[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 15 part 3


Ada masalah di Hans, Yoo Kyung lagi-lagi gagal mendapatkan Investasi dari seorang Investor dan semua ini karena Choi Jong Dal. Maka saat Kang Woo masuk keruangannya, Yoo Kyung berkata pada Kang Woo, terpaksa mereka harus menerima Uang Choi Jong Dal untuk investasi filmnya dan melupakan bahwa Ayah Kang Woo itu adalah musuh mereka.

Kang Woo pun akhirnya menemui ayahnya untuk membicarakan masalah uang Investasi itu. Kang Woo bilang dia akan menerima Uang Investasi itu tapi dengan syarat dan Kang Woo menyebutkan beberapa syarat yang meminta Choi Jong Dal tidak terjun langsung di film buatannya dan tidak mencampuri masalah pembuatannya. Choi Jong Dal berkata pada Kang Woo, mengapa Kang Woo harus seperti itu. Melihat apa yang dilakukan Young Jo sekarang, pada akhirnya Kang woo dan Young Jo harus bersaing mendapatkan Haeju Pic. Kang Woo dengan tegas mengatakan, selain pada Film dia tak mengaharapkan apapun lagi. Kang Woo sama sekali tidak berminta pada uang Ayahnya. 

Kang Woo berniat pergi, namun sebelumnya Choi Jong Dal menyalakan TV nya dan memutar video Audisi Jung Eun. Choi Jong Dal berkata, bukankah wanita itu adalah orang yang ingin Kang Woo pakai menjadi bintang utama di filmnya. Menurut gossip, Kang Woo sudah memendam cinta pada wanita itu selama 7 tahun. Kang Woo mengelak dan berkata itu hanya gossip. Choi Jong Dal berkata, tentu saja harusnya itu hanya sebuah gossip, karena kini dia adalah calon istri Young Jo. Choi Jong Dal pun mengejek Kang Woo yang tak bisa mempertahankan wanita yang dicintainya hingga bisa direbut Young Jo.

Kang Woo pergi dari Haeju Pic dengan kesal karena mendengar kata-kata Choi Jong Dal. Kang Woo menemui Jung Eun di lokasi syutingnya. Dia melihat Jung Eun yang sedang berlatih dialog, namun tak konsentrasi, karena Jung Eun selalu salah mengatakan dialognya. Jung Eun mulai putus asa dan bejalan pergi dari tempat latihannya. 

Jung Eun kaget melihat Kang Woo yang sejak tadi memperhatikannya. Kang Woo menghampiri Jung Eun.

Kang Woo: “Orang yang akhirnya berhasil mendapatkan cinta terpendamnya selama 17 tahun, mengapa berwajah seperti ini?”
Jung Eun: “Aku hanya sedang sedikit sensitive”

Kang Woo kemudian mengulurkan tangannya yang tergenggam. Jung Eun bingung. Kang Woo pun menjelaskan: “Tangan ini, di masa depanpun masih milik Seo Jung Eun. Tangan ini lebih kuat dari pada yang terlihat. Kalau dia meninju wajah Young Jo, mungkin wajahnya akan terbagi dua. Dan juga dapat digunakan untuk membawa Seo Jung Eun-ssi untuk melarikan diri. Jadi jangan ragu-ragu untuk menggunakannya”. Jung Eun tersenyum mendengar kata-kata Kang Woo
(Ya,, ampun,, nih Kang Woo baik banget ya,, udah ditolak,, ditinggalin tunangan,, tetep tulus aja mencintai Jung Eun,, apa Jung Eun bener-bener tidak bisa memilih Kang Woo #berharap Jung Eun sadar, walau tau gak bakalan hehehe,,).

Kang Woo meneruskan kata-katanya: “Jadi, anggaplah itu sebagai asuransi dan berbahagialah tanpa mengkhawatirkan apapun. Jung Eun-ssi berhak mendapatkan semua itu”
Jung Eun hanya tertunduk malu mendengar kata-kata Kang Woo, bagaimanapun dia tidak bisa memenuhi harapan Kang Woo untuk berbahagia tanpa khawatir disaat ada kemungkinan Orang-orang yang kini disayanginya akan kembali pada pemilik yang sebenarnya yaitu Yoo Kyung yang telah membuang mereka.




Kang Woo meminta Jung Eun membuka tangannya, dan Kang Woo kembali memberikan permen pada Jung Eun.

“Ini adalah permen yang paling manis di dunia” Kata Kang Woo pada Jung Eun.membuat Jung Eun tertawa mendengarnya. Kang Woo pun tertawa melihat tawa Jung Eun. (Lihatlah,, mereka begitu baik saat bersama bukan,,  tapi sayangnya hati Jung Eun telah terpaku pada Young Jo).

Kang Woo mengajak Jung Eun minum kopi bersama sebelum syuting dimulai. Mereka pun pergi, tapi diperjalanan Mi Ryun dan Han Soo datang. Han Soo bertanya, ada kabar buruk dan kabar baik, mana ynag ingin mereka dengar lebih dulu. Kang Woo bilang, hanya katakan saja, mana pun yang lebih dulu. Mi Ryun berkata bahwa Seo Jin tidak dapat menjadi model pakaian UVIO yang jelas-jelas perusahaan ayahnya. Han Soo menambahkan, padahal pakaian itu sudah sangat cocok dengan Seo Jin, tapi pimpinan UVIO mengatakan tidak boleh. Dia bilang Lee Young Jo tidak mengijinkannya. Seo Jin marah besar karena hal ini. 

Kang Woo pun menebak, jadi kalian ingin bilang, bahwa Jung Eun punya kesempatan untuk melakukan itu? Han Soo dan Mi Ryun langsung membenarkan dugaan Kang Woo dengan wajah berbinar.
“Aku tidak bisa, aku tidak terkenal” kata Jung Eun merendah
“Itu adalah keputusan desainernya, Itu juga ada audisi nya kan?” kata Kang Woo meyakinkan Jung Eun.

Jung Eun dan Mi Ryun pun menemui Desainer Jang . Jung Eun tidak PD karena dia tidak terkenal, Mi Ryun mengatakan bahwa tidak akan banyak model yang datang untuk audisi karena reputasi yang buruk saat Desainer Jang ada di HAeju. Desainer Jang datang dan bertanya rumor apa yang telah beredar. Mi Ryun kaget dan meminta maaf, dia menawarkan diri untuk memperbaiki riasan Desainer Jang. Tapi Desainer Jang menolaknya. 

Desainer Jang melihat Jung Eun dan mengenalinya sebagai salah satu artis yang ada di drama yang membuatnya terkenal lagi.  Desainer Jang memuji Jung Eun yang terlihat lebih baik dari Seo Jin. Mi Ryun membenarkan, dan berkata bahwa Jung Eun sempat disebut-sebut sebagai Seo Jin kedua. Desainer Jang bertanya, lalu apa yang terjadi? Mi Ryun menjelaskan bahwa, karena skandal JunG Eun yang seorang ‘single mother’ terkuak, Jung Eun mendapat masalah, tapi kini sudah tidak apa-apa karena Mr. L (alias Lee Young Joo) telah menyelesaikan semuanya. Desainer Jang jadi  tertarik pada Jung Eun dan menyuruhnya segera ganti baju. (Ah,, itun artinya Jung Eun lolos audisi untuk jadi model pakaian yang dirancangnya)

Jung Eun pun bertukar pakaiaan dan dia menatap dirinya dicermin. Desainer Jang mendekatinya dan bertanya: “Apakah kau benar-benar sudah melahirkan, sama sekali tidak kelihatan” . 

Jung Eun kagum pada sosok dirinya dengan baju itu. Dia pun berkata: “Baju ini sungguh bagus”. Desainer Jang pun berkata bahwa Jung Eun harus membuat baju itu laku terjual, jika tidak dia akan menusuk Jung Eun dengan jarum nya, Jung Eun pun meringis kesakitan saat Desainer Jang benar-benar melakukan hal itu. (Aduh,, kepanjangan ya manggil desainer Jang,,, aku ganti jadi Miss Jang aja ya,, biar lebih simple)

Miss Jang bertanya pada Jung Eun tentang perasaan Jung Eun terhadap baju yang dipakainya.
Miss Jang: “Bagaimana pikiranmu tentang baju ini?”
Jung Eun: “Apa?”
Miss Jang: “Pikirkanlah sebuah cerita tentang baju ini”

Jung Eun menatap dirinya dicermin dan terpikirkan sebuah cerita dibenaknya.
Jung Eun: “Baju ini membuatku teringat pada cerita Peri dan Penebang Kayu yang diam-diam menyembunyikan baju peri sang peri dan mulai menipunya. Tapi sang penebang Kayu sudah berusaha begitu keras, dan sang peri pun bahagia. Mereka saling jatuh cinta dan hidup bersama hingga memiliki dua orang anak. Tapi saat sang peri menemukan bajunya, dia meninggalkan sang penebang kayu dan kembali ke langit. Aku merasa, aku seperti penebang kayu itu.” 

Air mata Jung Eun mulai berjatuhan sejak awal dia bercerita dan semakin banyak saat dia berkata bahwa dirinya merasa seperti sang penebang kayu. Miss Jang merasa Jung Eun memiliki feeling terhadap cerita itu dan menyuruh Jung Eun meneruskan ceritanya.

Jung Eun: “Bagiku ini semua adalah hadiah yang terlalu banyak, berpikir semuanya adalah milikku, tapi ternyata bukan. Ibu, Putri dan juga Orang itu semuanya bukan milikku”
Miss Jang: “Semuanya didunia ini tak ada yang benar-benar milik kita. Anak itu, jelas-jelas bukan hanya milikmu sendiri”
Jung Eun: “Aku berusaha memegangnya erat-erat, tapi malah merasa bodoh melakukan itu. Jika semuanya menghilang secara bersamaan, apa yang harus aku lakukan? Begitu khawatir dan takut. Tapi juga tidak bisa mengatakannya pada orang lain”
Miss Jang: “Saat melakukan pemotretan, harus mengingat perasaan ini”
Miss Jang melihat wajah Jung Eun yang penuh air mata, dia pun bertanya: “Mengapa kau menangis?”
Jung Eun: “Ini karena saesongnim yang menusukan jarum terlalu banyak padaku”

Jung Eun pun melakukan pemotretan untuk mengiklankan baju-baju koleksi UVIO yang terbaru. Saat melakukan pemotretan untuk sebuah baju, kilatan kamera tak sengaja menerpa mata Jung Eun secara langsung dan membuat Jung Eun berhalusinasi tentang acara pertunangannya.

Dalam halusinasinya Jung Eun melihat Yoo Kyung yang bahagia akan berfoto bersama keluarga besarnya selama ini. 

Jung Eun syok dan tak bisa menerima hal itu, dia berteriak melihat semua itu dan itu malah membuat semua anggota keluarga termasuk Yoo Kyung yang telah menggantikan tempatnya menatap penuh kebencian padanya. Jung Eun semakin tertekan dan berjalan mudur sambil berteriak.

Jung Eun terbangun dari halusinasi nya dengan bingung. Dia masih disuruh untuk melakukan beberapa pose oleh fotografernya. Namun Jung Eun tak lagi konsentrasi, kini dia sudah tak bisa tersenyum lagi saat melakukan pemotretan itu.

Lee Ae Rin sedang mengantarkan foto-foto pertunangan Jung Eun dan Young Jo pada Kim Kye Soon.
Lee Ae Rin: “Lihatlah,, foto-fotonya baguskan?”
Kim Kye Soon: “Bagus apanya? Mengapa wajah calon pengantin wanitanya begitu muram seperti ini?”
Lee Ae Rin: “Para tamu bilang, wajah Ibu dari calon pengantin pria begitu muda, Unnie memakai apa? Mengapa dibandingkan denganku yang lebih muda, kau masih terlihat lebih muda?”
Kim Kye Soon: “Bagaimana pun, aku masih tidak menyukai putrimu”
Lee Ae Rin: “Besan,, kau sudah menyetujui mereka menikah, jadi tolong sayangi saja dia”
Kim Kye Soon: “Karena keadaanku juga sama dengannya, makanya kau berkata seperti itukan?”
Lee Ae Rin: “Apa maksudmu?”
Kim Kye Soon: “Bagaimanapun aku juga seorang Janda tapi aku bukan ibu yang tidak menikah”
Kim Kye Soon menatap foto-foto pertunangan Jung Eun dan Young Joo, dan berkata: “Lagipula, anak siapa gadis ini dan aku membenci kenyataan bahwa dia adalah putri Lee Ae Rin”
Lee Ae Rin tak bisa lagi membalas, ia merasa bersalah pada Jung Eun, jika Kim Kye Soon tau bahwa Jung Eun bukan putrinya dan juga bukan ibu Han Byul, mungkin Kim Kye Soon akan menerima Jung Eun sabagai menantunya tanpa keraguan sedikitpun.

Kim kye Soon mengeluh mengapa Jung Eun hanya memiliki sedikit teman. Temannya hanya Yang Mi Ryun saja. Lalu Kim Kye Soon tiba-tiba teringat sesuatu tentang teman Jung Eun yang mencarinya untuk menanyakan keadaan Lee Ae Rin padanya. Lee Ae Rin bertanya siapa? Kim Kye Soon bilang dia tidak tahu namanya, tapi dia ingat pernah bertemu dengan gadis itu di Haeju, dia mencari kabar Lee Ae Rin padanya saat Lee Ae Rin hilang, dan dia mengaku sebagai teman dari putri Lee Ae Rin. Yang dimaksud Kim Kye Soon tentu saja Han Yoo Kyung.

Han Yoo Kyung, sedang memeriksa kesepakatan yang akan disetujuinya dengan Choi Jong Dal yang akan jadi Investor di filmnya. Banyak yang Yoo Kyung tidak setujui, membuat Direktur Choi dan Asistennya harus menahan kesabarannya dalam menghadap Yoo Kyung. Choi Jong Dal pamit, karena dia ada acara yang harus dihadiri. 

Jadilah Yoo Kyung ditinggal berdua dengan Asistennya. Yoo Kyung mulai mengungkit tentang kehidupan pribadi Assiste Choi Jong Dal yang sepertinya memiliki skandal dengan salah satu wanita di New York dan menghubungkannya dengan rencana pernikahan putrinya. Yoo Kyung berkata bagaimana ya, jika pihak besan Asisten Choi Jong dal itu tahu kelakuannya calon besannya.

Asisten Choi Jong Dal gelagapan, dia bingung bagaimana Yoo Kyung tahu begitu banyak tentang dirinya. Asisten Choi Jong Dal pun bertanya, sebenarnya apa yang ingin Yoo Kyung minta darinya. Yoo Kyung berkata, bahwa Asisten Choi Jong Dal harus jadi informannya, Yoo Kyung menginginkan pembukuan laporan Choi Jong Dal yang menunjukkan bahwa Choi Jong Dal telah menimbun dana perusahaan di rekening pribadinya. Tentu saja ini adalah usaha Yoo Kyung untuk menghancurkan Choi Jong Dal dan Haeju.

Asisten Choi Jong Dal tentu saja mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Tapi Yoo Kyung kemudian memperdengarkan percakapan mere tempo hari yang mengungkit laporan pembukuan Choi Jong Dal yang membuatnya seperti sekarang. Asisten Choi Jong Dal langsung stress mengetahui hal tersebut.

Terjadi masalah besar di UVIO, pihak perusahaan ingin menghentikan proses pengiriman barang karena suatu hal. Young Jo langsung mencari Direktur UVIO dan menanyakan apa yang terjadi. Ayah Seo Jin marah-marah pada Young Jo, karena  Lee Young Gook telah mendaftarkan karya Miss Jang sebagai desain milik perusahaan mereka, sehingga ada surat dari pengadilan untuk menghentikan proses penjualan. Padahal Young Jo yakin, desain Miss Jang yang digunakan untuk model baju UVIO adalah desain pribadinya sebelum dia bergabung di Haeju. Young Jo tahu, ini hanya akal-akalan Lee Young Gook saja untuk menghancurkan dirinya.

Young Jo segera menemui Lee Young Gook dan mempertanyakan hal ini dengan jelas.  Tentu saja Lee Young Gook mengelak dan berkata itu memang desai mereka, namun Young Jo tahu benar bahwa itu adalah desain yang dibuat Miss Jang saat di Paris sebelum bergabung dengan Haeju. Lee Young Gook menantang silakhkan buktikan saja, toh untuk membuktikan hal itu butuh waktu cukup lama, dan musim panas akan segera berlalu, sehingga Young Jo tetap tidak bisa menjual baju yang dibuatnya di UVIO.

Young Jo kesal dengan sikap Lee Young Gook, dia berkata jika Lee Young Gook ingin bersaing dengannya, mengapa dia harus menyengsarakan orang lain. Dengan enteng Lee Young Gook berkata, karena mereka membantu Young Jo dalam melawannya. Lee Young Gook memperingatkan Young Jo untuk menyelamatkan diri saja, karena dengan kasus ini mungkin UVIO akan bangkrut. Young Jo mengerti Lee Young Gook ada maksud lain dan mempertanyakan apa sebenarnya tujuan Lee Young Gook melakukan hal ini. Lee Young Gook pun mengatakannya, bahwa dia ingin Young Jo membuka semua label UVIO dari baju yang dibuatnya dan dijual dengan nama Haeju. Dengan begitu, Young Jo bisa tetap balik modal. Meskipun UVIO akan hancur, Young Jo tetap akan selamat. Tapi jika Young Jo bersikeras tetap mempertahankan solidaritasnya terhadap UVIO, Young Jo juga akan hancur bersama UVIO.

Young Jo keluar dari kantor Haeju dengan hati galau, dia bingung apa yang harus dilakukannya, sekali lagi,, sekali lagi kakak se ayahnya itu menghancurkan bisnisnya lagi. Setelah menolak kain buatannya, sekarang menuduh UVIO meniru desain Haeju dan ingin Young Jo membuat baju-baju yang telah dibuatnya atas nama Haeju. Di satu sisi Young Jo tidak ingin bisnisnya hancur lagi, dia telah mempertaruhkan semua miliknya untuk bisnis ini, tapi ia juga tidak ingin mengkhianati UVIO yang bersedia membantunya hingga sekarang.

Saking galaunya, saat di tempat parkir, Young Jo tak langsung pergi, dia diam dulu di dalam mobil, dan memikirkan apa yang harus dilakukannya. Dia bahkan tak mengangkan panggilan dari Jung Eun yang mengkhawatirkannya, saat ini rasanya Young Jo ingin menghilang dari semua orang, dan melarikan diri dari kekacauan yang telah dibuatnya karena persaingannya dengan Lee Young Gook telah merugikan banyak pihak.

Jung Eun yang telah mengetahui masalah Young Jo, berusaha keras menghubungi Young Jo, tapi tidak diangkat.Hak Gu menelpon dan meminta Jung Eun mencarikan Young Jo, karena pihak pabrik sudah rebut, tapi dia menghilang begitu saja. Hak Gu berkata pada Jung Eun, jika dia bertemu Young Jo, katakanlah padanya untuk berhenti melawan Lee Young Gook dan mengikuti kemauannya saja.

Ahjuma mengeluh pada Ahjussi karena masalah yang dihadapi Young Jo. Dia bialang dia sekarang mengerti mengapa Young Jo menyembunyikan identitas selama 6 tahun. Ahjuma bingung, bagaimana bisa Lee Young Gook melakukan hal itu pada adiknya sendiri. Ahjuma pun mengasihani Young Jo yang bernasib malang itu.

Jung Eun seharian mencari Young Jo ke banyak tempat. Dia mencari Young Jo ke pasar, ke tempat mereka biasa makan mie di pasar juga ke jembatan tempat mereka janjian 17 tahun lalu. Namun hasilnya nihil, Jung Eun tak menemukan Young Jo dimanapun.

Jung Eun lelah dan duduk disalah satu trotoar dengan hati bingung, lalu dia melihat sebuah bis yang bisa membawanya ke suatu tempat, salah satu tempat kenangannya dengan Young Jo.

Han Yoo Kyung akhirnya menandatangani kesepakatan kerjanya dengan Choi Jong Dal yang akan jadi Investor filmnya. Choi Jong Dal berkata bahwa uangnya akan segera ia transfer ke rekening Hans dan berharap mereka bisa bekerja sama dengan baik. Choi Jong Dal menyayangkan karena mereka tidak melakukan ini dari awal, dan berkata mungkin saja Yoo Kyung bisa membeli saham di Haeju. Yoo Kyung bertanya mengapa Lee Young Gook dan Lee Young Jo saling bersaing padahal mereka saudara kandung. Choi Jong dal berkata, bahwa Lee Young Gook merasa Lee Young Jo telah merampas ayahnya. Apalagi saat tahu bahwa Kakeknya telah mewariskan Haeju Shop pada Young Jo, dia semakin marah.

Yoo Kyung bertanya memangnya seperti apa Ayah Young Jo dan Young Gook. Choi Jong Dal pun mengatakan bahwa demi hidup dengan Kim Kye Soon, Ayah Young Jo diusir keluar rumah dan meninggal karena penyakitnya. Yoo Kyung heran dan bertanya bukankah selama ini Ayah Young Jo membantu Ayahnya bekerja di Haeju? Choi Jong Dal bilang, tidak begitu,, Ayah Young Jo melepaskan semuanya dan membangun rumah tangga dengan tangan kosong.

Yoo Kyung kaget mendengar hal ini, dia bingung karena selama ini dia menganggap Ayah Young jo lah yang telah membuanya bayi Lee Ae Rin alias dirinya. Yoo Kyung pun bertanya: “Kalau begitu, bagaimana dengan Lee Ae Rin?”. Choi Jong Dal menjawab: “Ini tidak ada hubungannya denga Lee Ae Rin, saat Lee Ae Rin terkenal, Ayah Young Jo sudah meninggal”

Yoo Kyung langsung gemetar mendengar hal tersebut, dia keluar dari kantor Choi Jong Dal dengan langkah gontai. Dia teringat pada apa yang didengarnya 11 tahun lalu dari pembicaraan Choi Jong Dal dan Kang Woo, jadi apakah semua itu salah. Semua dugaan dan dendam Yoo Kyung pada keluarga Young Jo itu salah? Yoo Kyung bingung dan tak tahu harus bagaimana.

Yoo Kyung pun menelpon Lee Ae Rin dan mengajaknya bertemu dengan alasan ingin mengembalikan termos. Yoo Kyung dan Lee Ae Rin pun bertemu di sebuah taman yang agak jauh dari rumah Ahjussi. Lee Ae Rin minta maaf karena meminta Yoo Kyung datang ke tempat itu, Yoo Kyung bilang datang ke tempat itu dengan mobil sangat cepat jadi tidak apa-apa. Tujuan Yoo Kyung sebenarnya tentu saja bukan untuk mengembalikan termos, tapi dia ingin menanyakan sesuatu pada Lee Ae Rin.
Yoo Kyung: “Sebelumnya anda pernah bilang, Jika ada yang membuatku penasaran, langsung tanyakan saja kan?”
Lee Ae Rin: “Apakah kau ingin bertanya, Siapa yang dulu membawa bayiku pergi kan? Sangat penasaran ya..”

Yoo Kyung menatap Lee Ae Rin, dia menunggu jawaban Lee Ae Rin dengan hati was-was.
Lee Ae Rin: “Bukan Kakeknya Young Jo”
Yoo Kyung: “Apa?”
Lee Ae Rin: “Meskipun dia sangat perhitungan, tapi dia tidak akan melakukan perbuatan seperti itu”
Yoo Kyung: “Kalau begitu,, orang yang yang telah membuangku saat aku dilahirkan,, siapa dia?”
Lee Ae Rin menghela nafas kemudian berkata: “Choi Jong Dal, Ayahnya Kang Woo”
Yoo Kyung kaget mendengar hal itu. Dia gemetar saat tahu yang dulu membuangnya adalah Choi Jong Dal.

Lee Ae Rin melanjutkan kata-katanya: “Tapi jika saat itu aku punya pendirian, aku pasti akan mempertahanmu, jadi sebenarnya semua itu hanya alasan, sudah jelas, akulah yang salah. Pikiranku waktu itu pasti sudah gila”
“Mengatakan ini sekarang, apa bisa menghapus kesalahanmu dulu? Seharusnya kau mengatakan semua ini lebih awal, maka aku tidak akan melakukan semua ini.” kata Yoo Kyung sambil menangis.

Lee Ae Rin bingung dengan kata-kata Yoo Kyung, dia pun sadar masih ada perbuatan Yoo Kyung yang tidak diketahuinya.
Lee Ae Rin: “Apa masih ada perbuatanmu yang tidak aku ketahui? Apa itu?”
Yoo Kyung: “Tidak ada,, Aku telah menghancurkan ibuku dengan tanganku sendiri. Masih bisa melakukan hal yang lebih buruk apalagi,,, Tidak ada lagi”
Lee Ae Rin: “Young Jo bilang hubungan kalian sangat buruk, apa karena semua kesalahan pahaman ini, membuat hubungan kalian buruk?”
Yoo Kyung: “Mana mungkin begitu. Aku sudah meneriman uang dari Choi Jong Dal juga bekerja sama dengan putranya untuk membuat sebuah film”
Lee Ae Rin: “Kau bekerja sama dengan Choi Jong Dal? Tidak boleh!”
Yoo Kyung: “Lihat saja. Aku pasti akan menghancurkan Haeju Picture”
Lee Ae Rin: “Yoo Kyung-ah, Kau jangan begini”
Yoo Kyung: “Itu adalah impianku sejak awal”
Yoo Kyung segera mengalihkan pembicaraan dan berkata: “Sebentar lagi akan hujan, sebaiknya anda pulang duluan”

Lee Ae Rin pulang ke rumah dengan hati lelah, dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya untuk menghentikan semua perbuatan buruk putrinya. Lalu hujan pun tiba-tiba turun, Lee Ae Rin segera mengangkat jemuran yang ada dihalaman sambil melepaskan kelelahan hatinya.

Masih ditaman tempat Yoo Kyung bertemu Lee Ae Rin, Yoo Kyung menagis dalam mobilnya. Dia menyadari, bahwa dia telah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya hanya karena sebuah demdam akibat kesalah pahamannya sendiri.

Jung Eun, naik bis yang menuju tempat dimana Young Jo mungkin berada, hujan pun mengiringi perjalanan Jung Eun yang diliputi kecemasan terhadap keadaan Young Jo.

Jung Eun sampai di tempat itu. Ternyata Jung Eun mencari Young Jo ke pantai tempat mereka mengajak Han Byul dulu. Pantai tempat Jung Eun menangis saat tahu ibunya telah meninggal. Pantai tempat Young Jo menhilangkan keraguannya untuk datang ke pasar dan memulai bisinisnya dari bawah. Pantai itu, pantai kenangan mereka.

Seperti orang linglung, Jung Eun mencari Young Jo ke semua area pantai. Dia akhirnya menemukan mobil Young Jo, namun Young Jo tidak ada disana. Jung Eun semakin panik mencari Young Jo.

Hujan mulai berhenti, Yoo Kyung masih menangis dalam mobilnya. Dia mengambil ponselnya dan mencoba menelpon Young Jo. (untuk apa? Untuk minta maaf? Setelah menyakiti dan menghancurkan hidupnya?). Namun Yoo Kyung tak sanggup menekan tombol panggil dan hanya bisa menangis semakin sesegukan. Dia berusaha sekali lagi menelpon Young Jo, namun panggilannya segea ia hentikan, lalu kembali menangis, menyesali semua perbuatan buruknya.

Jung Eun akhirnya menemukan Young Jo yang sedang menatap Sunset di pinggir pantai. Jung Eun mendekati Young Jo yang tampak kacau.
Jung Eun: “Apa yang sedang kau lakukan disini?”
Young Jo menoleh melihat kehadiran Jung Eun, namun dia memalingkan wajahnya kembali, karena merasa malu, lagi-lagi terlihat begitu buruk di hadapan Jung Eun.

Jung Eun duduk disamping Young Joo dan mengajak Young Jo pulang.
Jung Eun: “Ayo kita pulang, semua orang dirumah menunggu kita”
Young  Jo: “Aku dicelakai lagi”
Jung Eun bingung apa yang harus dikatakannya untuk menghibur kesedihan Young Jo, dia sadar Young Jo pasti terpukul dengan keadaan ini.
Jung Eun: “Apa kau tidak lapar? Kita pulang dulu ke rumah makan malam, lalu tidur dengan baik, pasti ada cara untuk keluar dari masalah ini”
Young Jo: “Sekarang harus bagaimana? Aku harus mengorbankan orang lain untuk bertahan?”
Jung Eun: “Kau tidak boleh mengorbankan orang lain untuk bisa bertahan, kau harus menjaga mereka”
Young Jo: “Maka semuanya akan hilang, Keluarga, perusahaan, investasiku, semuanya. Aku akan kembali ke diriku yang tak punya apa-apa lagi”

Jung Eun mengeluarkan sesuatu dari tasnya untuk diperlihatkan pada Young Jo. Itu adalah mainan pertama Han Byul yang dibelikan Young Joo dari uang tips pertamanya. Jung Eun memperlihatkan itu pada Young Jo, lalu berkata: “Kau masih ingat ini?” Young Jo menatap mainan itu. Jung Eun berkata: “Aku menemukannya saat sedang beres-beres”. Young Jo mengambil mainan itu dan memutarnya. Jung Eun mengingatkan Young Jo, “Dengan uang tips pertamamu yang kau dapatkan dipasar, Kau membeli mainan ini”. Young Joo menghela nafas dan mengingat masa itu. Jung Eun maelanjutkan, “Apa yang kau khawatirkan, saat itu pun kita begitu bahagia.”

Young Jo kembali menghela nafasnya dan menatap Jung Eun, dia mengelus kepala Jung Eun dan berkata: “Ayo kita pulang ke rumah”. 

Lalu Young Jo pun menarik Jung Eun ke dalam pelukannya da menyandarkan kepala Jung Eun di bahunya. Young Jo lagi-lagi menghela nafas, dia merasa beruntung karena Jung Eun begitu pengertian padanya. Mereka pun menikmati Sunset di pantai itu sebelum kembali ke rumah, meskipun hati mereka masih dilanda kecemasan dengan alasan yang berbeda.

Yoo Kyung masih ada dalam mobilnya, dia merasa bingung dan panik saat menyadari dirinya terkurung dalam mobil dan dia tidak bisa membuka pintu mobil itu. Yoo Kyung ketakutan dan berusaha membuka pintu mobilnya. Kini dia memberanikan diri menelpon Young Jo lagi, namun ponsel Young Jo tidak aktif.

Young Jo dan Jung Eun akhirnya sampai di rumah. Sebelum masuk ke rumah, Jung Eun menyuruh Young Jo masuk duluan karena dia akan pergi ke warung dulu untuk membeli bahan makanan.

Namun sebelum masuk ke rumah, Young Jo melihat ponselnya dan mendapati bahwa Yoo Kyung menelponnua berkali-kali. Young Jo cemas dan menelpon Yoo Kyung. Young Joo panik saat mendengar Yoo Kyung menangis ditelepon. Young Joo pun bertanya: “Kau kenapa? Han Yoo Kyung ada apa? Yoo Kyung-ah”
Yoo Kyung hanya menagis semakin keras dan panik di dalam mobil, dia berusaha membuak pintu mobilnya dan akhirnya berhasill. Yoo Kyung keluar dari mobilnya dan duduk disamping mobilnya sambil menangis di telepon, membuat Young Jo semakin panik. Young Jo bertanya Yoo Kyung ada dimana. Yoo Kyung masih menangis dan berkata: “Mianne,, aku bersalah padamu”

Jung Eun selesai belanja. Ponselnya berdering dan itu telepon dari Kang Woo yang menanyakan keadaan Young Jo. Jung Eun bilang, Young Jo sudah ada dirumah. Jung Eun akan menyuruh Young Jo menelpon Kang Woo setelah makan. Namun Jung Eun kaget saat mobil Young Jo melintas dihadapannya, Young Jo sama sekali tak melihat dirinya.

Jung Eun hanya bisa menatap mobil Young Jo pergi dengan hati bingung dan bertanya-tanya akan pergi kemana lagi calon suaminya itu setelah begitu susah Jung Eun mencarinya dan mengajaknya pulang.

Young Joo mendatangi tempat Yoo Kyung berada, dan panik melihat keadaan Yoo Kyung yang begitu terpuruk. “Han Yoo Kyung, sebenarnya apa yang terjadi padamu?” Kata Young Jo saat mendekat ke arah wanita itu. Yoo Kyung hanya menatap Young Jo dan menjatuhkan dirinya ke dalam pelukan Young Jo.

bersambung ke episode 16

Komentar:
Apa ini?? Young Jo benar-benar menyebalkan,, Jung Eun udah seharian nyariin dia kemana-mana,, Eh,, pas pulang,, dia malah mencemaskan Yoo Kyung yang menangis? Mungkin karena Young Jo tak pernah tahu, Jung Eun selama ini sangat menderita gara-gara kelakuan Yoo Kyung, dia masih berpikir, sebenarnya Yoo Kyung cewek yang rapuh yang harus dilindungi, karena itu saat Yoo Kyung dalam masalah, dia secepat kilat membantunya.

Apa Yoo Kyung akhirnya memberi tahu yang sebenarnya pada Young Jo, setelah dia tahu bahwa dendamnya selama ini pada keluarga Young Jo hanyalah akibat kesalahpahaman semata? Lalu bagaimana reaksi Young Jo saat tahu yang sesungguhnya, akankah dia tetap mempertahankan Jung Eun disampingnya?

Akhirnya selesai juga nih episode 15 nya,, seperti biasa,, kalo mulai episode baru,, mungkin aku akan agak lama Updatenya,, Tapi Aku sudah mempersiapkan gambar Spoiler episode 16 nya untuk diposting, ditunggu aja ya?
34 Komentar untuk "[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 15 part 3"

berapa hari nii postingan eps 16 muncul?

paling cepet 2-3 hari,, waktuku nulis sinopsis hanya malam hari soalnya,,, untuk Spoilernya,, besok juga bisa aku postingkan..

Menulis sinopsis membutuhkan waktu ga satu atau dua jam aja.. Btuh ketenangan supaya kita bisa mengolah kata jadi bagus... Semangat Fa... Reader yang sabar ya nunggunya...

makin gak sabar nunggu sinopsis eps selanjautnya...semangat Irfa hehehe

ditunggu nih sinopsis selanjutnya...tambah penasaran,semoga aja happy ending ya....

wh,,crtna mnrik yy,,sulit d tebak endingna gmn...

dtnggu episode slnjut'x...
smkin penasaran n gag sbar,,,
thx Irfa..

To: Irfa...terima kasih banyak ya, sudah bersusah payah menyiapkan sinopsisnya, semangat ya...

knapa jg jung eun ga sama kang woo ya malah milih mkn ati ama young jo ... smangat irfa :)

gak sabar..nih.... nih Young Jo ama Yoo Kyung makin nyebelin aja ya....

gak sbar nie nunggu lanjutannya...

young jo benar2 menyebalkann,,,,

setuju anis... thank atas pengertiannys

sebel bgt liat karakter Young Jo yg plin-plan. Mending Jubg Eun ma Kang Moo aja, daripada makan hati. Btw makasih ya mbak atas sinopsisnya n ditunggu kelanjutannya!

sebel bgt liat karakter Young Jo yg plin-plan. Mending Jubg Eun ma Kang Moo aja, daripada makan hati. Btw makasih ya mbak atas sinopsisnya n ditunggu kelanjutannya!

makasih buanget sinopsisnya,ditunggu episode selanjutnya mba irfa

Ckckckck..... apakah dlm menjalni takdir cinta harus sprti itu? emankx apa yg bisa d'andalkn dr seorang Young Jo? bukankh satu hal yg mmbuat cwo berbeda dr cwe adalh reliabilitasx, n terpenting, prinsipx, bukanx plin-plan. Yg bikin sedih dr drama ini adl, nasib Jung Eun, knp dia hrus sll menderita? (wah, jd curhat nich).
BTW, makasih buaaanyak ats postinganx, bner2 representatif. Ga perlu nnton lg deh, udh ckup dgn baca ini. TQ :)

saking penasarannya sampe nggak bisa tidur....
mudah2an nggak lama ya....
10 jempol buat kamu n makasih ya

aq sebel ama yoo kyung!!!!

plak..plak..plak. bug..bug

kalo aq jd jung eun,, ud aq culik tuh yoo kyung n di buang ke negeri antah berantah

hohhooo *ketawa ala setan
^^

Siip Fa... Lembur nih haha....

sukak bgt am ne sinopsis dech..... 1000 thumbs up!!! hehehehe... klnjuntan'a ditunggu bgt lochh.... KEEP FIGHTING ya kk.... ^^

kpn sinopsis episode slnjtnny....

Sip... Makasih ya Mba...
Ditunggu posting selanjutnya..
Gomawo...
^u^

kpan eps 16 muncul ? :D
ak setia menunggu nii. hehe

mbk irfa kapan nich sinopsis eps 16-ending keluarnya ?gk sabar nunggu lanjutnya ...

semangattt ...semangat

mbak...kapan sinopsis episode 16 smp 20 nya keluar? udh gk sabar nich nunggu lanjutannya...thx...

hy.. diam2 aku membuka sinopsis inid ari awal. dan mungkin sudah lebih dari seminggu hny utk melihat sinopsis the thorn birds.. tapi maaf bru kali ini aku mampir utk comment. sprti yang lainnya, akupun gk sabar ingin membca stiap episode yang kmu posting. aku gk bisa maksa kamu utk cepat2 menyelesaikannya krn aku tau. kamu & kita smua manusia biasa yang memiliki batas kemampuan. & sekali lagi maaf yaa.. aku hny bisa mengirim untaian doa supaya penulis bisa sehat selalu & menyelesaikan ini.. terimakasih masih menyempatkan memposting stiap episodenya..
ditunggu.. salam kenal yaa..

udah lah jung eun sama kang woo aja.
sebel sama young jo!!!

Sebel stengah mampus sama yookyung *gampar yookyung bolak balik*,youngjoo jg knp msh goyah.
klo bisa protes minta skenario dirubah, jung eun sama kang woo aja yg udh jls cinta mati sm jung eun.
Kalo w jd jung eun mungkin lbh milih kangwoo,lbh enak dicintai drpd mencintai tp hrs sesakit itu..

salam knal irfa. q senang banget baca sinopsisx, serasa lgi nonton. gomawo kmu da menyiapkn sinopsis dan juga gambar2x, bukan pekejaan mudah. figthing. jangan smpai sakit lg ya

salam kenal juga maia,, thanx juga dah membeca sinopsis yang aku tulis. makasih untuk semangatnya.. aku akan jaga kesehatan kok,, repot soalnya kalo udah sakit,,,

hai mba irfa, terima kasih sekali udah posting sinopsis the torn birds. thumbs up buat mba irfa! pasti butuh banyak tenaga dan menguras waktu. semoga mba irfa sehat selalu, amin. ngomong2 mba, saya ada pertanyaan yang mengganjal selama berhari-hari tentang alur ceritanya, karena saya nggak nonton langsung jadi bingung sekali. sudah saya baca semua sinopsis per episode, tapi saya nggak nemu detil gimana bawahan Young Joo (mungkin Song PD?) bisa nemu file asli video Yoo Kyung? Bukannya yang punya video cuma Yoo Kyung ya? dan Yoo Kyung sendiri keceplosan bilang ke Direktur Choi kalo file aslinya sudah hilang, apa dia hapus setelah ditonton Young Joo? Mohon pencerahannya ya mba, supaya tidur saya tenang hehehe.. Gomawo, hwaiting!

jujur aja, aku juga penasaran bagaimana Song PD bisa begitu informatif, bisa mengetahui hal-hal yang tidak diketahui orang lain,, terutama tentang kasus video itu. Selama aku menonton Thorn Birds berulang-ulang aku juga penasaran bagaimana bisa Song PD mendapatkan file asli video itu, sementara Yoo Kyung sudah menghancurkannya,, tapi kalo dingat-ingat episode awal,, Young Jo tahu bahwa Yoo Kyung punya video aslinya karena Song PD yang memberitahunya bahwa video itu didokumentasikan dalam bentuk CD dari yang asalnya sebuah Video Kaset Roll untuk Handycam disebuah toko, dan dari nama toko itulah Young Jo sadar bahwa orang yang membuat CD itu adalah Yoo Kyung, karena dia menemukan catatan yang sama dengan yang ada dirumah Yoo Kyung, jadi kemungkinan besar, Song PD dapet file asli video itu dari toko tersebut,,,

maaf ya baru di jawab,,,

Thanks mbak irfa....
Salam kenal......
Mbak irfa semangat terus,ya

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top