Kamis, 26 Mei 2011

Sinopsis Thank You Part-2

Thank You (“Geomapshimida”)

Tahun tayang: 2007
Jumlah Episode: 16 Episode

Pemain
Jang Hyuk as Dr. Min Gi Seo
Gong Hyo Jin as Lee Young Shin
Seo Shin Ae as Lee Bom
Shin Sung Rok as Choi Suk Hyun
Shin Go as Mr. Lee
Ryu seung So as Dr. Oh
Kim Sung Eun as Suh Eun Hee
Yang Yun Woo as Choi Young Joo
Kang Boo Ja as Kang Gook Ja
Choi Kang Hee as Cha Ji Min


Part-2

Sementara Gi Seo larut dalam kesedihnannya karena ditinggalkan Ji Min,,, di pulau Jeju,,,

Young Shin dan Bom sedang dalam perjalanan menuju rumah sambil bermain reporter perkiraan cuaca, tiba-tiba Bom ingin buang air besar, keduanya pun mencari semak-semak yang jarang di lalui orang. Lalu Young Shin mengingatkan peraturan-peraturan yang diajarkannya pada Bom. Dengan lancar Bom pun menyebutkan peraturan itu.


Peraturan Pertama:
Sikat gigi dan gunting kuku yang aku gunakan hanya boleh digunakan olehku saja, orang lain tidak boleh menggunakannya.

Peraturan kedua:
Saat aku berdarah, aku hanya boleh menggunakan saputangan dari ibu kemudian memasukannya ke dalam kantung plastik dan dibawa pulang ke rumah.

Peraturan ketiga:
Ketika aku terluka, meskipun terluka parah dan berdarah, aku tidak boleh menerima bantuan dari orang lain.

Bom sangat sedih mengatakan peraturan ketiga ini, lalu ia bertanya pada ibunya, kenapa dia tidak boleh menerima bantuan orang lain padahal dia sering membantu orang lain bila mereka terluka. Young shin bingung, akhirnya dia berbohong bahwa itu semua ada hubungannya dengan rahasia keluarga mereka dengan mengatakan bahwa Bom adalah malaikat yang diusir dari langit karena sering membuat masalah. Dan Young shin merasa bersyukur bahwa tuhan menurunkan Bom ke bumi sebagai putrinya, sehingga keluarga mereka menjadi beruntung. Oleh karena itu Tidak boleh ada seorang pun, baik itu Ibu, dokter atau orang lain yang melihat darah Bom, karena Bom adalah malaikat. Medengar hal itu Bom mengerti dan kembali ceria, mereka pun melanjutkan perjalanan untuk kembali ke rumah.

Ibu Suk Hyun, Kang Gook Ja begitu ingin Young Shin segera menikah denagn pria lain, karena dia tidak ingin hati putranya yang ternyata mantan kekasih Young Shin saat SMA tergerak lagi, saat melihat Young Shin dan putrinya. Maka Kang Gook Ja pun mengatur perjodohan untuk Young shin dengan tuan Park seorang lelaki yang Young Shin panggil ahjussi karena lebih tua (pantes jadi bapanya Young Shin).

Young Shin kaget saat mengetahui tuan Park ingin menikahinya, dia bingung bagaimana menolaknya, untungnya Bom tiba-tiba datang dan mengatakan bahwa kakeknya buang air besar dicelana lagi. Young Shin panik dan segera menelpon adiknya yang sedang kuliah di Seoul untuk pulang, karena kakeknya tak mau Young Shin yang membersihkan kotorannya, saat dia buang air besar dicelana.

Saat pulang adiknya memarahi Young Shin karena dia harus pulang dari Seoul setiap kali kakeknya buang air di celana, ini semua karena Young Shin tidak menikah. Apa yang terjadi tahun depan, saat adiknya harus wamil. Adiknya menyuruh Young Shin segera menikah, agar ada yang mengurus kakeknya dan memenuhi harapan Bom, karena saat ulang tahunnya Bom berkata pada pamannya bahwa ia ingin seorang ayah. Adiknya berkata, Menikahlah Noona, jangan pikirkan perasaanmu pikirkanlah Bomma dan kakek.

Esok harinya setelah mengantar tas olah Bom ke sekolah (heran aku kenapa Bom selalu meninggalkan tas sekolah dan selalu datang terlambat, udah gitu dia bangga lagi, jadi orang yang selalu datang terlambat), Young Shin melewati rumah tuan Park, dan teringat bahwa tuan Park tertarik padanya, saat Young Shin berniat untuk membicarakan hal itu, tiba-tiba tuan Park berkata, bahwa dia bisa menerima Bom sebagai putri Young Shin, tapi dia tidak bisa bila harus menjaga dan mengurusi kakek Young Shin.

Gi Seo yang berhenti menjadi dokter akhirnya bekerja di perusahaan ibunya yang kaya raya. Ibunya menyuruh Gi Seo untuk ikut bersama Choi Suk Hyun yang ternyata karyawan kepercayaannya untuk mengurus pembuatan resort di pualau Jeju, tempat asal Suk Hyun. Meskipun ibunya menyuruh Gi seo menjadi bawahan Suk Hyun, tapi karena sikap arogannya,,, Gi seo bersikap seolah-olah dia adalah atasannya dengan meminta Suk Hyun yang menyetir dan selalu berkata bahwa sejak kecil dia tidak biasa hidup susah. 

Sesampainya di pulau, ibu Suk Hyun tidak menerima kepulangan putranya karena berpikir bahwa putranya dipecat, sehingga tidak mengijinkan Suk Hyun dan Gi Seo masuk rumah. Akhirnya Suk Hyun meminta Gi Seo untuk mencari penginapan sementara waktu. Suk Hyun akhirnya berkata pada ibunya, apakah ini semua karena Young Shin dan putrinya, sehingga ibunya tidak menerima kepulangan dirinya untuk bekerja di pulau Jeju. Ibunya berkata ya, dia sangat takut, karena Suk Hyun sangat baik hati, dia akan membawa Young Shin sebagai menantunya, padahal ia sangat tidak menginginkan hal itu.


Gi Seo yang sedang berkeliling untuk mencari penginapan, melihat kakek Young Shin a.k.a Mr. Lee yang sedang mengendong boneka beruang pemberian Ji Min yang diberi nama Bong Do Ae oleh Bom. Gi Seo mengikuti Mr. Lee sampai kerumahnya. Saat dirumah, Mr. Lee memintanya untuk masuk, Gi Seo pun mau saja, dengan tujuan mengambil boneka beruang itu. Mr. Lee membuatkannya makanan dengan mencampurkan obatnya pada makanan tersebut. Gi Seo pun memakannya kemudian dengan paksa mengambil Bong Do Ae.

Saat akan menerima panggilan dari Suk Hyun, Gi Seo tiba-tiba pingsan setelah pandangannya terasa kabur ketika melihat Bom dan Young Shin yang baru saja pulang. Bom mengurus Gi Seo, sementara Young Shin memanggil dokter. Suk Hyun yang sedang mencari Gi Seo terus memanggil ponsel Gi seo, tapi karena ponsel Gi Seo berdering terus, Mr. Lee malah melemparkan ponsel itu ke dalam lemari sehingga suaranya tidak terdengar lagi. Saat terbangun Gi Seo langsung mengambil Bong Do ae dan pergi keluar, Bom yang tak rela bonekanya diambil mengikuti Gi Seo yang pergi dan memanggilnya ’paman pencuri’. Dan terus mengikuti Gi Seo.

Young Shin yang mencari dokter ke klinik akhirnya malah panik saat mendengar ayah Boram teman Bom terlindas truk pembajak lahan, dan melupakan Gi Seo yang pingsan dirumahnya. Young Shin dan perawat Baek segera menuju lahan pertanian. Sementara itu Bom terus mengikuti Gi Seo dan melewati lahan tempat ayah Boram terlindas truk, Bom melihat Boram menangis lalu memeluknya dan akhirnya berkata pada Gi seo bahwa dia boleh mengambil Bong Do Ae lalu menemani Boram untuk melihat ayahnya. Gi Seo yang mendengar apa yang terjadi pada ayah Boram lalu teringat saat dia mengoperasi pasien yang mendapat luka yang sama dengan ayah Boram, namun Gi Seo tetap berjalan menjauh sambil membawa Bong Do Ae.

Saat Young Shin dan perawat datang, dokter kesulitan menghentikan aliran darah ayah Boram yang terus memuncrat keluar, dokter itu malah muntah-muntah dan meminta perawat untuk membantunya menghentikan aliran darahnya. Semua orang menjadi panik karena darah ayah Boram terus menerus keluar. Tiba-tiba Gi Seo datang dan segera menangani hal tersebut dengan baik. (Jang Hyuk keren kalo lagi nanganin pasien). Setelah aliran darahnya berhenti Gi Seo pun beranjak, sambil membawa Bong Do Ae kemudian jatuh pingsan lagi di atas Bong Do Ae.

Setelah siuman, Gi Seo kembali lagi ke rumah Young Shin untuk menanyakan ponselnya dan menanyakan apakah di pulau ini ada penginapan dan restoran, Young Shin pun akhirnya menawarkan bahwa Gi Seo bisa makan dan menginap di rumahnya. Saat Gi Seo masuk ke dalam rumah dia menatap Mr. Lee dan menuduhnya memasukan sesuatu ke makanannya yang menyebabkan Gi Seo pingsan. Tiba-tiba Bom mendapat telepon dari Boram yang ingin ditemani, Bom pun berkata pada Gi Seo apakah dia boleh meminjam Bong Do Ae sebentar untuk ikut bersamanya menghibur Boram, dan Gi Seo pun mengijinkannya.

Suk Hyun terus mencoba dan mencari-cari Gi Seo, tapi tidak juga menemukannya, hingga akhirnya Suk Hyun melewati sebuah bangunan bekas restoran, dan teringat pada apa yang terjadi delapan tahun yang lalu mengenai taruhannya bersama kawan-kawannya mengenai Young shin.

Saat sampai di rumah Suk Hun melihat Bom yang ragu-ragu untuk memencet bel rumahnya, lalu Suk Hyun bertanya apakah Bom mencari Young Joo, dan Bom menjawab ya. Suk Hyun berkata apakah Bom mau menunggu Young Jooo di dalam sementara dia memanggilkan Young Joo, Bom berkata tidak, karena nenek Young Joo benar-benar tak suka padanya. Setelah memanggilkan Young Joo, Suk Hyun melihat ibunya yang sedang memasak dan menyuruhnya untuk makan, saat Suk Hyun sedang makan, ibunya lagi-lagi menjelek-jelekan Young Shin dan Bom, Suk Hyun menjadi kesal dan pergi lagi dari rumah dengan mengatakan bahwa ia akan kembali mencari teman yang dia bawa dari Seoul. Tetapi Suk Hyun malah pergi ke rumah Boram dan mendengarkan keceriaan Bom yang sedang menghibur Boram

Di rumah Young Shin, Gi Seo seperti biasa kesulitan untuk tidur karena terus teringat pada Ji Min, dia bertanya pada Young Shin apakah Young shin punya arak, Young shin menjawab tidak. Lalu apakah disini ada toko serba ada yang menjual arak, Young shin menjawab ada, tapi pasti sudah tutup, Gi seo mengeluh kenapa di desa ini tidak ada minimarket. Lalu Young Shin berkata bahwa dia punya arak buatan rumah, apakah Gi seo mau.

Setelah memberikan arak pada Gi Seo Young Shin ingat harus menjemput Bom. Dalam perjalanan menuju rumah Boram, Young Shin bertemu dengan Suk Hyun yang menggendong Bom di punggungnya. Young Shin segera memindahkan Bom ke punggungnya untuk digendong. Suk Hyun kemudian bertanya siapakah ayah Bom. Lalu dengan tenang Young Shin berkata bahwa ayah Bom adalah malaikat kemudian pergi dengan agak sempoyongan hingga akhirnya dia dan Bom terjatuh. Bom menangis dan Young Shin memeluk Bom sambil menangis juga dan meminta maaf pada putrinya.

Sesampainya di rumah Young Shin segera memeriksa apakah Bom terluka, setelah di cek dan ternyatan Bom tidak terluka, Young Shin pun menyanyikan lagu nina bobo untuk menidurkan Bom. Gi Seo yang mendengar lagu itu, berkata, mereka sangat mengganggu, namun kemudian Gi Seo pun tertidur setelah mendengar lagu itu. (he..he..he... dasar Gi Seo).

Esok harinya Gi Seo terbangun karena mendengar ribut-ribut di halaman rumah Young Shin yang ternyata para warga yang ingin di obati oleh Gi Seo, Gi Seo yang kesal kemudian mengusir mereka dan berteriak bahwa dirinya sekarang bukan dokter.

Young Shin sangat kesal melihat tingkah laku Gi Seo kemudian segera mengusirnya. Gi Seo pun pergi dan mendatangi rumah Suk Hyun, terntaya Suk Hyun sedang pergi untuk mengoservasi tempat-tempat yang akan dijadikan resort. Gi Seo pun akhirnya pergi ke pelabuhan, namun tak berani naik kapal karena masih teringat kematian Ji Min di kapal itu.

Young Shin dan Bom sedang berjalan, kemudian melihat Suk Hyun yang sedang bermain basket dengan Young Joo, Bom mendekati mereka dan memberikan semangat pada keduanya. Suk Hyun yang tadinya banyak mengalah tiba-tiba jadi serius melawan keponakannya itu karena mendapat dukungan dari Bom. Tiba-tiba bola basket itu terpental dan mengenai Bom.

Bom kaget saat menyadari hidungnya berdarah, dia cepat-cepat berlari menjauh dari Suk Hyun dan Young Joo. Suk Hyun yang khawatir segera mengejarnya dan berniat untuk membersihkan darah dari hidung Bom dengan sapu tangannya. Young Shin yang melihat hal itu, langsung berkata jangan menolongnya, biarkan Bom melakukannya sendiri. Young Shin segera mengingatkan Bom tentang peraturan kedua dan ketiga. Bom langsung mengatakannya. Bila berdarah aku harus mengelapnya dengan sapu tangan yang diberikan ibu, dan jangan menerima bantuan dari orang lain.

Bom pun segera menjauhi Suk Hyun, dan melakukan peraturan itu sambil membalikan badan dari Suk Hyun dan Young Shin. Bom mengeluarkan sebuah sapu tangan dari tasnya, kemudian membersihkan darah di hidungnya, kemudian mengeluarkan sebuah plastik dan memasukkan sapu tangan itu ke dalam plastik dan memasukkannya ke dalam tas nya. Suk Hyun yang melihat hal itu menatap Young Shin dengan pandangan aneh.

Sementara di sisi lain Gi Seo pun melihat semua kejadian itu, dan dia sadar, kalau anak yang dimaksud Ji Min adalah Bom.

Gi Seo shock menyadari hal itu, dia segera pergi teringat kata-kata Ji Min yang memintanya untuk menggantikannya menyampaikan permintaan maaf pada anak itu. Gi Seo langsung berlari ke pelabuhan dan ingin membeli tiket untuk pulang ke Seoul, tapi kapal terakhir sudah berangkat.

Saat perjalanan menuju rumah Bom bertanya pada Young Shin, apakah tidak apa-apa paman tadi melihat darahnya. Young Shin berkata tidak apa-apa karena hanya sedikit. Saat sampai rumah, Bom marah pada Mr. Lee yang sudah mencorat coret Poster artis pujaannya dengan lipstik, Young Shin menegur Bom, bahwa dia tidak boleh bersikap seperti itu pada Mr. Lee. Lalu Young Shin pun minta didandani oleh Mr. Lee kemudian Bom pun ikut-ikutan, mereka bertiga tertawa denagn gembira, hingga tak terasa sudah waktunya makan malam. 

Akhirnya Young Shin pun keluar untuk memasak, dan kaget melihat Suk Hyun ada di luar. Young Shin dan Suk Hyun akhirnya berbincang-bincang di belakang gudang jeruk. Suk Hyun bertanya apakah Bom itu putrinya. Young Shin gugup mendengar pertanyaan Suk Hyun, dan akhirnya berkata bukan dan pergi. Sebelum Young Shin pergi, Suk Hyun berkata bahwa ada yang salah dengan cara mendidik Young Shin yang tak membiarkan orang lain menolong Bom saat dia terluka. Bukankah seharusnya kamu mengajarkan bahwa di dunia ini kita harus saling tolong menolong dengan sesama, dan tak membiarkan anak sekecil itu menyelesaikan masalahnya sendiri. Young Shin tak menanggapi kata-kata Suk Hyun dan segera pergi dari hadapan Suk Hyun.

Gi Seo akhirnya menginap di motel dan merasa sangat tidak betah dan malah kembali ke rumah Young Shin dan duduk di depan kamar Young Shin dan Bom. Di dalam kamar, Young Shin dan Bom sedang mengobrol, Bom mengeluh bahwa dia ingin sekali punya ayah. Young Shin kemudian berkata, kenapa kau tidak bertingkah seperti seorang anak kecil pada umumnya yang tidak ingin ayah atau ibu tiri. Bom bertanya apakah ibunya tidak ingin menikah, Young Shin menjawab, bahwa dia lebih suka hidup bersama kakek dan Bom saja. Lalu Bom berkata, bahwa sebenarnya dia tidak suka menjadi anak dari seorang ibu yang tidak menikah. Young Shin tak punya kata-kata untuk mendebat lagi dan akhirnya pura-pura tertidur. 

Bom tahu Young Shin pura-pura apalagi saat ditanya apakah ibu sudah tidur, Young Shin malah menjawab dia benar-benar sudah tidur. Akhirnya Bom menyanyikan lagu nina bobo untuk Young Shin. Gi Seo yang mendengar percakapan mereka tersenyum diam-diam dan akhirnya tertidur sambil duduk setelah mendengar lagu nina bobo yang dinyanyikan Bom.

Bersambung ke part 3


Apakah yang akan dilakukan Gi Seo setelah tahu bahwa Bom adalah korban maal praktek Ji Min? Akankah Gi Seo menyampaikan permintaan maaf Ji Min pada Young Shin dan Bom?? Tunggu kelanjutannya di part selanjutnya,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^