Shine or Go Crazy Episode 7



 
Wang So terkejut melihat betapa cantiknya Gaebong, namun saat Shin Yool bertanya apakah dia terlihat aneh? Wang So mengiyakan dan segera pergi ke luar. Shin Yool menyusul kemudian setelah merapikan rambutnya dan kembali membuat Wang So terpana. Wang So pun tidak mengerti mengapa saat dia melihat Gaebong berpakaian wanita dia merasa aneh.


Keduanya tiba di perpustakaan istana, Shin Yool tampak takjub saat berada disana. Dia menemukan buku yang selama ini ingin dia baca, namun tak pernah dia temukan. Wang So senang hanya karena bisa melihat adik angkatnya itu senang.  Seseorang datang, Wang So langsung menarik Shin Yool untuk bersembunyi dan membekap mulutnya.  Wang So mengecek siapa yang datang. Ternyata dia Ji Mong, Cenayang Raja. Wang So memberi isyarat dia akan segera mendatangi Raja. Ji Mong melihat pakaian dayang yang di pakain Shin Yool, dia bingung mengapa Wang So membawa wanita ke tempat itu?

Wang So melepaskan bekapannya dan merasa sangat aneh, mengapa seorang pria bisa begitu lembut? Shin Yool kaget dan bertanya apakah tadi ada yang datang? Wang So mengiyakan, untunglah mereka tidak ketahuan. Sekarang Shin Yool bisa melanjutkan apa yang ingin dia lakukan. Shin Yool mengambil sebuah buku dan membaca nya sambil duduk, diam-diam Wang So memperhatikannya namun segera mengalihkan pandangan saat Shin Yool menatap ke arahnya. Sekali lagi Wang So memperhatikan Shin Yool diam-diam, dan Shin Yool yang merasa di perhatikan menoleh pada Wang So, tapi… viola disana sudah tidak ada siapapun. Shin Yool bingung kemana perginya Wang So?

Tentu saja Wang So pergi bersama Ji Mong untuk menemui kakaknya. Ji Mong bertanya siapa wanita yang bersamanya? Dengan tegas Wang So berkata dia adalah pria yang menyamar sebagai pria. Dan orang itu adalah adik angkatnya.

Shin Yool mencari Wang So keluar perpus, tapi dia sudah tidak ada. Kemana sebenarnya Wang So? Shin Yool mencari Wang So di penjuru istana yang bisa di gapainya, tapi Wang So tidak ada juga. Bahkan saat Shin Yool kembali ke tempat mereka berganti baju pun, Wang So tidak ada disana.

Raja sangat cemas menanti kedatangan Wang So, dan dia kaget melihat Wang So tiba dengan pakaian pelayan istana. Apa yang terjadi? Para penjaga tidak mengijinkannya masuk, jadi dia berpura-pura sebagai pelayan istana. Raja mengerti dan meminta laporan tentang kelompok rahasia itu. Wang So berkata dia menemukan mereka bahkan duduk bersama untuk minum. Mereka sangat mendukung raja, namun saat ini bukan waktu yang tepat untuk bertemu dengan Raja.

Sayang sekali, raja benar-benar tampak sangat kecewa. Padahal tadinya dia ingin mediskusikan acara kompetisi pangeran. Saat itu Raja Goryeo akan tampak sangat bodoh, karena mau tak mau kompetisi itu sudah seperti Ajang untuk mendapatkan calon Raja yang baru. Wang So kesal. Berani sekali mereka berpikir seperti itu padahal Raja masih ada. Wang So berjanji untuk memenangkan kompetisi itu demi Raja. Lega rasanya bagi Raja mendengar sang adik begitu mendukungnya.

Ibunda Ratu datang, melihat keakraban Raja dan Wang So, dia menjadi berang. Dia langsung mengomel pada Wang So untuk apa di ada disana? Apakah dia juga ingin mencelakai kakak yang tinggal satu-satunya itu? Wang So diam saja menerima perkataan ibunya. Bahkan saat Sang Ibu berkata dia menyesal bertemu dengan Wang So, bahkan dia menyesal melahirkan Wang So ke dunia. Itu adalah sebuah kesialan baginya.

Raja tidak tahan dan meminta Ibunya berhenti. Merasa sangat sakit hati, Wang So memilih pergi setelah memanggil Hyungnim di depan Sang Ibu dan membuatnya semakin tidak menyukai keberadaan Wang So disana.Berani sekali dia menyebut seorang raja sebagai Hyungnim. Wang So tidak peduli dan terus pergi keluar.

Mengingat semua perkataan ibunya membuat langkah Wang So sangat gontai menuju gerbang istana. Shin Yool yang memang sudah cemas sejak tadi untuk menunggunya langsung saja memarahinya karena Wang So tiba-tiba menghilang dan dia sangat khawatir.

Namun reaksi Wang So membuat Shin Yool kaget, Wang So malah menatapnya kosong dan berkata Keduanya terasa berbeda… Dua-duanya merasa kesal padanya, yang satu terasa dingin, tapi Gaebong yang kesal padanya malah terasa hangat untuknya. Shin Yool bingung dan berkata dia sangat mengkhawatirkannya. Wang So langsung memeluk Shin Yool dan memintannya untuk seperti itu sebentar saja. Shin Yool merasa ada yang salah dengan Wang So, diapun menawarkan apakah Wang So ingin minum bersamanya?

Tanpa mereka tahu, Saat Wang So memeluk Shin Yool yang berpakaian sebagai Gaebong, Wang Wook melihat mereka. Tadinya Wang Wook datang ke Chunghae untuk bertemu Shin Yool, namun dia mendengar Shin Yool belum pulang dari istana, jadi dia pergi untuk mencari Shin Yool dan memastikannya akan membawa Shin Yool pulang dengan selamat. Namun Wang Wook malah melihat pemandangan yang merusak suasana hatinya.

Shin Yool membawa Wang So ke Wolryanglu, tempat minum terbaik yang Shin Yool tahu. Wang So sebenarnya enggan masuk karena dia adalah pelanggan tetap disana, bahkan saat Geum Sun menyambutnya pun Wang So langsung mengisyaratkan bahwa itu adalah pertama kalinya dia disana, untuknya Geum Sun cepat tanggap, namun… Saat Geum sun berkata akan mengirim Ryung Hwa ke kamar ruangan mereka, Shin Yool mengingat sesuatu. Apakah ada juga  gisaeng yang bernama Chung Ok? Geum Sun membenarkan dan berkata Ryung Hwa dan Chung Ok adalah Gisaeng tercantik mereka. Aha! Shin Yool langsung tahu jika sebenarnya Wang So sering ke sini karena dia pernah menyebut nama mereka dalam tidurnya.

Saat para wanita melayani mereka, Shin Yool jadi tampak kesal. Namun Ryung Hwa malah tampak sangat tertarik pada Gaebong. Ditambah Wang So juga dengan sengaja memanas-manasi  Ryung Hwa membuat wanita itu semakin agresif pada pria cantik di depannya sampai berniat membuka bajunya, karuan saja Shin Yool kaget dan langsung mendorong Ryung Hwa membuat wanita itu dan juga Wang So kaget melihat sikapnya.

Akhirnya semua wanita penghibur di usir dari ruangan itu. Tinggalah Wang So dan Shin Yool yang minum berdua saja. Wang So mulai mabuk dan meracau tentang rasa kesepian dan ketakutannya. Wang So takut orang-orang yang berada di sekitarnya akan terluka hingga dia merasa kesepian, tapi kehadiran Gaebong sepertinya menghilangkan rasa sepi itu. Wang So merasa nyaman berada di dekat Gaebong.

Shin Yool yang merasa simpati pada cerita Wang So mulai terbawa suasana. Tanpa sadar wajah mereka mulai saling berdekatan, Wang So bahkan sudah hampir membuka ikatan baju Gaebong, hingga akhirnya pintu ruangan itu terbuka dan Wang Wook ada disana. Shin Yool kaget luar biasa dan dengan refleks memanggil hormat pada Wang Wook, “Jeonna” Sementara Wang So tampak kecewa karena kebersamaannya bersama Gaebong terganggu.

Wang Wook memutuskan bergabung bersama mereka, tentu saja, Wang Wook ikut pura-pura tidak kenal Wang So dan bertanya siapa pria yang bersama Shin Yool itu, dan tentu saja… Wang Wook ikut-ikutan memanggil Shin Yool dengan nama Gaebong, hahaha…

Shin Yool memperkenalkan Wang Wook sebagai hyungnim nya. Namanya So So, Wang Wook jadi penasaran mengapa hyungnim nya itu hampir membuka tali pakaian Gaebong? Wang So jadi kesal mendengar pertanyaan itu, Shin Yool mengatakan Wang Wook salah paham, Wang So hanya membenarkan tali itu. Akh… akhirnya Wang Wook yang membenarkannya dan berkata cara mengikat tali untuk pria dan wanita itu berbeda. Wang Wook pun meminta Shin Yool menuangkan minuman untuknya juga.

Dengan sikap tenangnya, Wang Wook bertanya tentang apa pekerjaan So So, melihat sikap adiknya itu Wang So sebenarnya ingin memakinya, berani sekali dia bersikap seperti tidak hormat seperti itu? Tapi tentu saja Wang So harus menahannya dia tidak ingin jati dirinya terungkap di depan Gaebong. Dia menahan diri, bahkan saat Wang Wook menawarinya untuk membuatkan toko untuknya, meminta Gaebong memanggilnya Hyungnim juga bahkan menunjukkan keakrabannya dengan Gaebong. Wang So benar-benar tak suka melihat hal itu.

Puncaknya adalah saat Wang Wook berkata jika orang-orang di Chunghae sangat mengkhawatirkan Gaebong, jadi sebaiknya dia pulang bersamanya. Wang Wook mengajak Shin Yool pulang, namun Wang Wook menahannya. Shin Yool jadi bingung, namun karena dia tidak ingin Wang Wook salah paham, dia melepaskan tangan Wang So dan pergi bersama Wang Wook. Sesampainya di luar, Shin Yool menolak Wang Wook mengantarnya sampai Chunghae, karena sudah ada Kyung yang akan mengantarnya.

Setelah ditinggal Gaebong, Wang So langsung down, dia tak habis pikir karena Gaebong tega menepiskan tangannya dan malah ikut dengan Wang Wook? Akh… apakah keluarga kerajaan yang Gaebong maksud adalah Wang Wook? Yang Gaebong bilang bahwa pangeran itu lebih tampan darinya, jelas sekali Gaebong berbohong karena Wang So merasa dia lebih tampan dari Wang Wook (hahaha, delusi banget nih Wang Wook ;p)

Wang Wook datang menemui Wang So di kamar itu, dia bertanya bagaimana Wang So mengenal Gaebong dan mengapa dia menyembunyikan identitasnya sebagai pangeran. Wang So menjelaskan semuanya, pertemua pertamanya dengan Gaebong dan akhirnya mereka sering bertemu dan merasa nyaman di dekatnya, itulah mengapa dia dan Gaebong saling mengangkat saudara. Bahkan saat Wang So sudah memiliki banyak adik? Mungkin memang banyak, tapi tak ada yang peduli padanya, itulah mengapa Gaebong menjadi istimewa.

Bagaimana Wang Wook mengenal Gaebong? Tentu saja saat Wang Wook datang ke Chunghae untuk menemui Wakil kepala yang dekat dengan Gaebong. Akh… apakah Wang So sudah pernah bertemu dengan Wakil Kepala Chunghae? Belum pernah dia hanya mendengar dari Gaebong saja bahwa wakil kepala adalah wanita yang cantik dan pintar. Wang Wook tersenyum penuh arti, berarti dia ada selangkah didepan dari pada Wang So.

Lalu, sedekat apa hubungan Wang Wook dengan wakil kepala? Mereka sangat dekat hingga berbicara tentang masalah personal. Lalu dengan Gaebong? Wang Wook pun mengaku dia dekat juga secara personal dengan Gaebong. Mendengarnya saja Wang Wook sudah kesal setengah mati. Setelah Wang Wook pergi, Wang So mengomel, jika Wang Wook tertarik pada Wakil Ketua mereka dia ingin Gaebong juga!

Wang So benar-benar kena virus Gaebong. Dia mengingat saat dia hampir mencium Gaebong sebelum Wang Wook menginterupsi mereka, lalu Gaebong tiba-tiba ada dimana-mana dengan pose-pose yang menggoda. Ya Ampun… Wang So merasa gila sendiri, apakah dia menyukai pria? Pertanyaan Wang Wook terdengar lagi di telinganya, tidak… tidak… Wang So menyangkal perasaannya anehnya pada Gaebong. Ini semua karena terlalu banyak minum, Wang So jadi menyedihkan, kehilangan akal sehatnya.. Akhhh… ini semua hanya mimpi.. Wang So harus bangun! Namun pada akhirnya dia masih tak paham mengapa dia harus merasa cemburu karena Gaebong?

Para bangsawan Guryeo mulai cemas dengan nasibnya, siapa sebenarnya pembunuh Kim Jong Shik. Mereka takut jika mereka pun akan berakhir seperti Kim Jong Shik. Salah satu dari mereka bertekad untuk menangkap kelompok itu, sementara Wang Shik Ryum hanya diam saja mendengar kecemasan mereka namun dia mengingatkan untuk menyembunyikan potongan Cermin perunggu mereka dengan baik. Tenang saja, kemanapun mereka pergi potongan cermin perunggu itu selalu ada bersama mereka.

Wang Shik Ryum kemudian menyiapkan sebuah rencana rahasia di belakang para pejabat, dia akan menggunakan salah satunya sebagai umpan untuk membuat Wang So keluar dan saat itu mereka bisa membunuh Wang So tanpa kecurigaan. Artinya Wang Shik Ryum akan mengorbankan salah satu pejabat itu demi menyelamatkan diri dan sekaligus menangkap Wang So.

Ternyata Wang Wook pun tertarik pada cermin perunggu milik Shin Yool, tapi kini cermin itu ada pada Wang So, karena itulah dia mendatangi pembuatnya, namun sayangnya si pembuat telah meninggal tak lama setelah menyelesaikan salah satu pesanan pembuatan cermin perunggu dengan sebuah ukiran tulisan di belakangnya dari Kim Jong Shik. Apakah makna dari tulisan itu? Anak si pembuat juga tidak tahu karena mereka sama-sama buta huruf. Wang Wook tak ingin memaksa lagi, dia pun pamit pergi. Tak lama, Eun Chan pun datang dengan pertanyaan yang sama. Sampai si Anak bingung kenapa tiba-tiba orang-orang jadi tertarik pada cermin perunggu itu.

Yeo Won mendapat laporan bahwa Wang Wook dan Wang So pergi ke Wolryanglu semalam, ini benar-benar menarik dan mereka datang bersama seorang pria dari Chunghae, selain itu tak ada seorang wanita penghiburpun yang masuk bahkan Wang So menghabiskan malamnya sendirian di dalam kamar. Pasti Wang So sangat terluka, apa yang sebenarnya membuat suaminya itu terluka? Yeo Won tampak penasaran.

Wang Wook datang dan menceritakan tentang kematian si pembuat cermin perunggu. Ini jadi menarik, Yeo Won menduga Kim Jong Shik lah yang sengaja membunuh si pembuat cermin. Dan sekarang Wang Shik Ryum kebakaran jenggot karena karena potongan cermin Kim Jong Shik jatuh ke tangan Wang So yang telah membunuh Kim Jong Shik. Apa sebenarnya tulisan di belakang cermin itu? Yeo Won berpikir cepat, sepertinya Wang So tahu kelemahan Wang Shik Ryum. Dia pun memberi saran pada Wang Wook, jika akhirnya adiknya itu naik tahta dia juga harus mengetahui kelemahan Wang Shik Ryum jika tidak ingin berakhir menjadi  Raja boneka seperti Raja yang sekarang.

Akh.. apakah Wang Wook menikmati malamnya di Wolryanglu? Tentu saja dia sangat menikmatinya. Yeo Won penasaran apakah Wang Wook datang dengan Ketua Chunghae. Tidak.. dia datang kesana dengan salah seorang pegawai di Chunghae. Pegawai? Yeo Won tidak pernah sangka jika adiknya menjadi tidak terduga seperti sekarang.


Wang So tampak sangat kusam, sepertinya semalaman dia tidak tidur karena terus memikirkan Gaebong, bahkan saat melihat Eun Chan pun dia malah terbawa suasana hampir menyentuh wajahnya, sapaan Eun Chan menyadarkannya. Namun… Wang So kembali terbawa suasana dan mencoba memeluk Eun Chan untuk memastikan perasaannya. Eun Chan menegurnya dengan keras, “Jeonna!” Wang So menyadarkan dirinya dan duduk untuk mendengar laporan Eun Chan, tapi dia malah melamun. 

Eun Chan merasa Wang So aneh akhir-akhir ini setelah dia berada di Chung Hae, apakah itu karena Gaebong? Wang So harus ingat tujuannya datang ke Chung Hae mereka harus tahu tentang Cermin perunggu itu dan menyelidiki para bangsawan yang mungkin terlibat dalam pembunuhan Raja pertama. Ya benar… itulah tujuan Wang So, namun pandangannya masih kosong, sepertinya Wang So belum sepenuhnya menyadari tujuan awalnya.

Shin Yool juga jadi sering melamun, bahkan dia tidak mendengarkan ide Gyu Dal yang ingin mendapatkan keuntungan dari acara kompetisi pangeran. Semua orang menjadi cemas dan berpikir Shin Yool sakit, tapi dia malah berdiri dan memeluk semua orang, tapi dia tidak merasakan apapun seperti saat dia memeluk Wang So.

Bahkan saat mendengar langkah kaki, Shin Yool langsung memeluk orang yang baru datang itu. Shin Yool berpikir orang itu adalah Kyung, dan dia juga tidak merasakan apapun. Melihat tingkah Shin Yool, Baek Myo malah mesem-mesem karena yang dipeluk Shin Yool adalah Wang Wook, hahahaha… Sungguh, Wang Wook sangat kaget dan gugup karena Shin Yool memeluknya dengan erat seperti itu. Saat tersadar siapa yang dipeluknya, Shin Yool jadi malu bukan main dan langsung kabur ;p

Apa tujuan Wang Wook datang ke Chunghae? Ternyata dia datang untuk bertanya pada Baek Myo tentang So So. Apa sebenarnnya hubungan Shin Yool dengan So So? Baek Myo tampak bingung dan tentu saja dia tidak bisa mengatakan tentang pernikahan sehari Wang So dan Shin Yool di Cina. Jadilah dia hanya menceritakan tentang pertemuan mereka di pulau saat Shin Yool berpura-pura menjadi pria dan dari sana mereka mulai berteman.

Wang Wook juga mendengar  jika Shin Yool itu adalah adik angkatnya Yang Gyu Dal, sebenarnya dimana keluarga aslinya? Baek Myo tampak ragu-ragu. Wang Wook minta maaf karena mengatakan yang seharusnya. Baek Myo merasa Wang Wook berhak tahu, identitas asli Shin Yool yang telah kehilangan ibu dan kakaknya saat dia berada di Balhee, dan sekarang ini  Shin Yool sedang mencari keberadaan Ibu dan kakaknya itu, walau dari beberapa sumber mengatakan mereka berdua telah tiada. Wang Wook sangat kanget mendengarnya.

Shin Yool bertanya pada pelayan tentang apa yang dia rasakan pada Wang So, pelayannya hanya tersenyum dan berkata Shin Yool tahu segalanya tapi sepertinya tidak tahu apapun tentang perasaannya sendiri, memangnya kenapa? Apa yang Shin Yool rasakan itu adalah Cinta, apakah Shin Yool sangat menyukai orang itu? Shin Yool malah jadi malu sendiri.

Wang Wook datang ke kamar Shin Yool dan dia mengatakan jika dia ingin membantu Shin Yool menemukan ibunya karena keluarga Hwang mengatur beberapa kuil di Guryeo, jadi dengan pengaruh keluarganya Wang Wook memiliki akses untuk mencari Ibu Shin Yool yang kabarnya tinggal di salah satu kuil. Shin Yool sangat senang dan mendengarnya, dia berterimakasih karena perhatian Wang Wook padanya.

Gyu Dal menjalankan rencananya untuk mengambil keuntungan dari acara kompetisi pangeran, yaitu mengundang para pangeran ke Chunghae dan berjanji akan mempersiapkan Outfit yang akan digunakan para pangeran di acara kompetisi juga mengundang mereka ke Wolryanglu. Wang So pun menerima surat itu, tapi tentu saja dia tidak bisa datang ke Chunghae dengan identitasnya sebagai pangeran.

Para Pangeran datang ke Chung Hae saat Shin Yool sedang menunjukkan pakaian yang dia persiapkannya untuk Wang Wook. Shin Yool dan Wang Wook terkejut dengan kedatangan para pangeran, Shin Yool melirik kakaknya, Ha! Ini pasti kerjaan si biang masalah, Shin Yool pun menarik Gyu Dal untuk berbicara dengannya.

Gyu Dal menjelaskan rencananya, dia sudah mencoba mengatakannya pada Shin Yool, tapi Shin Yool tidak memperhatikannya. Shin Yool kesal sebenarnya karena itu sama sekali tidak memberikan keuntungkan untuk Chunghae,tapi apa boleh buat, para pangeran sudah terlanjur datang, Shin Yool hanya bisa pasrah, karena salahnya juga tidak memperhatikan apa rencana Gyu Dal.

Shin Yool melayani para pangeran dengan ramah, dia menjelaskan apa yang cocok untuk mereka. Namun di saat Shin Yool sibuk menjelaskan, Wang Wook melihat gelagat tidak baik dari salah satu adiknya. Wang Goon, dia tampaknya tertarik pada Shin Yool dan tidak melepaskan pandangannya dari Shin Yool sejak tadi. Namun ternyata dia adalah pangeran yang pervert dan mencoba meraba bagian belakang tubuh Shin Yool untuknya Wang Wook berhasil menghentikannya tepat waktu. Menyelamatkan Shin Yool dari tangan nakal adiknya plus menyelamatkan nama Royal Family.

Shin Yool bertanya apakah semua peserta sudah datang? Wang Jong berkata jika Wang So tidak datang. Shin Yool penasaran seperti apa pangeran Wang So? Wang Won dan semua pangeran kecuali Wang Wook mengatakan semua hal buruk tentang Wang So, pemalas, bodoh dan penyuka wanita. Shin Yool malah tampak kasian pada pangeran yang tidak datang itu.

Setelah semua pangeran pergi dia menahan Wang Wook dan bertanya tentang Wang So, seperti apa dia sebenarnya agar dia bisa mempersiapkan Outfit yang cocok. Wang Wook berpikir sejenak dan berkata, “Dia adalah orang yang berbahaya. Orang yang tidak seharusnya kau dekati” Shin Yool jadi termangu dan tampaknya malah semakin penasaran mengapa semua pangeran berbicara buruk tentangnya. 

Gyu Dal menjamu para pangeran di Wolryanglu, dia mengatakan akan mempersiapkan yang terbaik untuk kompetisi pangeran, setelah itu mereka tidak boleh melupakan Chunhae dan sering-seringlah berkunjung. Ternyata Wang So juga ada di Wolryanglu, setelah mendapatkan laporan dari Chong Uk bahwa Gyu Dal telah pergi dia pergi mendatangi ruangan tempat para pangeran berkumpul.

Wang Jong sedang menjadi bahan ejekan para pangeran karena pakaiannya yang lusuh, apakah dia sedang meniru Wang So? Salah seorang pangeran berkata bukan begitu sebenarnya, tapi keluarga Wang Jong tidak punya cukup uang untuk membeli sutra. Wang Wook bertanya memang ibunya dari keluarga mana? Wang Jong mengatakannya dan itu membuatnya semakin di ejek.

Wang So datang dan memberi salam pada para adiknya. Dia berkata agar mereka tidak usah segan saat berada disana, karena Wolryanglu sudah seperti rumahnya sendiri. Tentu saja perkataan Wang So malah membuatnya diremehkan oleh mereka, terutama Wang Won yang tampak sangat sinis padanya. Wang Wook tadinya hendak pergi, namun Wang So menahannya, karena ada yang ingin dia bicarakan dengan semua pangeran.

Jadi… apakah mereka sudah mempersiapkan diri untuk kompetisi pangeran? Apakah mereka tahu apa tujuan Ayah mereka membuat kompetisi itu? Tujuannya adalah untuk menunjukkan kemampuan dari para putranya. Sigh, omong kosong. Wang Wook berkata semua orang juga tahu jika tujuan kompitisi itu untuk memilih Raja baru. Wang So langsung ngamuk, bagaimana bisa Wang Wook berani mengatakan hal itu di saat Raja masih ada. Lho, semua orang juga sudah tahu, itulah tujuan kompetisi pangeran.

Apakah semua pangeran juga berpikir sama dengan Wang Wook? Baiklah jika begitu Wang So akan ikut kompetisi itu dan menunjukkan makna sesungguhnya dari Kompetisi itu. Wang Won berkata dia akan sangat menungu aksi Wang So, apa yang akan dia tunjukkan. Pembicaraan berakhir, mereka semua memilih pergi meninggalkan Wang So sendiri. 

Namun sebelum Wang Wook pergi, Wang So melemparkan pertanyaan mengapa Wang Wook ingin mendapatkan Tahta. Karena yang Wang Wook tahu, hanya Raja lah yang bisa menyelamatkan orang-orangnya. Bukan sama sekali, itu bukan tugas sebenarnya seorang Raja.

Seorang Raja seharusnya menyelesaikan semua permasalahan rakyat dengan membasmi para tikus pengerat yang menyengsarakan mereka. Bagaimana caranya? Dengan membebaskan para budak, menyeleksi jabatan di pemerintahan sesuai dengan kemampuan mereka. Wang Wook mengejeknya, bukan kah itu artinya dia harus membunuh para Bangsawan untuk mewujudkan hal itu? Apakah itu mungkin terjadi di Guryeo?

Wang So akan melakukannya! Jika memang itu satu-satunya cara. Apakah Wang So ingin mendapatkan tahta dengan pertumpahan darah. Ya.. dia akan melakukannya! Itulah alasan pedang ada di dunia ini dan sebuah Negara butuh seorang Raja yang mendapatkan tahtanya dengan pertumpahan darah. Wang Wook bahkan kaget mendengar tekad Wang So yang begitu kuat.

***

Wang So dan Shin Yool sepertinya mulai saling suka yah… tapi kasian sih Wang So, habis dia kan ngira kalo Shin Yool itu cowok… duh… kasian tuh liat wajahnya kusamnya karena kurang tidur hahaha…

Itu si Wang Won rese amat sih, sepertinya dia playboy yah, dan nyinyir kali lah sama Wang So, gak sangka Seja muda di Samchongsa dapet karakter kek gini di drama ini…

Yang jadi Wang Jong rasanya kenal,  ternyata dia itu si pengawal cute nya Teja Jeonna di King’s Daugther hahaha. Liat profilnya dia maen juga di Witch Love (lupa jadi siapa), Misaeng dan juga dr. Frost. Pas di Soo Baek Hyang suka sama si pengawal itu, semoga karakternya di drama ini pun bagus. Dia kok sepertinya lebih menghormati Wang So dibanding pangeran yang lainnya.

Wang Wook oh Wang Wook, senyum mu semakin menawan… wajahmu selalu tampan seperti biasanya, tapi kapan rambutmu akan berubah???  Kenapa sih dia tidak seperti pangeran lainnya aja yang pake ikat kepala… dia keliatan lebih tampan saat seperti itu kan yah padahal…

Kasian yah si Raja, dia bener-bener udah gak dianggap sama Wang Shik Ryum, mana Ibunda Ratu gak sadar kalo posisi anaknya dalam bahaya. Walo penuh keraguan dan kecemasan, Raja tetap berusaha mempertahankan diri dengan mencari tahu Bangsawan mana saja yang mendukung acara kompetisi pangeran itu.

Ibunda Ratu segitu bencinya sama Wang So, padahal Wang So kan anak kandungnya yah? Kasian sekali Wang So ini, selama belasan tahun di buang keluar istana. Setelah di kembali diakui sebagai pangeran lagi tetep aja dibenci ibunya…

Special Pic:


 Aww... Wang Wook cute sekali pas scene ini >.<
Hmm... sepertinya gaya rambut Wang Wook sudah agak rapih yah^^

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
5 Komentar untuk "Shine or Go Crazy Episode 7"

Mba Irfa aku mau tanya itu Samchongsa udh mulai belum yaa?? :/
Dan gomawo buat sinopnya ^_^

lucu banget liat eun chan di pegang n dipeluk sama wangso, lol.
Kapan ya wang so tahu klo gaebong itu perempuan..
Gomawo irfa.. Semangat terus ya..

Ita

Coba kalo gaya rambut panjangnya wang wook kaya ji chang wook d empres ki cocok kayanya

Heart to heart nya gak di lanjutin mba?

Maksudnya Samchongsa udah mulai apa ya? Samchongsa kan udah tamat... klo maksudnya season 2 nya, dari akhir bulan desember dah ada pengumuman dari tvN mereka gak akan jadi bikin Samchongsa Season 2 dan 3

Aku gak bisa janji lanjut ato enggaknya, tapi akan tetap diusahakan, kalo pun heart to heartnya tetep lanjut bakal jadi project panjangku sepertinya..

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top