sun Woo tajam dan pedas. “Mwo? Sunbae-nim sedang mengejekku? Kau tidak tahu saja, aku juga bisa tampil anggun dan elegan suatu saat nanti” Joo Min Young membela diri. Ya,,, Tuhan,, melihat mereka berdua,, tiba-tiba saja semua ketakutanku terhadap Byung Soo lenyap begitu saja. Tanpa sadar aku pun tertawa kecil mendengar adu argument antara mereka berdua.

“Ah,, Eonnie,,, kau pasti masih ketakutan,, bagaimana kalau aku mengundangmu ke pesta barbekyu di rumahnya Sun Woo sunbae” tawar Joo Min Young padaku. Aku mengerjap,, Sun Woo tampak kaget mendengar tawaran Joo Min Young padaku. Apakah dia tidak setuju? Apakah dia tidak ingin aku datang ke rumahnya? “Gomawo,, Min Young-ssi,, tapi aku rasa aku pulang saja. Aku tidak ingin menggangu lagi acara kumpul-kumpul kantor kalian” Aku menolak secara halus.

“Tidak masalah Eonnie, kau sama sekali tidak mengganggu. Aku berani bertaruh, Direktur pasti sangat senang melihat kedatanganmu, dia sudah menjadi penggemarmu sejak kau dan Sun Woo sunbae menyanyi tempo hari, benarkan Sunbae?” Sun Woo agak bingung menjawabnya. “Min Young benar So Ra-ssi,, aku rasa kau perlu hiburan untuk meregangkan urat sarafmu setelah bertemu dengan orang tadi. Jika kau tidak keberatan kau bisa ikut ke rumahku”

Aku menatap Sun Woo dan Min Young, aku rasa tak ada salahnya menerima tawaran mereka. Toh dengan berdiam diri di rumahpun tak ada yang aku kerjakan. “Benarkah aku boleh datang?” tanyaku ragu-ragu. “Tentu saja Eonnie,,, kau boleh datang sekalian kau temani aku di pesta itu, aku mulai bosan menjadi bulan-bulanan mereka karena aku satu-satunya perempuan di antara mereka semua” Min Young mengatakan itu sambil langsung menggandeng tangan ku.

“Ayo kita pergi besama Eonnie” Ajak Joo Min Young ramah, wanita ini bukan saja di luar kendali,, namun dia juga tak terduga. Aku tak percaya jika Sun Woo sama sekali tak tertarik padanya setelah Min Young mengejarnya selama 5 tahun. Apakah,,, Sun Woo saat ini sedang menyesali diri karena mengabaikan Joo Min Young selama 5 tahun ini? Aku menatap Sun Woo saat kami bertiga pergi ke tempat parkir. Aku mencari wajah penyesalan atau kesedihan dimatanya, tapi sama sekali tidak aku temukan. Apakah Sun Woo benar-benar tak tertarik pada Joo Min Young dan melepaskannya begitu saja setelah wanita ini memutuskan berhenti mengejar Sun Woo?

***
Benar kata Min Young, direktur Oh,, bahkan semua crew CBM yang ada di rumah Sun Woo menerima kedatanganku dengan hangat, sepertinya aku bagai angin segar bagi mereka yang bosan menjadikan Joo Min Young bulan-bulanan mereka selama ini. Saat tiba di rumah Sun Woo, aku merasa sangat asing, meski aku mengenalnya sejak 20 tahun lalu tapi aku tak pernah datang ke rumahnya satu kalipun.

Rumah Park Sun Woo berada di salah satu kawasan elit di Korea Selatan. Rumah itu adalah warisan dari Ayahnya, meski tidak diwariskan secara pribadi pada Sun Woo, tapi hanya dialah satu-satunya orang yang bisa menempati rumah besar itu. Ibunya berada di RS karea penyakitnya sementara kakaknya Park Jung Woo, kini entah sedang berada di Negara mana, karena dia adalah seorang dokter volunteer.

Pesta barbeque diadakan di halaman rumah Sun Woo, namun aku sangat penasaran dengan isi rumah Sun Woo, jadi saat aku ikut ke toilet, iseng-iseng aku berjalan-jalan menyusuri seisi rumah itu. Dan aku menemukan foto keluarga Sun Woo saat keluarganya masih utuh. Sepertinya foto itu diambil 20 tahun yang lalu. Di foto itu Sun Woo masih remaja, dia tertawa riang disamping kakaknya.

Sun Woo dulu adalah pribadi yang ceria dan aktraktif namun menyimpan pesona luar biasa dibalik sikap dingin dan penuh percaya dirinya, sekarang pun masih begitu, hanya saja,, aku merasa ada perubahan besar yang terjadi pada dirinya semenjak kematian ayahnya dan juga masalah kakaknya yang dipenjara karena tak sengaja menyebabkan Ayahnya tewas. Tragedi keluarga Sun Woo cukup mengenaskan, namun dia bisa bertahan melewati segalanya dengan tegar. Park Sun Woo telah menjadi pribadi yang sangat kuat.

Tanpa sadar aku tersenyum melihat wajah Sun Woo remaja yang ada di foto keluarga. Aku jadi teringat beberapa kenangan kami saat SMA 20 tahun lalu.

“Apakah ini pertama kalinya Eonnie datang ke rumah ini?” Suara Min Young mengagetkanku. Aku menoleh dan dia sudah ada di belakangku yang masih memegang foto keluarga Park Sun Woo. “Ahh,, ini foto keluarga Sun Woo sunbae ya?” Min Young yang kini berada disampingku ikut memperhatikan foto itu. “Bagaimana menurutmu, Eonnie? Yang mana yang lebih tampan? Sunbae-nim 20 tahun lalu atau Sunbae-nim yang sekarang?” Min Young memberikan pertanyaan yang cukup sulit, karena jujur saja aku menyukai keduanya, Park Sun Woo 20 tahun lalu juga Park Sun Woo saat ini. 

“Hmmm,,, aku rasa Sun Woo 20 tahun yang lalu lebih tampan,,, tapi,,,” belum selesai aku menjawab Min Young sudah memotong ucapanku,, “Akhhh,,, menurutmu juga begitu kan Eonnie? 20 tahun lalu Sun Woo Sunbae lebih tampan, rasanya aku masih ingat saat pertama kali Ajussi mempertemukan aku dengannya, Aku sudah terpesona padanya” Sejenak aku kesal karena Min Young memotong ucapanku, tapi,,, aku jadi bingung… Joo Min Young dan Park Sun Woo sudah bertemu sejak 20 tahun yang lalu? Bagaimana bisa?

“Min Young-ssi, kau dan Sun Woo sudah bertemu sejak 20 tahun lalu?” Min Young menatapku dan seolah tersadar jika dirinya telah melakukan kesalahan. “Nde? Akh,,, itu,,, iya,, kami sempat bertemu 20 tahun lalu,, tapi aku baru menyadarinya beberapa hari yang lalu. Ternyata kami hampir jadi keluarga.” Jawaban Min Young semakin membuatku penasaran. Bagaimana mereka bertemu? Kapan mereka bertemu? Apakah Joo Min Young yang membuat Sun Woo mengabaikan aku setelah tragedi yang menimpa keluarganya? Lalu,,, mengapa mereka hampir jadi keluarga? Apakah mereka sempat dijodohkan atau semacamnya 20 tahun yang lalu?

“Hampir menjadi keluarga? Maksudmu?” Min Young menatapku bingung,,, “Hah?” tanyanya mendengar pertanyaanku. Min Young belum sempat menjawab karena Sun Woo sudah memanggil kami berdua. “So Ra-ssi, Min Young-ah,, apa yang kalian lakukan disitu, kita akan segara membakar daging” Min Young langsung menyahut panggilan Sun Woo, “Nde, sunbae-nim” Aku pun akhirnya menyimpan foto keluarga Sun Woo ke tempatnya dan mengikuti Min Young menuju halaman rumah Sun Woo.

***
Saat acara membakar daging pikiranku sama sekali tak fokus, aku terus saja memperhatikan Min Young dan interaksi nya dengan Sun Woo. Aku benar-benar penasaran bagaimana sebenarnya hubungan mereka? Min Young bilang 20 tahun yang lalu mereka hampir jadi keluarga? Bagaimana bisa? Jika Paek Sun Woo dan Joo Min Young sempat dijodohkan 20 tahun lalu, apa mungkin Sun Woo berani mendekatiku? Tapi perjodohan itu bisa saja terjadi setelah tragedy yang menimpa Ayahnya? Tapi,, Min Young bilang dia baru sadar jika mereka pernah bertemu 20 tahun lalu baru-baru ini, bukankah itu berarti mereka tidak saling bertemu dalam waktu yang lama? Adakah kemungkinan lain selain perjodohan dari kalimat *hampir menjadi keluarga*?

Selesai makan pun aku terus saja memperhatikan Min Young, wanita ini, lebih menarik dari yang aku kira. Secara penampilan Min Young terlihat biasa saja, seperti yang dia bilang sendiri, dia sama sekali tidak anggun dan elegan. Dia sangat sederhana, bahkan caranya berpakaian sangat santai, mungkin karena dirinya adalah reporter lapangan.

“Eonnie… apakah benar saat SMA Sun Woo sunbae ditaksir banyak perempuan?” Suara Joo Min Young mengacaukan pikiranku. “Nde?” aku kelimpungan untuk menjawab. “Kim Bum Suk bilang padaku, kau adalah saksi bahwa saat SMA Sun Woo sunbae ditaksir banyak wanita apakah itu benar?” Aku menatap Sun Woo yang terlihat tak senang dengan pertanyaan Min Young, mungkin dia merasa risih karena masa lalunya lagi-lagi dijadikan bahan obrolan.

“Ah,, itu,, begitulah,, saat SMA Sun Woo sangat pintar juga tampan, banyak murid-murid perempuan yang menyukainya” jawabku jujur dengan meredam keinginan untuk menambahkan kata-kata bahwa aku senang karena dari sekian banyak murid perempuan Sun Woo hanya tertarik padaku saat itu. “Aku masih tak percaya, bagaimana orang yang berhati dingin sepertinya disukai banyak wanita” komentar Min Young sambil mencibir ke arah Sun Woo. “Mwo?? lalu mengapa selama 5 tahun ini kau selalu mengejarku?” Sun Woo jadi kesal sendiri mendengar komentar Min Young. “Haaahhh,, itu adalah kesalahan terbesarku, aku sudah menyia-nyia kan masa mudaku selama 5 tahun hanya dengan mengejarmu, andai aku bisa memohon, aku ingin Tuhan mengambalikan waktu 5 tahun ku itu” Mendengar ucapan Min Young mata Sun Woo langsung melotot entah kesal, entah kaget, entah marah. “Joo Min Young,,, kau menyebalkan”

Direktur, Kim Bum Suk, Young Su dan kepala tim tertawa melihat pertengkaran mereka. “Hahahah,,, aku pikir setelah Joo Min Young berhenti mengejar Park Sun Woo, kita akan kehilangan tontonan gratis,, tapi lihatlah,,, mereka benar-benar pasangan menarik bukan?” Direktur Oh sepertinya sangat menikmati perdebatan Sun Woo dan Min Young. “Kau benar Direktur, aku pikir Min Young akan menyerah setelah Sun Woo menikah, tapi ternyata Tuhan membuka matanya lebih cepat dari yang aku kira”  Kepala Tim ikut memberikan komentarnya. Mereka semua,, benar-benar menjadikan Joo Min Young yang mengejar Park Sun Woo adalah hiburan bagi mereka yah? Apa mereka sama sekali tidak memikirkan perasaan Min Young selama ini ya?

“Joo Min Young, apa alasanmu berhenti mengejar Park Sun Woo?” kini Kim Bum Suk yang bertanya. Min Young terlihat bingung, kemudian dia menatap Sun Woo lalu berpikir,,, “Hmm,, kenapa ya? Aku rasa karena aku akhirnya sadar, karena dia bukan orang yang seharusnya aku kejar. Kalian tahu,, seperti kehilangan rasa penasaran, Orang bijak selalu tahu kapan dia harus berhenti” Jawabannya Min Young sebenarnya sama sekali tidak lucu, tapi aku tidak mengerti crew CBM malah menertawakannya. “Hahaha,, Maksudmu,, Park Sun Woo sudah tidak menarik lagi dimatamu?” Tanya Young Su memperjelas maksud Min Young. “Park Sun Woo telah kehilangan pesonanya~~~” komentar Kepala Tim membuat tawa mereka semakin keras. Hanya aku, Min Young dan Sun Woo yang tidak tertawa menghadapi situasi ini.

“Aku bahkan tidak tahu apa yang lucu,, mengapa kalian semua tertawa?” Tanya Sun Woo dingin. Direktur berhenti tertawa lalu berkata, “Park Sun Woo,,, kau selalu tahu bagaimana caranya menghancurkan kesenangan kita. Aku harap pesonamu dimata pemirsa tetap bertahan hingga tahun depan. Ingat mulai awal tahun kau akan menjadi Anchorman di acara News 9” Direktur Oh mengingatkan Sun Woo. “Nde,, Direktur aku mengerti” jawab Sun Woo dingin dan diikuti oleh ucapan selamat dari Min Young dan para kru lain yang sepertinya terkejut mendengar kabar itu. Aku yang tak mengerti pun ikut saja mengucapkan selamat. Dan kami berenam pun akhirnya bersulang untuk kesuksesan Park Sun Woo.

Selesai bersulang aku teringat sesuatu, tentang ucapan Min Young beberapa jam yang lalu. “Min Young-ssi, kau bilang kau dan Sun Woo sudah saling bertemu sejak 20 tahun yang lalu?” Sun Woo tampak kaget mendengar pertanyaanku terhadap Min Young. Dia menatap Min Young tak percaya, reaksi apa ini? Apakah Sun Woo tidak tahu mereka pernah bertemu di masa lalu? “Apa maksudnya itu? Kalian sudah saling mengenal sejak 20 tahun lalu?” Direktur jadi ikut bertanya karena pertanyaanku.

“Min Young-ah,,, kau memberitahu So Ra-ssi tentang rahasia kita?” Sun Woo akhirnya menjelaskan wajah kagetnya. Akh,,, jadi ternyata mereka sepakat untuk merahasiakan pertemuan mereka di masa lalu yah? Min Young tampak merasa besalah, “Maaf kan aku Sunbae, tadi aku keceplosan, hehehe” Sun Woo jadi terlihat sangat kesal. “Arghh,, Min Young-ah,, kau benar-benar yah…” Sun Woo gemas menahan kekesalannya wajahnya seperti ingin memakan Min Young hidup-hidup. Aku jadi makin penasaran apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu.

“Bagaimana kalian bisa saling mengenal? Aku dan Sun Woo sudah mengenal selama hampir 20 tahun, dan Kau sepertinya tak pernah mengungkit tentang Joo Min Young, sebelum kalian bertemu 5 tahun lalu” Direktur Oh merasa bingung dengan kenyataan itu. “Ahh,, itu ceritanya sangat panjang,, dan ada kisah sedih dibalik pertemuan kami di masa lalu” Jawaban Min Young kontan saja menumbuhkan rasa penasaran yang semakin besar dariku dan semua orang yang ada disini.

“Sun Woo,, apa maksudnya itu?” Direktur pun jadi ingin tahu kebenarannya. Sun Woo tahu sepertinya dirinya tak bisa mengelak lagi dia mencoba menghela nafas kemudian menjawab. “Aku… dan Joo Min Yong, sempat hampir jadi keluarga 20 tahun lalu” Jawaban Sun Woo mengagetkan semua orang kecuali aku tentunya, karena aku sudah tahu tentang hal itu dari Min Young.

“Mwo?? Keluarga? Apa kalian pernah dijodohkan 20 tahun yang lalu?” Tanya kepala tim yang sepertinya punya pemikiran yang sama dengaku. “Hahaha,, mana mungkin begitu Kepala Tim,, kau pikir berapa usiaku 20 tahun lalu, aku baru 8 tahun. Bagaimana mungkin kami akan jadi keluarga karena dijodohkan” Min Young menyangkal tuduhan kepala tim. “Lalu bagaimana bisa kalian hampir menjadi keluarga?” kini aku yang bertanya untuk meghilangkan rasa penasaranku. Aku benar-benar ingin tahu apa yang terjadi antara Park Sun Woo dan Joo Min Young 20 tahun yang lalu.

***

bersambung ke part-4

 *written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
Labels: FanFic, K-drama, Nine
7 Komentar untuk "[Fanfiction] Nine: First Love Likes A Wind Part-3"

Great....Nice...! fighting untuk part 4..^^

mba irfaaaaaaa di tunggu chap*4nya makin seru aja ceritanya kira kira di bandung dvdnya udah tersedia belum soalnya belum sempet nyari makasih

Maaf OOT. Baru inget pas denger Min Young manggil Sun Woo sunbae. Si sun mi di all about eve juga manggil karakter Jang Dong gun dengan suecang ya, yang kalo di bahasa koreanya tuh sunbae. sama2 kerja di televisi juga ya..?

like this..
Ditunggu part 4nya...

kyknya sih udah ada,,, aku udah lama nggak maen ke Lapak di bandung

emang suecang bahasa apa mba dee? All about eve drama Korea kan? kok manggilnya Suecang,, All About Eve juga tentang dunia pertelevisian juga yah? udah lama beli DVD nya belum sempet ditonton ajah ~___~

vivi bundachafira
delete

ditunggu part 4nya....
penasaran banget fa...

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top