[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 12 part 3


Jung Eun berakting dengan baik di dramanya kali ini. Bahkan sutradarapun memujinya dan berkata bahwa banyak wartawan yang ingin mewawancarai Jung Eun setelah melihat penampilan Jung Eun di drama mereka. Jung Eun berterima kasih pada Sutradara. Namun Seo Jin tampak tak senang dengan hal ini. Dia malah berkata bagaimana orang seperti Jung Eun diwawancarai wartawan. Okay,, tampaknya Seo Jin kembali menganggap Jung Eun sebagai saingannya dan tampak tak senang pada kesuksesan Jung Eun.

Han Soo mengajak Mi Ryun menemui Jung Eun di lokasi Syuting drama yang dibintangi Seo Jin dan Jung Eun. Jung Eun senang melihat Mi Ryun, mereka pun melepas rindu mereka dengan bahagia.

Jung Eun mengajak Mi Ryun ke rumahnya dan mengenalkan Han Byul sebagai anaknya. 

Mi Ryun dan Jung Eun mengobrol  di kamar Jung Eun. Lee Ae Rin datang membawakan buah-buahan. Mi Ryun pikir dia adalah pemilik rumah tempat Jung Eun tinggal. Jung Eun mengenalkannya sebagai ibunya, Mi Ryun menyapa dengan formal namun dia kaget saat menyadari Ibu Jung Eun ternyata Mantan Aktris Senior Lee Ae Rin.

Di rumah Ibunya, Young Joo, Han Soo dan sang ibu sedang bermain “Go Stop”.  Ibunya bilang dia berharap ada menantu yang menemaninya bermain “Go Stop”. Han Soo bertanya pada Young Joo apakah Young Joo punya pacar. Young Joo bilang dia sedang berusaha, tapi dia tidak tahu apakah orang itu bisa bermain “Go Stop” atau tidak? Ibunya langsung tertarik dan bertanya pada Young Joo siapa gadis itu. Young Joo tak menanggapi dan tetap fokus pada permainannya sehingga dia terus menang dan membuat Han Soo menyerah karena kalah terus.

Young Joo mengantarkan sampel kainnya pada Desainer Jang yang sepertinya menyukai sampel kain yang dibuat Young Joo. Setelah dikirim ke laboratorium untuk diteliti, desainer Jang menyuruh Young Joo segera memproduksi kain itu.

Young Joo pun mulai sibuk memproduksi kain itu, disela pekerjaannya dia kadang menonton drama yang dibintangi Jung Eun dan tesenyum melihat kekasihya itu di layar televisi.

Di sisi lain Kang Woo dan Yoo Kyung pun melihat drama Jung Eun dengan pikiran yang berbeda tentunya. Kang Woo senang karir Jung Eun makin berkembang. Yoo Kyung kesal karena Jung Eun mulai dikenal lagi di dunia hiburan.

Jung Eun keluar dari rumah untuk pergi bekerja, dia melihat mobil Young Joo terparkir didepan rumah dan Young Joo tertidur di dalamnya. 

Jung Eun mengetuk kaca Jendela mobil Young Joo membuat Young Joo terbangun dan keluar dari mobil. Jung Eun bertanya apa yang Young Joo lakukan di luar? 

Young Joo bilang dia tadinya mau masuk tapi karena masih sedikit mabuk, dia malah tertidur di dalam mobil, Jung Eun jadi marah saat tahu Young Joo mengemudi sambil mabuk apalagi Young Joo tak juga istirahat dan terus bekerja. Young Joo bertanya apa Jung Eun salah minum obat? Sudah setengah bulan mereka tak bertemu, malah memarahinya seperti itu.

Jung Eun jadi luluh dan bertanya apa Young Joo sakit? Young Joo hanya tertawa dan berkata: “Seo Jung Eun yang asli lebih cantik dibanding Seo Jung Eun yang ada di televisi”.

Jung Eun bertanya: “kau melihatnya?” Young Joo menjawab: “tentu saja, mata yang besar dan garis bahu yang seksi siapa yang tidak mengenalinya?” Jung Eun tertawa mendengar kata-kata Young Joo. Merekapun tertawa bersama. (BTW, kata-kata terakhir Young Joo itu adalah kata-kata Jung Eun 17 tahun lalu saat Young Joo  terus memanggilnya Gummo, sementara dia tidak ingin dianggap gadia kecil oleh Young Joo)

Di Hans, Yoo Kyung mulai marah-marah karena Seo Jin belum menghubunginya. Yoo Kyung bertanya apakah staf Hans sudah mengirimkan skrip ke manajer Seo Jin. Meraka bilang belum dan berkata Sutradara Choi melarangnya. Yoo Kyung marah dan bertanya dimana sutradara Choi. Staf Hans berkata Kang Woo sedang menunjukan video audisi Jung Eun pada calon Investor mereka.

Saat sampai di kantor Kang Woo mendapat laporan dari stafnya bahwa Yoo Kyung menghubungi calon investor mereka untuk tidak menggubris kata-kata Kang Woo yang ingin memakai Jung Eun jadi pemeran utama mereka. Kang Woo kesal dengan sikap Yoo Kyung karena itu seperti merendahkannya sebagai sutradara.

Lee Ae Rin baru selesai chek Up kesehatannya di rumah sakit. Kini dia sudah dinyatakan pulih. Di salah satu kursi tunggu, Yoo Kyung memperhatikan ibu kandungnya itu dan berakhir dengan mengikutinya, karena dia ingin tahu dimana kini Ibu dan putrinya tinggal.

Diperjalanan, Lee Ae Rin menyadari Yoo Kyung mengikutinya, dia pun mempercepat jalannya.

Lee Ae Rin semakin panik saat  melihat Han Byul yang sedang bermain di taman memanggilnya Nenek. Lee Ae Rin segera membawa Han Byul pergi dari taman dan mengajaknya bersembunyi di suatu tempat untuk menghindari Yoo Kyung.

Yoo Kyung kebingungan saat dia kehilangan jejak Lee Ae Rin, tapi dia tetap berusaha menemukan Ibu kandungnya tersebut. Sementara Lee Ae Rin menyuruh Han Byul tidak bersuara saat bertanya mengapa mereka harus bersembunyi.

Setelah memastikan Yoo Kyung tidak lagi mengejarnya Lee Ae Rin membawa Han Byul  pulang ke rumah. Lee Ae Rin berkata pada Ahjumma, jika ada yang mencarinya, katakan tidak tahu saja. Ahjumma bertanya memangnya siapa yang akan mencari Lee Ae Rin. Lee Ae Rin bilang katakan saja begitu, Ahjumma pun berpikir mungkin itu menyangkut dengan kepopuleran Jung Eun saat ini.

Lee Ae Rin pun masuk kamar dan masih merasa syok karena pertemuannya dengan Yoo Kyung. Saking Syoknya malamnya Lee Ae Rin minum Soju di dapur membuat Jung Eun yang melihatnya bertanya-tanya apa yang terjadi pada ibunya.

Jung Eun mendapat telepon dari Yoo Kyung yang mengatakan bahwa dia bertemu Yoon Myung Jaa hari ini. Jung Eun kaget dan segera menemui Yoo Kyung di rumahnya. 
Jung Eun bertanya dimana Yoo Kyung menemuinya? Yoo Kyung berkata dia tahu dulu Lee Ae Rin melakukan operasi dirumah sakit dan masih menerima perawatan pemulihan,maka dia meminta bantuan suster jika Lee Ae Rin datang untuk menghubunginya. Jung Eun bertanya mengapa Yoo Kyung ingin menemui Lee Ae Rin? Apakah Yoo Kyung merasa bersalah padanya? Setelah dulu pergi begitu saja, sekarang merasa bersalah? Mengapa Yoo Kyung penasaran dengan keadaan Lee Ae Rin sekarang?
Yoo Kyung hanya berkata: “Entahlah,, mungkin seperti pelaku kejahatan yang kembali ke lokasi terjadinya kasus”

Jung Eun penasaran apa yang sebenarnya dilihat Yoo Kyung. Yoo Kyung pun bercerita bahwa Yoon Myung Ja kini hidup dengan sangat baik. Dia telihat sehat, dan orang-orang tidak mengenalinya lagi. Yoo Kyung merasa penasaran dia kini hidup dimana dan bersama siapa mengapa dia bisa menjadi begitu sehat.

Jung Eun bertanya pada Yoo Kyung: “Kau sebenarnya pulang demi apa? Apa sekarang kau ingin hidup bersamanya dan mengumumkan bahwa dia adalah Ibumu?”
Yoo Kyung tertawa mendengar pertanyaan Jung Eun: “Bodoh, Kau pikir aku bodoh sepertimu? Ada hal yang tidak bisa dilakukan. Jika mengumumkan aku adalah putrinya, semua orang akan tahu bahwa skandal video yang menimpanya adalah ulahku. Aku tidak mungkin melakukan hal itu. Anak itu,, sama saja. Dia adalah anak yang seharusnya tidak aku lahirkan. Jadi mengapa aku harus mengubah kehidupan pribadiku kini demi mereka. Meski aku tahu dimana keberadaan mereka, aku pun tidak bisa melakukan apapun”

Mendengar hal itu Jung Eun merasa lega namun sekaligus takut. Jung Eun bertanya: “Kalau begitu, mengapa Kau minum anggur? Mengapa kau melakukan hal yang membuatmu menyesal?”
Yoo Kyung berkata: “Kau tahu apa yang pernah dikatakan Yoon Myung Ja-ssi padaku dulu? Dia bilang dia tidak bisa berhenti. Dia tahu dia jahat, tapi malah tidak bisa berhenti. Kamu tidak akan mengeti, karena kamu tidak pernah melakukan hal jahat kan?”
Jung Eun: “Sekarang mengingat-ngingat kata seperti itu apa gunanya? Tidak bisa merubah apapun”
Yoo Kyung: “Jangan Sok Suci,, tapi rasanya lucu, aku sering mengundang lelaki ke rumahku, tapi perempuan yang pernah datang ke rumahku hanya kau seorang”
(Kasihan banget yah Yoo Kyung,, temennya cuman Jung Eun seorang…)

Young Joo dan Kang Woo minum bersama disebuah Bar.
Kang Woo: “Han Yoo Kyung dan Seo Jung Eun sebenarnya ada hubungan apa sih?
Young Joo: “Sepertinya mereka punya jodoh yang buruk”
Kang Woo: “Lalu kita? Ayaku adalah orang yang telah membuatmu tidak memiliki apapun”
Young Joo: “Kakekku pernah bilang, Dulu dia terlalu kejam pada Ayahmu, sepertinya dia ingin balas dendam padaku. Tapi mari kita akhiri hal tersebut sekarang ini”
Kang Woo: “Baiklah,, kita akhiri sekarang,,,Tapi aku tidak bisa menyerahkan Jung Eun padamu?”

Young Joo kemudian berkata: “Aku sudah menyatakan perasaanku pada Jung Eun”
Wajah Kang Woo langsung berubah. Dia tidak menyangka dia akan kalah langkah, meskipun sejak awal dia sadar. Di mata Jung Eun selama ini hanya ada Young Joo.
Young Joo melanjutkan kata-katanya: “Aku juga tidak bisa mengalah”

Dirumahnya Yoo Kyung semakin mabuk dia bertanya mengapa Jung Eun belum menikah? Apakah karena Jung Eun masih memikirkan pemuda yang dulu membelikannya mie itu? Yoo Kyung memberitahu Jung Eun, bahwa selama ini Young Joo bersembunyi di pasar? Jung Eun pasti sudah lama sekali tidak bertemu dengannya. (Gak tau aja dia Jung Eun dan Young Joo hidup bersama selama 6 tahun ini,, wkwkwk,,).

Jung Eun lelah mendengar ocehan Yoo Kyung dan menyuruhnya tidur, karena dia harus pulang. Yoo Kyung melarangnya dan meminta Jung Eun menemaninya mengobrol sebelum dia tidur.
Yoo Kyung: “Aku sangat membencimu”
Jung Eun: “Mengapa kau begitu membenciku?”
Yoo Kyung: “Karena kau tahu semua masa laluku yang aku benci.  Saat melihatmu aku semakin membenci diriku sendiri. Tapi mendengarmu meninggalkan Yoo Myung Ja dan anak itu, aku pikir kau juga sama saja, begitu lemah. Aku merasa lebih baik.”
Jung Eun: “Anakmu, dimana dan bagaimana dia hidup,  Kau sedikitpun tidak penasaran?”
Yoo Kyung: “Dasar gadis jahat. Apa membuka luka orang lain membuatmu senang ya? Dimana dan bagaimana? Apakah dia tumbuh dengan baik? Apa kau berpikir aku memukirkan hal itu begitu banyak? Pemikiran seperti itu, hanya orang yang layak yang bisa melakukannya.”
Jadi Yoo Kyung merasa tidak layak untuk memikirkan nasib anaknya. Yoo Kyung menghela nafas.
Yoo Kyung: “Lega rasanya bisa mengeluarkan semuanya. Ah,, kuberitahu satu hal lagi. Aku tidak hanya meninggalkan Ibu dan anakku. Tapi aku juga meninggalkan seorang pria. Pria itu bahkan tidak tahu bahwa dia memiliki seorang anak.”
Jung Eun kaget mendengar hal itu dan bertanya: “Apa maksudmu? Bukankah kau bilang, ayahnya adalah seorang pria beristri? Bukankah istrinya tidak bisa menerima anakmu? Kau berbohong padaku?”
Yoo Kyung malah menangis dan berkata: “Aku awalnya ingin melupakan semuanya”
Jung Eun: “Yoo Kyung, katakan kepadaku?”

Yoo Kyung menangis semakin parah, bagaimanapun dia tidak bisa mengatakan pada Jung Eun bahwa Young Joo lah ayah dari anaknya. Yoo Kyung tersedak oleh air matanya. Jung Eun membawakan minum untuknya berharap Yoo Kyung mau mengatakan siapa ayah dari anaknya. Tapi Yoo Kyung tak mengatakan apapun.

Pagipun tiba. Jung Eun terbangun di ruang tamu Yoo Kyung dengan Yoo Kyung yang menggenggam tangannya. Jung Eun ingin melepaskannya namun sedikit sulit. Saat Yoo Kyung terbangun, Jung Eun pura-pura tidur lagi.

Saat bangun Yoo Kyung merasa pusing dan kaget saat menyadari dirinya menggenggam tangan Jung Eun. Dia segera melepaskan tangan Jung Eun.

Yoo Kyung  membangunkan Jung Eun. Jung Eun bertanya apa Yoo Kyung baik-baik saja, karena dia harus pergi. Jung Eun bertanya toilet dimana. Yoo Kyung menunjukkannya. Jung Eun pergi ke toilet dan meninggalkan Tas serta ponselnya diruang tamu Yoo Kyung.

Yoo Kyung melihat ponsel Jung Eun. Yoo Kyung menatap ponsel itu. Dia sepertinya masih curiga pada Jung Eun, apakah Jung Eun benar-benar meninggalkan ibu dan putrinya, Yoo Kyung mengambil ponsel itu untuk memastikan kehidupan pribadi Jung Eun.

Yoo Kyung membuka ponsel Jung Eun  dan kaget melihat Foto Jung Eun, Seorang gadis kecil dan Ibunya.

bersambung ke episode 13

Note:
Hallo teman-teman para Pecinta Thorn Birds, aku kembali nih,, setelah dua hari ini Laptop di sita,, akhirnya dibalikin juga. So, aku akan lanjutkan memposting lanjutan drama Thorn Birds nya yang sebenarnya sudah jadi draf dari dua hari lalu, tapi belum sempet aku postingkan karena keburu sakit hehehe.. So.. I'm Back with Thorn Birds.
Akhir episode ini cukup menegangkan, saat pertama kali nonton Thorn Birds, akhirnya aku pikir Yoo Kyung akan mengatakan siapa ayah Han Byul pada Jung Eun tapi ternyata tidak. Apa yang akan dilakukan Yoo Kyung setelah dia tahu sebenarnya selama ini Jung Eun hidup bersama Anak dan Ibunya? Apakah Yoo Kyung langsung berniat merebut semua itu kembali dari Jung Eun? Lalu apakah Jung Eun akan rela mengembalikan Anak dan Ibunya pada Yoo Kyung?
Aduh kasian yah Urri Kang Woo, pas tau Young Joo udah nyatain perasaanya ke Jung Eun. Meskipun sejak awal Kang Woo tau perasaan Jung Eun ke Young Joo, tentu ia masih berharap bisa meluluhkan hati Jung Eun, jika Young Joo tak pernah bergerak mendekati Jung Eun, tapi sayangnya kini Young Joo sudah menetapkan perasaanya pada Jung Eun, pupus sudah harapan Kang Woo.

6 Komentar untuk "[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 12 part 3"

akhirnya muncul juga part 3 setelah lama nunggu...
makasih ya mbak irfa udah mau ngelanjutin thorn birdsnya.....
tak doain mbak irfa sehat selalu......
jga kesehatan dengan makanan yang bergizi ya mbak...
hehehehehehehe....

HUHU...bacanya aja aku udh penasaran apakah Yoo Kyung mau kasih tw,wah gimana kalau Jung Eun tahu itu anak Young Joo ya...trus apakah Yoo Kyung akan ngambil mereka dari sisi Joong Eun atau sebaliknya...
thanks Irfa luv u so much ^^

mb irfa dah sehat ya ^^

widihhhh.....
makin seru azach nih
penasaran trus ma jln crita slnjutnya
aku do'ain smoga sehat slalu&tetap bikin sinopsis yg seru :-D
THX SO MUCH

Yoo Kyung keren pas jahat hahhahhahaa


lanjut yachh irfa ditunggu loc, aku ngikutin ini baru 3 hari tapi udah nyampe sinopsis 12 ini

FIGHTING IRFA :)

ehhhh itu si Yoo Kyung yang main di hotelier ya? pantesan familiar #belum lama ini lihat hotelier wkwkkwkw

emang iya ya? aku nggak ngeh.. padahal waktu dulu sempet nonton hotellier...
aku malah baru tau kalo kim min jung pernah maen di hotellier, seinget aku sih dia pernah maen di fashion 70's sama new heart yang lainnya gak tau hehe.. thanks info nya..

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top