Sabtu, 06 Agustus 2011

FanFiction Tamra The Island: Selamat Datang Park Kyu, Gubernur Baru Pulau Jeju

Akh,,, akhirnya aku memutuskan untuk mempostingkan FF Tamra the Island,, untuk episode perdana ini lebih banyak mengulang ending dari dramanya,,

Judul: Selamat Datang Park Kyu, Gubernur Baru Pulau Jeju

Karakter:
Beo Jin (Mangaji)
Park Kyu (Kiyangdari)
Tae Sang Gung (Ibu Beo Jin)
Tuan Jang (Ayah Beo Jin)
Beo Seol (Adik Beo Jin)

Warning:
Cerita ini memang berawal dari ending cerita drama Tamra the Island, jika ada kesamaan tokoh, cerita, setting waktu dan tempat itu memang disengaja. Para penggemar Park Kyu- Beo Jin mari kita membayangkan kisah ini benar-benar terjadi...

Setting:
FF ini akan menceritakan  kehidupan Beo Jin dan Park Kyu setelah Park Kyu menjadi Gubernur Jeju.

Pulau Jeju, sebulan setelah William Pergi.

Beo Jin, baru saja menyelasaikan pekerjaannya mencatat barang-barang yang masuk dari setiap desa untuk di kirimkan ke Han Yang. Dia sedang berjalan pulang menuju rumahnya sambil teringat pada kejadian sebulan yang lalu, saat dia menyelamatkan Park Kyu yang tenggelam.


FlashBack:


Beo Jin: Kiyangdari sadarlah, kau tidak bisa mati seperti ini, aku belum sempat mengatakan bahwa aku meyukaimu,, kumohon bangunlah

Beo Jin memberikan nafas buatan pada Park Kyu, tapi dia tetap tidak bangun. Beo Jin menangis sambil terus berusaha menyadarkan Park Kyu, namun Park Kyu tak juga bangun. Tangis Beo Jin semakin menjadi, dia mulai putus asa dan menepuk-nepuk dada Park Kyu. 

Akhirnya Park Kyu sadar, menatap Beo Jin lalu memanggilnya: Mangaji

Mereka saling bertatapan, Park Kyu menyentuh rambut dan wajah Beo jin yang terlihat sangat mencemaskannya. Lalu memeluk Beo Jin yang menangis lagi.

Beo Jin: Mulai saat ini, kau tidak boleh meninggalkanku sendirian lagi! Apa kau tahu! Mulai sekarang, kau jangan pernah meninggalkanku kemanapun!

End FlashBack


Beo jin mulai menggerutu:


Heu,, bagaimana aku bisa mengatakan itu, sementara dia kembali ke Han Yang tanpa pamit padaku! Dasar Kiyangdari bodoh!!!

Beo Jin terus berjalan dan bertemu dengan Kkeut Boon dan teman-temannya.

Beo Jin: Hay teman-teman,,, kalian sedang apa?
Kkeut Boon: Ah,, Beo Jin,, kau sudah pulang bekerja,, ayo makan bersama
Beo Jin: Tidak,, terimakasih,,, kalian makan sajalah,,, aku mau pulang,,,

Lalu datang Kim Yi Bang dan dua orang prajurit yang berjalan terburu-buru. Beo Jin melihat mereka bertiga dan menyapanya.

Beo Jin: Paman, kalian mau kemana, sepertinya terburu-buru.
Yi Bang: Kami mau menyambut gubernur Jeju yang baru
Kkeut Boon: Apa gubernur baru sudah datang?

Mereka semua akhirnya berjalan untuk bertemu dengan Gubernur baru Jeju. Di perjalanan Beo Jin bertemu Ibunya.

Ibu: Beo Jin, kau sudah pulang bekerja
Beo Jin: Iya Ommo, kami sekarang akan menemui Gubernur baru Jeju, katanya ada di desa kita.
Ibu: Benarkah? Ayo kita pergi bersama

Desa San Bang, Rumah Beo Jin

Orang-orang sudah berkumpul untuk melihat Gubernur baru itu. Ayah Beo Jin dan Beo Seol berdiri di dekat pintu masuk tempat orang-orang berkumpul.

Park Kyu keluar sambil membawa jerami yang akan di rajutnya menjadi sepatu. Kemudian duduk di dipan yang ada di depan rumah Beo Jin. Semua orang kaget.

Para warga mulai berseru: bukankah itu Kiyangdari? Sedang apa dia di sini?

Kim Yi Bang dan dua prajurit datang, begitu juga Beo Jin yang penasaran dengan Gubernur baru itu. Beo Jin melihat Park Kyu yang sedang duduk di dipan yang ada di depan rumahnya.

Beo Jin bertanya dalam hati: Kiyangdari? Sedang apa dia disini??!

Kim Yi Bang dan dua prajurit member salam, Park Kyu berdehem, Nampak salah tingkah.
Kim Yi Bang mempersilakan Beo Jin masuk.

Beo Jin masuk ke halaman rumahnya dan mendekati Park Kyu yang duduk dan terlihat salah tingkah.

Beo Jin menatap Park Kyu, berjalan perlahan ke hadapannya dan memanggilnya.

Beo Jin: Kiyangdari?
Park Kyu: Mangaji
Beo Jin: Kiyangdari!
Park Kyu: Ya, Mangaji

Park Kyu tersenyum, Beo Jin pun tersenyum.

Ayah Beo Jin: Mari kita sambut gubernur baru kita!
Warga: Hore! Jeju pasti akan sejahtera dengan Gubernur baru kali ini

Semua orang bahagia, Park Kyu dan Beo jin saling menatap sambil tersenyum.

Ibu Beo Jin pada warga: Apa yang kalian lakukan dengan hanya berdiri disini,, ayo kita lakukan persiapan untuk pesta penyambutan tuan gubernur nanti malam!
Warga: Ah,, benar,, ayo kita siap-siap.

Ibu Beo Jin menatap Park Kyu, seolah mengucapkan selamat datang kembali di Tamra. Lalu tersenyum tulus padanya. Park Kyu membalas senyumannya.


Malam Pesta Penyambutan, di halaman Rumah Beo Jin.

Semua warga menyambut bahagia kedatangan Park Kyu sebagai gubernur baru di Jeju, mereka berebutan untuk menuangkan arak padanya.

Beo Jin keluar dari dapur rumahnya dan menatap Park Kyu yang begitu disambut oleh semua warga.
Tanpa Beo Jin sadari ibunya sudah ada disampingnya.
Ibu Beo Jin: Kau bahagia?
Beo Jin: Ommo,, mengagetkan ku saja!
Ibu Beo Jin: Dia kembali ke sini, kau bahagia kan?
Beo Jin: Siapa? Kiyangdari? Ah,, mana mungkin aku bahagia,, dia kembali artinya aku akan pusing lagi,,,
Ibu Beo Jin: Meski nantinya kau akan pusing, tapi kau tetap bahagiakan? Dia kembali,,,
Beo Jin: iya,, aku bahagia,, (sambil tersenyum malu-malu dan kembali menatap Park kyu yang masih dikerumuni warga)
Beo Jin: Ya,, aku bahagia,, (ulangnya sambil tersenyum malu-malu lagi,,,)
Halaman rumah Beo Jin:

Pesta sudah usai satu persatu warga mulai pulang kerumahnya. Tinggal Yi Bang, Park Kyu dan orang tua Beo Jin. Sementara Beo Jin dan Beo Seol sedang sibuk di dapur untuk membersihkan perabotan.
Yi Bang: Ah,, aku sekarang benar-benar bisa bernafas lega, karena sekarang Jeju memiliki Gubernur seperti tuan.
Park Kyu: Jangan memujiku seperti itu, aku pasti akan banyak merepotkanmu selama bekerja di sini.
Yi Bang: Kami akan senang membantu anda, bukan begitu tuan Jang
Ayah Beo Jin: Iya,, tentu saja,, kami semua akan senang sekali membantu tuan.
Yi Bang: Cham,, kami sudah menyiapkan rumah untuk tuan,, apa tuan akan tidur di sana malam ini, aku akan segera mengantar tuan ke sana kalau begitu
Mendengar tawaran Yi Bang, Park Kyu jadi teringat sesuatu
Park Kyu: sebenarnya, aku ingin minta izin pada Tae Sang Gung, apakah malam ini aku boleh menginap disini? Rasanya aku rindu sekali pada kamar sempitku di rumah ini.
Ibu Beo Jin: Maksud Tuan, anda ingin menginap di rumah kami malam ini?
Park Kyu: Benar, apakah boleh?
Ibu Beo Jin: Tentu saja boleh Tuan, aku akan segera membereskannya untuk Tuan, kalo begitu,,,
Ibu Beo Jin segera beranjak dengan penuh semangat lalu memanggil Beo Seol untuk membantunya.
Yi Bang: Baiklah kalau begitu, saya pulang dulu tuan, semoga anda menikmati malam pertama Tuan setelah kembali lagi ke Tamra. Mari tuan Jang.
Pamit Yi Bang, kemudian undur diri dan berjalan pergi kerumahnya.

Tak lama kemudian, Ibu Beo Jin dan Beo Seol keluar dan mengatakan bahwa kamar Park Kyu sudah siap. Orang tua Beo Jin dan juga Beo Seol pamit untuk istirahat. Sementara Park Kyu masih duduk di dipan yang ada depan rumah Beo Jin sambil menatap Langit.
Park Kyu: Tamra,, aku akhirnya kembali lagi ke sini. Udara disini benar-benar menyegarkan,,,
Beo Jin keluar dari dapur dan menatap Park Kyu yang sedang menatap langit dengan wajah bahagianya.
Beo Jin: Apa Kau tidak sedih meninggalkan Han Yang?
Park Kyu berhenti menatap langit dan menatap Beo Jin yang sedang berjalan ke arahnya, kemudian gadis itu duduk di sampingnya. Park Kyu tetap menatap Beo jin
Park Kyu: tentu saja aku sedih,,, karena harus kembali meninggalkan Ayah dan Ibuku, tapi ini tugas Negara dan aku harus melakukannya dengan baik.
Beo Jin: Kau benar-benar setia pada Negara, Kiyangdari,, ah,, maaf maksudku tuan gubernur…
Park Kyu: Mangaji,,,
Beo Jin: ya,,
Park Kyu: apa kau bisa tetap memanggilku Kiyangdari?
Beo Jin: Mengapa? Sekarangkan, kau datang ke Jeju bukan sebagai Narapidana yang di asingkan, tapi sebagai gubernur,, maka semua orang harus memanggilmu tuan gubernur bukan?
Park Kyu: Semua orang ya,, tapi kau tidak,, aku ingin kau tetap memanggilku Kiyangdari,, hanya Kau,,,
Beo Jin: kenapa?
Park Kyu: Karena aku ingin tetap memanggilmu Mangaji,,, apakah boleh?
Beo Jin menatap Park Kyu yang sedang menatapnya,,, Lalu tertunduk malu
Apakah itu artinya panggilan sayang? pikir Beo Jin
Beo Jin: Kiyangdari
Park  Kyu: Ya,, begitu lebih baik,, Mangaji,,
Park Kyu memegang tangan Beo Jin,,lalu berkata:
“Aku berjanji,, kali ini,, aku tak akan meninggalkanmu kemanapun lagi, Mangaji”
Beo Jin tersenyum dan mulai menangis karena terharu dengan kata-kata Park Kyu.
T.B.C,,,

Oke,, sampe disini dulu ya,, episode perdananya,,, bagaimana kisah antara Park Kyu dan Beo Jin setelah Park Kyu menjadi gubernur Jeju?? Silahkan dibaca di episode selanjutnya,,,

2 komentar:

  1. pengen tau kisah selanjutnya......^-^....cz saya adlh penggemar park kyu (IJH)

    BalasHapus
  2. hai q juhwanism dari IM JU HWAN oppa . I like this story.. sbenarnya q kurang rela deh ending dari tamra the island yg kurang gregetin.. ku pikir park kyu & beo jin akhirnya menikah ternyata cuma senyum" aja. dgn adanya ep guide dari blog ini, cukup mnyenangkan membaca ceritanya.. gomawo
    #VD

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^