[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 2 part 2


Jung Eun terkejut saat melihat Yoo Kyung yang berjalan sambil minum kopi menuju kafetaria. Namun Yoo Kyung pun tak kalah kagetnya melihat Jung Eun yang mengenalinya, dia lebih memilih menghindar dari Jung Eun.
Tapi Jung Eun terus mengejarnya, hingga saat Jung Eun menerobos masuk ke pintu masuk khusus karyawan Haeju Pic dan dicegah oleh satpam, Jung eun terus mengikutinya. Yoo Kyung akhirnya berkata pada satpam jika Jung Eun adalah kenalannya dan membawa Jung Eun ke tempat yang sepi.

Yoo Kyung malah memarahi Jung Eun karena telah berusaha membuatnya malu di perusahaan ini. Jung Eun berkata, mengapa Yoo Kyung malah berkata seperti itu setelah sepuluh tahun tidak bertemu, tidak tahukah Yoo Kyung bahwa selama ini Jung Eun mencarinya mencoba menghubunginya berkali-kali.

Yoo Kyung sepertinya masih dendam pada Jung Eun gara-gara insiden 10 tahun lalu, dia bahkan tidak mau memberi Jung Eun nomor ponselnya dan segera meninggalkan Jung Eun dengan berkata bahwa dia sibuk. Jung Eun langsung mengejarnya dan berkata bahwa dia sangat merindukan Yoo Kyung, tapi Yoo Kyung segera menepis Jung Eun dan berkata tidak ingin berurusan dengan Jung Eun. Bila akhirnya Jung Eun bermain film di perusahaan Haeju, dia harus berpura-pura tak mengenal Yoo Kyung.
Yoo Kyung mengingatkan Jung Eun insiden 10 tahun lalu saat dia diserang para pemuda berandalan, setiap kali Yoo Kyung mencuci tangannya dia akan teringat kejadian itu, juga kebencian terhadap Jung Eun yang membuatnya harus mengalami tragedi itu.

Jung Eun terpukul mendengar perkataan kejam Yoo Kyung dan hanya bisa menatap nanar pada kepergian sahabat baiknya itu.

Saat sampai di rumah, Mi Ryun yang sedang maskeran menyambut Jung Eun dengan penuh sukacita, karena dia mendapatkan panggilan dari PD Lee Young Joo untuk melakukan audisi. Jung Eun pun merasa bahagia karenanya, dia terus bertanya apakah itu benar, saking tak percaya. Lalu Jung Eun bertanya, “apa yang akan kita lakukan untuk audisi itu?” Mi Ryun menjawab, “Kita harus melakukan yang terbaik”

Dan yang tebaik dari Jung Eun dan Mi Ryun adalah:

Mi Ryun menjadi Kill Bill dan Jung Eun jadi wanita Yakuza, mereka saling beradu pedang, tapi akhirnya peadang Mi Ryun terjatuh.

Mi Ryun jadi tokoh utama sebuah film terkenal Jepang yang ada adegan meneriakan kata
“O genki desu ka?” di bawah turunnya salju, dan Jung Eun jadi penabur saljunya serta meneriakan gaung saat Mi Ryun berteriak “O genki desu ka?”

Young Joo dan Kang Woo terlihat bosan melihat acting kedua sahabat ini, hingga kemudian mereka menari tarian perut bsambil berpakaian ala orang India 

Adegan terakhir yang dilakukan Jung Eun dan Mi Ryun untuk audisi tersebut adalah beperan sebagai pesulap dan gadis yang terbelah-belah dalam kotak sulapnya. Dalam adegan terakhir ini, akting Jung Eun benar-benar meyakinkan.

Selesai Audisi, Mi Ryun dengan agresif mengikuti Young Joo dan Kang Woo kemudian memberikan mereka minuman dan bertanya bagaimana audisi mereka. Kang Woo bilang tidak buruk. Mi Ryun pun mulai menempel pada Kang Woo untuk bertanya bagaimana akhirnya hasil audisi mereka.

Young Joo melihat Jung Eun yang kerepotan membawa semua perlengkapan audisi mereka. Dia pun memberikan minumannya untuk Jung Eun dan mengajak Jung Eung berbincang-bincang. Keakraban keduanya terlihat oleh Yoo Kyung dan membuat wanita itu tidak senang.

Maka saat Sutradara Kwan tertarik pada Fortopolio Jung Eun agar Jung Eun diikutsertakan untuk berperan dalam filmnya, Yoo Kyung malah memasukan fortopolio Jung eun ke dalam mesin penghancur kertas.

Saat pengumuman hasil Audisi nama Jung Eun dan Mi Ryun pun tidak ada, Mi Ryun malah menyalah Jung Eun karena telah mengubah fotopolio mereka dengan data sebenarnya. Jung Eun pun nampak kecewa, tapi dia hanya mengajak Mi Ryun untuk segera pergi saja.

Di taman, Yoo Kyung menemui Jung Eun yang mencarinya. Dengan wajah tanpa dosanya dia bertanya bagaimana hasil audisi Jung Eun, dengan tersenyum Jung Eun berkata bahwa dia gagal audisi, padahal dia berharap agar lolos audisi karena itu adalah Audisi untuk film yang dibintangi Lee Ae Rin, dan jika dia bisa lolos, dia pun bisa sering bertemu Yoo Kyung.

Saat pergi dari taman, Jung Eun bertanya tentang kabar Ibu Yoo Kyung, dan Yoo Kyun menjadi kesal dam memarahi Jung Eun. Tiba-tiba mobil Lee Ae Rin datang, Yoo Kyung langsung tegang melihatnya, namun Jung Eun malah kegirangan dan langsung menyapa Lee Ae Rin yang ada di dalam mobil dengan ramah.
 
Sampai di kantor, Yoo Kyung masih tegang melihat Lee Ae Rin yang sedang tertawa gembira dengan salah satu rekan kerjanya. Dia menatap Lee Ae Rin dengan tatapan yang aneh (saat menonton pertama aku mulai curiga nih,, jangan-jangan ibunya Yoo Kyung itu Lee Ae Rin, abis Yoo Kyung ekspresinya langsung aneh setiap ketemu ma Lee Ae Rin). Yoo Kyung pun menemui rekan kerjanya dan Lee Ae Rin dan segera diperkenalkan oleh rekan kerjanya pada Lee Ae Rin sebagai Han PD, produser acara termuda di tim mereka.
Yoo Kyung memperkenalkan diri secara resmi pada Lee Ae Rin dan memberikan kartu namanya, tapi kartu nama itu hanya digelatakan begitu saja oleh sang Aktris, membuat Yoo Kyung tidak senang melihat tersebut. Lee Ae Rin berkata bahwa Yoo Kyung cantik dan pantas menjadi aktris, rekan kerja Yoo Kyung menimpali bahwa Yoo Kyung pantas jadi putri Lee Ae Rin.

Yoo Kyung kaget dan menatap rekan kerjanya. Tentu saja Lee Ae Rin mengerti maksud rekan kerja Yoo Kyung, bahwa Yoo Kyung pantas menjadi putrinya dalam film terbaru Lee Ae Rin.

flashback
Yoo Kyung sedang menonton TV, ibu yang selama ini membesarkannya datang dan menyuruhnya segera berkemas karena mereka harus segera pindah, dan merekapun akan pindah sekolah. Yoo Kyung sepertinya enggan, namun ibunya bilang bahwa Yoo Kyung tidak bisa lagi sekolah di sana Karena rumor yang beredar tentang Yoo Kyung yang telah diserang para brandalan. Ibu Yoo Kyung melihat TV dan Lee Ae Rin ada di layar televisi. Ibu Yoo Kyung pun berkomentar, “dan aku pun harus menyembunyikan sebuah rahasia besar agar wanita itu bisa tetap menjadi bintang”

Yoo Kyung menatap Lee Ae Rin yang ada di TV, dan mengertilah dia bahwa wanita yang ada di TV itu adalah ibu kandungnya yang tidak ingin mengakui keberadaannya, karena itulah menyuruh ibunya membawa Yoo Kyung ke luar negeri.
flashback end

Kembali ke masa sekarang

Yoo Kyung memuntahkan apa yang membuat perutnya tak nyaman di kamar mandi, setelah keluar toilet, dia menepuk-nepuk dadanya seolah kesakitan luar biasa. Lee Ae Rin datang dan bertanya apakah Yoo Kyung sakit. Yoo Kyung mengelak dan berkata dia hanya banyak minum.

Lee Ae Rin iri pada Yoo Kyung karena asih punya waktu yang baik untuk minum. Yoo Kyung mencuci tangannya dan melihat bekas luka 10 tahun lalu ditangannya. Yoo Kyung bertanya pada Lee Ae Rin, mengapa Lee Ae Rin tidak menikah. Dengan ringan Lee Ae Rin menjawab, bahwa dia telah menikah dengan film, itulah yang para wartawan katakan.  Yoo Kyung berkata,yang dia ingin lihat  bukan citra public Lee Ae Rin tetapi sosok sejatinya. Lee Ae Rin kembali berkata, bahwa sebagai aktris dia tidak membutuhkan sosok sejati, dia hanya butuh citra publik, tidak ada yang lain.

Lee Ae Rin pun pergi dari toilet, membuat Yoo Kyung terluka dengan jawaban ibu kandungnya itu.

Lee Ae Rin kembali memperbaharui kontraknya dengan Haeju Pic untuk ke sekian kalinya. Direktur Choi Jong Dal berkata, ini adalah tanda tangan kontrak yang terakhir bagi Lee Ae Rin untuk melunasi hutangnya, tidak terasa mereka telah bersama selama 25 tahun. Direktur Choi bertanya apakah setelah kontrak ini selesai Lee Ae Rin akan mencari putrinya. Lee Ae Rin  marah, dia bahkan tak tahu nama putrinya bagaimana dia mencarinya.

Lalu terdengar suara ketukan di ruang direktur. Lee Young Joo masuk dan menyerahkan Skrip baru untuk Lee Ae Rin.  Choi Jong Dal yang menyebalkan kembali mengungkit ibu kandung Young Joo menbuat Lee Ae Rin tidak enak hati pada Young Joo. Bahkan saat mereka berada di dalam lift bersama-sama, Lee Ae Rin terlihat canggung menghadapi Young Joo yang jadi agak ketus padanya.

Young Joo bersiap pulang, saat masuk mobil, dia tiba-tiba teringat pada kata-kata Lee Ae Rin 10 tahun lalu tentang ibunya. Young Joo pun menyetir dalam keadaan hati galau. Di perjalanan Young Joo melihat Jung Eun yang sedang berjalan sendirian, dan Young Joo pun mengajak Jung Eun untuk makan Mie (kenangan terulang kembali,, alah ini Young Joo godain ceweknya masih pake trik yang sama aja,, ngajakin makan mie aja…)

Young Joo dan Jung Eun masuk kedai mie dan memesan mie, pesanan mereka datang. Jung Eun jadi teringat pada pemuda yang mengajaknya makan mie 10 tahun lalu saat melihat Young Joo membelah sumpitnya, karena cara Young Joo membelah sumpit sama seperti dengan pemuda itu. Jung Eun jadi tersenyum sendiri. Young Joo bertanya, mengapa Jung Eun terlihat begitu bahagia hanya karena makan mie. Jung Eun menjawab, dia hanya teringat seseorang jika makan mie di cuaca dingin seperti ini.

Young Joo menanyakan hasil Audisi Jung Eun yang gagal, Young Joo pun bertanya apakah penipu yang menipu Jung Eun dan temannya sudah tertangkap atau belum. Jung Eun dengan kecewa menjawab kedua pertanyaan itu. Young Joo pun jadi ikut prihatin.

Jung Eun bertanya, mengapa dia gagal audisi padahal dia memiliki mata yang cerah, otak yang cerdas dan garis tubuh yang seksi. Young Joo tertawa mendengar kata-kata Jung Eun, dan bertanya apanya yang seksi. Jung Eun menjawab bahwa dia hanya mengikuti kata-kata yang diajarkan kakeknya.

Young Joo bertanya mengapa Jung Eun ingin menjadi aktris. Jung Eun menjawab, dia ingin terkenal dan bisa menemukan anggota keluarganya yang hilang, yaitu ibunya.

Selesai makan mie, mereka berjalan bersama. Jung Eun berkata, bahwa setelah bertemu dengan ibunya dia ingin melakukan banyak hal dengan ibunya, belanja bersama, karoke bersama, mandi bersama dan membelikan baju untuknya. Tapi saat melihat pada kenyataan,, itu sepertinya akan sangat sulit.

Young Joo menawarkan untuk mengantar Jung Eun, tapi ditolak gadis itu dan dia pun pulang sendiri.

Young Joo menemui kakeknya yang sakit parah dan mengatakan padanya tentang toko di sebuah pasar kain dan wanita jahat. Young Joo bertanya apakah itu tentang ibunya. Kakeknya hanya berteriak dengan lemah, bukan,, bukan,, Young Joo menggenggam tangan kakeknya yang kemudian terlelap kembali.

Saatnya audisi di depan sutradara, Jung Eun yang fortopolionya sudah dihancurkan Yoo Kyung, sibuk kerja sambilan. Selesai audisi, Sutradara Kwan merasa ada yang kurang, Kang Woo pun mengingatkan, “O genki desu ka, tidak datang ya?” Sutradara pun mengingatnya dan merasa Jung Eun paling cocok untuk peran yang mereka cari.

Tanpa audisi lagi Jung Eun otomatis tepilih, namun Mi Ryun juga jadi ikut datang saat perkenalan dengan para pemain film lainnya. Saat Kang Woo berusaha mengeluarkan Mi Ryun, Mi Ryun berkata, bahwa dia pun bisa berperan dengan baik, akhirnya sutradara mengijinkan keduanya untuk berperan dalam filmnya.

Perkenalan pun di mulai dari Seo Jin yang akan berperan sebagai putri Lee Ae Rin, saat perkenalan aktor utamanya, ponsel Mi Ryun berdering dan dia mendapat kabar bahwa orang yang menipunya telah ditemukan.

Mi Ryun pun menemui sang penipu itu yang ternyata bernama Park Han Soo, dia mengaku sebagai kakak tiri Young Joo. Karena tidak ingin dilaporkan ke polisi, akhirnya Han Soo malah memberikan tawaran untuk menjadi anggota VVIP di salon milik ibunya. Young Joo yang diberitahu Jung Eun tentang Han Soo yang mengaku sebagai kakak tirinya akhirnya menemui Han Soo yang mengajaknya menemui ibunya yang sedang bersenang-senang dengan para pemuda di klub malam. Young joo kecewa melihat ibunya, apalagi saat ibunya tidak mengakuinya sebagai anaknya.

Young Joo malah bertengkar dengan Han Soo dan membuatnya dipukuli oleh para bodyguard di tempat hiburan itu.

Sementara Jung Eun mencari Mi Ryun yang sedang nyalon di salon ibu Han Soo, dia melihat foto pemiliknya yang rasanya dia kenali, dan saat melihat orangnya asli, dia baru ingat bahwa wanita tersebut adalah ibu dari Pemuda yang ditemuinya 10 tahun lalu. 
Jung Eun mulai menarik kesimpulan, jika Han Soo adalah kakak tiri Young Joo, dan wanita itu ibu Han Soo, berarti Wanita itu adalah ibu Young Joo. Itu berarti Young Joo adalah pemuda yang ditemuinya 10 tahun lalu.

Jung Eun segera berhambur keluar dan berniat menghubungi Youn Joo, namun agak ragu teringat janjinya yang tak ditepai 10 tahun lalu. Namun akhirnya dia menelpon Young Joo juga yang ada di klub bersama para tim perencana termasuk Yoo Kyung dan Kang Woo, Young Joo yang telah mabuk memberikan ponselnya pada Kang Woo untuk menjelaskan pada Jung Eun dimana mereka berada.

Jung Eun datang, ia melihat Young Joo dengan wajah gembira, namun sebelum sempat mendekati Young Joo, Jung Eun terlanjur dipanggil Yoo Kyung. Merasa Yoo Kyung adalah sahabatnya, Jung Eun menceritakan, bahwa dia telah menemukan Oppa yang ditemuinya 10 tahun lalu, dia adalah PD Lee Young Joo.

Yoo Kyung tidak suka mendengar Jung Eun yang telah menemukan pemuda yang disukainya sejak remaja itu. Yoo Kyung pun mendekati Young Joo yang sedang mabuk, dan bertanya apa hubungannya dengan Jung Eun. Young Joo bingung, Yoo Kyung pun berkata bahwa Jung Eun mendekati Young Joo hanya untuk memanfaatkannya saja, jadi jangan dihiraukan. Yoo Kyung berkata bahwa dirinya sangat tertarik pada Young Joo. Dengan agresif, Yoo Kyung mencium Young Joo, sementara Jung Eun kebingungan mencari Young Joo, karena dia tidak sabar untuk mengatakan pada Young Joo bahwa mereka pernah bertemu waktu remaja.

Jung Eun melihat pasangan yang sedang berciuman di lorong, di malah tampak malu-malu melihatnya, tanpa dia tahu bahwa pasangan itu Yoo Kyung dan Young Joo.

Jung Eun terus mencari Young Joo, tanpa dia sadari bahwa pasangan yang sedang berciuman dibelakangnya adalah Young Joo dan Yoo Kyung. (Poor Jung Eun-na)


Aish,,, Yoo Kyung bener-bener menyebalkan. Dia kayaknya ga rela banget Jung Eun bahagia…

3 Komentar untuk "[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 2 part 2"

sumpeh pengen getok kepala-nya si Yoo Kyung plak plak plak.....

pasti yo kyung nagku klo dia cewek yang 10 thn lalu itu deh!
hampir aja tendang nih monitor XD

Sumpah yo kyung bikin aku naik darah, panas udah darah, kalo di sini aku siram deh pake air muka nya trus aku rendam dia trus ku sikat2 *lebay

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^

Back To Top