Minggu, 04 Desember 2011

[Sinopsis] Thorn Birds : Episode 3 part 2

Jung Eun dan Young Joo bekerja sama dengan baik untuk kembali mengcat tembok mbergambar itu dengan cat putih, keduanya terlihat baik saat bersama. Jung Eun menatap Young Joo dengan penuh kekaguman (ya iyalah,, secara tuh cowok cinta pertamanya Jung Eun). Namun dia sadar dia tak bisa mengatakan kebenaran pada Young Joo, dan kembali ke kenyataan dengan kembali mnegecat tembok itu. Saat satu tembok selesai mereka pun ‘TOS’ bangga karena telah berhasil menyelesaikan pengecatan itu. Young Joo menepuk pundak Jung Eun dan Jung Eun pun membalasnya. Mereka berdua malah saling menepuk pundak dan kemudian tertawa bersama.

Young Joo lagi-lagi mengajak Jung Eun makan mie, tapi kini di restoran yang lebih baik. Saat pesanan mereka sudah datang, Jung Eun pun tak segan segera melahap mie itu. Mereka berdua menikmati mie mereka masing-masing hingga Young Joo mendapat telepon dari Yoo Kyung (Argh,,, ni cewek bener-bener nyebelin setengah mati deh,, ganggu orang lagi seneng aja).

Young Joo hanya menatap ponselnya, namun Jung Eun meminta Young Joo mengangkatnya. Yoo Kyung bertanya tentang pengambilan gambar ulang. Young Joo yang sudah kesal pada Yoo Kyung karena insiden tadi siang jadi geram dengan pertanyaan Yoo Kyung. Apalagi saat Yoo Kyung bertanya Young Joo ada dimana dan dengan siapa. Young Joo berkata bahwa Yoo Kyung tidak punya hak untuk menanyakan hal itu karena mereka tidak punya hubungan apapun lalu menutup telepon itu dengan kesal. Jung eun yang melihat hal itu jadi tak enak hati.

Young Joo mengantar Jung Eun pulang, setelah sampai di gang rumah sewaan Jung Eun, Jung Eun berkata mereka sudah sampai dan menyarankan Young joo untuk berbaikan dengan orang yang bertengkar dengannya di telepon tadi. Young Joo pun jadi mengeluh pada Jung Eun, bahwa dia tak mengerti hati wanita itu dan apa yang diinginkannya. Jung Eun pun tersenyum, kemudian keluar dari mobil Young Joo. Setelah mengucapkan selamat tinggal Young Joo pun pergi. Dan Jung Eun hanya bisa menatap sedih kepergian Young Joo (Ah,, So Poor Jung Eun,, kalo saja dia tahu apa niat si penelpon itu menelpon Young Joo, apa dia masih bisa setabah itu menyuruh Young Joo berbaikan dengan Yoo Kyung?)

Menurut pada saran Jung Eun, Young Joo pun mendatangi apartemen Yoo Kyung dan mengajak Yoo Kyung berbicara. Young Joo mempertanyakan sikap Yoo Kyung yang sepertinya peduli padanya, namun berpura-pura tidak peduli padanya. Yoo Kyung kesal dan berkata dia tidak senang melihat Young joo dekan dengan Seo Jung Eun, Young Joo bingung, mengapa sekarang jadi ada hubungannya dengan salah satu aktris di film mereka. Yoo Kyung menghindar deri pertanyaan itu dan membuat Young Joo curiga apa mungkin sebenarnya Yoo Kyung menyukainya.

Young Joo bertanya apakah Yoo Kyung mendekatinya karena tahu dia adalah pewaris kedua Haeju grup. Yoo Kyung membenarkan, karena setelah mendengar hal itu, dia merasa Young Joo adalah pangeran. Young Joo berkata bahwa Yoo Kyung bodoh karena telah bersikap jujur, namun Yoo Kyung bilang dia tidak bodoh, karena kini dia tahu bahwa Young Joo hanyalah seorang anak angkat secara hokum yang bisa disingkirkan kapanpun oleh kakak tirinya, namun dia kesal pada dirinya sendiri karena masih berharap pada Young Joo. 

Young Joo mulai sentimental melihat kejujuran Yoo Kyung, dia pun menarik Yoo Kyung ke pelukannya dan bertanya, apakah jika Young Joo ingin memulai hubungan bersama Yoo Kyung dengan serius apakah Yoo Kyung akan menerimanya apa adanya? Yoo Kyung tak menjawab, dia hanya menangis tersedu dipelukan Young Joo dan membalas pelukan lelaki itu.

Saat Young Joo dan Yoo Kyung memulai hubungan mereka, Jung Eun sibuk mempelajari Skenario film Lee Ae Rin dan Seo Jin. 

Pagi harinya saat datang ke lokasi Syuting, dia melihat Young Joo sedang membujuk Seo Jin yang bertengkar dengan sutradara. Dia pun jadi berpikir bahwa Young Joo punya hubungan dengan Seo Jin.

Memang benar Young Joo dan Seo Jin punya hubungan, tapi sepertinya hanya hubungan teman masa kecil, dan patner dalam membohongi kakeknya, dimana di depan kakek Young Joo, selama ini Seo Jin berpura-pura jadi pacar Young Joo.
 
Jung Eun sampai di lokasi Syuting dimana seharusnya Seo Jin dan Lee Ae Rin beradu akting. Jung Eun bertemu Yoo Kyung dan bertanya tentang hubungan Young Joo dan Seo Jin, dan berkata, apakah karena itu Yoo Kyung menyuruhnya untuk tidak dekat-dekat dengan Young Joo. Yoo Kyung awalnya bingung, namun dia mengambil kesempatan ini untuk menyembunyikan hubunganna dengan Young Joo dan membenarkan hubungan Young Joo dan Seo Jin namun meminta Jung Eun untuk tutup mulut karena hal tersebut rahasia. Jung Eun mengerti dan berkata mereka sangat serasi. Yoo Kyung bertanya apakah Jung eun tidak iri. Jung Eun berkata mengapa aku harus iri, aku tidak ada apa-apanya dibanding Seo Jin-ssi. (polos ataukah merendah? akh,, Seo Jung Eun-ssi)

Karena Seo Jin yang ngambek, akhirnya pengambilan gambar Lee Ae Rin pun dilakukan dengan Lee Ae Rin yang berakting sambil melihat kepalan tangan Kang Woo dan harus berakting seolah-olah itu adalah Seo Jin yang berperan sebagai putrinya yang hilang. Namun, Jung Eun memberanikan diri untuk mengganti kepalan tangan Kang Woo sebagai pengganti Seo Jin. Kang Woo yang tahu bahwa Jung Eun berusaha keras untuk film ini pun mendukung Jung Eun.

Jadilah Jung Eun yang menjadi pemeran pengganti Seo Jin. Lee Ae Rin pun memerankan perannya dengan baik, sebagai ibu yang baru bertemu dengan anaknya setelah bertahun-tahun tak bertemu. Jung Eun yang terharu melihat akting Lee Ae Rin jadi menangis (lagi-lagi??). Ini pun memicu air mata Lee Ae Rin yang tampak natural saat pengambilan gambar. Lee Ae Rin bertanya mengapa Jung Eun menangis, Jung eun malah meminta maaf karena dia terlalu terharu. Lee Ae Rin pun memeluk Jung Eun, dan berkata bahwa Jung Eun pasti teringat akan ibunya.

Yoo Kyung yang ada di lokasi tersebut menatap tegang pada emosi antara Lee Ae Rin dan Jung Eun, dua orang yang sepertinya sangat dibencinya.

Sementara Kang Woo berusaha membantu karir Jung Eun dengan menunjukkan skrip milik Jung Eun yang penuh dengan coretan-coretan yang semakin memantapkan perannya pada Direktur Choi Jong Dal. Direktur Choi menatap Jung Eun yang sedang mengucapkan terimakasih pada semua orang. Dia pun berpikir sepertinya anak ini punya potensi.

Yoo Kyung masuk ruang ganti dengan kesal karena melihat akting Lee Ae Rin dan kata-kata yang diucapkanya pada Jung Eun, bagaimana wanita seperti itu mengatakan kata-kata seperti itu geramnya sambil menangis. Jung Eun datang dan mencari sesuatu dari tasnya. Yoo Kyung bertanya apa yang dilakukan Jung Eun. Gadis polo situ menjawab bahwa ia ingin menunjukkan foto Lee Ae Rin yang dia punya pada aktris favoritnya itu. Yoo Kyung kesal melihat foto itu dan malah merebutnya dari Jung eun kemudian merobeknya. Jung Eun bingung mengapa Yoo Kyung melakukan hal itu.

Yoo Kyung memulai rencana balas dendamnya denga menghembuskan rumor bahwa Aktris Korea Terpuji Lee Ae Rin memiliki putri di luar nikah. Kabar ini sampai ke wartawan gossip yang memastikan kabar ini pada diretur Choi, yang tentu saja mengelak habis-habisan.

Choi Jong Dal segera mengadakan rapat untuk mengatasi masalah ini, dia ingin mengusut siap yang sebenanya menyebarkan rumor ini. Young Joo berkata, yang terpenting adalah apakah gossip ini benar atau tidak, kita harus memastikannya, Cho Jong Dal berkata tentu saja itu tidak benar. Yoo Kyung angkat bicara, apa kata Lee Ae Rin tentang rumor itu. Choi Jong Dal berkata tanyakan saja sendiri pada Lee Ae Rin.

Yoo Kyung mendatangi Lee Ae Rin yang sedang minum teh di sebuah restoran, dan menanyakan kebenaran gossip itu. Bila gossip itu benar apa yang akan Lee Ae Ri lakukan terhadap putrinya. Dengan santai Lee Ae Rin berkata, dia harap putrinya tak pernah muncul karena itu hanya akan menjadi beban baginya. Yoo Kyung tentu saja terluka mendengar hal tersebut dan menagis hebat di dalam mobil saat berniat pulang.
Keberuntungan mulai berpihak pada Jung Eun, karena kesungguhan dan bakatnya dia akhirnya dikontrak oleh Haeju Pic untuk film terbaru mereka. 

Jung Eun bahagia luar biasa, saat bertemu dengan Young Joo pun dia mengabarkan berita gembira ini.
Jung Eun: hari ini aku menandatangi sebuah kontrak
Youn Joo: bukankah sudah ku bilang kau akan menadapatkannya suatu saat nanti, Selamat ya?
Jung eun jadi hilang kata dan malah bertanya tentang hubungan Young Joo dengan kekasihnya (yang Jung Eun kira Seo Jin). Young Joo berkata, meskipun tidak terlalu baik, tapi hubungan mereka kini sudah jauh lebih baik. Jung Eun berusaha terlihat bahagia mendengar jawaban Young Joo. Lalu dataglah Kang Woo yang berteriak “O genki desu ka?” (wkwkwk,, dialog audisi perdana Jung Eun bareng Mi Ryun).

Young Joo melihat Kang Woo dan berbisik pada Jung Eun “Temanku itu sepertinya sangat menyukaimu, kau harus baik-baik padanya ya?”

Jung Eun jadi salting, apalagi Kang Woo tiba-tiba mendekat pada Jung Eun setelah Young Joo pergi. Lelaki itu berlutut di depan Jung Eun dan mengucapkan selamatnya pada Jung Eun dengan terharu. Tapi Jung Eun mengabaikannya dan malah bertanya dimana kantor perencanaan. Kang Woo menunjukkannya masih dengan posisi berlutut.

Jung Eun menemui Yoo Kyung untuk mengabari kabar bahagia itu. Tentu saja Yoo Kyung menyambutnya dengan sinis dan berkata apa Jung Eun ingin pamer pada orang sibuk seperti Yoo Kyung. Jung Eun bilang dia hanya ingin membagi kebahagiaanya, karena setelah 10 tahun dia bisa mewujudkan impiannya, bertemu Lee Ae Rin, menemukan Oppa yang dulu menghiburnya (maksudnya Young joo) dan sebentar lagi mungkin bisa menemukan ibunya. Ini benar-benar kebahagian luar biasa, kata Jung Eun. 
Tapi Yoo Kyung malah berkomentar bahwa kebahagian buat Jung Eun adalah neraka bagi Yoo Kyung, Jung Eun bertanya mengapa begitu. Yoo Kyung menjelaskan, bahwa bila aku bertemu dengan ibu kandungku, yang ada aku ingin balas dendam, karena selama ini ternyata dia tidak memikirkanmu dan bahkan tak mengingat serta mengenalmu saat kalian kembali bertemu. Jung Eun mengo, lalu berkata dia sama sekali tidak pernah berpikiran positif. Dengan enteng Yoo Kyung bilang, karena itulah aku bilang kau ini bodoh.

Jung eun berpikir, jangan-jangan kau sudah tahu siapa ibu kandung mu Yoo Kyung? mendengar pertanyaan Jung Eun, Yoo Kyung ngadat dan berkata ini semua tidak ada hubunganya denganku.

Karir Jung eun sebagai aktris pun dimulai, selain membintangi Film produksi Haeju Pic, dia juga terpilih untuk mengikuti audisi sebagai bintang iklan sampho. Salon yang bertanggung jawab untuk penampilan Jung Eun dalam audisi Iklan sampo adalah Salon ibu kandung Young Joo, Kim Kye Sun.

Young Joo tidak setuju Jung Eun mengikuti Audisi iklan shampoo itu, karena itu akan merusak image nya untuk memerankan film barunya itu. Young Joo mendatangi salon ibunya dan menanyakan Jung Eun. Ibunya bilang tunggu saja, karena Jung Eun sedang di dandani.


Keluarlah Jung Eun dengan dandanannya yang matang dan terlihat sangat cantik dalam balutan gaun merahnya dengan rambut terurai. Young Joo sempat terpana, namun meminta Jung Eun untuk kembali merubah gayanya, karena dia harus mempertahankan Imagenya karena peran Jung Eun di film barunya. Jung Eun jadi bingung, apalagi Ibu Young Joo mempertahankan Jung Eun untuk tetap mengikuti Audisi itu. Kedua Ibu dan anak itu malah cekcok. Jung Eun jadi merasa bersalah dan berkata “Jangan bertengkar karena aku”

Ibu Young Joo pun berinisiatif untuk menanyakan keinginan Jung Eun yang sebenarnya, apakah ingin mengikuti audisi shampoo atau tetap berperan dalam film. Jung Eun memilih audidi sampo, mengapa? Karena Jung Eun ingin cepet terkenal agar ibunya bisa cepat melihatnya.

Young Joo pun kesal pada Jung Eun yang memilih Audisi iklan shampoo, dia menuduh Jung Eun sebagai aktris yang hanya ingin terlkenal dengan instan. Jung Eu beralasan bahwa dia punya alasan untuk itu. Jung Eun berkata: “ Aku tak peduli pendapat semua orang, tapi aku berharap, kau adalah orang yang paling mengerti aku, bukankah dulupun kau sangat ingin bertemu dengan ibumu.”

Young Joo bingung, “apa maksudmu?”
Jung Eun tak menjawab dan malah pergi meninggalkan Young Joo, karena merasa bersalah sudah salah bicara. 

Jung Eun pergi menemui salah satu Staf Haeju yang juga ada di salon ibunya untuk persiapan audisi. Young Joo mengejar Jung Eun untuk meminta penjelasan, namun staf Haeju dengan panic memperlihatkan sesuatu tentang Lee Ae Rin pada Young Joo dan Jung Eun.

Berita terbaru tentang putri Lee Ae Rin itu membuat direktur Choi Jong Dal marah. Karena kini telah beredar video seorang anak yang mengakui bahwa Lee Ae Rin adalah ibunya. Yoo Kyung yang melihat video itu dengan para petinggi Haeju Pic, terlihat cemas. 

Sementara di tempat lain Jung Eun yang melihat video itu dengan Young Joo terlihat tegang. Dia mengenali wajah gadis yang dibuat buram itu, wajah itu adalah wajah dirinya. Video itu adalah video yang dibuat Yoo Kyung 10 tahun lalu untuk mengucapkan terimaksaih pada ibunya, namun Yoo Kyung mengeditnya, seolah Jung Eun kecil mengakui Lee Ae Rin sebagai Ibu kandungnya. 

Jung Eun pun gugup dan tegang melihat video itu. Dia syok berat, hingga akhirnya jatuh pingsan di depan Young Joo dan salah seorang staf Haeju yang berada di situ. Melihat Jung eun yang tiba-tiba terjatuh di sampingnya, giliran Young Joo yang panik, dia berteriak memanggil nama Jung Eun dan meminta bantuan.
“Seo Jung Eun-ssi ada apa? Seo Jung Eun-ssi”


Siapa yang mengupload video editan Jung Eun yang mengakui Lee Ae Rin sebagai ibunya? Siapa lagi lah kalo bukan si licik Yoo Kyung, Argh,,, dimulailah kehancuran dalam hidup Jung Eun dan Lee Ae Rin.

3 komentar:

  1. Kelanjutan ceritanya mengharukan nih pastinya,,,,, tp ga sabar baca selanjutnya,,,,,

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar^^ komentar kalian akan selalu menambah semangat menulisku^^