[Recaps] Nine Episode 5

Sun Woo menelpon Young Hoon setelah dia memberikan nomor ada Yoon Shi Ah, Young Hoon merasa ingatannya tidak berubah, jadi sepertinya belum ada perubahan pada takdir Jung Woo dan Kim Yoo Jin.  Sun Woo bilang semuanya akan berubah setelah Shi Ah atau Kim Yoo Jin menelpon Jung Woo. Setelah melihat Min Young, Sun Woo memuakhiri obrolan dengan berkata dia akan berkencan. Young Hoon mengingatkan Sun Woo agar dia tidak menyia-nyiakan dupa nya. Young Hoon ingin satu, karena dia ingin mengubah istrinya^^

Kang Seo Jun memanggil Young Hoon ke ruang operasi mereka akan melakukan sebuah operasi yang cukup besar. Young Hoon masuk ke ruang operasi dan memulainya. Young Hoon melakukan operasi dengan tenang dan hati-hati, namun di tengah operasi Young Hoon mendapat sebuah ingatan yang mengagetkan yang membuatnya  terdiam sesaat saat memegang pisau operasi, dia lupa menahan pembuluh darah pasien hingga darah pasien menyembur ke wajahnya. Young Hoon berkata ini tidak mungkin, ini benar-benar gila. Kang Seo Jun dan dokter lainnya merasa heran apakah ada yang salah dengan operasinya? Young Hoon mencoba menenangkan diri dan melanjutkan operasinya. 

*writen by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

Selesai operasi Young Hoon segera keluar ruangan dan terlihat panik. Keluarga pasien jadi ikut panik dan bertanya apakah ada yang salah? Young Hoon menyerahkan semua penjelasan pada  Kang Seo Jun, sementara dia berbegas menuju sebuah tempat. Young Hoon  menatap sebuah ruangan dengan papan nama. Chief Park Jung Woo. Dia merasa ini adalah hal yang tak mungkin bagaimana bisa orang yang sudah meninggal bekerja di RS yang sama dengannya. Jung Woo datang dan bertanya apa yang sedang dilakukan Young Hoon di depan ruangannya? Young Hoon kaget dan menatap dengan wajah terkejut sekaligus ketakutan pada Park Jung Woo. (hahahaha,, wajah Young Hoon lucu banget ini pas kaget melihat Jung Woo masih hidup)

Mengapa Ingatan Young Hoon berubah? Setelah Shi Ah menelpon Jung Woo dan memberi kabar tentang ibunya yang hampir mati karena bunuh diri, Jung Woo segera pergi ke RS dan berlari menemui Kim Yoo Jin dan Shi Ah. Dia menatap Kim Yoo Jin dan Shi Ah dengan sedih, saat mendekat ke arah mereka, Shi Ah menoleh dan bertanya apakah Ajussi itu adalah Park Jung Woo? Jung Woo membenarkan dan duduk disamping Shi Ah, dia menatap sedih pada Kim Yoo Jin dan merasa sangat bersalah, Jung Woo pun mulai menangis.

Shi Ah berkata pada Jung Woo, bahwa ibunya belum meninggal mengapa Jung Woo menangis?? Huah,, Shi Ah sifatnya Min Young banget, sama sekali nggak berubah. Tapi Jung Woo tetap menangis, Shi Ah mengingatkan Jung Woo sekali lagi, kalo ibunya belum meninggal. Jung Woo menatap Shi Ah dan memeluknya. Jung Woo berkata dia berjanji akan  menjaga semuanya mulai sekarang.

Karena Min Young adalah Shi Ah, maka ini sangat berefek pada hubungan Sun Woo dan Min Young. Setelah Min Young menghilang tiba-tiba dari hadapanya, Sun Woo pun mendapat ingatan baru seperti Young Hoon. Dia bertanya pada pelayan, apakah dia tidak datang bersama seseorang? Apakah dia sejak awal sendirian di restoran itu? pelayan membenarkan, Sun Woo sangat kaget dan lemas hingga dia menjatuhkan gelas berisi minuman di tangannya. Sun Woo merasa sakit kepala, pelayan bertanya apakah Sun Woo tidak apa-apa? Sun Woo bilang dia baik-baik saja.

Saat pelayan berniat mengganti minuman Sun Woo dengan yang baru, Sakit kepala Sun Woo semakin terasa, dia sepertinya tak sanggup menerima ingatan barunya dan dia pun koleps dari kursinya hingga terjatuh ke lantai, saat itu ada seseorang yang menelponnya, Sun Woo tida sempat menjawabnya karena dia terlanjur tak sadarkan diri dan jatuh ke lantai, membuat pelayan restoran sangat kaget.

Ingatan baru seperti apa yang di terima Sun Woo?

30 Desember, 1992

Sun Woo remaja datang ke RS untuk menyelamatkan Ayahnya dari tragedy kebakaran di ruanganya. Namun Sun Woo terlambat dan menyebabkan dia terluka dan dirawat di RS. Jung Woo membawa Shi Ah menengok Sun Woo dan mengenalkan Sun Woo pada Shi Ah yang akan menjadi keluarganya karena mereka akan menjadi keluarga. Sun Woo tersenyum pada Shi Ah, dan Shi Ah pun tersenyum senang pada Sun Woo, dia sepertinya sangat senang bertemu dengan Sun Woo.

Di Sebuah gereja, Park Jung Woo dan Kim Yoo Jin akhirnya menikah. Shi Ah menatap dengan bahagia pernikahan itu.

Shi Ah yang duduk disamping Sun Woo bertanya, “Oppa apakah kau tau?” Sun Wo membenarkan, “Bukan Oppa, tapi Samchoon”, Shi Ah mengerti dan berkata, “Kita akan pindah ke Amerika” Sun Woo kaget mendengarnya, Shi Ah berkata dia mendengar itu saat Ayah dan Ibunya berbicara. Shi Ah berkata pada Sun Woo, “Akan sangat menyenangkan, jika Oppa, eh,, Samchoon ikut bersama kami” Sun Woo hanya bisa menatap sedih ke arah kakaknya.

Desember, 1993

Sun Woo menerima surat di rumahnya dari Park Min Young. Shi Ah sudah mengganti namanya menjadi Shi Ah, dan sepertinya Sun Woo tidak ikut Jung Woo ke Amerika. Sun Woo memilih merawat ibunya yang sakit sejak kematian Ayahnya. Sun Woo membawa surat dari Min Young pada ibunya. Sun Woo memberitahukan ibunya bahwa Kakaknya baik-baik saja di Amerika, dan Shi Ah mengganti namanya menjadi Min Young. Sun Woo pun memperlihatkan foto keluarga Kakaknya pada Sang Ibu, namun Ibunya sama sekali tidak bereaksi.

Ingatan itu silih berganti dalam kepala Sun Woo, yang akhirnya sadarkan diri di kamarnya sendiri. Sun Woo menatap sekeliling dan menemukan Min Young yang mengkhawatirkannya. Min Young bertanya apakah Sun Woo baik-baik saja, dia menganggetkan saja. Sun Woo bertanya apa yang terjadi padanya? Min Young menjelaskan bahwa Sun Woo koleps di restoran dan tak mau di bawa ke RS. Sun Woo tersenyum kecil dan merasa lega. Sun Woo berkata dia tadi bermimpi, mimpi? Mimpi apa? Sun Woo bercerita dia bermimpi bahwa hyung-nya yang sudah meninggal kembali hidup, sangat menyenangkan dia bisa hidup kembali, tapi,,,, 

Giliran Min Young yang kaget, “Hyung? Maksudmu Appa?” Sun Woo kaget mendengarnya, matanya langsung terbuka saat mendengar Min Young memanggil hyung-nya Appa. Min Young bertanya, apakah Sun Woo memimpikan Appa-nya meninggal? Sun Woo menatap Ming Young Appa? Min Young memanggil kakaknya dengan sebutan Appa? Min Young bertanya mengapa Sun Woo menatapnya dengan tatapan heran? Sun Woo tidak menjawab, akhirnya Min Young memanggil Sun Woo, “Samchoon?” Game Over, semua ingatan  baru Sun Woo sama sekali bukan mimpi. Min Young benar-benar menjadi keponakan tirinya. (Ya ampun,, aku nggak tega liat wajah Sun Woo pas denger Min Young manggil dia Samchoon)

Seorang rekan kerja Sun Woo dan Min Young, Kim Bum Suk masuk ke kamar Sun Woo dan bertanya apakah Sun Woo sudah sadar. Min Young bangkit dan berkata Sun Woo baru saja bangun. Kim Bum Suk bertanya apakah Sun Woo baik-baik saja. Kim Bum Suk berkata bahwa Direkur menelponnya untuk menanyakan apakah Sun Woo bisa hadir di rapat penting tentang masalah berita Choi Jin Cul. Tapi melihat keadaan Sun Woo sekarang,,,, Sun Woo sama sekali tak mendengarkan Kim Bum Suk, dia masih terlalu syok menerima kenyataan bahwa Min Young telah menjadi keponakannya. Sun Woo meminta Min Young dan Kim Bum Suk keluar. Dia ingin sendirian. Kim Bum Suk merasa khawatir, Sun Woo kembali mengusir mereka keluar. Min Young menarik Kim Bum Suk untuk keluar saja dan membiarkan Sun Woo sendirian.

Sun Woo bangkit dan memeriksa jacketnya, dia mencari Tempat dupanya, dan menemukannya, Dupa itu tinggal 5 batang, sesuai dengan yang telah dipakainya selama ini. Dia melihat Pager yang dibawanya dari masa lalu, juga piringan hitam OST The Bodyguard. Semua yang berhubungan dengan perjalanan time travelernya masih tetap ada, juga termasuk ingatannya tentang semua itu, lalu apa maksud dari semua takdir baru ini.

Sun Woo mengingat apa yang terjadi setelah dia pingsan. Kim Bum Suk menjemputnya di restoran *hmmm,, aku pikir yang nelpon Sun Woo waktu di restoran sepertinya Kim Bum Suk* Kim Bum Suk dan rekannya berniat membawa Sun Woo ke rumah sakit, mereka mencoba menghubungi Min Young, kerana Ayah Min Young adalah dokter. Sun Woo bergunam agar mereka membawanya pulang saja, dia meminta agar mereka menghubungi Han Young Hoon dan memintanya datang ke rumah.

Young Hoon pun datang dengan panik, dia diberitahu bahwa Sun Woo tidak mau dibawa ke RS, jadi sekarang dia terbaring di kamarnya. Young Hoon bergegas pergi dan masuk kekamar Sun Woo. Young Hoon agak kaget melihat Min Young, dia bertanya sedang apa Min Young disini, dia pikir Min Young blm kembali dari Nepal. Min Young bilang dia baru saja kembali tadi pagi dan mendapat kabar Sun Woo pingsan. Young Hoon mengerti dan memeriksa Sun Woo. Min Young bertanya keadaan Sun Woo, dan obat yang dia temukan di saku Sun Woo, apakah kesehatan Sun Woo sedang terganggu? Young Hoon berbohong dengan mengatakan bahwa Sun Wo kelelahan saja karena terlalu keras bekerja, dan obat itu hanya vitamin dan stabilizier saja.

Sun Woo melihat tanda pengenal Min Young sebagai reporter, Hmm,,, Min Young masih tetap seorang reporter? Sun Woo kembali memiliki ingatan baru tentang bagaimana Min Young menjadi reporter di CBM.

Tahun 2007

Min Young sedang menunggu giliran interviewnya. Min Young kaget saat melihat Sun Woo yang sedang berjalan di lorong. Min Young menutup wajahnya dengan kertas agar Sun Woo tidak melihatnya. (Aish,,, Sun Woo 5 tahun lalu keren banget itu, pake kacamata gede kayak Young Hoon, Cakep [love][love) Setelah Sun Woo berlalu, Min Young sedikit merasa lega, tapi namanya dipanggil, “No 198, Park Min Young” Min Young jadi panik dan buru-buru masuk. Sun Woo mendengar nama Park Min Young dan menoleh ke belakang, tapi Min Young sudah terlanjur masuk ke ruang interview.

Beberapa minggu kemudian, Sun Woo masuk kekantor saat para pegawai lain sedang menyambut para reporter baru. Sun Woo kaget melihat keberadaan Min Young. Sun Wo bertanya, “Apa yang kau lakukan disini?” Min Young meringis dan berkata, “Sudah lama tidak bertemu” Sun Woo bertanya bukankah Min Young seharusnya mengambil study lagi di Eropa? Min Young bilang dia berbohong pada ibunya dan meminta Sun Woo untuk merahasiakannya. Bukan kah Min Young pernah bilang pada Sun Woo dia ingin jadi Jurnalis setelah kelulusannya?

Pegawai lain tertarik dengan hubungan Sun Woo dan Min Young. Bagaimana mereka bisa saling menenal? Mantan kekasih? Atau,,,, seseorang yang meminjam uang dan belum mengembalikannya? Min Young membantah dan dengan bahagia, dia berkata bahwa Sun Woo adalah Samchoo nya. Mereka kaget karena diusianya, Sun Woo sudah memiliki keponakan sebesar Min Young. Sun Woo tersenyum bahagia melihat Min Young mengakui dirinya sebagai Samchoon.

 *writen by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

Kembali ke tahun 2012, Min Young dan Kim Bum Suk berbincang di rumah Sun Woo. Min Young merasa heran dengan obat Sun Woo yang dia temukan. Sun Woo pasti punya masalah dengan kesehatannya. Dia akan menyelidiki hal ini dengan insting jurnalisnya. Dia sengaja diam-diam mencuri obat itu dan akan menanyakannya pada Ayahnya, sebenarnya obat apakah itu. Bum Suk merasa, level keinginan tahuan Min Young sejak pulang dari Nepal meningkat tajam. Min Young mengejek Bum Suk, bahwa level mereka kini berbeda jauh. Min Young bukanlah jurnalis yang hanya mengandalkan internet dia sudah mengalami yang namanya tugas lapangan ke Annapura, dan pengalaman adalah seseuatu yang berharga untuk seorang jurnalis. Min Young memastikan dia akan mendapatkan informasi akurat tentang obat itu karena  levelnya sekarang.

Kim Bum Suk merasa rumah Sun Woo sangat besar, ini pertama kalinya dia ke rumah ini. Min Young bercerita bahwa rumah itu adalah peninggalan kakeknya. Bum Suk bertanya mengapa keluarga Min Young tidak tinggal di rumah ini? padahal rumah ini muat untuk 10 orang. Min Young juga sangat ingin tinggal di rumah ini, tapi Ayahnya tidak mau, jadi apa boleh buat. Dia juga tak bisa pindah ke rumah itu sendirian.

Sun Woo turun dan berkata Kim Bum Suk dan Min Young bisa kembali bekerja.  Dia bertanya pada Bum Suk apakah Bum Suk sudah mempersiapkan materi untuk rapat penting hari ini? Bum Suk bilang dia tidak sempat karena dia menolong Sun Woo. Dengan dingin Sun Woo berkata, jangan jadikan dia alasan kelalaian Bum Suk dalam pekerjaannya, Sun Woo meminta Bum Suk mempersiapkan segalanya.

Sun Woo melihat bungkusan obat yang dipegang Min Young. Sun Woo mengambilnya dan meminta Min Young untuk tidak penasaran pada obat itu. Min Young bertanya sebenarnya obat apa itu. Min Young yakin jika Sun Woo merahasiakan sesuatu kan? Benarkan? Min Young bersikeras ingin tahu obat apa itu? Tanpa Ekspresi Sun Woo bilang, Obat itu adalah “Viagra” Min Young hopeless mendengarnya. Sun Woo segera pergi dari rumahnya. Bum Suk berkata, Hmm,, insting jurnalis Min Young sepertinya malah berakhir dengan memalukan. Viagra???

Sun Woo mencoba menelpon Young Hoon di RS, tapi Young Hoon tidak ada dia sedang pergi ke gereja untuk Misa Natal. Sun Woo pun pergi ke gereja menemui sahabatnya yang sedang berdoa. Sun Woo bertanya sejak kapan Young Hoon pergi ke gereja di malam natal? Sun Woo meminta Young Hoon mengajarinya berdoa, Young Hoon mengumpat tingkah Sun Woo membuat semua orang menatapnya karena berani mengumpat di gereja.

Young Hoon berkata pada Sun Woo bahwa dia merasa perlu pergi ke gereja karena pengalamannya hari ini. Dia bertemu dengan orang yang seharusnya sudah meninggal? Jung Woo hyung-nim  masih hidup dan bekerja di RS yang sama dengannya. Young Hoon bilang dia sudah lama berada di gereja, namun dia tidak bisa memahami bagaimana cara berterimakasih atas kembalinya Jung Woo. Sun Woo berkata yang membuat Jung Woo kembali hidup adalah dupa yang dia temukan di Himalaya, dan agama mereka adalah hindu, jadi seharusnya Young Hoon berdoa di kuil Hindu bukannya di gereja.
 
Young Hoon merasa takjub dengan apa yang telah dilakukan Sun Woo dengan memberikan nomor telepon Jung Woo pada Yoon Shi Ah, dia tidak menyangka itu akan membuat Jung Woo tidak meninggal di Nepal. Sun Woo sama sekali tak terlihat senang dengan kenyataan ini. Young Hoon tahu penyebabnya, Young Hoon bertanya apakah Sun Woo benar-benar tidak tahu, bahwa Min Young adalah anak dari Kim Yoo Jin?

Sun Woo sama sekali tidak tahu, bagaimana bisa Sun Woo tidak tahu? Menurut Sun Woo, orang normal tidak akan mengganti namanya hingga dua kali, Min Young tidak pernah cerita jika Ayahnya adalah Ayah tiri. Tapi Sun Woo bersyukur hidup Min Young tidak terlalu berubah. Dulu ayah tirinya adalah pengacara dan kini seorang seorang dokter (tapi masalahnya dokter itu kakakmu Sun Woo-ssi dan Min Young jadi ponakanmu)

Hidup Min Young masih tetap sama seperti sebelumnya. Dia tetap menjadi reporter di CBM, dia tetap gadis yang tak banyak menggunakan otaknya seperti sebelumnya. Min Young masih menjadi Min Young yang sama  yang selalu bersinar dan hidup dengan ceria. Sun Woo cukup bersyukur karena tidak mengubah hidp Min Young terlalu banyak.

Dan Hyung-nya,,, meski pada akhirnya dia bersatu dengan gadis impiannya tapi dia tetap meninggalkan Sun Woo dan Ibunya. Pada akhirnya Park Jung Woo tetap seperti sebelumnya, sama sekali tidak menjadi Anak yang berbakti maupun kakak yang baik untuk Sun Woo. Tapi,,, Sun Woo merasa dia sudah menjadi Suami yang baik untuk Kim Yoo Jin dan Ayah yang baik untuk Min Young. Sun Woo mengatakan itu sambil tersenyum pada Young Hoon. (Aigoo,, mengapa senyum itu terasa sangat menyedihkan??)

Young Hoon jadi merasa frustasi dengan semua ini, Young Hoon pun mengacak-ngacak rambutnya dan membenturkan kepalanya ke kursi gereja.  Young Hoon pikir Jung Woo yang hidup kembali adalah hadiah di hari natal tapi pada kenyataannya  semua ini sama sekali bukan hadiah. Apakah semua ini kutukan? Tidak juga. Lalu apakah ini? Sun Woo pun bertanya pada dirinya sendiri, dia tak tahu apa maksud dari semua ini.

Sun Won dan Young Hoon keluar dari gereja. Young Hoon berkata, Jung Woo pasti berpikir dirinya orang yang aneh. Kemarin siang saat mereka bertemu Young Hoon sangat terkejut hingga dia melihat Jung Woo seperti melihat hantu. Saat ditanyapun Young Hoon menjawab dengan dingin, dia bahkan tak mau didekati dan disentuh oleh Jung Woo. Jung Woo bukan hantu, dia orang yang hidup, tapi Young Hoon masih ketakutan menghadapi kenyataan ini.

Sun Woo bertanya bukankah hyung-nya sekarang sedang liburan? Young Hoon membenarkan Jung Woo sedang liburan bersama istrinya. Sun Woo merasa sangat bersyukur karena saat ini dia belum bisa menemui hyung-nya. Mungkin dia akan merasa semua ini lelucon dan bersikap seperti Young Hoon, bagaimana kira-kira pikiran Jung Woo terhadapnya seandainya Sun Woo bersikap seperti itu.

Young Hoon pun bertanya, lalu apa yang akan dilakukan Sun Woo sekarang? Takdir sudah berubah Jung Woo masih hidup dan Min Young menjadi keponakannya. Sun Woo masih merasa heran dengan semua ini. Dengan takdir yang seperti ini, seharusnya Jung Woo tidak pergi ke Himalaya dan tewas disana. Sun Woo pun tidak akan pergi ke Himalaya dan mengambil barang-barang kakaknya, tapi,,,, sisa batang dupa yang dimilikinya dari takdir sebelumnya masih ada. Begitu juga dengan piringan hitam yang dia bawa dari Maruna Lodge dan Pagernya dari masa lalu.

Young Hoon kembali ke RS, dan masuk ke dalam ruangan Jung Woo, dia memperhatikan semuanya. Papan nama bertuliskan Kepala Bagian Operasi Park Jung Woo, semua penghargaan yang menempel di dinding juga foto dirinya dan para tim dokter lain bersama Park Jung Woo. Young Hoon makin tak habis pikir, begitu juga ketika dia melihat foto keluarga Park Jung Woo, Kim Yoo Jin dan Min Young. 

Kang Seo Jun masuk dan bertanya sedang apa Young Hoon di ruangan Kepala. Young Hoon kaget dengan kedatangan Seo Jun. Young Hoon bertanya ada apa Seo Jun mencarinya? Seo Jun berkata dia hanya ingin menanyakan apa ada yang salah dengan operasi yang mereka lakukan sebelumnya? Young Hoon tampak panik dan tidak biasa. Young Hoon berkata semuanya baik-baik saja. Young Hoon kemudian bertanya, apakah dia telah mengatur sebuah kencan buta Seo Jun dengan seorang wanita Musim Panas kemarin ya? Seo Jun jadi malu-malu. 


Musim Panas tahun 2012, Young Hoon mempertemukan Seo Jun dengan Min Young, dia berharap semoga mereka bisa berjodoh, Seo Jun sepertinya langsung suka pada Min Young. Sebelum Young Hoon pergi, Min Young mememintanya untuk merahasiakan masalah ini dari Sun Woo, dia tidak ingin mendapat masalah dari Samchoon nya karena dia berkencan dengan seorang pria.

Young Hoon bertanya pada Seo Jun apakah dia masih menemui gadis itu? Seo Jun jadi malu-malu dan berkata itu rahasia. Young Hoon jadi kesal dan bertanya sekali lagi, Seo Jun kaget dan berkata mereka masih saling bertemu. Young Hoo merasa frustasi, dia merasa menjadi orang paling bodoh karea telah menghancurkan kehidupan sahabatnya sendiri. Young Hoon bertanya, apakah Seo Jun tidak bisa memutuskannya saja? Seo Jun kaget dan bertanya memangnya kenapa?

Young Hoon yang tak bisa menjelaskan mengusir Seo Jun untuk keluar saja. Seo Jun masih bertanya, Akhirnya Young Hoon mendorong paksa Seo Jun yag masih ingin tahu apakah kesalahannya sehingga Young Hoon menyuruhnya putus dari Min Young? Young Hoon berkata dia tak ingin melihat wajah Seo Jun jadi lebih baik Seo Jun pergi saja dan mengusir dokter bimbingannta itu keluar ruangan.

Sun Woo pulang ke rumah, di perjalanan Min Young menelponnya, namun Sun Woo tidak mengangkatnya, Sun Woo memilih untuk tidak berhubungan dulu dengan Min Young. Tapi ketika tiba di depan rumah ada sebuah mobil yang terparkir, mobil siapakah? Sun Woo masuk ke dalam rumah dan menemukan sepatu kets serta tas tangan juga mantel milik wanita.

Min Young yang berada di dapur menyambutnya, Sun Woo bertanya mengapa Min Young bisa masuk. Min Young bilang dia tak sengaja melihat kode rahasia rumah Sun Woo, karena merasa kedinginan di luar dia langsung masuk. Ming Young mengatakan bahwa dia sedang mempersiapkan makan malam. Ibunya memarahinya karena telah meninggalkan Sun Woo yang sedang sakit, Min Young berkata bahwa dia akan tinggal di rumah Sun Woo hingga akhir pekan. Min Young menyuruh Sun Woo untuk membersihkan diri, setelah itu cepat turun untuk makan malam karena dia merasa lapar. Sun Woo tidak banyak bicara dia hanya heran dengan keberadaan Min Young di rumahnya.

Sun Woo masuk ke kamarnya, baru saja melepaskan mantelnya, seseorang dari luar negeri menelponnya. Sun Woo mengangkatnya. Ternyata itu adalah Jung Woo. Air muka Sun Woo langsung berubah antara rindu dan keterkejutan. Jung Woo menanyakan keadaannya, apakah Sun Woo baik-baik saja, dia dengar dari Min Young Sun Woo tidak sehat. Setelah Jung Woo kembali dari liburan Sun Woo harus segera Chek Up di RS. Sun Woo bilang dia baik-baik saja.

Jung Woo mengatakan bukankah sebaiknya Sun Woo pergi keluar negeri untuk sementara waktu untuk menghindari konfliknya dengan Choi Jin Chul? Sun Woo bilang dia tidak apa-apa, apakah Jung Woo menyukainya? Jung Woo merasa senang, tapi dia mengkhawatirkan keadaan adiknya. Sun Woo berkata dia tidak apa-apa selama kakaknya senang (Aih,,, jleb banget ini ~_~)

Jung Woo mengatakan Min Young ingin menemani Sun Woo untuk sementara waktu dan istrinya pun memang menyuruh Min Young melakukan itu.Min Young adalah fans berat Sun Woo,  jadi Sun Woo bisa meminta bantuan pada Min Young untuk segala hal. Min Young sangat pandai dalam memasak.

Young Hoon sedang makan malam bersama keluarganya, kedua putrinya rewel. Yang besar merengek ingin es krim, sementara yang kecil ingin pergi ke kamar kecil. Istrinya merasa kerepotan, sementara Young Hoon hanya melamun sambil menatap menu.Istrinya kesal dan mengomel, mengatakan si kecil ingin ke toilet. tapi Young Hoon tak menggubris dia malah minta ijin untuk pergi ke kamar mandi. Young Hoon sepertinya lebih stress dibanding Sun Woo karena masalah ini.

Young Hoon menelpon Sun Woo. Dia merasa Sun Woo harus berbuat sesuatu, Sun Woo harus mencegah pernikahan Jung Woo dan Kim Yoo Jin, karena sejak awal mereka tidak ditakdirkan bersama tapi Sun Woo mengubahnya sehingga Jung Woo bisa hidup sampai sekarang. Bukankah jika waktu di tahun 1992 sejalan dengan waktu di jaman ini, belum terlambat untuk Sun Woo mencegahnya karena mereka baru menikah setahun setelah kematian sang ayah. Sun Woo bukan Tuhan, dia tak berhak mengubah takdir seseorang.

Di tahun 1992, Kim Yoo Jin terbangun di tengah malam, dia membenahi selimut Shin Ah dan kaget saat melihat wajah Jung Woo di dalam cermin (again?? ada apa sih dengan cermin ini?) Kim Yoo Jin bertanya apa yang dilakukan Jung Woo? Dia menyuruh Jung Woo untuk pergi, tapi Jung Woo tidak mau, mulai sekarang Jung Woo tidak akan melepaskan Yoo Jin lagi.

 *writen by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*

Young Hoon berkata, ini seperti memakan buah terlarang, godaan yang diberikan Tuhan pada Adam dan Hawa. Semua yang terjadi saat ini adalah sebuah kutukan. Ujian bagi Sun Woo, apakah Sun Woo akan tetap meneruskan perubahan takdir itu ataukah mengembalikannya ke tempat semula sesuai dengan yang seharusnya terjadi, dimana Jung Woo dan Kim Yoo Jin tidak bersatu.

Sun Woo tidak bisa melakukan hal itu, dia merasa sangat bahagia kerena kakaknya masih hidup. Demi Kim Yoon Jin, yang kini menjadi kakak iparnya, kakaknya telah berjuang sangat keras jadi dia tidak bisa mengambilnya lagi.  Sun Woo tidak peduli siapa yang memberikan Kakaknya kehidupa lagi, entah itu Jesus ataupun Hindu, dia mersa sangat bersyukur dan menganggap ini sebuah hadiah. Akan sangat menyedihkan jika Sun Woo menyesali hadiah ini. Bagi Sun Woo asal Kakaknya masih hidup dia tak apa-apa. Jung Woo memang hidup lebih baik saat ini, lalu bagaimana dengan Sun Woo? Apakah Sun Woo bisa hidup seperti ini? Kehilangan gadis yang dicintainya. Sun Woo tidak peduli selama kakaknya bahagia. (Aigo~~~ Sun Woo-ssi, tegar sekali dirimu, sumpah deh aku nangis melihat wajah Park Sun Woo saat dia mengatakan itu)

Setelah menutup telepon, Sun Woo mendengar suara music, lagu OST the Bodyguard yang dia nyalakan saat dia dan Min Young melakukan bulan madu mereka di Nepal. Sun Woo turun ke bawah dan melihat Min Young baru saja memasankan piringan hitam itu pada alat pemutarnya. Min Young melihat Sun Woo dan berkata dia menemukan piringan hitam itu di kamar Sun Woo, dia merasa akan sangat baik jika makan malam mereka di iringi lagu tersebut. Min Young mengajak Sun Woo ke meja makan untuk makan malam.

Di meja makan Min Young menjelaskan bahwa hampir semua makanan yang dia buat sebenarnya makanan instans dan sebagian lagi dia hangatkan dari lemari es ibunya, jadi Sun Woo tidak perlu merasa sungkan. Sun Woo tidak peduli apapun yang Min Young masak. Min Young bertanya amengapa piringan hitam itu tampak masih sangat baru, padahal itu diliris tahun 1992. Sun Woo tidak tahu, dia juga heran dengan hal itu. 

Min Young bertanya lagi, apakah obat yang dikonsumsi Sun Woo benar-benar Viagra? pasti bukan ya? Sun Woo bertanya memangnya kenapa? Apakah Min Young kecewa padanya? Min Young bilang dia adalah fans Sun Woo, jika obat itu benar-benar Viagra itu menghancurkan fantsi Min Young tentang Sun Woo. Kalau begitu Sun Woo akan menghancurkan fantasi Min Yung tentang Sun Woo. Dia koleps karena terlalu banyak mengkonsumsi viagra, karena itulah dia tidak mau di bawa ke UGD, karena itu memalukan. Young Hoon pun tidak bisa menjelaskan hal seperti itu pada seorang gadis, jadi dia berbohong. Sun Woo berkata agar Min Young berhenti berfantasi, Sun Woo tidak membutuhkan seorang fans.

Min Young malah tertawa mendengar penjelasan Sun Woo. Dia merasa Sun Woo telah kembali ke sifat aslinya. Ini baru Park Sun Woo. Beberapa waktu ini Sun Woo telah bersikap aneh, sekarang sudah normal kembali. Sun Woo berkata apakah Min Young menganggap Sun Woo sedang bercanda? kata-kata Sun Woo sama sekali bukan sebuah candaan. Min Young berkata dia adalah Big Fans nya Sun Woo jadi dia tidak akan terpengaruh dengan hal kecil seperti itu.

Di sela acara makan malam mereka, Min Young bertanya pada Sun Woo, apakah Sun Wo pernah ke Nepal? Sun Woo terdiam dan menjawa tidak pernah. Min Young berkata Sun Woo harus pergi ke sana sekali-kali, karea pemandangan Nepal sangat indah. Min Young berceloteh tentang tempat-tempat Indah yang harus Sun Woo kunjungi di Nepal, dan didalam kepala Sun Woo, semua kenangan tentang Sun Woo dan Min Young yang berkencan selama di Nepal terus begulir, betapa bahagianya mereka saat berjalan-jalan bersama di Nepal ke semua tempat yag disebutkan Min Young. Dalam hidupnya Sun Woo mungkin tak pernah merasa sebahagia saat berada bersama Min Young di Nepal sebelum takdir mereka berubah.

Min Young berkata, setelah dia menikah nanti dia sangat ingin melakukan bulan madunya disana, walao pun itu diluar kebiasaan orang-orang. Tapi itu akan menjadi sesuatu yang special karena tak banyak orang melakukannya. Sun Woo terdiam dan mengingat kata-kata Min Young ketika di Nepal sebelum takdir mereka berubah.

Min Young bercerita tentang Matahari terbit yang indah di Nepal, dan dia sudah merasa sangat romantis hanya dengan melihatnya saja. Sun Woo mengingat saat dia dan Min Young melihat matahari terbit bersama dan mereka sangat bahagia karena bisa menyambut pagi bersama dengan penuh senyum kebahagiaan.

Sun Woo merasa frustasi  dengan semua ini dan berkata “Sial” Min Young kaget mendengarnya, Min Young bertanya apakah karena makanannya? Sun Woo tidak menjawab dan hanya menatap Min Young. Sun Woo teringat saat dia dan Young Hoon berbicara. Ingatannya tentang takdir hidupnya sebelum Sun Woo mengubahnya sama sekali tidak hilang di dalam kepala Sun Woo dan Young Hoon. Ini benar-benar sesuatu yang misterius. 

Bisakah Sun Woo hidup dalam dua ingatan seperti itu dalam kehidupan normalnya? Lalu bagaimana jika dia merindukan Kehidupan yang lain, bukan yang dia jalani saat ini. Bagaimana jika, Sun Woo lebih menginginkan Min Young sebagai kekasihnya, bukan sebagai keponakannya seperti sekarang ini. Apakah Park Sun Woo harus benar-benar kembali mengubah takdir hidupnya bersama Min Young?

Komentar:
Huah~~ episode 5 bikin banjir air mata. Padahal Park Sun Woo tak meneteskan satu tetes air matapun saat menyadari takdir kehidupannya telah berubah karena aksi heroiknya dalam mempersatukan Park Jung Woo dan Kim Yoo Jin. Siapa sangka jika ternyata Joo Min Young kekasihnya adalah Yoon Shi Ah, anak dari kekasih kakaknya. Itu hal yang sama sekali tak pernah terpikir dikepalanya, bukan karena dia tak tahu apa-apa tentang Min Young, tapi memang Min Young yang tak banyak bercerita tentang kehidupannya di masa lalu sebelum mereka menjadi sepasang kekasih.

Setiap kali Sun Woo mengingat kenangan indahnya bersama Min Young saat mereka masih sepasang kekasih, aku berderai air mata, juga saat Sun Woo berkata bahwa dia tak peduli dengan kehidupannya sekarang dan merasa sangat bersyukur karena kakaknya masih hidup meskipun gadis yang dicintainya kini malah menjadi keponakannya dan sama sekali tak mengingat bahwa di takdir kehidupan yang lain mereka pernah saling mencintai sebagai kekasih dan merasa sangat bahagia.

Sun Woo mencoba tak bersikap egois dan menerima konsekuensi yang diberikan takdir padanya, karena telah mengubah apa yang terjadi di masa lalu yang tanpa dia sadari ternyata sangat berpengaruh besar pada kehidupannya sekarang. Namun sampai kapan Sun Woo bisa bertahan untuk tidak bersikap egois. Aku rasa pendapat Young Hoon benar, seharusnya Sun Woo mengembalikan takdir Jung Woo yang tidak bersatu dengan Kim Yoo Jin, karena itulah yang seharusnya terjadi. Namun Sun Woo menjadi dilemma, dia takut, jika dia mengambil kebahagiaan kakaknya, kehidupan kakaknya akan kembali seperti sebelumnya, menjadi seperti orang linglung dan meninggalkan rumah entah pergi kemana. Sun Woo sepertinya tak ingin kehilangan kakaknya lagi, jadi untuk saat ini dia lebih memilih melepaskan Min Young.

Apakabar Choi Jin Chul? Apakah cerita Choi Jin Chul berakhir begitu saja? sama sekali tidak, di episode 6 akan terjadi konfrontasi besar-besaran antara Sun Woo dan Choi Jin Chul, dan Sun Woo akan menemukan sebuah fakta tak terduga tentang kakaknya. Aku jadi berpikir, apakah keinginan Park Jung Woo bisa kembali ke masa lalu benar-benar untuk menyelamatkan Ayahnya dari kematian???

 *writen by irfa at cakrawala-senja-1314.blogspot.com*
9 Komentar untuk "[Recaps] Nine Episode 5"

Aihhh.. Letih kl punya khidupan bgini. Takdir tak bs d rubah jd nikmati saja..

Ngga sabar buat nunggu episode 6...

Yaaaaayyyyy ... !!!
karena mba irfa hari ini aku udah ngebut download dan nonton nine dari episode 1-6 ..

hahha ..
puas banget ..

gomawo ..
ditunggu recapan selanjutnya ..
ga afdol rasanya nonton tanpa baca recapannya juga ..

salam kenal ..
.ndah.

slam kenal kak.... ^.^
kak irsha maksi recap,a
jujur blog kk uda yakinnin ak bwt nnton ni drama n lgsg DL lah :))

tapi kak aq ada masalah ma sub indo,a ga tw cri dmana.. kk dpat dimana sub indo,a ??
oa, fakta klo min young keponaan,a sun woo gmana tuh??
bisa ga ngerubah takdir y?? :(

hua...deabek.cpt bgt recapnya.tq yach fa....semakin penasaran nih gmn klnjtnnya.kejutan apa lagi yg akan menunggu????hehehehe
ana pri

Aku suka banget nih cerita nine , sampai ga sabar tiap minggu baca sinop-nya. Aduhhh makasih bgt ya di recap-in. Maju terus Irfa....

ternyta yg jd kim yoo jin(ibu Min young) versi remaja / 20 thn yg lalu adalah managernya Choe Hee Jin di Queen In Hyun's Man.
wah ga nyangka

akhirnya kutemukan jg recaps drama Nine..
aku suka banget drama ini..
Thkyu ya sist,tetep semangat d tunggu k lanjutan sinopsisnya..^^

salam kenal kak irfa
aku suka banget sama drama nine hasil recap-an kak irfa, bikin ketagihan.. padahal tadinya aku cuma iseng aja lho.. :D

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top