Jumat, 07 Oktober 2016

30 Days of Sherlock - Day 6: Random


Mumpung di kasih tema Random, jadi pengen bahas tentang Blognya Molly Hooper.

Jujur saja aku cukup kaget karena BBC sengaja membuatkan Blog untuk Molly, padahal kan katanya awalnya dia hanya akan jadi karakter numpang lewat, jika mereka membuatkan Blog untuk Sherlock dan John aku sih paham banget yah. 


John memang disarankan oleh terapis nya untuk melupakan traumanya di medan perang dengan menulis Blog, dan setelah bertemu dengan Sherlock dia akhirnya punya bahan untuk membuat postingan di Blognya, yaitu tentang pertualangannya bersama Sherlock Holmes. 

Sementara Blog Sherlock, sempat disinggung oleh John, The Science of Deduction,  berisi perkenalan Sherlock sebagai satu-satunya konsultan detektif di dunia, dan beberapa judul kasus yang dia selesaikan bersama John, namun isinya hanya link ke blog nya John wkwkwk.

Tidak terlalu tertarik membaca Blog nya John yang postingannya sangat panjang dan sebagian besar isinya sudah aku tonton di serial tv nya.  Sementara untuk Blog Sherlock, yah tidak banyak postingan yang aku baca, yang menarik perhatianku adalah tentang Hidden Message yang dikirimkan Moriarty untuk Sherlock. Penyelesaiannya sangat menarik dan menunjukkan betapa jeniusnya Sherlock.

Malah Blog nya Molly yang membuatku betah untuk membacanya, padahal isinya hanya curhatan Molly, mungkin karena aku merasa seperti Molly yang hobi curhat di blog juga kali yah ;p

Apa yang menarik dari Blog nya Molly? Di Blog itu tertulis informasi tentang Molly yang tidak disebutkan di seriesnya. Dari Blog tersebut aku jadi tahu jika usia Molly di season pertama adalah 31 satu tahun. Di seriesnya Molly tampak tidak memiliki teman karena hanya menghabiskan waktunya di Kamar Mayat dan Laboratorium, tapi ternyata dia memiliki teman bernama Meena yang namanya pernah dia sebutkan di salah satu postingan Blog-nya.

Dalam postingan ke-2 di Blog nya, Molly mengatakan jika dia merasa ‘Love at the First Sight’ pada Sherlock meski awalnya dia tidak menyebutkan siapa pria yang membuatnya terpesona itu. Molly yang mendapat julukan sebagai ‘Little Miss Perfect’ tiba-tiba menjadi ‘Little Mouse’ saat dia bertemu dengan Sherlock.

Saat pertama kali melihat Molly di episode 1 season 1, aku pikir Sherlock dan Molly sudah saling kenal sekitar satu atau dua tahun atau sejak beberapa bulan sebelumnya, tapi ternyata itu salah. Hari itu adalah pertemuan kedua mereka setelah hari sebelumnya Molly merasa jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Sherlock.

Molly membicarakan tentang komentar Sherlock tentang lipstiknya, dan dia bingung dengan perasaannya. Dia bingung dengan sikap Sherlock yang memperhatikan hal kecil tentangnya namun kemudian mengabaikannya seolah dia tak ada. Molly sadar benar dia tidak menyukai cara Sherlock berbicara padanya, namun dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, karena Sherlock berbeda dengan pria-pria lain yang pernah menarik hatinya.

‘Is it wrong that I let him talk to me the way he does? I’m not like it with other men. Just him’

Saat membaca beberapa Fanfiction tentang Sherlolly banyak penulis yang menceritakan tentang Toby, kucing peliharaannya Molly, aku berpikir apakah aku melewatkan sesuatu saat menonton Sherlock? Aku tidak pernah mendengar Molly membicarakan tentang Toby, ataukah itu hanya karangan para penulisnya saja? Tapi masalahnya bukan satu dua orang penulis saja yang memasukan Toby dalam cerita yang mereka buat. Ternyata oh ternyata Toby memang kucing peliharaan Molly yang dia perkenalkan di blognya.

Molly memelihara Toby atas saran Meena yang mengatakan seorang wanita single setidaknya memiki seekor kucing atau seorang sahabat gay, Molly memilih memelihara kucing. Aku tersenyum kecil saat membaca tulisan Molly tentang Toby, terutama paragraf yang mengatakan jika tadinya dia ingin menamai kucing itu dengan nama Sherlock ^_^

“I was tempted to name him after you-know-who, but Toby’s cute and fluffy so you-know-who’s name wouldn’t really fit’

Setelah hampir sebulan Molly tidak menulis di blog nya, dia menyebutkan nama Sherlock yang datang ke RS dan menggoda nya, tentu saja Molly tahu jika Sherlock melakukan itu hanya karena dia menginginkan sesuatu. Di postingan tersebutlah Jim from IT alias James Moriarty mulai PDKT pada Molly dan hubungan mereka semakin dekat, bahkan Molly memuat Moriarty menonton Glee.

Sangat disayangkan Molly berhenti menulis di blog nya setelah dia merasa dibohongi oleh Jim, yeah akhirnya dia tahu siapa Moriarty yang hanya memanfaatkannya. Padahal aku sangat menikmati diary nya Molly Hooper.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^