[Fanfiction] Nine: First Love Like A Wind Part-4



Akhirnya Part-4 nya selese juga^^ Setelah mererun Nine kembali entah mengapa aku merasa So Ra itu tipe egois yang sebenarnya tidak mau usaha, hehehe. Dia menyukai Sun Woo 20 tahun lalu. Tapi sok jual mahal dan menunggu Sun Woo yang beraksi untuk mendapatkannya. Itulah sebabnya setelah mereka batal pergi ke Chuncheon sepertinya tak ada lagi kontak antara Sun Woo dan So Ra. Sepertinya So Ra terlalu kecewa pada ketidak datangan Sun Woo ke stasiun. Dia bahkan tidak mencari tahu apa yang membuat Sun Woo tidak bisa datang.

Oh iya,, jika di dramanya mungkin tidak ditunjukan bahwa Min Young dekat dengan keluarga Young Hoon, tapi di fanfic gajel ini aku ingin menunjukkan hal itu, mengapa? Karena Min Young selama 5 tahun ini berusaha menarik perhatian Sun Woo, aku rasa tidak ada salahnya jika dia pun mendekati keluarga Young Hoon, karena Young Hoon adalah sahabat Sun Woo sejak 20 tahun yang lalu.


Lagi-lagi aku mohon maaf ~~>> jika aku pada akhirnya merusak karakter beberapa tokoh Nine karena imajinasi liarku. Cerita ini hanya imajinasiku semata, karakter tokoh dan Latar Cerita adalah asli milik penulis Nine Song Jae Jung dan Kim Yoon Joo.

Selamat Membaca^^

 *written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

Fist Love Likes A Wind



Sebelumnya di  First Like A Wind:
“Mwo?? Keluarga? Apa kalian pernah dijodohkan 20 tahun yang lalu?” Tanya kepala tim yang sepertinya punya pemikiran yang sama dengaku. “Hahaha,, mana mungkin begitu Kepala Tim,, kau pikir berapa usiaku 20 tahun lalu, aku baru 8 tahun. Bagaimana mungkin kami akan jadi keluarga karena dijodohkan” Min Young menyangkal tuduhan kepala tim. “Lalu bagaimana bisa kalian hampir menjadi keluarga?” kini aku yang bertanya untuk meghilangkan rasa penasaranku. Aku benar-benar ingin tahu apa yang terjadi antara Park Sun Woo dan Joo Min Young 20 tahun yang lalu.

Part 4

Joo Min Young terlihat merasa bersalah dan menatap Sun Woo, “Ahh,, itu,, karena Hyung-nya Sun Woo Sunbae hampir menjadi Ayah Tiriku 20 tahun lalu, tapi,,, tidak jadi karena Ajussi meninggalkan Ibu ku di Altar” Sun Woo tampak sedih saat Min Young menceritakan hal itu. “Dan semua itu terjadi karena Aku” Sun Woo menyelesaikan cerita Min Young. Suasana gembira dan menyenangkan tiba-tiba lenyap seketika. Sepertinya aku sudah melakukan kesalahan dengan mengungkit masa lalu Sun Woo dan Min Young, dibalik pertemuan masa lalu mereka,,, ternyata benar-benar ada kisah menyedihkan.

Tak ada yang bertanya apa alasannya, mereka bisa membaca raut wajah Sun Woo yang bersedih membicarakan hal ini. Min Young mencoba mengembalikan keceriaan yang tadi kami rasakan, “Jadi,,, begitulah,, aku dan Sun Woo sunbae hampir saja menjadi paman dan keponakan 20 tahun yang lalu. Jika pernikahan itu terjadi, aku mungkin tidak akan menghabiskan waktuku selama 5 tahun untuk mengejarnya kan?” Min Young mengatakan semua itu sambil tertawa. Yang lain mencoba untuk tertawa juga, namun mereka terlihat tidak enak pada Sun Woo.

“Akh,, sepertinya minuman kita habis, aku akan mengambilnya lagi ke dalam” Sun Woo pun masuk ke dalam rumah, semua orang tahu, mengambil minuman hanya lah alasan Sun Woo untuk menyendiri. “Joo Min Young,,, apakah hyung-nya Sun Woo yang kau maksud itu adalah Park Jung Woo?” Tanya direktur penasaran. “Nde,,, Direktur,, bagaimana kau mengenal Ajussi?” Min Young kaget ternyata Direktur Oh mengenal kakaknya Sun Woo. “Kau tahu apa alasan Park Jung Woo meninggalkan Altar hari itu?” Tanya Direktur Oh pada Min Young. Kini Min Young lah yang memasang wajah sedih,, “Ya,, aku tahu.. aku baru tahu beberapa hari lalu dari Sun Woo sunbae. Aku tak tahu tentang tragedy yang menimpa keluarga sunbae-nim saat itu”

Aku tahu yang dimaksud Min Young, Eun Joo sudah menceritakannya padaku, tentang kakak Sun Woo yang menyerahkan diri ke polisi karena dia tak sengaja menyebabkan Ayahnya tewas 20 tahun lalu. Tapi sekarang… hubungan Sun Woo dan Kakaknya baik-baik saja, karena Sun Woo telah sepenuhnya memaafkan kakaknya.

“Min Young-ssi,,,, miane…” kataku pada Min Young. “Ahh,, gwencana Eonnie,, salahku juga keceplosan saat berbicara dengan Eonnie, padahal aku dan Sun Woo sunbae sudah berjanji untuk merahasiakan hal ini” Min Young sepertinya sangat menyesal karena telah mengatakan perihal hubungan mereka di masa lalu padaku. Tapi tetap saja aku merasa bersalah karena membuat semua orang tahu tentang masa lalu mereka berdua dan membuat Sun Woo merasa bersalah.

“Sun Woo,, pasti merasa sangat bersalah karena telah membuat putri wanita yang ditinggalkan kakaknya jatuh cinta padanya,,, Min Young-ah,, apakah itu alasanmu berhenti mengejar Park Sun Woo?” Tanya kepala Tim penasaran. “Aniyo,,, bukan karena hal itu… tak ada yang harus disesali, baik ibuku dan Ajussi,, mereka berdua sudah bahagia kini. Jadi, kami berdua sebenarnya sepakat untuk tidak membicarakan hal ini lagi” Semua orang kembali merasa tak enak dengan topic yang baru saja menjadi bahasan utama obrolan kami.

“Ah,,, aku rasa Sun Woo sunbae perlu bantuan, aku akan menyusulnya ke dalam” Min Young berinisiatif untuk menyusul Sun Woo, aku rasa dia ingin meminta maaf. Tapi aku yang lebih bersalah disini, akhirnya aku mencegah Min Young untuk masuk, “Min Young-ssi biar aku saja yang membantu Sun Woo, aku… ingin minta maaf padanya.” Min Young terlihat bingung dengan permintaanku, “Begitukah? Baiklah Eonnie” Min Young tidak jadi pergi dan aku segera masuk ke dalam rumah Sun Woo.

Aku masuk kedalam rumah dan mencari Sun Woo, ternyata dia sedang berdiri di koridor lantai 2 rumahnya. Sun Woo sepertinya sedang memikirkan sesuatu atau menyesali sesuatu. Aku naik ke lantai dua dan menyapanya. “Sun Woo-ssi” Sun Woo menoleh dan sedikit kaget melihatku, “Ahh.. So Ra-ssi, apakah kau membutuhkan sesuatu?” Aku menggeleng kecil, “Aniya,,, aku… hanya ingin minta maaf” Sun Woo mengerutkan keningnya merasa bingung. “Untuk apa?” Aku menghela nafas, “Karena aku telah mengungkit masalalu mu dan Min Young”

Wajah Sun Woo berubah datar, “Ah,, itu,,, gwenchana,,, aku tak merasa terganggu hanya,, yah,, aku tidak ingin membicarakan masalu saja, karena itu mengingatkan aku bahwa aku telah menjadi perusak kebahagiaan kakak ku” Aku kaget mendengar penyesalannya. “Tapi,,, aku bersyukur karena baik kakak ku dan Ibunya Min Young sekarang bisa hidup dengan baik, jadi tak ada yang perlu aku sesali bukan?” Sun Woo menghela nafas lega. Persis sama dengan jawaban Min Young, bisa aku simpulkan mereka berdua sama sekali tak pernah menyesal tak jadi paman dan keponakan di masalalu.

“Sun Woo-ssi,,,, tentang 20 tahun lalu, boleh kah aku bertanya sesuatu?” Aku benar-benar merasa sangat penasaran mengapa sikap Sun Woo sangat berubah padaku setelah tragedy yang terjadi di keluarganya. “Tentang apa?” Aku menghela nafas panjang dan menatapnya dengan gugup, aku takut pertanyaanku malah akan merusak hubungan baik kami saat ini, “Tentang kita,,, mengapa 20 tahun lalu… kau,,,,”

Belum sempat aku menyelesaikan pertanyaanku suara Min Young bergema diseluruh penjuru rumah, mengalihkan perhatian Sun Woo dari pertanyaanku, “Sunbaeee,,, Sun Woo Sunbae… kau dimana?” Sun Woo menatapku, “akhh,, Joo Min Young si pengganggu sudah beraksi” katanya padaku. Aku tidak tahu harus berterimakasih atau harus kesal pada Min Young, tapi kedatangan Min Young benar-benar diluar harapanku. Mengapa dia menyatakan diri berhenti mengejar Sun Woo jika dia selalu saja mencarinya jika Sun Woo tak ada bersamanya.

“Aku disini Min Young-ah” Sun Woo menjawab panggilan Min Young yang sekarang ini sudah hampir masuk ke dapur Sun Woo. Min Young menoleh dan menemukan kami di lantai 2. Min Young tersenyum lebar. “Ada apa?” Sun Woo bertanya seolah merasa terganggu. “Akh,, Direktur menanyakan dimana minuman nya, aku pikir kau ke dapur untuk mengambilkannya” Sun Woo menatapku seolah meminta maaf, bahwa percakapan kami harus terhenti sampa disini. “So Ra-ssi aku rasa kita harus kembali ke halaman sebelum semua orang mencari minuman nya, Kajja”

Sun Woo turun duluan dan menghampiri Min Young, sementara aku masih terpaku berdiri di lantai 2, Sun Woo berkata pada Min Young, “Lalu mengapa bukan kau sendiri yang mengambilkan minuman nya?” Wajah Min Young langsung berubah gugup “Mana mungkin,,, aku tidak tahu dimana kau menyimpannya” Min Young lalu meminta Sun Woo mendekat, dia membisikan sesuatu pada Sun Woo, “Akh,, kau benar juga” kata Sun Woo pada Min Young, entah apa yang dibisikan Joo Min Young pada Sun Woo, tapi saat ini aku merasa sangat tak nyaman melihat kedekatan mereka. Benarkah Joo Min Young sudah berhenti mengejar Park Sun Woo?

Min Young menyadari aku belum beranjak dari lantai 2, “Eonnie, ayo kembali ke halaman! Direktur menanyakan mu, biarkan Sunbae yang mengambil minumannya” Sun Woo berbalik kepadaku dan mendukung ide Min Young, “Ahhh,, Nde,, aku segera turun” Aku langsung beranjak dari tempatku dan kembali ke halaman bersama Min Young sementara Sun Woo pergi ke dapur untuk mengambil minuman.

***
Tadinya aku pikir Joo Min Young bukanlah halangan terbesar dalam usahaku kembali mendapatkan hati Sun Woo, tapi apa yang terjadi? Setelah acara Barbekyu malam itu setiap kali aku bertemu dengan Sun Woo baik sengaja ataupun tidak sengaja Min Young selalu berkeliaran di sekitarnya. Dimana ada Park Sun Woo, maka disitu ada Joo Min Young.

Seperti saran Eun Joo, aku memberanikan diriku mengunjungi gedung CBM untuk mengajak Sun Woo makan siang bersama dengan alasan ingin mengucapkan rasa terimaksihku karena telah menolongku lepas dari Mantan suamiku tempo hari. Sun Woo menyetujuinya, tapi saat kami akan pergi makan siang, kami malah bertemu dengan Min Young yang baru saja kembali ke kantor CBM dari tugas lapangan, dan apa yang terjadi? Sun Woo malah mengajak Min Young makan siang bersama kami. Mana mungkin aku menolak, apalagi Min Young pun menyetujuinya.

Di hari lain, aku bertanya pada Eun Joo tentang rute lari pagi Sun Woo. Setelah Eun Joo memaksa Young Hoon untuk mengatakannya aku pun berhasil mendapatkan informasi yang aku butuhkan, aku sengaja mengubah rute lari pagiku berharap bertemu dengan Sun Woo. Benar aku berhasil bertemu dengan Sun Woo, tapi lagi-lagi,,, Joo Min Young ada bersamanya. Ada apa dengan mereka berdua? apakah karena hubungan mereka yang hampir jadi paman dan keponakan mereka malah jadi semakin lengket bahkan setelah Joo Min Young menyakatan dirinya berhenti mengejar Park Sun Woo?

Sayangnya aku sama sekali tak bisa membenci Min Young, dia adalah pribadi yang hangat dan ceria. Meski kadang dia berada di luar control, tapi dia sangat menghormatiku layaknya dia menghormati Sun Woo, mungkin karena dia tahu aku adalah teman SMA Sun Woo. Tapi masalahnya keberadaan Min Young membuatku tak bebas berbicara dengan Sun Woo, apalagi Sun Woo pun tak pernah berinisiatif untuk menelpon ku duluan dan mengajak bertemu. Aku tahu,, Sun Woo mungkin belum tertarik lagi padaku, tapi,,, aku ingin kembali membuatnya tertarik padaku seperti dulu. Toh,, sampai saat ini diapun tak punya kekasih, rasa nya tak salah jika aku berharap dia kembali memilihku untuk menjadi pendampingnya. Satu hal yang harus aku lakukan mengajak nya membicarakan masa lalu kami. Tapi aku tak bisa melakukannya jika Joo Min Young selalu berkeliaran diantara kami.

***
“Mwo? Jadi Min Young masih menempel pada Sun Woo, bahkan setelah dia menyatakan berhenti mengejarnya?” Tanya Eun Joo saat kami makan siang bersama di tempat favorite kami. “Nde,,, aku bahkan kesulitan untuk mencari celah menarik perhatian Sun Woo dengan pesonaku, Min Young terlalu ribut” keluhku pada Eun Joo. “Hmm Joo Min Young sepertinya tidak berubah, tapi,,, apakah dia benar-benar sudah tak mengejar Sun Woo?” Eun Joo jadi curiga. Masalah yang itu sih aku tak tahu, tapi yang jelas keberadaan Min Young di sekitar Sun Woo jelas bukan untuk menarik perhatian Sun Woo. Dia dan Sun Woo bahkan lebih sering membicarakan pekerjaan yang tidak aku pahami. Atau terkadang mereka berbagi kisah tentang Ibu Min Young dan Kakak Sun Woo, sampai Min Young sempat bertanya apakah aku pernah bertemu dengan Park Jung Woo atau tidak.

“Aku tak tahu, tapi,, Min Young memang tak pernah menunjukan lagi bahwa dia ingin membuat Sun Woo menyukainya, hubungan mereka lebih seperti Sunbae dan Hobae yang kompak saja.” Aku menjelaskan pandanganku tentang hubungan Sun Woo dan Min Young. “Bahkan para karyawan CBM pun selalu mengatakan bahwa mereka kehilangan hiburan lagi, karena Min Young kini tak pernah lagi melakukan tindakan bodoh untuk menarik perhatian Sun Woo. Mereka berkata sejak Joo Min Young menyatakan dirinya berhenti mengejar Sun Woo, dia bertransformasi menjadi Normal Joo Min Young” Eun Joo kaget sampai membelakakan matanya.

“Normal Joo Min Young? Kau bilang dia tetap ribut seperti biasanya?” Aku berpikir, apakah Joo Min Young yang selalu ribut itu versi Normal Joo Min Young? Aku kan memang belum pernah bertemu dengan Min Young yang begitu giat mengejar Park Sun Woo dimasa lalu. “Aku kan tidak tahu Min Young yang dulu seperti apa, tapi menurut teman-temannya, Min Young jadi lebih normal dari kelakuannya dulu” Eun Joo menatapku seolah tak percaya. “Benarkah? Aku jadi penasaran pada perubahan Sikap Min Young, aku akan mengajaknya makan siang kapan-kapan”

“Lalu,, untuk rencanamu kembali pada Sun Woo masih tetap berlanjut? apakah aku perlu membantumu lagi? Minggu depan, Hye Jin ulang tahun, kami akan merayakan nya kecil-kecilan. Tadinya hanya akan makan malam kami sekeluarga saja, jika kau mau aku akan mengundang mu dan Sun Woo, siapa tau kau punya kesempatan untuk mengenang masa lalu kalian” Ide Eun Joo bagus juga. Jika tak diundang, Joo Min Young tidak akan datang bukan^^ “Aku rasa idemu bagus juga,, Sung Eun Joo. Gomawo”

***
Malam ini aku berusaha tampil maksimal untuk datang ke rumah Eun Joo, aku sengaja tidak membawa mobil sendiri dan memiliki pergi dengan taksi, berharap Sun Woo akan mengantarkan aku pulang ke rumah nanti. Jika itu terjadi aku akan mencari kesempatan untuk mengetahui bagaimana pendapat Sun Woo terhadapku saat ini.

Taksi ku berhenti tepat di depan rumah Eu Joo, aku pun memencet bel dan Eun Jo menyambutku dengan senyum anehnya. “Akhirnya kau datang juga So Ra-ya” Eun Joo sepertinya tidak terlalu senang menyambutku, ada apa ini? Apakah pestanya di batalkan? “Masuklah” pinta nya lemas, Aku melayangkan pandangan ada apa pada Eun Joo, namun belum sempat Eun Joo menjawab, sebuah suara membuatku tercengang.

“So Ra Eonnie! Kau datang juga?” Aku menoleh ke arah suara itu. Joo Min Young? Bagaimana bisa dia pun berada disini, apakah Eun Joo juga mengundangnya? Tapi Eun joo seperti nya tidak terlalu senang dengan kedatanganya karena itu artinya rencana kami gagal. “Min Young-ssi, aku tidak tahu kau juga akan datang” Min Young tertawa nyengir, sepertinya dia juga belum lama baru datang. “Sun Woo sunbae yang memintaku datang untuk menggantikannya, karena dia ada urusan penting. Dia tidak enak pada Hye Jin karena tidak bisa datang” Aku menatap Eun Joo, jadi itukah alasan Eun Joo tak bersemangat menyambutku, ini sih namanya rencana kami gagal total.

“Kenapa kalian malah bergosip disini, Hye Jin dan Hye Mi sudah kelaparan” Young Hoon datang mengingatkan kami, dengan langkah gontai aku dan Eun Joo masuk ke ruang makan keluarga Eun Joo, Aku menyapa Hye Jin dan Hye Mi, tapi mereka mengabaikanku dan berlari menuju Min Young bahkan memeluknya. “Min Young imho,,, kami aku kangen sekali padamu” Hye Jin berkata begitu manja pada Min Youn. “Ya,,, Hye Mi juga,, kangen pada Min Young imho” Hye Mi ikut-ikutan.

“Benarkah? Apa kalian siap diberi hadiah? Imho sudah mempersiapkannya untuk kalian berdua” Hye Jin dan Hye Mi sangat bersemangat. Min Young pun memberikan dua kantong besar berisi kado untuk kedua putri Eun Joo itu. Hye Jin dan Hye Mi berteriak kegirangan. “Gomawo Imho,, kau memang yang terbaik, aku harap Sun Woo samchoon segera menikahimu” Min Young tertawa mendengar doa Hye Jin untuk nya. “Hahha,, bukan kah kau ingin Samchoon menunggumu hingga besar, kau yakin tidak akan cemburu jika kami benar-benar menikah?” Tanya Min Young sepertinya iseng-iseng , “Tidak,, aku tidak akan marah jika kau yang menikah dengan Sun Woo Samchoon” Hye Jin tertawa lebar karena senang.

Eun Joo tidak senang mendengarnya, “Anak-anak,, jangan lupakan So Ra Imho, sapa juga dia” Hye Jin dan Hye Mi menoleh ke arahku dan tersenyum. “Annyeong Imho" Sapaan Hye Jin terdengar sangat terpaksa. Haaa,,, saat kecil Hye Jin selalu rewel jika aku menggendongnya aku tidak tahu jika setelah besar dia tidak akan menyukaiku. Yah,,, meskipun aku dan Eun Joo teman baik, aku memang sudah lama tidak bertemu dengan putri-putrinya, bahkan,, ini pertama kalinya aku bertemu dengan Hye Mi. “Gomawo Hye-jin-a,, ini hadiah dari Imho” Aku memberikan kado yang sudah aku persiapkan. “Gomawo Imho” Hye Jin menerima nya dengan dingin. Anak ini,, mengapa memperlakukanku sangat berbeda, tidak seperti perlakuannya pada Min Young.

“Sudah-sudah, ayo kita mulai acaranya” Young Hoon memberikomando. Hye Jin dan Hye Min menarik Min Young untuk duduk diantara mereka. Sepertinya Min Young benar-benar menjadi Imho favorit mereka ya? dan aku berperan jadi seorang antagonis disini.

Young Hoon memandu acara itu, ucapan selamat ulang tahun untuk Hye Jin, make a wish, acara tiup lilin dan akhirnya kami pun menyantap makan malam kami. Hye Jin dan Hye Mi meminta Min Young menceritakan pengalamannya di Nepal. Dan mereka terlihat takjub dengan ceritanya, bahkan saat menurutku cerita itu sama sekali tak menarik. Ommo,,, apa yang sudah Min Young lakukan hingga membuat kedua putri Eun Joo memujanya. Aku melirik Eun Joo yang terlihat tidak bahagia, tiba-tiba aku merasa kasihan padanya. Suaminya lebih menyayangi Sun Woo, dan kedua putrinya bahkan sepertinya lebih peduli pada Min Young hari ini dibanding dengan keberadaan ibu mereka.

“Apa kedua putrimu sangat dekat dengan Min Young?” aku berbisik untuk bertanya pada Eun Joo. Eun Joo menoleh ke arahku masih dengan tatapan tak bersemangat. “Sangat, sangat dekat, karena mereka berada di level yang sama” Penjelasan Eun Joo sebenarnya membuatku tak meengerti apa maksudnya itu?  “Maksudmu?” Eun Joo meletakan sendoknya dan lebih mendekat ke telingaku untuk membisikan sesuatu.

“Min Young itu bisa memahami mereka karena dia berubah jadi anak-anak di depan kedua putriku” Penjelasan Eun Joo membuatku memperhatikan Min Young. Wanita ini, jika dia bisa dengan mudah membuat kedua putri Eun Joo memujanya, kenapa dia bisa gagal menarik perhatian Park Sun Woo selama 5 tahun. Apa yang salah dengannya, meski secara penampilan mungkin Min Young bukan tipe wanita yang menarik di ajak berkencan. Tapi dia sangat hangat dan ceria. Apa Sun Woo yang terlalu buta, ataukah Min Young yang memang tidak menarik baginya?

“Min Young-ssi, ada apa dengan Sun Woo, aku pikir kalian akan datang bersama?” Min Young tiba-tiba batuk mendengar pertanyaan Young Hoon. “Bagaimana mungkin Dr. Han… jika dia bisa datang dia pasti datang sendiri, kenapa dia harus mengajakku?” Min Young seolah memberi ketegasan pada Young Hoon jika dia dan Sun Woo tak ada hubungan khusus. “Ah,, kau benar, aku lupa bagaimana hubungan kalian saat ini” Young Hoon sepertinya baru ingat sesuatu dan meralat ucapannya.

“Kenapa Sun Woo samchoon tidak ingin pergi bersamamu? Apakah dia sudah bosan padamu?” Tanya Hye Jin polos. Min Young tertawa medengarnya dan mencubit pipi menggemaskan Hye Jin, “Bukan begitu Hye Jin-a,, tapi Imho yang bosan mengejar samchoon mu yang sok jual mahal itu” Hye Jin tampak tak senang. “Omma,,, apakah itu artinya Min Young Imho dan Sun Woo samchoon tidak akan menikah?” Tanya Hye Jin tampak kecewa. “Yak,,, Han Hye Jin, memang nya siapa yang pernah bilang mereka akan menikah?” Tanya Eun Joo kesal pada putrinya. Sementara Min Young hanya tertawa mendengar pertanyaan Hye Jin dan reaksi Eun Joo. “Aku. Aku yang bilang. Orang yang boleh menikah dengan Sun Woo samchoon hanya Min Young Imho.” kata Hye Jin tegas sambil menatap tajam padaku.  Aku melirik Eun Joo, ada apa dengan putrinya itu sepertinya dia itu memberiku peringatan atau apa.

“Yak! Han Hye Jin memangnya kau siapa memutuskan nasib orang seenaknya” Eun Joo semakin kesal, sementara Min Young malah tertawa mendengar pernyataan Hye Jin yang sangat tegas itu. “Min Young-ssi aku sudah lelah pada nya, setiap hari dia selalu bertanya kapan aku akan membawanya ke pernikahanmu dengan Sun Woo, kau jelaskanlah padanya” Eun Joo terdengar benar-benar lelah. Aku menatap Eun Joo, lalu berpikir, apa tujuan Eun Joo membantuku mendekati Sun Woo untuk tujuan ini juga? Mengalahkan keinginan putrinya yang membuatnya lelah?

“Hye Jin-a,, apakah jika Imho menikah dengan orang lain kau tidak akan datang?” Min Young berbicara dengan lembut pada Hye Jin. “Tentu saja aku akan datang, samchoon manapun yang menikah denganmu aku pasti akan menyukainya.” Hye Jin tertawa riang, “Walaupun aku akan lebih senang jika Sun Woo samchoon yang menikah denganmu. Tapi,,, aku tidak akan menyetujui imho lain yang bukan dirimu menikah dengan Sun Woo samchoon” lanjutnya sambil lagi-lagi menatapku dengan tajam. Ada apa dengan anak ini.

“Mwo? apakah kau ingin membuat Samchoon mu itu jadi perjaka tua seumur hidupnya?” kelur Eun Joo semakin kesal pada putrinya. “Anni,, jika dia tidak menikah dengan Min Young Imho,, dia harus menungguku hingga aku siap menikah dengannya” Eun Joo semakin terlihat sangat kesal, tapi Young Hoon malah terbahak-bahak mendengarkan perkataan putrinya. “Aku tak bisa membayangkan jika Sun Woo harus menjadi menantuku. Min Young-ssi kau nikahi saja Sun Woo, kau harus menyelamatkan hidupku” Young Hoon mengatakan itu masih sambil tertawa dan memelas pada Min Young.

Min Young tertawa menganggapinya gurauan Young Hoon, tapi belum sempat dia berkomentar, ponsel Min Young berbunyi. Dia berdiri untuk menerima teleponnya. “Nde Sunbae-nim. Mwo? baiklah aku kan segera kesana” Min Young menatap Hye Jin dan Hye Min kemudian tersenyum pada mereka. “Anni,, aku sudah memberikannya. Mereka sangat menyukainya. Sudah,,, aku sedang makan saat ini. Anniyo,, aku akan segara ke sana. Nde…” Min Young kemudian menutup teleponnya.

“Siapa? Apa itu Sun Woo?” Tanya Young Hoon pada Min Young. “Iya,, dia bilang ada keadaan darurat, jadi aku harus segera pergi utuk meliput” Min Young segera membereskan barang-barangnya. “Hye Jin-a, Hye Mi-ya,, Imho pergi dulu ya? kapan-kapan Imho datang lagi” Hye Jin dan Hye Mi tampak kecewa namun mereka akhirnya merelakan kepergian Min Young. Setelah berpamitan pada kami semua, Min Young pun pergi dari rumah Young Hoon.

***
Aku masih berada di rumah Eun Joo, Young Hoon sedang menemani Hye Jin dan Hye Mi untuk membuka hadiah yang didapatkan Hye Jin, meski pesta ini hanya di hadiri Aku dan Min Young sepertinya Hye Jin mendapatkan banyak hadiah dari para dokter dan suster di RS Hanseo. Sementara aku dan Eun Joo ada di ruang keluarga.

“Jadi,, apa yang terjadi? Mengapa putrimu sepertinya sangat tidak menyukaiku?” Iseng-iseng aku bertanya. Eun Joo tertunduk lesu, “Aku yang salah, aku lupa jika mereka adalah fans berat Joo Min Young. Aku mengatakan bahwa kau adalah cinta pertama Sun Woo, jadi aku meminta mereka membantuku untuk mendekatkan kau dan Sun Woo, mereka berdua langsung protes dan berkata hanya Min Young yang boleh menikah dengan Sun Woo. Aku sudah lelah mendengar rengekan mereka yang terus bertanya kapan Sun Woo dan Min Young menikah. Harusnya mereka tahu, orang dewasa tidak akan menikah hanya karena keinginan mereka” Eun Joo sepertinya terdengar benar-benar lelah menghadapi tingkah kedua putrinya itu.

“Eun Joo-ya,, jangan terlalu dipikirkan serius,, biarkan saja,,, mereka itu kan hanya anak-anak. Jangan sampai kau dibuat stress hanya karena masalah kecil ini” Eun Joo menatapku, “Itulah sebabnya, kau,,,, harus berhasil mendekati Sun Woo, aku akan buktikan bahwa pikiran mereka salah. Bukan Joo Min Young yang akan menikahi Park Sun Woo. Aku… Sung Eun Joo siap sedia membantumu” Eun Joo sangat percaya diri mengatakannya. Bahkan di saat aku saja tidak percaya pada diriku sendiri.

Halanganku untuk kembali mendapatkan hati Sun Woo sepertinya bertambah. Setelah Park Sun Woo yang seperti tak peduli padaku. Joo Min Young yang terus menempel pada Sun Woo, dan kini Hye Jin dan Hye Mi yang telah jadi shipper akut Park Sun Woo dan Joo Min Young. Apakah aku akan berhasil mendapatkan Sun Woo jika penghalangnya semakin banyak?

***

bersambung ke part-5

*written by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
Labels: FanFic, K-drama, Nine
4 Komentar untuk "[Fanfiction] Nine: First Love Like A Wind Part-4"

makasih mba irfa part 4nya di banyakin dong part bagian sun wo sama minyoung nya part 5nya segera menyusul kan gomawo

Gomawo mb irfa part 4nya,sangat tak tunggu2 ni akhirnya muncul jga:-)
Bnar tu mbk, pingin bngt liat lbh bnyk Kemesraan sw n my...

hye jin dan hye mi lucu banget =D

ifa,mana part 5-nya?

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top