Kamis, 25 Agustus 2011

[Sinopsis] Capital Scandal Part-6



Sebelumnya di Capital Scandal:
Akhirnya Yu Kyung menemukan Wan di depan toko bukunya. Wan berkata pada Yu Kyung:
"Kau bilang, kita adalah garis sejajar yang tak akan bisa bertemu di satu titik. Kita bisa, asal kau mau mengajariku tentang revolusi dan aku pun akan mengajarimu tentang cinta" Kemudian Wan mencium Yu Kyung

Part-6
(lupa nih udah masuk episode berapa)

Wan dan ketiga temannya baru saja makan siang, mereka melihat Yu Kyung yang sedang belanja di pasar dan langsung memanggilnya Jo Mal Ja. Saat Yu Kyung melihat mereka, atau lebih tepatnya melihat Wan, Yu Kyung langsung kabur dan bersembunyi di toko buku, saat Wan bertanya sedang apa, Yu Kyung berkata dia sedang mencari pensil, dan pergi keluar toko buku dengan alasan untuk membeli pensil. 


Yu Kyung kabur lagi dan bersembunyi, namun Wan kembali menemukannya dan kali ini Yu Kyung tidak bisa kabur lagi. Yu Kyung lalu berkata bahwa dirinya tidak suka orang yang tidak ada pemikiran, Wan berkata bahwa dia bisa berubah. Yu Kyung berkata lagi bahwa dia sudah ada orang yang disukai, lalu Wan dengan enteng bilang tinggal rebut saja. Wan mendekati Yu Kyung, lalu bertanya kapan Yu Kyung akan mengajarinya tentang revolusi karena dia sudah siap mengajari Yu Kyung tentang Cinta. Yu Kyung kemudian mencetuskan tentang revolusi diri sendiri terlebih dahulu. Wan pun mengerti, pergi,,tapi berbalik lagi dan berkata bahwa bila Yu Kyung kabur seperti itu lagi, dia akan mencium Yu Kyung lagi. Yu Kyung langsung ketakutan.

Sampai rumah Yu Kyung kepikiran Wan terus. Untuk menekan perasaannya dia bahkan membawa foto Ayahnya ke toko buku, Eh wajah Sang Ayah malah berubah jadi wajah Wan,, Yu Kyung mulai berdo’a dan saat itu Soo Hyun datang dan mengajaknya minum. Saat sedang di kedai bersama Soo Hyun, Yu Kyung malah melihat Wan yang sedang menggoda Miyuki agar diijinkan berlibur ke Jepang bersama Miyuki. Yu Kyung jadi sedikit kesal.

Polisi Lee mencurigai Song Joo dan Yu Kyung sebagai anggota kelompok Cinta dan memaksa Yu Kyung dan Song Joo untuk datang ke ruang VIP tempat penembakan yang membuat Yu Kyung trauma. Polisi Lee mulai menekan Yu Kyung dan Song Joo dengan meminta Song Joo untuk membuka lengan bajunya dan memperlihatkan tidak ada luka di sana. 

Beruntung Wan dan Lee Soo Hyun datang menghentikan tekanan dari polisi Lee. Wan cemas setengah mati pada Yu Kyung, dan Soo Hyun segera minta Polisi Lee untuk bicara dengannya,, tapi Polisi Lee menolak dan memilih pergi karena satu lagi kecurigaannya terbukti. Song Joo ingin tahu kenapa Lee Soo Hyun selalu menolong dirinya dan meminta Yu Kyung membawa Wan keluar. 

Wan meradang, dan mengatakan bahwa Soo Hyun dan Song Joo tidak boleh ditinggal berdua, karena Song Joo menyukai Soo Hyun. Yu Kyung terlihat tidak peduli, dan ini membuat Wan curiga tentang perasaan Yu kyung terhadap Soo Hyun. Yu Kyung pun berkata, Soo Hyun kan punya mata,,dia berhak memilih siapa yang akan disukainya. Lalu Wan bilang bahwa Yu Kyung dan Song Joo tidak bisa dibandingkan,, karena Song Joo sangat elegan, terlatih dan tinggi. Mendengar Wan  memuji Song Joo,, Yu Kyung marah lagi,, (cemburu nieh..).

Wan segera mengejar Yu Kyung dan menghiburnya bahwa minggu depan dia sudah bisa pergi ke Jepang. Yu Kyung berkata, kalo begitu kau harus hati-hati di Jalan. Yu Kyung bertanya, apakah dia akan kembali lagi ke korea, Wan menjawab tentu saja, kenapa tidak.

Kejadian hari ini membuat Song Joo penasaran siapa sebenarnya pemimpin kelompok Cinta, akhirnya Song Joo dipertemukan dengan pemimpinnya yang tak lain dan tak bukan adalah Lee Soo Hyun,,, Hubungan Song Joo dan Soo Hyun mulai membaik. Song Joo meminta Wan untuk memaafkan Soo Hyun tapi Wan bilang dia belum bisa memaafkan Soo Hyun sebelum tau apa yang sebenarnya terjadi saat kakaknya meninggal.

Wan bersiap pergi ke Jepang. Sehari sebelum pergi ke Jepang Wan menemui Yu Kyung untuk memberikan pelajaran Cintanya (beuh,,). Wan mulai membicarakan bahwa revolusi tidak bisa dipelajari hanya teorinya saja, begitu juga cinta yang harus diperlihatkan dengan tindakan. Wan sudah siap-siap akan mencium Yu Kyung lagi. Tapi Yu Kyung menghentikannya dan bertanya apakah pikiranmu selalu kotor. Wan malah membela diri bahwa laki-laki memang seperti itu. Yu Kyung pergi keluar dan Wan mengikutinya dan menarik Yu Kyung untuk memberikan pelajaran tambahan. Mereka berdua naik tram (jaman sekarang disebut BUS) bersama dan Wan terus memegangi tangan Yu Kyung agar tidak jatuh, Lalu mereka pergi ke toko buku langganan Wan waktu SMA,,, 

Pulang dari toko buku Wan dan Yu Kyung bertemu Miyuki, Wan mengenalkan Yu kyung sebagai wartawan magang pada Miyuki, tapi sayang tidak didukung oleh temannya yang sedang bersama Miyuki. Ini membuat Miyuki sedikit curiga.

T. B. C ke part-7

1 komentar:

  1. ah wan emang iseng bgt ama yu kyung tapi emang itu daya tarik wan makanya yu kyung jadi inget terus ma wan.................

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^