Jumat, 17 April 2015

Hwajung Episode 1-2: Antara King's Face dan Samchongsa

Sejak mendengar Om Cha di cast di Hwajung aku sangat tidak sabar menantikan drama ini tayang, dengan tim produksi terbaik dan cast-cast yang wajahnya sangat familiar, episode 1 Hwajung langsung membuatku jatuh cinta. Meski Aura Hwajung sangat gelap dan kadang terasa horor, tapi MBC mengemasnya dengan apik, akh... memang Sageuk MBC itu tiada duanya >.<


Cerita Hwajung berawal dari kisah Putra Mahkota Gwanghae menjelang naik tahta menjadi Raja. Seolah menonton sekuel nya King's Face yang endingnya tidak membuatku puas aku sangat puas menonton dua episode pertama dari Hwajung. Terutama melihat Cha Seung Won yang berperan sebagai Gwanghae yang tidak sebaik dan senaif Gwanghae di King's Face.

Sejak muda Gwanghae adalah pangeran yang cerdas dan penyayang, demi menyelamatkan Ayahnya, Raja Seonjo yang melarikan diri saat terjadi Perang Imjin, dia tetap bertahan di Ibu Kota dan membela Rakyat, kemenangan Gwanghae membuat Rakyat sangat memuja dirinya dan dari sinilah rasa ketidak amanan Seonjo di mulai.

Meskipun Raja sendiri yang mengangkat Gwanghae sebagai Seja, tujuannya hanyalah agar bisa menyelamatkan Pangeran Shin Sung (putra kesayangannya dari Kim Gwi In) dari kerusuhan peran Imjin. Gwanghae tahu dengan jelas hal itu, jika sang Ayah sejak dulu tidak benar-benar memilihnya untuk menjadi seorang Putra Mahkota, namun dia ingin membuktikan bahwa dirinya memang layak untuk meneruskan tahta kerajaan. Maka selama 16 tahun Gwanghae berjuang keras menjalankan tugas seorang Seja dengan sebaik-baiknya.

Melihat Gwanghae yang lebih di sukai oleh Rakyat, Seonjo pun memilih Ratu baru (Ratu In Mok) yang kemudian melahirkan Putri Jung Myung dan Pangeran Yeongchan. Status Seja Gwanghae yang terus tidak diakui oleh dinasti Ming membuat Seonjo merasa semakin tidak aman, apalagi alasan dinasti Ming adalah karena Gwanghae bukan anak pertama dan hanya anak seorang selir. Setelah memiliki pengeran Yeongchan, keinginan Seonjo untuk menyingkirkan Gwanghae sebagai pewarisnya semakin besar.

Perintah penurunan tahta Gwanghae sebagai Seja pun mulai diproses, namun tentu saja pihak Gwanghae tidak tinggal diam begitu saja. Pejabat dari Partai tara pendukung Gwanghae protes pada rencana Seonjo menurunkan Gwanghae dari kedudukannya hanya karena alasan garis keturunan, ini membuat Seonjo semakin marah dan menatap rendah pada putranya sendiri yang dia anggap hanya menginginkan tahta yang sejak awal bukan untuknya.

Namun Seonjo sama sekali tidak pernah menyangka jika Kim Gae Shi, dayang utamanya yang selalu menyiapkan dan mencicipi makanan dan obat yang akan dikonsumsinya adalah salah satu antek Gwanghae. 

Aku sangat terpana saat mengetahui racun yang di berikan Kim Gae Shi ternyata atas perintah Gwanghae. Cara Gwanghae menatap Seonjo saat menjelang kematiannya benar-benar membuatku takjub, yah... si pangeran yang tadinya baik hati dan penyayang itu mulai menunjukkan sisi gelapnya karena perlakuan tidak adil dari sang Ayah.

Akh~~ seandainya saja kematian Seonjo di King's Face dibuat seperti di Hwajung ini mungkin aku tidak akan terlalu kecewa dengan endingnya, aku sangat kesal mengetahui jika Ga hae meracun Seonjo yang ingin menurunkan tahta Gwanghae hanya atas kehendaknya sendiri, tapi di Hwajung diperlihatkan jika tindakan Kim Gae Shi memang atas persetujuan Gwanghae, ntahlah kenapa ide itu terasa lebih keren untuk ku daripada melihat Gwanghae merasa kesal dan marah saat tahu Ga hae meracun ayahnya tapi kemudian memaafkannya dan malah merasa bersalah padanya, heu~~~~

Rencana meracuni Seonjo di Hwajung terasa lebih realitis di mataku, dan di balik rencana itu bukan Kim Gae Shi saja yang berperan melainkan ada juga Lee Yi Cheom, the most villain di dua episode Hwajung ini. Sempat-sempatnya Lee Yi Cheom tertawa di kala masa berkabung Seonjo dan aku rasa apa yang dikatakan Lee Deok Hyung tentang niat Lee Yi Cheom mengabdi pada Gwanghae itu adalah karena ambisinya, kelihatan sekali tuh dia kesal saat Gwanghae memutuskan memilih Lee Deok Hyung menjadi perdana mentrinya saat Gwanghae berhasil naik tahta menjadi Raja.

Nah... proses naik tahta Gwanghae menjadi Raja pun cukup rusuh. Ratu In Mok yang tadinya percaya penuh pada anak tirinya yang telah 16 tahun menduduki jabatan Putra Mahkota mulai menyangsikan ketulusan Gwanghae selama ini. Apalagi setelah dia mendengar bahwa kediaman Pangeran Yeongchan yang baru berusia 3 tahun itu diserang orang tak dikenal. Kesempatan ini digunakan dengan baik oleh para pejabat pendukung Seonjo untuk mempengaruhi Ratu Inmok menurunkan Gwanghae dari kedudukannya sebagai Seja, karena selama Kedudukan Raja kosong,maka keputusan kerajaan ada di tangan Ratu.

Ratu In Mok mengikuti saran para pejabat, namun saat mendengar Jung Myung menghilang dia menjadi kalang kabut apalagi saat dia melihat Jung Myung tersenyum cerah dalam genggaman tangan Gwanghae. Dengan lihainya, Gwanghae menjanjikan keselamatan Jung Myung dan Yeongchan pada Ratu Inmok, hingga membuat Ratu mengangkat Gwanghae menjadi Raja demi melindungi Jung Myung dan Yeongchan.

Gwanghae pun naik tahta,lalu benarkan dia adalah Raja terbaik pilihan Rakyat yang akan memenuhi janjinya untuk mencegah terjadinya pertumpahan darah di istana. Tentu saja Gwanghae berusaha dengan keras untuk memenuhi janjinya, namun Kim Gae Shi sudah memprediksi setelah Gwanghae menduduki tahtanya akan ada beberapa janji yang tidak bisa dipenuhi nya dengan beragam alasan.

Imhae yang tadinya begitu mendukung Gwanghae naik tahta menjadi Raja, ternyata tertangkap dengan tuduhan merencanakan pemberontakan. Gwanghae sangat percaya ada kakak kandungnya itu, apalagi Imhae terus mengelak jika dia berbuat hal itu. Saat utusan dinasti Ming ingin memastikan keadaan Imhae yang dirumorkan tidak waras demi memperlancar Gwanghae naik tahta, dengan sukarela Imhae membantu Gwanghae dengan berpura-pura gila di depan para utusan.

Namun apa yang harus dilakukan Gwanghae saat dia tahu jika Imhae ternyata benar-benar merencanakan pemberontakan itu dan meminta Gwanghae menjadikannya Putra Mahkota. Tentu saja ini bukan permintaan yang mudah, apalagi setelah dia menemui Imhae, Gwanghae bertemu dengan Lee Yi Cheom yang memintanya untuk mempercayakan masalah Imhae padanya.

Apakah pada akhirnya Gwanghae akan melanggar janjinya untuk mencegah pertumpahan darah antar saudara dengan membunuh Im Hae? Lalu bisakah Gwanghae benar-benar memenuhi janjinya pada Ratu In Mok untuk melindungi Jung Myung dan Yeongchan?

Gwanghae terlihat menyayangi Jung Myung dan Jung Myung pun sangat menyukai Gwanghae, tapi Jung Myung terus bermimpi buruk tentang kematian adiknya,, Yeongchan yang berakhir di tangan Urabonie favorite nya itu. Bahkan mimpi itu terus menghantuinya hingga Jung Myung jatuh sakit dan Ratu Im Mok memutuskan untuk membawanya keluar istana untuk mendapatkan udara segar selama beberapa hari. Apakah mimpi Jung Myung adalah pertanda jika nasib dirinya dan Yeongchan benar-benar akan berakhir di tangan Gwanghae?

Tokoh Lee Deok Hyung menjadi salah satu karakter yang penting, dan alasan mengapa Gwanghae memilihnya menjadi perdana mentri adalah karena loyalitasnya terhadap Joseon dan dia selalu memikirkan Rakyat kecil. Dia menentang Gwanghae dilengserkan menjadi Seja hanya karena dia anak selir, karena dimatanya Gwanghae layak menjadi calon Raja. Dia bahkan membantu Gwanghae untuk mendapatkan surat wasiat Seonjo dalam rangka melancarkan negoisasinya dengan Ratu In Mok setelah mendengar janji Gwanghae untuk melindungi Jung Myung dan Yeongchan.

Bahkan Lee Deok Hyung memilih membakar sebuah dokumen lusuh yang ditemukan bersama mayat seorang The great Seer yang meramalkan jika Tahta seharusnya jatuh ke keturunan murni (Pangeran Yeongchan). Namun Lee Deok Hyung ini tidak pernah tahu jika Gwanhae lah otak dari kematian Seonjo yang tiba-tiba. Kira-kira Lee Deok Hyung bakal tetap setia sama Gwanghae gak yah nantinya?

Lalu apa hubungan Hwajung dengan Samchongsa? Pertama Putri Jung Myung dan kedua adalah Raja Injo yang belum muncul hehehe...

Yang menonton Samchongsa mungkin tidak terlalu memperhatikan sosok Putri Jung Myung yang mengatakan rumor tentang perselingkuhan Sejabin dengan Yong Gol Dae, dan dia juga yang sangat nyinyir menggosipkan Sejabin yang terlambat datang ke acara ultahnya dengan para wanita istana lainnya dengan mengatakan mungkin gosip selingkuhnya Sejabin ada benarnya. Kesal dengan sosok si putri Nyinyir itu? Aku iya! 

Dan yeah... dia adalah Jung Myung yang sama dengan Jung Myung nya Hwajung. Awalnya aku bingung apa hubungan Raja Injo dengan Putri Jung Myung, tadinya aku pikir mereka kakak beradik, tapi ternyata malah bibi dan keponakan, namun sepertinya berada dalam rentang umur yang sama, atau... malah Jung Myung nya lebih muda. Karena kalo melihat di King's Face sih sepertinya saat Ratu Inmok masuk istana bisa jadi Raja Injo kecil sudah lahir.

Raja In Jo adalah putra dari Pangeran Jeongwon, adik satu itu nya Pangeran Shin Sung. Di King's Face Kim Gwi In (ibu dari Jeongwon dan Shin Sung) sangat berambisi menjadikan anak-anaknya menjadi Raja, namun pada akhirnya dia memutuskan untuk mendukung jadi Gwanghae jadi Raja Tapi sih, akhirnya ambisinya Kim Gwi In menjadikan terunannya menjadi Raja terpenuhi juga saat In Jo naik tahta, bahkan setelahnya keturunan Injo lah yang turun temurun terus naik tahta menjadi Raja hingga bertahun-tahun lamanya.

Di Samchongsa sih hubungan Jung Myung dan Injo tampaknya sangat hangat ;p. bahkan In Jo lebih percaya pada Tante cantiknya itu daripada menantunya, lalu bagaimanakan hubungan Injo dan Jung Myung di Hwajung? Mungkin di Hwajung Injo nya tidak akan semenyebalkan di drama lain kali ya, karena dia kan sepertinya akan menjadi penyelamat Jung Myung, tapi yah... siapa yang tahu juga sih, karena perjalanan Hwajung masih sangat panjang.

Apakah Hwajung ada romancenya? sejauh ini sih belum tapi cikal bakalnya sudah ada ;p tentu saja bukan antara Gwanghae dan Kim Gae Shi ataupun Sejabin yang cuma bentaran doank nongolnya. Loveline di Hwajung adalah antara Jung Myung dan dua anak bangsawan Joseon, In Woon dan Joo Won. Kalo dari sinopsis sih, Jung Myungnya lebih suka sama Joo Won, padahal In Woon yang dari kecil sudah bercita-cita untuk menjadi adik iparnya Raja hahaha... di episode 1 dan 2 ini, Joo Won dan In Won masih dua bocah ingusan yang merupakan teman main dan belajar, tapi kadangnya juga jadi musuh dalam hal tertentu.

Joo Won adalah anak dari kepala polisi pendukung Gwanghae, sementara In Won adalah anak dari Walikota yang sepertinya kelak akan menentang Gwanghae, apakah persahabatan dua bocah ini akan renggang seriiring menajamkan konflik politik di masa pemerintahan Gwanghae? jadi tidak sabar nunggu mereka berdua jadi dewasa nih, Seo Kang Joon dan Han Joo Hwan yang kece-kece >.<

Episode 3 cast anak-anak meraka sudah digantikan oleh cast remaja yang mungkin tidak alam terlalu lama tampilnya, dan penasaran juga sama aura  putrinya Lee Yeon Hee jadi Princess Jung Myung nih, apakah akan membuatku mengalihkan pandanganku dari My Princess Sejabin dii Samchongsa? Setelah Cha Seung Won dengan sukses membuatku menobatkannya menjadi Seja paling keren dari semua drama Sageuk yang pernah aku tonton^^

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
credit pic: soompi, imbc

4 komentar:

  1. aku pusing sama tokoh di sageuk ><
    mba irfa keren ih, bisa apallll

    BalasHapus
  2. Te o pe :)

    Fa, pangeran gwang hae yg di hwajung ini sama kan sm pangeran gwang hae yg di drama jung yi the goddess of fire? Di jung yi, pangeran gwang hae nya baiik bener (apa efek yg meraninnya kang wu jae mdsy ya..) di hwajung kok kayanya terbalik 150°..

    Ita

    BalasHapus
  3. Berharp irfa mau bikn sinopsis hwajung krn aq udh antusias dr teaser awal nya krn ada kang joon^^ eps 1-2 udh nontn cm engsub ngerti2 dikt. Prtm pengn liat kang joon tp dr segi cerita jga menarik eps dua aja udh bikn nangis liat acting jungmyung kecil nangis jd ikutn nangis. Pokk nya kern nih drama

    BalasHapus
  4. hehe gimana nggak seja terbaik kalo yang main aja aktor senior (biasanya kan aktor yang masih muda :P)
    sukanya tuh detailnya ngena banget di sini kental banget, mulai acara minum plus puisi itu, sampe waktu berduka kerajaan bikin impressed^^ (ngapain coba ada beras dan mutiara buat raja?) apalagi kalo udah bawa-bawa ramalan dan ketulusan di atas tahta: so sweet...
    dan itu settingnya sama seperti yang di film masquerade dan fatal encounter xD
    agak ngeri nih, episode 1- 2 campur-campur emosinya
    plotnya lumayan cepet dan yang main itu lho suka banget >.<
    awalnya niat pingin liat cha seung won, makin ke sini kok malah pingin liat lee sang min terus LOL
    btw partainya lebih banyak dari jamannya dong yi karena emang dari sini awalnya ga sih? (baru baca bagiannya gwangheegun di thetalkingcupoard waktu drama ini tayang)

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^