Goodbye Mr Black Episode 4 part 2



Seoul, 2016

Seorang pria menyimpan flash disk di sebuah loker penyimpanan dan cepat-cepat pergi dari sana. Tak lama seorang pria berpakaian serba hitam mengambil flash disk tersebut dari dalam loker penyimpanan.


Pria yang tadi menyimpan Flash disk berlari di dalam hutan seperti sedang di kejar-kejar orang di dalam hutan, dia terpeleset, berguling-guling ke bawah hingga badannya menghantam pohon dan kepala nya terbentur baru hingga dia tak sadarkan diri.

Seseorang datang dan mengambil flash disk dari tangan orang tersebut dengan menggunakan sarung tangan. Orang yang mengambil FD itu adalah Killer, orang kepercayaan Baek Eun Do.

Unjuk rasa terhadap Sun Woo Distribusi terjadi di area pasar. Mereka menentang pembangunan yang akan di lakukan perusahaan itu. Swan, yang kini telah menjadi seorang reporter datang sambil meliput video sendiri. Mewawancarai para pengunjuk rasa dan bertanya bukan kah Sun Woo Distribusi telah menjamin hak pemilik toko untuk melakukan pembangunan itu.

Seorang pengunjuk rasa mengatakan jika mereka harus membayar 300 ribu dolar untuk mendapat hak tersebut. Pengunjuk rasa yang lain menimpalkan kerugian-kerugian yang mereka dapatkan, jadi itu adalah garansi palsu? Kim Swan melaporkan dalam video nya tentang keluhan pada pengunjung rasa tentang Konglomerat yang menekan toko-toko kecil, itu sama saja dengan melakukan pembunuhan secara perlahan.

“Reporter Kim Swan, dari Panda News, melaporkan dari tempat kejadian”

Swan akhirnya selesai membuat sebuah artikel tentang Konglomerat yang mengancam kehidupan toko-toko kecil dan segera mengirimkan artikel tersebut pada atasannya, Seo Woo Jin. Swan merasa sangat puas dengan hasil kerjanya, tapi tidak sampai 5 menit Woo Jin menelpon dan mengomelinya karena sok sok an mengambil video segala? Swan beralasan agar tampak lebih realistis. Woo Jin malah mengatainya bodoh dan menyuruh Swan untuk mengirimkan artikel lain dalam waktu 2 jam, jika tidak dia akan di pecat.
 
Swan mengomel dan sangat kesal karena Woo Jin menyebutnya bodoh, Namun kemudian Woo Jin mengirimnya pesan, jika artikel yang dia tulis banyak penulisan yang salah dan kata-kata tidak sopan. Swan jadi malu sendiri, hahahaha.

Swan memutuskan pergi dari tempat unjuk rasa dan melihat berita di layar besar sebuah gedung. Tentang kesuksesan Sunwoo group dalam dunia bisnis. Berkembangnya Sunwoo Kontruksi di bawah pimpinan Min Seon Jae dan Sunwoo Distribusi di bawah pimpinan Baek Eun Do. Posisi Sun Woo group akan semakin kuat karena mereka berdua bergabung.

Seon Jae diikuti beberapa pegawai keluar dari gedung Perusahaan Sun Woo, seorang wanita datang dengan mobilnya disambut oleh Killer. Wanita itu adalah Mei, perwakilan dari perusahaan investasi MRB yang tertarik untuk berinvestasi di pembangunan kasino. Seo Jin Tak ikut menyambutnya dan memperkenalkan diri pada Mei sebagai Wakil Direktur dari Sunwoo Kontruksi.

Mei tidak tertarik, dia malah menyapa Seon Jae dan berkata sangat terkesan dengan wawancaranya di majalah Forbes. Ternyata Seon Jae lebih tampan jika dilihat secara langsung. Seon Jae mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf karena dia harus pergi.  Merasa diabaikan Mei lalu berkomentar sepertinya dia harus melakukan sesuatu yang penting daripada bertemu dengan investor. Seo Jin Tak membela Seon Jae bukan begitu maksudnya, tapi Mei sudah tidak peduli dan masuk bersama Killer.

Seon Jae menelpon Seo Jin Tak dan menyuruhnya melaporkan hasil pertemuan Baek Eun Do dengan Mei. Tentu saja, Seo Jin Tak sudah menduganya jika Seon Jae tidak akan membiarkan Baek Eun Do mengambil alih project Resort Cassino sendirian.

Mei dan Baek Eun Do membicarakan tentang rencana pembangunan Resort Cassino di Incheon, banyak investor yang tertarik dan memiliki harapan yang tinggi. Baek Eun Do berterima kasih dan berharap kedepannya mereka akan sering bekerja sama. Mei meminta maaf karena sebenarnya mereka lebih tertarik pada Sunwoo Kontruksi terutama setelah keberhasilannya mengelola Proyek gas alami di Thailand. Minat mereka terhadap Min Seon Jae semakin meningkat

Baek Eun Do tidak terlihat senang, dan mempertanyakan keterlibatan MRB dengan proyek ini apakah karena Sunwoo kontruksi? Mei berkata itu hanya pendapat pribadinya, Min Seon Jae tampaknya akan menjadi mitra bisnis yang menyenangkan.

Apakah Sun Woo Distribusi tidak tertarik menggunakan Sunwoo Kontruksi dalam pembangunan resort itu, sepertinya mereka sudah berpengalaman? Baek Eun Do menegaskan jika Sunwoo Distribusi dan Sunwoo Kontruski akan berbisnis sendiri-sendiri jadi dia tidak akan memberikan harapan palsu. Mei tidak mempersalah kan hal itu.

Mei menelpon seseorang dan berkata Baek Eun Do lebih mudah dari yang dia kira. Mei sudah mendapatkan rencana pengembangannya, dan dia ingin orang yang dia telepon untuk melihatnya sendiri. Bahkan Mei mengancamnya jika orang itu tidak datang ke Korea dia akan membatalkannya tapi dia mengatakannya dengan tertawa.

Seon Jae datang ke sebuah klinik bersalin. Ada Ma Ri disana dan seorang dokter yang sedang melakukan USG pada janin dalam kandungan Ma Ri. Keduanya terlihat bahagia, dokter mengatakan posisi embrionya bagus kali ini. Ma Ri tampak terharu dan berkata pada calon bayi nya bahwa kali ini mereka harus bertemu. Dokter meninggalkan mereka setelah memberitahu jika Ma Ri harus melakukan tes darah dalam 10 hari ke depan.

Seon Jae mengatakan pada Ma Ri bahwa yang dia butuhkan hanya istrinya. Ma Ri menegur Seon Jae, sebagai calon Ayah dia tidak boleh mengatakan hal itu, bayi nya bisa mendengar. Itu hanya akan membawa kesulitan pada Ma Ri, jika memang Seon Jae merasa khawatir dia harus membantu Seon Jae mempersiapkan pesta syukuran untuk RS Rehabilitasi yang dibangunnya.

Apakah Ma Ri akan meneruskan proyek RS itu? Tentu saja, itu adalah proyek pertamanya sejak jadi Direktur Yayasan Sun Woo, mereka harus berterima kasih pada semua orang yang mendukungnya. Hal ini mungkin bisa membantu Seon Jae untuk terpilih menjadi Presdir di rapat pemegang saham nantinya. Jika Seon Jae gagal, sepertinya Ma Ri akan mengusirnya? Tentu saja, namun Ma Ri mengatakannya dengan nada bercanda.

Ma Ri merasa mereka berdua semakin mirip. Dia juga tidak ingin jadi yang kedua. Ma Ri merasa cemas pada bayinya, dia berharap anak mereka nanti tidak menuruni sifat kedua orang tuanya. Seon Jae menggenggam tangan Ma Ri dan meletakan dahinya di punggung tangan Ma Ri. Andai saja waktu bisa berhenti sekarang, Seon Jae akan merasa sangat senang. Ma Ri tidak mengerti dan bertanya namun Seon Jae hanya tersenyum dan berkata bahwa dia benar-benar bahagia.

Swan pergi ke kantor polisi untuk mendapatkan informasi tentang sebuah kasus. Para detektif mengabaikannya, apakah karena dia hanya seorang intern? Detektif Choi mengatakan mengapa juga Swan harus bekerja pada Seo Woo Jin sehingga dia mendapat kesulitan seperti itu, sekali lagi dia memastikan bahwa tidak ada kasus.

Seorang polisi memberi tahu detektif Choi jika ada mayat ditemukan di gunung Cheonggye. Swan langsung bersemangat dan menelpon Woo Jin mengabarkan tentang kasus tersebut.

Woo Jin tiba di TKP dan bertanya pada petugas polisi yang sedang berjaga, apakah identitasnya sudah diketahui? Melihat gaya Woo Jin, polisi itu berpikir Woo Jin adalah detektif yang menangani kasus tersebut. Polisi itu memberi tahu Woo Jin, jika mayat itu bernama Kim Jung Hoo, umur 42 tahun, bekerja di Sun Woo Distribusi. Mereka juga menemukan surat wasiat.

Detektif Choi datang dan berteriak pada Woo Jin, apakah dia sedang berpura-pura jadi detektif lagi? Siapa yang bilang, dia hanya bertanya. Polisi tadi ketakutan apalagi saat dia tahu jika Woo Jin adalah seorang Reporter. Woo Jin hanya tertawa dan berkata dia tidak pernah mengaku sebagai detektif. Lagipula dia tidak melewati garis polisi, dan tidak tertarik menulis artikel tentang kasus bunuh diri.  

Swan datang dan bertanya mereka media pertama yang datang kan? Woo Jin mengabaikannya dan mengatakan jika Swan dipecat. Woo Jin tahu Swan itu bodoh, tapi tidak bisa membuat artikel dalam waktu 3 bulan adalah alasan yang kuat untuk membuatnya dipecat. Sunbae nya berkata lebih baik Swan tidak bekerja pada Woo Jin, mereka bahkan tidak di bayar. 

Benar juga, Swan langsung mengejar Woo Jin dan memanggilnya “Seo Woo Jin” Woo Jin merasa kesal, dia itu lebih senior dari Swan berani sekali Swan hanya memanggil namaya. Senior apanya, apakah dia harus menghormatinya karena Woo Jin lebih pandai mengeja? Harusnya dia mengajari Swan. Dan tentang memecatnya, Woo Jin tak berhak memecatnya karena gajinya tidak pernah di bayar. Swan bisa melaporkan Woo Jin atas tindak kekerasan pada karyawan.

Lagipula Swan juga tahu, Woo Jin mempekerjakannya karena dia butuh setidaknya 5 karyawan untuk mendaftarkan Panda News sebagai perusahaan media yang legal. Swan tahu semua itu, Woo Jin kesal dan mencoba melawan kata-kata Swan. Namun dia bingung, saat melihat Sunbae nya Swan, Woo Jin memanggilnya, tapi si Sunbae melarikan diri.

Swan sudah menyelesaikan masa percobaannya, dia akan melakukan yang terbaik. Woo Jin hanya bisa menghembuskan nafas panjang. Swan segera pergi dan berteriak pada sunbae nya jika kasus itu adalah miliknya. Woo Jin hanya bisa menggerutu dan mengeluh darimana Kim Ji Ryun menemukan wanita seperti Swan.

Namun saat Swan terpeleset, Woo Jin bergegas mengecek keadaannya. Sayangnya Swan mengabaikan perhatiannya karena dia menemujan secarik kertas, “Struk barang penyimpanan” Mengapa Swan memegang barang bukti dengan tangan telanjang? Woo Jin langsung memegangnya dengan sarung tangan dan berteriak memanggil Detektif Choi. Swan tersenyum, sepertinya mereka bisa mendapatkan kasus ini.

Baek Eun Do melihat isi FD yang dibawa Killer, tentang daftar nama klien VIP dan rekening pribadinya. Sepertinya ada orang yang mencoba mencuri daftar nama Klien VIP melalui Kim Jung Ho.  Baek Eun Do dengan yakin itu pasti Min Seon Jae, satu orang lagi mati karena keserakahannya. Baek Eun Do langsung menghapusnya dan meminta Killer membersihkan masalah kematian Kim Jung Ho, jangan sampai ada berita miring yang keluar.
 
Swan mencari informasi di pemakaman Kim Jung Ho tentang apakah adanya kemungkinan bahwa kematiannya karena pembunuhan? Istri Kim Jung Ho mendengarnya dan dia marah pada Swan. Seorang pria tua datang dan melihat kekacauan itu, dia memilih pulang, namun Swan jadi curiga dan mencatat plat nomor mobil milik pria tua itu.

Swan pulang ke rumahnya, namun dia tidak langsung masuk atau enggan untuk masuk? Swan berjongkok di depan rumah dan mengeluarkan Golden Compass, dia mengatakan bahwa dia berada disini, berharap Black menemukannya seperti sebelumnya. Namun tentu saja itu tidak terjadi.

Ji Ryun tiba dan Swan memanggilnya Oppa (gak mango Ahjussi lagi nih ;p) Ji Ryun bertanya mengapa Swan tidak masuk? Dia takut mengganggu ibunya yang mungkin baru saja tertidur. Ji Ryun mengajak Swan jalan-jalan dulu, mungkin saat mereka kembali Ibu sudah tidur. Dari interkom terdengar suara ibunya yang menyuruh mereka masuk dan terdengar marah.

Swan dan Ji Ryun masuk ke dalam rumah. Ibunya mengeluhkan tentang putranya yang selalu bekerja keluar kota dan putrinya (Swan) yang selalu bekerja di luar. Bahkan dia lebih kesepian karena Swan. Swan minta maaf, dia sedang mencari uang untuk keluarga. Ibu berkata keluarga mereka sudah cukup uang, jika Swan tidak mau masuk kuliah, mengapa dia tidak menikah saja? Ibu menyuruhnya untuk segera mandi dan Swan pun menurut saja.

Saat naik tangga menuju kamarnya, Swan mendengar ibu mengeluh pada Ji Ryun. Dia menyayangi Swan dan merasa kasihan padanya. Tapi alasan dia menerima Swan menjadi putri angkatnya adalah agar dia tidak perlu jadi menantunya. Ibu tidak ingin Ji Ryun menikah dengan Swan. Ji Ryun berkata ibunya tidak perlu khawatir karena Swan tidak pernah melihatnya sebagai pria.

Swan masuk kamar dan mendapatkan pesan tentang informasi keberadaan Ji Soo di Qing Dao Cina pada tanggal 20 Maret, namun belum ada informasi lagi setelah itu. Swan berdiri dan menatap sebuah peta dimana terdapat foto Black dan Ji Soo. Swan menandai tempat yang sama. Swan merasa dirinya masih menjadi bebek buruk rupa. Kemudian dia meminta maaf pada Black karena belum bisa menemukan Ji Soo.

Swan mengambil sebuah album yang berisi kliping tentang kehidupan Ma Ri dan Seon Jae yang tertulis di berbagai majalah. Tentang pernikahan mereka dari Cinta pertama yang akhirnya menjadi sepasang suami istri juga tentang kesuksesan Seon Jae sebagai Direktur Sun Woo Kontruksi yang sukses. 

Di lembaran paling belakang album itu ada foto Swan dan Black di pasta natal di Thailand. Swan menyentuh foto Black yang tersenyum dengan penuh kerinduan.

Nyonya Kim masuk ke kamar Swan dan mengajaknya berkencan besok malam. Dia ingin memamerkan Swan sebagai putrinya. Dengan mengajak Swan untuk datang ke sebuah pesta, dia yakin di pesta itu akan banyak bujangan tampan. Swan tinggal memilih saja, sisanya serahkannya pada ibunya. Swan membuka undangan pestanya. 

Pesta itu di adakan di rumah Keluarga Cha dengan Yoon Ma Ri sebagai Nyonya rumah. Swan menatap nama Ma Ri dan mengiyakan saja saat Nyonya Kim bertanya apakah Swan akan pergi bersamanya atau tidak.

Besok malamnya, Swan dan Nyonya Kim menghadiri pesta di rumah keluarga Cha. Swan menatap Yoon Ma Ri yang terlihat sangat bahagia menyambut para tamu. 

Ji Ryun datang  dan bertanya mengapa Swan datang? Swan bergurau jika dia sedang beburu calon suami, Ji Ryun berharap Swan tidak membiarkan ibunya untuk mengontrol hidupnya. Swan berkata sebenarnya dia ingin melihat rumah yang pernah Black tinggali. Rumah nya sangat indah, pantas saja Black selalu ingin pulang.

Yoon Ma Ri datang menyapa Ji Ryun dan bertanya siapa gadis cantik disampingnya. Ji Ryun mengatakan, Swan adalah adikunya.  Ma Ri memperkenalkan diri pada Swan, namun merasa heran karena tidak tahu jika Ji Ryun memiliki seorang adik. Swan dan Ji Ryun jadi bingung untuk menjelaskan, untungnya Seon Jae datang dan bertanya apakah Ma Ri tidak merasa lelah?

Seon Jae menyapa Ji Ryun dan Swan dan bertanya kapan Ji Ryun kembali ke Seoul? Ada beberapa hal yang ingin dia bicarakan tentang pekerjaan. Ji Ryun mengatakan jika mereka bisa membicarakan tentang pekerjaan di kantor saja. Ji Ryun mengajak Swan untuk mengambil makanan dan pamit pada pasangan suami istri itu.

Baek Eun Do datang juga ke pesta itu dan tanpa sengaja bahunya dan Swan saling bertabrakan. Baek Eun Do menatap tajam pada Swan yang segera meminta maaf.

Seon Jae menyapa para tamu, dan tanpa sadar ada sebuah kamera yang di bawa pelayan untuk memperhatikan keadaan pesta dan seseorang memantau keadaan pesta itu dari dalam mobil. 

Seon Jae menyapa Baek Eun Do dan membicarakan masalah pekerjaan. Seo Jin Tak melihat dari jauh dan merasa kesal karena tidak ada tempat baginya diantara mereka.

Swan masuk ke rumah keluarga Cha dan menatap foto pernikahan Ma Ri dan Seon Jae yang kini terpasang menggantikan foto Keluarga Cha. 

Ma Ri menyapanya dan berkata jika makanan penutup akan segera disajikan. Ma Ri bertanya siapa namanya, Swan mengenalkan diri, “Kim Swan” Swan? Angsa Putih? Bukan, dia masih merasa sebagai bebek buruk rupa. Ma Ri langsung teringat perkataan Ji Won  pada Ji Soo.

Ma Ri merasa Swan menyenangkan. Swan tersenyum dan sekilas menatap foto pernikahannya Seon Jae dan Ma Ri. Dia membaca di majalah bahwa mereka adalah teman semasa kecil. Ma Ri membenarkan, mereka berteman sejak usia 10 tahun, mereka memang terlalu lama bersama. Swan jadi penasaran dengan masa kecil Ma Ri, Swan adalah seorang reporter, bolehkan dia memewancarai Ma Ri tentang hal itu. Demi adik CEO Kim, Ma Ri akan dengan senang hati melakukannya.

Ponsel Swan berbunyi dan Ma Ri meninnggalkannya supaya bebas mengangkatnya. Sunbae nya yang menelpon, meminta Swan ke kantor karena dia membutuhkannya. Swan berkata dia sedang di perjalanan. Tiba-tiba saja lampu di rumah itu mati-nyala-mati-nyala. Swan kaget.

Ternyata itu tidak hanya terjadi di dalam rumah, tapi juga di halaman yang merupakan tempat pesta dia adakan. Semua orang kaget. Seon Jae mendapat sinyal minta tolong, dan ponselnya berbunyi. Seseorang melangkah dengan santai menuju halaman keluarga Cha saat Seon Jae mengangkat teleponnya dan bertanya siapa itu?

Pria itu hanya menjawab, “Ini Aku” dan memberi tahukan sinyal pertolongan di beberapa titik, arah jam 10, Seon Jae berbalik, lampu senter nyala-mati. Terlambat, arah jam 2, Seon Jae berbalik lagi, dan terlambat lagi. Arah jam 6. Seon Jae mulai waspada dan sekali lagi bertanya, “Siapa kau?” 

“Ji Wonnie” 

Seon Jae kaget dan mengingat dimana dia melihat Ji Won terakhir kali, dia merasa yakin jika Ji Won telah meninggal.

“Cha Ji Won telah meninggal”

Semua lampu tiba-tiba menyala dan Seon Jae kaget saat dia melihat siapa yang berdiri di tengah-tengah pesta. Cha Ji Won yang telah mengganti namanya menjadi Black.

Black melangkah dengan penuh percaya diri, kini bukan Seon Jae saja yang kaget. Ma Ri menjatuhkan gelasnya, Baek Eun Do dan Seo Jin Tak langsung berdiri, dan Ji Ryun juga tak kalah kagetnya hingga memanggilnya “Black”

Black mendekat ke arah Seon Jae dan berbisik padanya, “Aku melarikan diri, untuk membunuhmu” lalu dia tersenyum mengerikan. Black melewati Seon Jae dan berjalan ke hadapan Ma Ri yang kini telah berlinang air mata. 

Swan keluar dari rumah dan penasaran pada pria yang ada di hadapan Ma Ri, namun dia wajahnya terhalang hiasan di pesta itu.

Black mengulurkan tangannya pada Ma Ri dan berkata,  “Aku disini untukmu…. Ma Ri-a”

Ma Ri menangis dan bertanya, “Apakah kau benar-benar Ji Won?”

Bersambung ke episode 5

***




Setelah 5 tahun menghilang, Cha Ji Won telah kembali sebagai Black, tapi…. Mengapa dia mengakui dirinya sebagai Cha Ji Won di depan Seon Jae dan Ma Ri juga dihadapan semua orang yang ada di pesta itu? Balas dendam seperti apa yang sebenarnya sedang di rencanakan Black??


Song Jae Rim akhirnya muncul yah^^ Seo Woo Jin atasan Swan yang super galak tapi sebenernya care banget itu, banyak yang suka sama chems nya Swan dengan Woo Jin, jujur aja aku juga jadi nge ship mereka lho, tapi tetep lah aku sih Team Black 100%

5 Komentar untuk "Goodbye Mr Black Episode 4 part 2"

Pasangan moon chae won dan song jae rim ❤️❤️❤️ Cocokkk

Jgn lama2 ya lanjutnya,,penasaran..hehehheh

Kereeen semangat ya mba.......ditunggu sinopsis berikutnya ....tapi kayaknya sebenernya song jae rim ada hati sama swan deh mba.....hbsnya dia marah marah teeus ke swan kyk dia nutupin gt....hehe tp aq mah setuju swan sama black aja.....terimakasih ya mba.....

D tunggu ke lanjutan y.. cerita y seru bgt.

tanks mba irfa buat sinopsis ini aku sering bolak - balik lho mba nyari sinop ini... di tunggu segera mba buat kelanjutannya... semangaaat mb irfa...

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top